cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Analisis Eufemisme, Disfemisme dan Ungkapan Tabu dalam Konstruksi Judul Berita Kompas Online (24-25 Oktober 2025) Nurul Fadilah; Soffan Rulliawan; Erwin Salpa Riansi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan manfaat dari penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu pada judul berita onine Kompas pada tanggal 24-25 Oktober 2025. Penelitian inidilatarbelakangi adanya judul berita surat kabar mengandung gaya bahasa khas yang digunakan oleh jurnalistik. Salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh para jurnalistik ialah penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan semantik leksikal, menghasilkan data berupa deskripsi kualitatif. Data penelitian berupa satuan kata dan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan kajian semantik yang berfokus pada eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 judul beritapda surat kabar harian online Kompas tanggal 24-25 Oktober 2025. Dari jumlah tersebut ditemukan 5 data eufemisme dan 1 data disfemisme, sedangkan ungkapan tabu tidak ditemukan. Eufmisme yang ditemukan berupa 1 bentuk frasa benda dan 4 kata benda. Sementara itu, disfemisme yang ditemukan berbentuk kata sifat sebanak 1 data.
Pengembangan Modul Elektronik Inovatif Berbasis Literasi Digital dalam Mata Kuliah Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran Fadilah Neyarasmi; Rahmi Mardatillah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar elektronik (e-modul) Bahasa Indonesia berbasis literasi digital yang dirancang oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui bimbingan dosen pada mata kuliah Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran. Produk dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan integrasi platform Canva AI, Heyzine, Wordwall, Padlet, dan Google Form untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek 25 mahasiswa pengembang, empat validator (ahli materi dan media), serta 30 siswa kelas X SMA mitra. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon pengguna, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi (materi 91%, media 89%), kepraktisan baik (respon siswa 84%, mahasiswa 88%), serta efektif meningkatkan hasil belajar dengan nilai signifikansi p < 0,05. E-modul ini terbukti mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital peserta didik, sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogis mahasiswa calon guru. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi literasi digital dalam pengembangan media ajar berbasis proyek merupakan strategi efektif untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 dan implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka di perguruan tinggi.
Pembelajaran Sastra Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Literasi dan Karakter Siswa Afina Zatil Isnan Maruhawa; Eniya Rianta Sema Kudadiri; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran sastra berbasis media digital dalam meningkatkan literasi dan karakter siswa SMA. Pembelajaran sastra melalui media digital diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta memperkuat nilai moral dan sosial siswa melalui pengalaman literasi yang interaktif dan reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa karya sastra digital yang mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sastra digital mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepekaan sosial siswa. Karya sastra digital yang dikemas melalui berbagai platform media memberikan pengaruh positif terhadap penguatan karakter seperti empati, tanggung jawab, dan kejujuran. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis media digital tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter siswa di era teknologi. Keywords/Kata Kunci: pembelajaran sastra, media digital, literasi, karakter siswa
Wacana Ideologi Perlawanan dalam Tuntutan Rakyat di Media Sosial: Perspektif Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk Suriadi Suriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2465

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana ideologi perlawanan rakyat direproduksi dalam wacana “8 Tuntutan Rakyat” yang beredar di media sosial selama aksi nasional Agustus–September 2025. Masalah penelitian berangkat dari meningkatnya penggunaan ruang digital sebagai arena artikulasi politik publik di tengah krisis legitimasi kekuasaan dan ketidakadilan sosial. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk, penelitian ini memadukan analisis struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial untuk menguraikan bagaimana bahasa berfungsi sebagai instrumen ideologis dalam pembentukan kesadaran kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana “8 Tuntutan Rakyat” mengartikulasikan empat domain ideologi utama: anti-korupsi dan moralitas kekuasaan, reformasi institusional dan desentralisasi kekuasaan, keadilan ekonomi dan kebijakan publik inklusif, serta hak asasi manusia dan demokrasi partisipatif. Secara tekstual, struktur kalimat imperatif dan diksi evaluatif memperkuat legitimasi moral rakyat dalam menuntut perubahan; secara kognitif, wacana tersebut mencerminkan kesadaran kolektif mengenai urgensi pemulihan nilai moral dan keadilan sosial; dan secara sosial, wacana tersebut berfungsi sebagai arena simbolik yang menantang dominasi politik serta memperjuangkan otonomi moral dalam struktur kekuasaan negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa dalam wacana digital rakyat tidak hanya merepresentasikan perlawanan, tetapi juga membangun fondasi legitimasi moral baru bagi demokrasi Indonesia. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan model multidimensi Van Dijk dalam studi aktivisme digital, sedangkan secara empiris memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana wacana rakyat membentuk resistensi politik melalui praktik bahasa.
Identitas Gastronomi Sastra dalam Tradisi Sadranan di Cepogo: Diversifikasi Olahan Ketan sebagai Simbol Perekat Sosial Futya Rakhmani; Azis Heru Iswanto; Yusi Nurcahya Dewi; Angga Bimo Satoto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2469

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) diversifikasi olahan berbahan dasar ketan dalam acara Sadranan di kecamatan Cepogo, (2) makna simbolik berbagai macam olahan ketan dalam tradisi Sadranan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan model interpretatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara langsung. Setelah seluruh data primer dan sekunder terkumpul, lalu dilakukan analisis data menggunakan teknik analisis data Semiotika Roland Barthes untuk menjelaskan makna simbolik pada sajian makanan berupa olahan ketan yang digunakan pada tradisi Sadranan. Hasil penelitian menunjukkan makna simbolik pada makanan berbahan dasar ketan yang mempunyai sifat pliket atau lekat, melambangkan suatu maksud agar antara roh yang mati dan yang masih hidup selalu menjaga hubungan agar silaturahmi semakin erat. Jenis-jenis makanan hasil dari olahan ketan diantaranya yaitu lemper, lepet, semar mendem, tape ketan, jadah, ketan kelapa parut, wajik, bubur ketan hitam, lupis, getas.
Dekonstruksi Makna Kehidupan dan Kematian dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Fiersa Besari: Kajian Semiotika Jacques Derrida Sopi Wahyuni; Hindun Muzzaiyanah; Fauzan Isa Ash Shidiqi; Maman Abdul Djaliel
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dekonstruksi makna kehidupan dan kematian dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Fiersa Besari melalui perspektif semiotika Jacques Derrida. Pendekatan dekonstruktif digunakan untuk membongkar lapisan-lapisan makna tersembunyi di balik bahasa dan simbol yang digunakan pengarang. Derrida berpendapat bahwa makna tidak pernah bersifat tetap, melainkan senantiasa berubah melalui permainan tanda (play of signs) dan konsep différance. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menelaah secara mendalam teks novel untuk mengidentifikasi jejak dan permainan tanda yang menyingkap ambiguitas antara kehidupan dan kematian, harapan dan keputusasaan, serta kehadiran dan ketiadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fiersa Besari menggunakan bahasa yang puitis dan metaforis untuk menyampaikan refleksi eksistensial tentang absurditas kehidupan manusia dan penundaan makna yang tiada akhir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel tersebut tidak hanya berfungsi sebagai narasi personal, tetapi juga sebagai ruang filosofis di mana makna senantiasa dinegosiasikan dan tidak pernah sepenuhnya tercapai.
Bahasa Dagang di Era Digital: Analisis Tindak Tutur dalam Live Streaming Shopping Andi Ulpa Asriani; Juanda Juanda; Andi Sahtiani Jahrir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2484

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk lokusi, ilokusi, perlokusi dengan pendekatan pragmatik John Pragmatik Searle. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersfat deskriptif. Data dan sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pedagang live streaming shooping. Dalam penelitian kualitatif, penggambar proses analisis data dimulai dari identifikasi data, klasifikasi data, sampai pada menarik kesimpulan sebagai akhir hasil. Pengumpulan data dalam penelitian ini memakai metode tehnik rekam layar dan transkrip data-data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam interaksi penjual dan pembeli dalam live streaming Shopee, tindak tutur memiliki peran sentral untuk memastikan komunikasi yang efektif. Analisis tindak tutur melibatkan tiga aspek utama: lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dalam teori tindak tutur, ketiga aspek ini memainkan peran penting dalam interaksi live streaming Shopee, membantu penjual menyampaikan informasi, memengaruhi perilaku pembeli, dan membangun hubungan positif. Kontribusi penelitian ke depan adalah sebagai strategi efektif dalam meningkatkan mutu komunikasi pelaku ekonomi berdasarkan aspek kebahasaan dan juga berkontribusi sebagai bahan ajar komunikasi efektif bagi siswa tingkat menegah berdasarkan aspek tindak tutur.
Analisis Bullying Pada Sekolah Menengah: Pengertian, Penyebab, Pencegahan dan Solusi Penanganan Bimarto Bora
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2487

Abstract

Bullying di sekolah menengah merupakan fenomena kompleks yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, strategi pencegahan, dan solusi penanganan bullying melalui studi literatur terhadap artikel nasional dan internasional terbitan 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa munculnya bullying dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya empati, kontrol diri, dan harga diri; faktor eksternal berupa pola asuh tidak adaptif, budaya senioritas, serta lemahnya pengawasan sekolah; serta faktor kontekstual sosial-budaya yang mencakup kompetisi berlebihan, hierarki sosial, dan penetrasi media digital. Pencegahan efektif menuntut penguatan pendidikan karakter, kebijakan anti-bullying, deteksi dini oleh guru dan konselor, dukungan keluarga, serta pembangunan iklim sekolah yang aman dan inklusif. Sementara itu, penanganan membutuhkan pendekatan restoratif, intervensi psikologis, dukungan sebaya, disiplin positif, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan intervensi. Secara keseluruhan, bullying dipahami sebagai persoalan multidimensional yang memerlukan strategi integratif guna membangun lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan dan berorientasi pada kesejahteraan siswa.
Analisis Kesalahan Berbahasa Berita Edukasi Edisi 25 September 2025 pada Kompas.com Berdasarkan Kategori Linguistik Alika Dwi Septiani; Muhammad Prasetyo Nugroho; Sulis Najahul Adawiyah; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat dalam berita edukasi edisi 25 September 2025 di portal Kompas.com berdasarkan kategori linguistik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap empat berita yang dipilih dari total dua puluh berita yang terbit pada tanggal tersebut. Fokus penelitian meliputi empat aspek linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 38 kesalahan berbahasa dengan rincian: fonologi 39,5%, morfologi 5,3%, sintaksis 34,2%, dan semantik 21,1%. Kesalahan fonologis paling dominan berupa pengetikan, ejaan, dan penulisan istilah asing; kesalahan sintaksis meliputi struktur kalimat tidak lengkap dan ketidaktepatan subjek–predikat; sedangkan kesalahan semantik muncul dalam bentuk ambiguitas makna dan redundansi kata. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesalahan berbahasa pada media daring cenderung disebabkan oleh lemahnya proses penyuntingan dan pengaruh gaya bahasa percakapan yang lazim di media sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi kebahasaan jurnalis serta peran aktif penyunting bahasa agar media daring mampu menjaga kredibilitas dan fungsi edukatifnya melalui penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Analisis Historis Pendidikan Islam Zaman Nabi Muhammad: Integrasi pada Era Tradisional, Periode Awal, Klasik, Pertengahan dan Era Digital Nasrul Nasrul; Rafiuddin Rafiuddin; Rosdiana Rosdiana; Taufik Taufik
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2511

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran umum mengenai evolusi pendidikan Islam dari masa Nabi Muhammad SAW hingga era digital. Fokus penelitian terletak pada bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam meliputi akhlak, ketauhidan, ilmu, dan etika belajar—terus berkembang dan beradaptasi sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan teknologi pada tiap periodenya, termasuk era tradisional, klasik, pertengahan, modern, dan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-historis, dengan pendekatan analisis literatur dari Al-Qur’an, hadis, serta karya klasik dan modern terkait pendidikan Islam. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan Islam bersifat dinamis dan adaptif, mampu mengintegrasikan nilai historis dengan tuntutan modern dan digitalisasi, seperti penggunaan e-learning, perpustakaan digital, dan literasi digital berbasis akhlak. Relevansi penelitian ini terlihat pada era modern, di mana pendidikan Islam dapat membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan kompetitif, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip inti ajaran Islam. Hasil penelitian menekankan pentingnya kesinambungan nilai historis, inovasi kurikulum, dan pemanfaatan teknologi sebagai strategi pengembangan pendidikan Islam masa kini.