cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalagrisains@gmail.com
Phone
+6283827966282
Journal Mail Official
jurnalagrisains@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu 94111, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah AgriSains
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14123657     EISSN : 27165078     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Nutrisi dan Makanan Ikan, Bioteknologi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Sumberdaya Perairan, Sosial Ekonomi Perikanan, Budidaya Perairan
Articles 140 Documents
Hematological Profile of Donggala Cow with Different Body Condition Scores: Profil Hematologis Induk Sapi Donggala Pada Skor Kondisi Tubuh yang Berbeda Mifta Humaira; Yohan Rusiyantono; Amirudin Dg Malewa; Yulius Duma; Mardiah Mangun; Muhamad Ilyas Mumu; Mobius Tanari; Syahrudin Said; Tulus Maulana
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.36-45

Abstract

Sapi Donggala adalah sapi lokal asli Sulawesi Tengah. Sapi Donggala memiliki keunggulan lebih dibanding sapi lainnya, di antaranya daya tahan panas yang lebih baik, adaptasi lingkungan dan reproduksi yang baik yaitu tetap dapat bereproduksi meskipun dalam kondisi tubuh yang buruk (skor kondisi tubuh yang rendah). Pemeriksaan hematologis sangat penting untuk dilakukan dalam memantau dan menganalisis kesehatan dari suatu kondisi fisiologi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi hematologis darah dari induk ternak sapi donggala dengan skor kondisi tubuh yang berbeda. Induk Sapi Donggala yang dijadikan sebagai ternak percobaan adalah induk Sapi Donggala dari peternakan rakyat yang ada di Kabupaten Sigi, Desa Sibalaya. Berdasarkan hasil penelitian status kondisi tubuh (SKT) berpengaruh nyata terhadap parameter hematologis induk sapi Donggala. Induk sapi dengan SKT >2 memiliki jumlah leukosit, eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit secara signifikan lebih tinggi dibandingkan induk sapi dengan SKT <2 (P<0,01), serta jumlah trombosit yang berbeda nyata (P<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik status kondisi tubuh, maka semakin optimal pula kesehatan darah dan fungsi fisiologis sapi Donggala, terutama dalam mendukung daya tahan tubuh, kapasitas angkut oksigen, dan potensi koagulasi.
Feasibility Analysis of Goat Farming in Kurik District, Merauke Regency, South Papua Province: Analisis Kelayakan Usaha Ternak Kambing di Distrik Kurik Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan Abdul Rizal; Wa Ode Suriani; Nina Maksimiliana Ginting; Funnisia Lamalewa; Nita Adillah Pratiwi; Abdi; Natsir Sandiah; Musram Abadi
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.46-56

Abstract

Ternak kambing merupakan salah satu subsektor penting dalam agribisnis peternakan yang berperan dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan pendapatan rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha ternak kambing di Distrik Kurik Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel yaitu 50 peternak yang diambil secara sensus. Analisis dilakukan terhadap biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta rasio R/C dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh peternak kambing selama 6 bulan sebesar Rp 24.848.500, total biaya yang dikeluarkan dalam satu kali produksi sebesar Rp 11.517.502. Rata-rata keuntungan yang diperoleh dari satu kali produksi adalah sebesar Rp 13.330.998. Nilai R/C Ratio sebesar 2,15 dan Break Event Point (BEP) volume produksi sebesar 4 ekor kambing dan BEP harga produksi sebesar Rp. 1.279.722/ekor.
Income and Feasibility of Goat Farming at Mubarok Farm in Baruga Subdistrict, Kendari City: Pendapatan dan Kelayakan Usaha Ternak Kambing di Mubarok Farm Kecamatan Baruga Kota Kendari I Gde Sugiartha; Musram Abadi; Rahman
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.19-29

Abstract

Usaha peternakan Mubarok Farm memiliki kapasitas produksi cukup tinggi yang dapat mempengaruhi alur input pendapatan yang akan diterima peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial usaha peternakan kambing di Mubarok Farm Kecamatan Baruga Kota Kendari. Penelitian dilaksanakan pada April sampai dengan Juni tahun 2025 di usaha ternak kambing Mubarok Farm. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling di Mubarok Farm Kendari. Data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara pemilik usaha serta data sekunder dari berbagai sumber terkait. Variabel yang diamati meliputi: (1) profil usaha ternak; (2) biaya tetap dan biaya operasional; serta (3) penerimaan dan pendapatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis keuntungan, dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usaha ternak kambing di Mubarok Farm positif dengan nilai sebesar Rp. 213.047.300 per tahun atau Rp. 17.753.941 per bulan dari hasil penggemukan (jual beli) dan nilai R/C Rasio 1,6 dan B/C Rasio 0,6 yang menunjukkan bahwa usaha ternak kambing Mubarok Farm layak untuk dijalankan dan dikembangkan.
Prevalence and Identification of Endoparasites in Broiler Parent Stock at a Poultry Farm in Darangdan Village, Purwakarta: Prevalensi dan Identifikasi Endoparasit pada Parent Stock Broiler di Peternakan Ayam Desa Darangdan, Purwakarta Ahmad Riza Aditya Yulianto; Tetty Barunawati Siagian
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.68-77

Abstract

Ayam broiler parent stock rentan terhadap infeksi endoparasit yang dapat mengganggu kesehatan, penyerapan nutrisi, dan performa produksi. Pemantauan endoparasit penting dilakukan karena infeksi Eimeria sp. dapat mengganggu kondisi kesehatan ayam dan berpotensi memengaruhi produktivitas, sementara informasi mengenai endoparasit pada parent stock di wilayah Purwakarta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prevalensi dan mengidentifikasi jenis endoparasit pada ayam broiler parent stock di Peternakan Ayam Desa Darangdan, Purwakarta. Sebanyak 100 sampel feses diperiksa menggunakan metode flotasi dan McMaster. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan telur cacing, tetapi ookista ditemukan pada 37 sampel dengan prevalensi sebesar 37%. Rata-rata jumlah ookista per gram feses (OPG) sebesar 626,54 yang tergolong infeksi ringan. Berdasarkan karakteristik morfologinya, ookista diidentifikasi sebagai Eimeria sp. Faktor lingkungan dan manajemen pemeliharaan, seperti suhu, kelembapan, umur ayam, dan sanitasi, diduga berperan terhadap keberadaan Eimeria sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi Eimeria sp. masih ditemukan pada ayam broiler parent stock sehingga pemantauan dan penerapan manajemen kesehatan serta sanitasi perlu dilakukan secara berkelanjutan.
The Effect of Giving Turmeric Flour (Curcuma domestica Val.) in Rations on The Digestive Organs of Broiler Ducks: Pengaruh Pemberian Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) dalam Ransum Terhadap Organ Pencernaan Itik Pedaging Syintia Dwi Agustina; Rian Mallfiyano; Judo Laksono
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.78-86

Abstract

Kesehatan serta perkembangan organ pencernaan ternak merupakan aspek penting dalam mendukung pemanfaatan fitobiotik alami terhadap produktivitas itik pedaging, sehingga penggunaan fitobiotik alami seperti tepung kunyit perlu dievaluasi berdasarkan respons fisiologis organ pencernaan. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi respons morfometrik organ pencernaan itik pedaging melalui persentase bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus, dan usus besar terhadap peningkatan taraf tepung kunyit dalam ransum. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung kunyit (Curcuma domestica Val.) dalam ransum terhadap persentase organ pencernaan itik pedaging. Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2024 menggunakan 96 ekor DOD itik Peking umur 35 hari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (0,4%), P2 (0,8%), P3 (1,2%), P4 (1,6%), dan P5 (2%) tepung kunyit dalam ransum, masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus, dan usus besar. Data dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit hingga 2% tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap seluruh parameter organ pencernaan yang diamati. Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian tepung kunyit hingga taraf 2% dalam ransum menghasilkan persentase bobot relatif organ pencernaan yang relatif sama dengan kontrol.
Identification of Internal and External Factors in the Development of Beef Cattle Farming Enterprises in Sigi Biromaru District: Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal dalam Pengembangan Usaha Sapi Potong di Kecamatan Sigi Biromaru Tuiyem Indrayani; Sayekti Handayani; Yudi Mujayin; syahrir; Mardiah Mangun
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.87-98

Abstract

Kecamatan Sigi Biromaru memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha ternak sapi potong, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti sistem pemeliharaan yang sederhana, keterbatasan teknologi, kualitas pakan dan bibit yang belum optimal, serta manajemen usaha yang bersifat sambilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta menentukan posisi strategis pengembangan usaha ternak sapi potong di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT melalui matriks IFE, EFE, dan IE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama meliputi ketersediaan lahan pekarangan dan populasi ternak yang tinggi, sedangkan kelemahan meliputi tidak adanya kebun rumput, keterbatasan fasilitas kesehatan hewan, dan rendahnya penguasaan teknologi. Peluang berasal dari penerapan inseminasi buatan, program pemerintah, serta pemasaran berbasis media sosial, sementara ancaman meliputi penyakit ternak, alih fungsi lahan, dan fluktuasi harga. Nilai IFE sebesar 2,63 dan EFE sebesar 2,68 menempatkan usaha pada Sel V (hold and maintain), sehingga strategi difokuskan pada pemeliharaan kondisi usaha disertai perbaikan bertahap.
Response of Enzymatic and Fermented Tarum (Indigofera sp.) Soy Sauce on Body Weight and Physiological Status of Female Kacang Goats: Respon Pemberian Kecap Tarum (Indigofera sp.) Enzimatis dan Fermentasi terhadap Bobot Badan dan Status Faali Kambing Kacang Betina Agisna Wiguna Gobel; Abdullah Naser; Padang
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.99-110

Abstract

Peningkatan produktivitas kambing Kacang masih terkendala oleh kualitas pakan, sehingga diperlukan pemanfaatan sumber pakan lokal yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanpa mengganggu status fisiologis ternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pengolahan dan level pemberian kecap daun Tarum (Indigofera sp.) terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi bahan kering, efisiensi pakan, dan status faalii kambing Kacang betina. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan dua faktor, yaitu metode pengolahan (enzimatis dan fermentasi) dan level pemberian (0%, 10%, 15%, dan 20%), dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan metode pengolahan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan, sedangkan level pemberian berpengaruh sangat nyata (P<0,01). Level 20% menghasilkan pertambahan bobot badan tertinggi sebesar 42,62 g/ekor/hari. Konsumsi bahan kering dipengaruhi metode pengolahan (P<0,01), sedangkan efisiensi pakan dipengaruhi level pemberian (P<0,01). Status faali tetap dalam kisaran normal. Disimpulkan bahwa kecap daun Tarum hingga level 20% dapat meningkatkan pertumbuhan tanpa mengganggu status faali kambing Kacang betina.
Body Condition Score Profile and Morphometric Characteristics of Donggala Cows in Dolo District, Sigi Regency, Central Sulawesi: Profil Skor Kondisi Tubuh dan Karakteristik Morfometrik Induk Sapi Donggala di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Riyan Maulana; Yulius Duma; Amiruddin Dg. Malewa; Mobius Tanari; Awaludin; Muhamad Ilyas Mumu
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.111-121

Abstract

Sapi Donggala merupakan rumpun sapi potong lokal yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan peternakan di Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan skor kondisi tubuh (SKT) dan karakteristik morfometrik induk sapi Donggala di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, serta mengidentifikasi ukuran tubuh yang berpengaruh terhadap bobot badan. Penelitian menggunakan 50 ekor induk sapi Donggala betina berumur lebih dari dua tahun yang dipilih melalui purposive sampling dan accidental sampling. Variabel yang diamati meliputi SKT skala 1–5, bobot badan, dan ukuran morfometrik berupa tinggi pundak, panjang badan, tinggi pinggul, lebar pinggul, lingkar dada, lebar dada, dan dalam dada. Data dianalisis secara deskriptif, One-Way ANOVA, uji BNT, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar induk berada pada SKT 2 (48%), diikuti SKT 1 (30%) dan SKT 3 (22%). Peningkatan SKT diikuti peningkatan bobot badan dan sebagian besar ukuran morfometrik. Model regresi memiliki R² sebesar 0,90, sedangkan lingkar dada merupakan prediktor signifikan dengan kontribusi relatif terbesar (48,44%; B=1,59; P<0,01). Disimpulkan bahwa sebagian besar induk berada pada kondisi kurus dan lingkar dada dapat digunakan sebagai ukuran praktis untuk menduga bobot badan, disertai perbaikan manajemen pakan.
Analysis of Farmers’ Ability to Detect Estrus in Beef Cattle in the Implementation of Artificial Insemination: Analisis Kemampuan Peternak Mendeteksi Birahi (Estrus) pada Sapi Potong dalam Penerapan Inseminasi Buatan Rusdi; Muhammad Farid; Nurfaida
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.122-130

Abstract

Sektor peternakan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya daging sapi, sehingga peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui penerapan teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan (IB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi dengan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi potong di Desa Kanco, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada peternak yang telah melakukan IB. Jumlah responden sebanyak 61 orang yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi dengan tingkat keberhasilan IB, yang ditunjukkan oleh nilai korelasi rxy = 0,761 dan nilai signifikansi ρ = 0,000 (ρ <0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan peternak dalam mengenali tanda-tanda birahi, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan IB. Temuan ini mendukung pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui pelatihan atau penyuluhan dalam rangka meningkatkan produktivitas peternakan sapi melalui program inseminasi buatan.
Effect of Adding Duckweed (Lemna minor) Meal to Commercial Feed on the Growth and Survival of Catfish (Clarias sp.): Penambahan Tepung Rumput Bebek (Lemna minor) pada Pakan Komersil Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Lele (Clarias sp.) Fahri Gunawan; Patang; Ernawati Syahruddin Kaseng
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.131-142

Abstract

Peningkatan biaya pakan menjadi salah satu kendala dalam keberlanjutan budidaya ikan lele sehingga diperlukan bahan baku pakan alternatif yang berpotensi mendukung pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat penambahan tepung rumput bebek (Lemna minor) yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan sintasan benih ikan lele. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas tiga perlakuan dan satu kontrol dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas A (20% tepung L. minor + 80% pakan komersial), B (25% + 75%), C (30% + 70%), dan kontrol (100% pakan komersial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C menghasilkan pertumbuhan panjang (1,90 ± 0,27 cm), pertumbuhan bobot (2,40 ± 0,17 g), SGR (1,00 ± 0,23% hari⁻¹), sintasan (100%), dan FCR (0,81). Pertumbuhan bobot pada perlakuan C berbeda nyata dibandingkan kontrol dan perlakuan A (p < 0,05), sedangkan pertumbuhan panjang, SGR, dan sintasan tidak berbeda nyata antarperlakuan (p > 0,05). Dengan demikian, tepung L. minor berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif, dengan tingkat penambahan 30% memberikan respons terbaik terutama terhadap pertumbuhan bobot benih ikan lele.