cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA WANITA YANG MENIKAH USIA DINI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Bella, Bella; Lindarsih, Nita Kusuma
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i2.975

Abstract

Latarbelakang: ASI Eksklusif secara ringkas dikatakan sebagai pemberian ASI saja dengan tidak diikuti pemberian makanan serta minuman lainnya hingga usia bayi enam bulan. Pemberian ASI eksklusif di Jawa Timur tahun sejak tahun 2017 memiliki persentase yang terus mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2020 dengan persentase 79% kemudian mengalami penurunan tahun 2021 yaitu sebesar 72%. Kabupaten Tulungagung sendiri angka cakupan ASI eksklusif masih dibawah rata-rata nasional yaitu pada tahun 2020 persentase sebesar 61,4 % dan ditahun 2021 sebesar 68 %.Tujuan: Untuk Mengetahui penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendidikan dan pemberian ASI Eksklusif pada wanita yang menikah Usia dini di Kabupaten Tulungagung Tahun 2023.Metode:Jenis penelitian yang digunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 92 wanita yang menikah usia dibawah 19 Tahun.Hasil: penelitian menunjukan bahwa wanita yang menikah pada usia dini lebih dominan berpendidikan rendah yaitu sebanyak 78 responden (84,7%) dan tidak memberikan ASI Eksklusif sebanyak 80 responden (83,3). Hasil bivariat yaitu p value= 0,001Kesimpulan: adanya pengaruh Pendidikan dan pemberian ASI Eksklusif pada wanita yang menikah Usia dini di Kabupaten Tulungagung Tahun 2023.The Effect of Education Level on Exclusive Breastfeeding in Early Married Women in Tulungagung RegencyBackground: Exclusive breastfeeding is briefly said to be the provision of breast milk alone with no other food and drink until the age of six months. Exclusive breastfeeding in East Java since 2017 has a percentage that continues to increase until 2020 with a percentage of 79% then decreases in 2021 which is 72%. Tulungagung Regency itself has an exclusive breastfeeding coverage rate that is still below the national average, namely in 2020 the percentage is 61.4% and in 2021 it is 68%.Objective: To know this study is to determine the effect of education and exclusive breastfeeding on women who married at an early age in Tulungagung Regency in 2023.Methods: The type of research used was observational analytic research with a cross sectional approach and sampling using purposive sampling technique with a total sample of 92 women who married under 19 years of age.Results: The study showed that women who married at an early age were more dominant in low education, namely 78 respondents (84.7%) and did not provide exclusive breastfeeding as many as 80 respondents (83.3). The bivariate results are p value = 0.001Conclusion: there is an effect of education and exclusive breastfeeding in women who marry at an early age in Tulungagung Regency in 2023. 
Pengaruh Peregangan Perut Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid Primer (Dismenore) Pada Mahasiswi Kebidanan Bunga Kalimantan 2023 Ningsih, Agus Sulistyo; Andini, Litha
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i2.996

Abstract

Latar Belakang:Nyeri haid primer (dismenore) disebabkan oleh produksi prostaglandin yang merangsang kontraksi otot polos dinding rahim, menyebabkan rasa nyeri. Banyak mahasiswa mengalami dismenore, yang memengaruhi aktivitas sehari-hari mereka. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi nonfarmakologi, seperti peregangan perut, untuk mengurangi nyeri.Tujuan: Menganalisis efektivitas penerapan peregangan perut dalam mengurangi intensitas nyeri haid (dismenore) pada mahasiswi yang mengalami dismenore primer.Metode:Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan total sampling pada 30 mahasiswi yang mengalami dismenore primer. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan skala NRS (Numeric Rating Scale).Hasil:Sebelum perlakuan, distribusi intensitas nyeri adalah 4 orang (13,3%) dengan nyeri berat, 25 orang (83,4%) dengan nyeri sedang, dan 1 orang (3,3%) dengan nyeri ringan. Setelah perlakuan peregangan perut, terjadi penurunan intensitas nyeri dengan 26 orang (86,7%) melaporkan nyeri ringan dan 4 orang (13,3%) melaporkan nyeri sedang. Sebagian besar responden mengalami penurunan dari nyeri sedang menjadi ringan sebanyak 26 orang (86,7%).Kesimpulan:Peregangan perut efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada mahasiswi yang mengalami dismenore primer, dengan hasil signifikan terlihat pada penurunan dari nyeri sedang menjadi ringan. The Effect of Abdominal Stretching on Reducing the Intensity of Primary Menstrual Pain (Dysmenorrhea) in Midwifery Student Bunga Kalimantan 2023Background: Primary menstrual pain (dysmenorrhea) is caused by the production of prostaglandins that stimulate contraction of the smooth muscle of the uterine wall, causing pain. Many college students experience dysmenorrhea, which affects their daily activities. Therefore, alternative nonpharmacological therapies, such as abdominal stretching, are needed to reduce pain.Objective: To analyze the effectiveness of applying abdominal stretching in reducing the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in female college students who experience primary dysmenorrhea.Methods: The study used a pre-experimental design with a total sampling approach on 30 female students who experienced primary dysmenorrhea. Measurement of pain intensity was carried out before and after treatment using the NRS (Numeric Rating Scale) scale.Results: Before treatment, the distribution of pain intensity was 4 people (13.3%) with severe pain, 25 people (83.4%) with moderate pain, and 1 person (3.3%) with mild pain. After the abdominal stretching treatment, there was a decrease in pain intensity with 26 people (86.7%) reporting mild pain and 4 people (13.3%) reporting moderate pain. Most respondents experienced a decrease from moderate to mild pain as many as 26 people (86.7%).Conclusion: Abdominal stretching is effective in reducing the intensity of menstrual pain in female students who experience primary dysmenorrhea, with significant results seen in the decrease from moderate to mild pain.
Identifikasi Dampak Lama Penggunaan Kontrasepsi Oleh Akseptor KB Suntik 3 Bulan Di PMB Siti Saidah, S.Keb Kota Banjarmasin Rahmi, Aulia; Fatmawati, Fatmawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i2.997

Abstract

Latar Belakang:Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung penurunan angka kematian ibu melalui pengaturan kehamilan. Meskipun partisipasi masyarakat cukup tinggi, terdapat tantangan dalam penggunaan metode kontrasepsi, terutama KB suntik 3 bulan, yang dapat menimbulkan dampak samping seperti gangguan haid, kenaikan berat badan, dan penurunan libido. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lama penggunaan KB suntik 3 bulan di PMB Siti Saidah, S.Keb, Banjarmasin.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan KB suntik 3 bulan, baik berdasarkan durasi penggunaan maupun efek samping yang dialami oleh akseptor.Metode :Penelitian deskriptif ini melibatkan 40 responden yang merupakan akseptor KB suntik 3 bulan di PMB Siti Saidah. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Data diolah dengan teknik editing, coding, processing, cleaning, dan tabulating, kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil: Sebagian besar responden (60%) telah menggunakan KB suntik 3 bulan lebih dari dua tahun. Dampak yang paling dominan adalah kenaikan berat badan (87,5%), diikuti penurunan libido (62,5%), gangguan menstruasi (67,5%), dan mual (17,5%). Hasil menunjukkan bahwa KB suntik 3 bulan tetap menjadi pilihan utama karena kemudahan dan efektivitasnya, meskipun memiliki beberapa efek samping.Kesimpulan:Durasi penggunaan KB suntik 3 bulan cenderung memengaruhi dampak yang dirasakan oleh akseptor. Mayoritas responden merasa cocok dengan metode ini meski mengalami efek samping, terutama kenaikan berat badan. Edukasi lebih lanjut mengenai manajemen efek samping dan promosi metode kontrasepsi jangka panjang yang lain diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB di masyarakat. Identification of the Impact of Long Use of Contraceptives by 3-Month Injectable Birth Control Acceptors at PMB Siti Saidah, S.Keb Banjarmasin CityBackground: The Family Planning Program Is One Of The Government's Efforts To Support The Reduction Of Maternal Mortality Through Pregnancy Regulation. Although Community Participation Is High, There Are Challenges In The Use Of Contraceptive Methods, Especially 3-Month Injectable Family Planning, Which Can Cause Side Effects Such As Menstrual Disorders, Weight Gain, And Decreased Libido. This Study Aims To Identify The Impact Of Prolonged Use Of 3-Month Injectable Family Planning At Pmb Siti Saidah, S.Keb, Banjarmasin.Objectives: This Study Aims To Evaluate The Impact Of Using 3-Month Injectable Family Planning, Both Based On Duration Of Use And Side Effects Experienced By Acceptors.Methods: This Descriptive Study Involved 40 Respondents Who Were 3-Month Injectable Family Planning Acceptors At Pmb Siti Saidah. Data Collection Was Done Through Questionnaires. Data Were Processed By Editing, Coding, Processing, Cleaning, And Tabulating Techniques, Then Analyzed Descriptively.Results: Most Respondents (60%) Have Used 3-Month Injectable Family Planning For More Than Two Years. The Most Dominant Impact Was Weight Gain (87.5%), Followed By Decreased Libido (62.5%), Menstrual Disorders (67.5%), And Nausea (17.5%). The Results Showed That 3-Month Injectable Family Planning Remains The Main Choice Due To Its Convenience And Effectiveness, Despite Having Some Side Effects.Conclusion: The Duration Of Use Of 3-Month Injectable Family Planning Tends To Affect The Impact Felt By Acceptors. The Majority Of Respondents Felt Comfortable With This Method Despite Experiencing Side Effects, Especially Weight Gain. Further Education On Side Effect Management And Promotion Of Other Long-Acting Contraceptive Methods Are Needed To Improve The Quality Of Family Planning Services In The Community.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Bullying Pada Siswa-Siswi Kelas X Di SMAN1 Palangka Raya Silalahi, Dian Mitra D; Rahayu, Septian Mugi; Monika, Monika
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i2.980

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan adalah pemahaman informasi tentang sesuatu yang diperoleh melalui pengalaman dan penelitian manusia, pengetahuan dapat mempengaruhi sikap seseorang, sikap merupakan aspek berpikir yang membentuk pola pikir spesifik setiap individu. Cara berpikir seperti ini mempengaruhi sikap kita terhadap aktivitas sehari-hari, sikap menentukan perilaku seseorang terhadap hubungannya dengan menilai suatu objek tertentu dan memberikan instruksi untuk perilaku selanjutnya. Bullying dianggap sebagai tindakan antagonis yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan maksud mengintimidasi atau menyakiti individu lain, bullying biasanya terjadi berulang kali dan membuat seseorang merasa tidak nyaman atau terekspos, perilaku bullying disebabkan ketidaktahuan para remaja.Tujuan : untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap tentang bullying pada siswa-siswi kelas X di SMAN 1 Palangka Raya.Metode: Desain penelitian ini yaitu korelasional dengan teknik total Sampling pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu siswa siswi kelas X  dengan total 38 responden pengunaan data menggunakan kuesioner yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk analisis menggunakan uji Sperman Rank.Hasil : Hasil analisis uji Sperman Rank didapatkan P Value  = 0,00(≤0,05) maka H1 diterima dan Ho ditolak dengan nilai tingkat kekuatan hubungan diperoleh nilai .781 yang artinya korelasi sangat kuat antara variabel independen dan dependen.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap tentang bullying pada siswa-siswi kelas X di SMAN 1 Palangka Raya. Disarankan agar hasil penelitian ini digunakan sebagai referensi diperpustakaan sekolah agar mempertimbangkan pembentukan dalam anti bullying disetiap sekolah.Relationship between Knowledge Level and Attitude About Bullying Among Class X Students at SMAN 1 Palangka RayaBackground: Knowledge is the understanding of information about something obtained through human experience and research, knowledge can affect a person's attitude, attitude is an aspect of thinking that forms a specific mindset of each individual. This way of thinking affects our attitude towards daily activities, attitudes determine a person's behavior towards their relationship by assessing a particular object and providing instructions for further behavior. Bullying is considered an antagonistic action carried out by individuals or groups with the intention of intimidating or hurting other individuals, bullying usually occurs repeatedly and makes someone feel uncomfortable or exposed, bullying behavior is caused by ignorance of adolescents.Objective: to analyze the relationship between the level of knowledge and attitude about bullying in class X students at SMAN 1 Palangka Raya.Method: The design of this study is correlational with total sampling technique, the sampling in this study is class X students with a total of 38 respondents using data using a questionnaire that has gone through validity and reliability tests for analysis using the Sperman Rank test.Results: The results of the Sperman Rank test analysis obtained P Value = 0.00 (≤0.05) then H1 is accepted and Ho is rejected with the value of the strength level of the relationship obtained a value of .781 which means a very strong correlation between the independent and dependent variables.Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge and attitude about bullying in class X students at SMAN 1 Palangka Raya. It is recommended that the results of this study be used as a reference in the school library to consider the formation of anti-bullying in every school.
Hubungan Karakteristik Dan Gaya Hidup Dengan Kejadiann Hipertensi Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ulin Kota Banjarbaru Widyarni, Ari; Nafisyah, Khairun; Hadi, Zuhrupal; Ariyanto, Edi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i2.972

Abstract

Latar belakang: Prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Benua Asia tenggara berada diposisi ke-3 tertinggi dengan prevalensi kejadian hipertensi sebesar 25%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan diketahui angka hipertensi pada tahun 2021 sebanyak 686 jiwa kemudian pada tahun 2022 mengalami kenaikan dengan jumlah angka hipertensi sebanyak 2.792 jiwa dan pada tahun 2023 jumlah angka hipertensi mengalami peningkatan sebanyak 3.505 jiwa. Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ulin Kota Banjarbaru.Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua orang usia produktif yang berkunjung di pelayanan kesehatan Posbindu pada bulan Januari sampai April 2024 sebanyak 555 responden dengan sampel sebanyak 84 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accindental sampling.Hasil: Uji analisis univariat didapatkan sebagian besar responden hipertensi sebanyak 61,9%, sebagian besar responden berumur dewasa sebanyak 52,4%, jenis kelamin perempuan sebanyak 66,7%, tidak ada riwayat keturunan/genetik sebanyak 77,4%, gaya hidup tidak sehat sebanyak 72,6%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan umur dengan kejadiaan hipertensi p-value 0,005. Tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadiaan hipertensi p-value 0,382. Tidak ada hubungan genetik dengan kejadian hipertensi p-value 0,080. Tidak ada hubungan gaya hidup dengan kejadiaan hipertensi p-value 0,060.
Analisis Masalah Menyusui Tidak Efektif Dengan Penerapan Intervensi Teknik Pijat Oketani Ruslinawati, Ruslinawati; Chrysanti, Nidya; Okvitasari, Yenny
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.1011

Abstract

Global Breastfeeding Scorecard menyebutkan persentase bayi dibawah 6 bulan yang mendapat ASI hanya 48%. ASI merupakan nutrisi terbaik untuk bayi. Namun faktanya banyak ibu mengalami kegagalan proses menyusui. Salah satu penyebabnya adalah ketidakadekuatan suplai ASI. Upaya keperawatan dalam meningkatkan suplai ASI yaitu dengan penerapan pijat oketani. Metode karya ilmiah ini adalah studi kasus pada seorang ibu post partum di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Pengukuran kelancaran ASI menggunakan skor kelancaran ASI. Pijat oketani dilakukan sebanyak 2x sehari dengan durasi 15-20 menit setiap payudara. Dihari pertama setelah pemijatan oketani ibu mendapatkan skor kelancaran ASI 2 dan dihari ketiga meningkat menjadi 10 dengan hasil ASI menetes pada kedua payudara, payudara terasa tegang, bayi menyusu 8-12x sehari, setelah disusukan bayi tidur 2-3 jam dan tidak bereaksi saat dirangsang, bayi BAK 6-8x perhari dan BAB 2-5x perhari, warna BAK bayi kuning jernih dan berat badan bayi naik 3 gram. Dapat disimpulkan pijat oketani merupakan intervensi yang tepat untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan menerapkan pijat oketani serta melakukan pemantauan skor kelancaran ASI pada ibu post partum.
Pengaruh Pendampingan Keluarga Yang Memiliki Balita Melalui Kelas Ibu (Mother Class) Terhadap Peningkatan Berat Badan Dan Perbaikan Status Gizi Balita Elizar, Elizar; Putri, Hendrika Wijaya Kusuma; Prihatin, Nova Sumaini; Kartinazahri, Kartinazahri; Nurmila, Nurmila; Rosyita, Rosyita; Jasmiati, Jasmiati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.1018

Abstract

Latar Belakang: Kualitas sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, dan produktif sangat dipengaruhi oleh status gizi. Kekurangan gizi dan gizi buruk pada anak balita masih menjadi masalah utama yang memerlukan penanganan intensif karena dapat menghambat tumbuh kembang. Faktor penyebabnya antara lain praktik pengasuhan yang kurang tepat, seperti pemberian makanan sebelum ASI, tidak memberikan ASI eksklusif, serta pemberian makanan pendamping ASI yang tidak sesuai.Tujuan: Mengetahui pengaruh pendampingan keluarga balita melalui kelas ibu (mother class) terhadap peningkatan berat badan dan perbaikan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra.Metode: Penelitian kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest melibatkan seluruh ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra sebanyak 32 orang. Data awal (pretest) dikumpulkan sebelum intervensi. Intervensi berupa pendampingan keluarga balita melalui mother class dengan edukasi gizi dan pemantauan pemberian makanan tambahan (PMT). Setelah intervensi, dilakukan pengukuran kembali (posttest) untuk menilai perubahan berat badan dan status gizi. Analisis menggunakan paired t-test dan uji Wilcoxon.Hasil:Rata-rata berat badan balita meningkat dari 9,39 kg menjadi 11,5 kg, dengan nilai p=0,000. Status gizi juga menunjukkan perbaikan signifikan (p=0,000), menandakan efektivitas mother class.Kesimpulan:Pendampingan keluarga balita melalui mother class efektif meningkatkan berat badan dan memperbaiki status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra.The Effect of Family Assistance for Families with Toddlers through Mother Classes on Weight Gain and Nutritional Status Improvement in Toddlers Background: The quality of human resources that are superior, healthy, intelligent, and productive is greatly influenced by nutritional status. Malnutrition and poor nutrition in toddlers remain a major problem that requires intensive treatment because it can hinder growth and development. The causes include inappropriate childcare practices, such as feeding before breastfeeding, not providing exclusive breastfeeding, and providing inappropriate complementary foods.Objective: To determine the effect of family support for toddlers through mother classes on weight gain and improved nutritional status of toddlers in the working area of the Samudra Community Health Center.Method: A quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design involving all mothers of infants in the Samudra Health Center's service area, totaling 32 participants. Baseline data (pretest) were collected before the intervention. The intervention consisted of family support for infants through mother classes, including nutrition education and monitoring of complementary feeding (PMT). After the intervention, a follow-up measurement (posttest) was conducted to assess changes in weight and nutritional status. Analysis used paired t-tests and the Wilcoxon test.Results: The average weight of infants increased from 9.39 kg to 11.5 kg, with a p-value of 0.000. Nutritional status also showed significant improvement (p=0.000), indicating the effectiveness of mother classes.Conclusion: Family support for infants through mother classes is effective in increasing weight and improving nutritional status among infants in the Samudra Health Center's service area. 
Dukungan Tenaga Kesehatan Berkorelasi dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Asam Urat Muhlisoh, Muhlisoh; Hasani, Asni; Surtinah, Surtinah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.1014

Abstract

Latar Belakang:Prevalensi penyakit asam urat berdasarkan diagnosa tenaga Kesehatan di Indonesia 11,9% jika dilihat dari karakteristik umur, prevalensi tinggi pada umur ≥ 75 tahun. Diet merupakan salah satu bentuk penatalaksanaan asam urat yang dapat mengurangi dan mencegah keparahan penyakit serta komplikasi akibat asam urat. Peran serta dukungan tenaga kesehatan dalam meningkatkan keyakinan dan mengaplikasikan perubahan pola hidup sehat melalui kepatuhan diet asam urat.Tujuan: menganalisis hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet pada penderita asam urat.Metode: Desain penelitian adalah descriptive correlation dengan pendekatan Cross Sectional. Sempel penelitian berjumlah 42 responden yang menjadi anggota PTM di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura 2 dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penlitian menggunakan kueisoner kepatuhan diet rendah purin dan kueisoner dukungan tenaga Kesehatan serta analisis data menggunakan uji korelasi spearman rho.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan korelasi antara dukungan tenaga Kesehatan dengan kepatuhan diet pada penderita asam urat  dengan nilai p=0,040.Kesimpulan: Penelitian ini memberikan informasi ilmiah bahwa dukungan tenaga kesehatan mempunyai hubungan terhadap kepatuhan diet penderita asam urat. Disarankan kepada petugas Kesehatan untuk selalu memberikan dukungan terkait penatalaksanaan diet rendah purin untuk menambah informasi  pengetahuan yang akan mempengaruhi diet penderita asam urat. Healthcare Support Correlates with Diet Compliance  in Patients with GoutBackground: The prevalence of gout based on health professional diagnoses in Indonesia is 11.9% when viewed by age characteristics, with a high prevalence in those aged ≥ 75 years. Diet is one form of gout management that can reduce and prevent the severity of the disease and complications caused by gout. The role and support of healthcare professionals in enhancing confidence and implementing healthy lifestyle changes through adherence to a gout diet.Objective: To analyze the relationship between healthcare professional support and diet adherence in gout patients.Method: The study design was a descriptive correlation study using a cross-sectional approach. The sample consisted of 42 respondents who were members of the PTM in the working area of the UPTD Puskesmas Martapura 2, selected using purposive sampling. The research instruments included a low-purine diet adherence questionnaire and a healthcare professional support questionnaire, with data analysis using the Spearman's rho correlation test.Results: The results of this study showed a correlation between healthcare support and dietary compliance in gout patients with a p-value of 0.040.Conclusion: This study provides scientific information that healthcare support is related to dietary compliance in gout patients. It is recommended that healthcare workers always provide support related to low-purine diet management to increase knowledge that will influence the diet of gout patients.
Penatalaksanaan Low Back Pain (LBP) Pada Ibu Hamil Trimester III dengan penggunaan Sling Velvic Support Band di Klinik Ibu dan Anak Nabila Kota Balikpapan Tahun 2024 Mahlan, Mardiah; Hidayah, Nurul
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.1013

Abstract

Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah adalah keluhan yang sering dialami ibu hamil. Sebagian besar (90 %)  tidak disebabkan oleh penyakit tertentu atau non spesifik .LBP juga menjadi salah satu penyebab utama kecacatan yang dapat berakibat cacat seumur hidup jika tidak diobati. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif yang berkelanjutan mengakibatkan gangguan aktifitas fisik sehari-hari, seperti: berdiri setelah duduk, bangun dari tempat tidur, posisi duduk terlalu lama, berdiri terlalu lama, bahkan mengangkat serta memindahkan benda yang melibatkan pergerakan dari punggung. sling Velvic support Band dirancang untuk menyangga punggung bawah dan perut selama kehamilan. Pakaian penyangga yang fleksibel ini dapat memberikan banyak manfaat bagi wanita hamil yang aktif, terutama selama trimester kedua dan ketiga.Tujuan:Untuk mengetahui Penatalaksanaan Low Back Pain (LBP) Pada Ibu Hamil Trimester III dengan penggunaan  Sling Velvic Support BandMetode: Penelitian ini merupakan studi eksperimen dengan strategi dan pendekatan penelitian kualitatif dengan Case Study Research (CSR). Populasi pada asuhan ini yaitu semua ibu hamil trimester III yang melakuakan pemeriksaan USG di Klinik Ibu dan Anak Nabila Pada tanggal 14 Mei 2024  dengan menggunakan 12 sampel.Hasil: Memperlihatkan nilai postest dengan penurunan point nilai nyeri masing – masing 2 dan 4. Perubahan nilai menunjukan adanya penurunan intensitas nyeri setelah diberikan intervensi dengan penggunaan penggunaan  Sling Velvic Support BandKesimpulan: Penggunaan Sling Velvic Support pada ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung terbukti efektif menurunkan skala nyeri, sehingga dapat dijadikan terapi komplementer dalam asuhan kebidanan pada kehamilan dengan keluhan nyeri punggung.Low Back Pain (LBP) Management in Third Trimester Pregnant Women Using the Velvic Support Band Sling at the Nabila Mother and Child Clinic in Balikpapan  in 2024Background: Low back pain (LBP) is a common complaint among pregnant women. Most cases (90%) are not caused by specific diseases or are non-specific. LBP is also one of the leading causes of disability, which can result in lifelong disability if left untreated. This can have ongoing negative effects, leading to disruptions in daily physical activities such as standing after sitting, getting out of bed, sitting for prolonged periods, standing for prolonged periods, and lifting or moving objects that involve back movement. The Velvic Support Band is designed to support the lower back and abdomen during pregnancy. This flexible support garment can provide numerous benefits for active pregnant women, especially during the second and third trimesters.Objective: To determine the management of low back pain (LBP) in third-trimester pregnant women using the Velvic Support Band.Method: This study is an experimental study using a qualitative research strategy and approach with Case Study Research (CSR). The population in this study consists of all pregnant women in the third trimester who underwent an ultrasound examination at the Nabila Mother and Child Clinic on May 14, 2024, using 12 samples.Results: The post-test results showed a decrease in pain scores of 2 and 4 points, respectively. The changes in scores indicate a reduction in pain intensity following the intervention using the Sling Velvic Support Band.Conclusion: The use of the Sling Velvic Support Band in third-trimester pregnant women experiencing back pain was proven effective in reducing pain scores, making it a viable complementary therapy in midwifery care for pregnancies with back pain complaints.
Terapi Akupreseur Dan Kunyit Asam Terhadap Intensitas Nyeri Haid (Disminorea) Pada Remaja Susanti, Neny Yuli
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.991

Abstract

Latar Belakang: Setiap wanita memiliki pengalaman menstruasi yang berbeda-beda. Sebagian wanita mengalami menstruasi tanpa masalah, sementara yang lain mengalami ketidaknyamanan selama siklus menstruasi mereka. Salah satu gangguan yang umum dialami wanita selama menstruasi adalah dismenore. Intervensi yang dapat dilakukan meliputi terapi akupresur dan penggunaan kunyit dan asam jawa.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh Terapi Akupreseur dan Kunyit Asam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid.Metode: Penelitian ini memakai metode kuantitatif dan desain penelitian yaitu quasi eksperimental dengan rancangan two group with pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling.Hasil: Teknik akupresur, kunyit, dan asam jawa ditemukan dapat mengurangi dismenore, menurut hasil penelitian (p = 0,000 0,05).Kesimpulan: Dalam hal meringankan ketidaknyamanan terkait dengan dismenore, akupresur bukanlah satu-satunya pilihan; kunyit dan asam jawa juga berfungsi, dan tidak ada perbedaan yang jelas antara keduanya. Acupuncture and Turmeric Therapy for Menstrual Pain (Dysmenorrhea)in Adolescents Background: Every woman has different menstrual experiences. Some women menstruate without complaints, but not a few of them menstruate without complaints, but not a few of them menstruate with complaints that cause discomfort. One of the most common complaints from women during menstruation is dysmenorrhea. Efforts that can be made are acupressure therapy and administration of turmeric and tamarind.Purpose: to determine the effect of Acupressure Therapy and Turmeric and Tamarind on Reducing Menstrual Pain Intensity.Method: This study uses a quantitative method and a quasi-experimental research design with a two-group design with pretest and posttest design. The sample in this study amounted to 32 people with a purposive sampling techniqueResults: The results of the study showed that there was an effect of the acupressure technique and turmeric and tamarind on reducing dysmenorrhea with the results obtained p = 0.000 0.05.Conclusion: Acupressure technique has an effect on reducing dysmenorrhea pain, turmeric and tamarind also has an effect on reducing dysmenorrhea pain and there is no difference between giving turmeric and acupressure technique on reducing dysmenorrhea pain.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue