cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 817 Documents
Digital Culture and Youth Development: Assessing the Influence of TikTok on Adolescents in Makassar. Genisa, Risma Asriani Azis; Masdianti, Masdianti; Suhartini, Titin; Syamsuddin, Syamsuddin; Gau, Muhammad Resky A.
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2804

Abstract

The growing presence of digital media has transformed how adolescents interact, construct values, and engage with their social environment. TikTok, as one of the most popular platforms among Indonesian youth, plays a central role in shaping contemporary digital culture. This study examines how TikTok influences adolescents’ social interactions, moral values, and awareness of social issues in Maccini Parang, Makassar. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through a structured questionnaire distributed to adolescent respondents who actively use TikTok. The instrument measured perceptions related to patterns of social interaction, moral considerations, and behavioral responses to content encountered on the platform. Descriptive statistical analysis was employed to identify dominant tendencies and variations in responses. The findings indicate that most adolescents engage intensively with TikTok and are frequently exposed to content they perceive as distracting or inappropriate, such as non-educational material, sensational trends, and morally questionable behavior. Despite this exposure, the results also show that many adolescents demonstrate a degree of critical awareness and self-regulation by selectively filtering content they consider negative or irrelevant. While some respondents acknowledged that TikTok influences their real-life decisions and moral perspectives, others maintained that their values remain largely shaped by family, school, and community norms. These findings suggest that TikTok’s influence on youth development is neither uniform nor deterministic but mediated by adolescents’ agency and local socio-cultural contexts. This study contributes to discussions on digital culture and youth development by offering localized empirical insights into how adolescents negotiate digital influences within everyday social life.
Analisis Maksim Kesopanan Dalam Konten Tiktok Kabinet Dagelan : Presiden Ke 8 Di Negeri Wakanda Purba, Evin Rohmahaldo; Panjaitan, Agust Furi Kartika; Sihombing, Putri L; Siagian, Nurianti; Ginting, Dahlia Harmonista; Hasibuan, Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2944

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan prinsip kesopanan berbahasa dalam komentar warganet pada konten TikTok Kabinet Dagelan berjudul “Presiden Ke-8 di Negeri Wakanda” yang memuat kritik dengan gaya bahasa sarkasme. Fenomena ini menarik karena kritik kerap disalahpahami sebagai bentuk kebencian, sementara gaya bahasa sarkastik berpotensi menimbulkan ambiguitas makna. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data baca-catat terhadap komentar yang muncul pada periode 8 Mei 2024–8 Agustus 2025, penelitian ini menganalisis enam maksim kesopanan menurut Leech, yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, permufakatan, dan kesimpatian. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun konten yang dikomentari bernuansa kritik tajam dan sarkastik, sebagian besar warganet tetap menggunakan strategi kesantunan melalui nasihat halus, pujian, dukungan, kerendahan hati, persetujuan, dan simpati. Kemunculan keenam maksim secara berimbang mengindikasikan bahwa komunikasi di ruang digital tidak sepenuhnya didominasi oleh ekspresi negatif, melainkan juga menunjukkan upaya menjaga harmoni sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa sarkasme dalam kritik tidak selalu meniadakan kesantunan, selama penuturnya tetap menerapkan prinsip komunikasi yang mempertimbangkan dampak terhadap lawan tutur.
Analisis Minat Baca Mahasiswa: Antara Bahan Akademik dan Hiburan Lubis, Nur Annisa; Sidabutar, Grace Cicilia; Zaharani, Suci; Duha, Tasya Agnesia; Amalia, Nadrah; Sembiring, Sri Ulina
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat baca mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan terhadap bahan bacaan akademik dan bahan bacaan hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat baca mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik yang memadai, khususnya ketersediaan bahan bacaan yang menarik, berkualitas, dan beragam, merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi minat baca mahasiswa. Sementara itu, faktor motivasi intrinsik berupa rasa haus akan informasi dan keingintahuan terhadap informasi terkini menunjukkan persentase terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan minat baca mahasiswa perlu dilakukan melalui penyediaan fasilitas literasi yang memadai serta penguatan motivasi internal agar minat baca dapat berkembang secara berkelanjutan.
Analisis Praktik Penerapan Kurikulum 2013 pada Kelas IX: Studi Kasus di UPT SMP Negeri 35 Medan Nasution, Widya Faura; Lubis, Nur Annisa; Aritonang, Kheisa Metania; Sitompul, Dwi Anggita; Saragih, Dede Rohayati; Wulandari, Widya; Harahap, Rosmawaty
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan Kurikulum 2013 di UPT SMP Negeri 35 Medan, termasuk tantangan dan relevansinya bagi siswa kelas IX. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan guru Bahasa Indonesia, Bapak Muhammad Doli Armin Lubis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 35 Medan masih menggunakan Kurikulum 2013 untuk kelas IX, yang dianggap relevan dalam mengembangkan kemampuan berpikir reflektif siswa. Kurikulum 2013 menekankan pendekatan saintifik yang mendorong siswa aktif dan inovatif. Tantangan utama terletak pada implementasi pembelajaran yang efektif dengan metode dan media yang tepat, serta kemampuan guru menyesuaikan diri dengan kebutuhan siswa. Sekolah sedang berproses untuk beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan pada kelas IX tahun ajaran baru.
Analisis Dampak Literasi Digital Terhadap Kemampuan Mahasiswa Universitas Negeri Medan Dalam Mengidentifikasi Berita Palsu Lubis, Nur Annisa; Octari, Merin; Wulandary, Widya; Lubis, Joharis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3139

Abstract

Di era digital, penyebaran berita palsu (hoaks) menjadi tantangan serius yang memengaruhi masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi muda yang aktif menggunakan teknologi. Literasi digital memainkan peran penting dalam membekali individu dengan kemampuan untuk mengenali dan menyaring informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi digital terhadap kemampuan mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam mengidentifikasi berita palsu. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kuantitatif melalui survei dan tes kemampuan, serta kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa masih bervariasi, dengan beberapa faktor seperti pendidikan formal dan intensitas penggunaan teknologi memengaruhi kemampuan mereka dalam mengenali hoaks. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Argumentasi dengan Metode Cooperative Script pada Siswa Kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti Ni Kadek Jelita Puspita Mardani; Ida Bagus Putrayasa; Made Sri Indriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3157

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah penerapan metode Cooperative Script dalam menulis teks argumentasi pada siswa kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. (2) hasil belajar menulis teks argumentasi siswa di kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. (3) respons siswa kelas XI 5 terhadap penerapan metode Cooperative Script. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. Objek penelitian ini adalah penerapan metode Cooperative Script untuk meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi di kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan metode pengumpulan data melalui observasi, tes dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dihasilkannya langkah-langkah pembelajaran yang sesuai dengan metode Cooperative Script. Hasil belajar menulis teks argumentasi meningkat dari 68 pada siklus I menjadi 85 pada siklus II yang tergolong kategori baik. Respons siswa terhadap pembelajaran juga meningkat dari positif menjadi sangat positif. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode Cooperatif Script dapat meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi siswa.
Kata Ganti Orang Pertama dan Kata Sapaan dalam Tuturan Percakapan Guru dan Siswa di SMP Wisata Sanur: Kajian Sosiolinguistik I Made Dio Oktariadi; I Nyoman Sudiana; I Putu Mas Dewantara
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3167

Abstract

Penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam interaksi pembelajaran mencerminkan dinamika relasi sosial antara guru dan siswa yang berlangsung secara kontekstual. Lingkungan sekolah yang dinamis memungkinkan munculnya variasi bahasa yang dipengaruhi oleh peran institusional, kedekatan emosional, dan situasi komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam tuturan percakapan guru dan siswa di SMP Wisata Sanur serta mengidentifikasi kecenderungan penggunaannya berdasarkan konteks peristiwa tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan percakapan alami antara guru dan siswa yang dikumpulkan melalui pengamatan, perekaman, pencatatan, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis dilakukan dengan menjadikan peristiwa tutur sebagai unit analisis serta menggunakan model komponen SPEAKING untuk meninjau indikator konteks komunikasi, terutama pada bentuk yang dominan digunakan dalam interaksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan empat kelompok temuan, yaitu penggunaan kata ganti orang pertama oleh siswa, penggunaan kata ganti orang pertama oleh guru, penggunaan kata sapaan oleh siswa, dan penggunaan kata sapaan oleh guru. Siswa cenderung menggunakan bentuk yang menandai kehati-hatian dan penghormatan, sedangkan guru menunjukkan fleksibilitas yang lebih tinggi sesuai situasi kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa pilihan kata ganti dan sapaan merupakan bentuk negosiasi relasi sosial yang dinamis dalam ruang kelas melalui konteks peristiwa tutur.
Efektivitas Penggunaan Metode Talking Stick Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Materi Teks Pidato di Kelas VII SMP 10 Muhammadiyah Bandung Fanza Maulana, Muhammad; Sophia, Ratna; Salsabila Hidayat, Naila; Heryati, Yeti; Rizky Sudjono, Hartin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode Talking Stick dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi teks pidato di kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas dan keterampilan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata observasi aktivitas siswa meningkat dari 58,75 menjadi 87,5, dan nilai rata-rata keterampilan berbicara meningkat dari 60 menjadi 85, keduanya masuk dalam kategori sangat baik pada siklus II. Peningkatan ini didukung oleh pembelajaran yang menyenangkan melalui metode Talking Stick, penggunaan media video, icebreaking, serta permainan yang mampu mendorong siswa lebih aktif, percaya diri, dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, metode Talking Stick terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya dalam menyampaikan pidato.
Jenis dan Fungsi Kode dalam Wacana Khotbah Jumat di Kabupaten Tegal (Kajian Sosiolinguistik) Sumai, Nhindi; Taryono, Mohamad Rizal; Sofyan, Abu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2459

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan jenis kode dan fungsi kode dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Dalam analisis data digunakan metode padan referensial dan teknik baca markah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kode yang digunakan dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terdiri atas kode Indonesia yang berwujud bahasa Indonesia yang berupa kalimat ajakan, kode Arab yang berwujud bahasa Arab, kode Indonesia yang berwujud ragam baku yang berupa kalimat kompleks, dan kode Indonesia yang berwujud ragam nonbaku. Sementara itu, fungsi kode dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terdiri atas fungsi emotif, fungsi konatif, fungsi fatis, fungsi referensial, dan fungsi metalingual.
Produksi Bunyi Ujaran Bahasa Indonesia Pada Penderita Stunting Usia 8 – 12 Tahun Di Desa Simbolon Purba Samosir Kajian Psikolinguistik Br Sinaga, Tiara; Gustianingsih, Gustianingsih; Ritonga, Parlaungan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2617

Abstract

Penelitian ini menganalisis produksi bunyi ujaran Bahasa Indonesia pada anak penderita stunting usia 8–12 tahun di Desa Simbolon Purba, Samosir, melalui kajian psikolinguistik. Stunting yang disebabkan kekurangan gizi berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, dan kemampuan fonologis anak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pemerolehan bunyi vokal–konsonan serta menghubungkan usia kronologis dengan tahap perkembangan bahasa berdasarkan teori Piaget. Dengan metode kualitatif melalui teknik simak, sadap, dokumentasi, dan catat pada enam siswa stunting, analisis menggunakan teori perubahan bunyi ujaran Blumstein dan teori perkembangan kognitif Piaget. Hasil penelitian menunjukkan adanya penyimpangan fonologis berupa omisi, substitusi, adisi, dan metatesis, yang menandakan anak belum menguasai seluruh fonem Bahasa Indonesia. Secara kognitif-linguistik, kemampuan berbahasa mereka berada pada tahap perkembangan yang lebih rendah dibanding usia kronologisnya. Penelitian ini menegaskan pengaruh signifikan stunting terhadap produksi bunyi ujaran dan keterlambatan perkembangan bahasa, serta pentingnya pencegahan dini dan stimulasi bahasa berkelanjutan