cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Satire Kepada Pejabat Pada Progam Tv Lapor Pak Trans 7 Amanda Zahrotul Azaria; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2380

Abstract

Satire merupakan gaya bahasa atau genre sastra yang menggunakan humor, ironi, atau ejekan untuk mengkritik kebodohan atau kejahatan seseorang atau masyarakat. Penelitian ini menganalisis penggunaan satire kepada pejabat dalam program TV Lapor Pak TRANS 7 melalui pendekatan pragmatik. Penelitian menggunakan teori satire Horatian, Juvenalian, dan Menippean untuk memahami pemanfaatan humor sebagai media kritik sosial. Data dikumpulkan melalui observasi dan teknik simak-catat pada tayangan program bulan November 2022. Teknik analisis konten dan pragmatik diterapkan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi jenis-jenis satire. Hasil penelitian menunjukkan satire Juvenalian paling dominan dengan 9 kemunculan, diikuti satire Horatian (4 kali) dan Menippean (2 kali). Satire Juvenalian digunakan untuk menyampaikan kritik tajam terhadap isu sosial dan kebijakan pemerintah. Sebaliknya, satire Horatian menonjolkan sindiran ringan dan menghibur. Satire Menippean, meskipun jarang, memberikan kritik filosofis terhadap norma sosial tertentu. Keseluruhan temuan menegaskan bahwa satire dalam media televisi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan refleksi sosial.
Respon dan Permasalahan Siswa SMKN 1 Perbaungan Dalam Pembelajaran Sastra Alda Nafisa; Dora Perawati Sihotang; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana siswa menanggapi pembelajaran sastra serta berbagai kendala yang mereka hadapi di SMK Negeri 1 Perbaungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat dan partisipasi siswa terhadap pembelajaran sastra yang masih banyak menggunakan pendekatan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner melalui Google Form kepada 150 siswa dari berbagai jurusan. Instrumen penelitian berisi pernyataan tertutup dengan skala Likert yang mengukur tingkat pemahaman, ketertarikan, serta pandangan siswa terhadap metode pembelajaran sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% siswa memahami pentingnya pembelajaran sastra, namun hanya 62% yang memiliki minat tinggi terhadap pelajaran tersebut. Sebagian besar siswa (79%) mengalami kesulitan memahami isi karya sastra, sementara 51% mengaku sering merasa bosan selama pembelajaran berlangsung. Meskipun demikian, 68% siswa menyatakan bahwa penggunaan media digital mampu membuat pembelajaran sastra menjadi lebih menarik dan bermakna. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pembelajaran sastra di SMK perlu diarahkan pada model yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi digital agar dapat meningkatkan minat, pemahaman, serta relevansi pembelajaran sastra dengan dunia kerja.
Eksplorasi Eksplorasi Nilai Filosofis Rumah Adat Karo dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal di Era Modernisasi Elisabeth Purba; Monica Monalisa Hutabarat; Rizkita Rodearni Sebayang; Sheshilia Putri Damanik; Yanti Melina Ambarita; Ika Febriana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2383

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna dan kelestarian rumah adat Karo (Siwaluh Jabu) sebagai representasi identitas budaya masyarakat Batak Karo di tengah arus globalisasi. Rumah adat Siwaluh Jabu tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal delapan keluarga, namun juga mencerminkan struktur sosial, sistem kekeluargaan, dan nilai-nilai filosofis seperti gotong-royong, musyawarah, serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi langsung di kawasan tradisional Karo, serta wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap ruangan (jabu) memiliki fungsi, aturan, dan makna khusus yang memperkuat tatanan dan interaksi sosial. Namun, modernisasi dan urbanisasi menyebabkan perubahan fisik, fungsi, serta pergeseran nilai budaya di kalangan generasi muda, sehingga mengancam kelestarian rumah adat tersebut. Diperlukan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat adat, dan generasi muda melalui edukasi, revitalisasi budaya, serta perlindungan hukum agar Siwaluh Jabu tetap eksis sebagai warisan budaya dan sumber pembentukan karakter. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pelestarian budaya lokal dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Student’s Perspectives on the Utilization of the Word Box Application to Enhance Speaking Skills for Junior High School Students Sarwandi Kasmei; Deasy Yunita Siregar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2387

Abstract

The phenomenon demonstrates how traditional practices are making it difficult for Indonesian junior high students to speak English. Following its release, the Word Box app garnered praise for its interactive features and pronunciation, which boosted students' vocabulary and self-esteem. However, problems with internet access and a lack of conversational practice surfaced, suggesting that the software works well as an additional tool that has to be integrated with large programs. The purpose of this study was to investigate the viewpoints of junior high school students about using the Word Box application to improve their English speaking abilities, paying particular attention to usability, efficacy, perceived advantages and difficulties, and how student views affect participation in speaking exercises. Purposive sampling was used to select 28 junior high school students as participants in a qualitative case study approach. Data were collected through semi-structured interviews with 12 students providing detailed responses and questionnaires distributed a total of 28 student via Google Forms. Thematic analysis based on Braun and Clarke's (2006) framework was used to analyze the data. Students' perspective of the Word Box application's usefulness and efficiency were largely favorable. Important results showed that 92.86% of users thought the program enhanced their ability to speak English, and 82.14% of participants thought the application's accessibility and user interface were good. The contextual examples, interactive video/film clip system, and audio pronunciation feature were really appreciated by the students 92.86%. Therefore, this study comes to the conclusion that Word Box applications might be taken into consideration as well as well-targerted utilization tactics.
Desain Bahan Ajar Teks Deskriptif Inovatif Berbasis Pendekatan Inkuiri pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Mutia Rahelsy; Putri Elpstisia Siringo; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2393

Abstract

inovatif melalui penerapan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pendekatan inkuiri dipilih karena menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif dalam proses menemukan konsep secara mandiri, sehingga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman terhadap struktur dan kaidah kebahasaan teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis inkuiri memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Validasi ahli memperoleh nilai rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji coba menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi ciri teks deskriptif dan menulis paragraf secara runtut. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan sikap positif terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahan ajar berbasis inkuiri ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif.
Makna Cinta dan Transendensi dalam Antologi Ketika Cinta Berbuah Surga Karya Habiburahman El Shirazy Kajian Hermeneutik Paul Ricoeur Irma Satriani; Suarni Syam Saguni; Anita Candra Dewi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2398

Abstract

Penelitian ini bertujuan menafsirkan makna cinta, religiusitas, dan transendensi dalam antologi Ketika Cinta Berbuah Surga karya Habiburrahman El Shirazy dengan menggunakan teori hermeneutik Paul Ricoeur. Antologi ini merepresentasikan perjalanan spiritual manusia yang menjadikan cinta sebagai medium menuju kesadaran ilahi dan penyucian diri. Pendekatan hermeneutik Ricoeur digunakan untuk menafsirkan simbol, bahasa, dan struktur naratif dalam teks melalui tiga tahap utama, yaitu pemahaman (understanding), penafsiran (interpretation), dan apropriasi (appropriation). Hasil analisis menunjukkan cinta tidak hanya bermakna emosional dan interpersonal, tetapi simbol transendensi yang menuntun manusia menuju Tuhan. Tokoh-tokohnya merepresentasikan proses eksistensial yang melibatkan pergulatan batin antara nafsu duniawi dan kerinduan spiritual. Habiburrahman El Shirazy menarasikan cinta sebagai jalan menuju kesempurnaan moral dan spiritual melalui simbol-simbol religius, seperti pengorbanan, doa, dan kesabaran. Penelitian ini menggambarkan bahwa karya sastra religius dapat dianalisis melalui hermeneutik yang menghubungkan estetika, etika, dan iman. Hasil penelitian diharapkan memperkaya kajian sastra Indonesia modern dengan menggunakan teori hermeneutik sebagai sarana pemaknaan mendalam terhadap karya sastra bernuansa relegius.
Tes Pilihan Ganda Berbantuan Media Quizizz sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran Teks Iklan, Slogan, dan Poster pada Siswa Kelas VIII Moh. Toharuddin Arifin; Rika Maulinda; Mutik Nur Fadhilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2404

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Tes Pilihan Ganda Berbantuan Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran teks iklan, slogan, dan poster pada siswa kelas VIII SMP Ma'arif 4 Pamekasan berbasis pesantren Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi berbantuan media digital Quizizz serta memahami keterlibatan siswa dalam kegiatan evaluasi kolaboratif menggunakan smart TV dengan satu gawal per kelompok Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi menggunakan Quizizz menciptakan suasana belajar yang interaktif kolaboratif, dan menyenangkan Unsur permainan dalam aplikasi seperti poin dan leaderboard meningkatkan motivasi serta partisipasi siswa Dua kelompok menjawab benar seluruh soal, sedangkan satu kelompok hanya salah dua menandakan efektivitas media ini dalam memperkuat pemahaman materi Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Quizizz merupakan inovasi evaluasi yang adaptif kolaboratif dan efektif di lingkungan pesantren.
Analisis Kemampuan Membaca Cerpen Menggunakan Metode SQ3R di Tingkat SMA Kelas XII Naisya Athira Zahran; Anisa Lutfiah Khairunnisa; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2405

Abstract

Membaca merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran berbahasa. Seseorang yang mempunyai keterampilan membaca yang baik, akan sangat mudah memperoleh suatu informasi, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan berfikir kritis. Namun pemahaman membaca siswa terhadap Cerita pendek masih tergolong rendah terutama menetukan makna dan pokok pembahasan dalam cerpren, hal tersebut terjadi akibat rendahnya literasi dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sebanyak 10 siswa kelas XII SMA 3 Kota Tasikmalaya menjadi subjek penelitian. Siswa melukan Metode SQ3R dengan membaca teks cerpen berjudul “Rumah di Balik Pagar Besi.” Cerpen tersebut telah disesuaikan dengan jenjang SMA, yang dihitung menggunakan Grafik Fry. Kemudian siswa diarahkan untuk membaca menggunakan metode SQ3R (survey, Question, Read, Recite dan Riview). Setiap tahap diamati untuk menilai keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Teknik yang digunakan pada penelitian ini berupa teknik Observasi dan teknik Dokumentasi. Penelitian menghasilkan bukti bahwasannya penggunaan metode SQ3R berperan dalam mengasah keterampilan membaca siswa. Siswa menjadi lebih fokus dalam membaca, mampu merumuskan pertanyaan yang relevan, serta menunjukan peningkatan dalam memahami isi teks secara mendalam. Namun penelitian ini menemukan beberapa kendala yang mengakibatkan rendahnya kemampuan membaca pada siswa.
Ekspresi Stilistika Data dalam Novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra Toni Sitompul; Nurhayati Harahap; Parlaungan Ritonga
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ekspresi stilistika data dalam novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra. Permasalahan utama yang dirumuskan peneliti ialah bagaimana bentuk dan jenis aspek gramatikal yang muncul dalam novel tersebut, yang meliputi pengacuan personal, demonstratif, komparatif, konjungsi, serta substitusi. Tujuan penelitian ini sejalan dengan fokus kajian, yakni mengidentifikasi serta menganalisis jenis-jenis aspek gramatikal yang terdapat dalam novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari novel Sebuah Usaha Melupakan karya Boy Candra dengan total 224 halaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca dan mencatat. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis aspek gramatikal yang ditemukan dalam novel Sebuah Usaha Melupakan antara lain: (1) pengacuan persona yang terdiri atas lima data, yaitu kekasihnya, ia, dia, kau, dan mereka; (2) pengacuan demonstratif yang meliputi Minggu lalu, Masa lalu, Akhir-akhir ini sebagai demonstratif waktu (temporal), serta Di tempat rapat dan Di kantor sebagai demonstratif tempat (lokasional); (3) perangkaian atau konjungsi yang hanya ditemukan satu data, yaitu konjungsi tetapi yang berfungsi menunjukkan pertentangan antar kalimat; dan (4) penyulihan atau substitusi yang meliputi substitusi nomina, verba, frasa/klausa, serta kalimat. Namun demikian, tidak ditemukan bentuk kohesi gramatikal komparatif dalam novel Funiculi Funiculi karya Sarah Lailatil Fadla.
Potret Kehidupan Keluarga Miskin dan Ketimpangan social dalam Film Pengabdi Stan (2017) : Kajian Sosiologi Sastra Ovi Siti Nuropikoh; Rohanda Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kehidupan keluarga miskin serta ketimpangan sosial direpresentasikan dalam film Pengabdi Setan (2017) karya Joko Anwar melalui pendekatan sosiologi sastra. Sebagai film bergenre horor, karya ini tidak hanya menyuguhkan unsur ketegangan, tetapi juga menyiratkan gambaran sosial yang mencerminkan kondisi nyata masyarakat kelas bawah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data utama berupa narasi, karakter tokoh, dan latar cerita yang dianalisis menggunakan perspektif sosiologi sastra dari Alan Swingewood serta teori ketimpangan sosial. Hasil temuan menunjukkan bahwa film ini merefleksikan kemiskinan yang bersifat struktural melalui representasi keterbatasan ekonomi, isolasi sosial, tekanan peran gender, serta ketimpangan akses terhadap layanan dasar. Unsur simbolik dalam genre horor dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan sosial dan dominasi sistemik yang menindas kelompok marginal. Oleh karena itu, film Pengabdi Setan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai medium reflektif dan kritik sosial yang menggambarkan realitas masyarakat Indonesia secara mendalam.