cover
Contact Name
Ahmad Muttaqin
Contact Email
ahmadmuttaqin@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281211693283
Journal Mail Official
jpa@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agama
ISSN : 14115875     EISSN : 2597954X     DOI : https://doi.org/10.24090/jpa
Jurnal Penelitian Agama is a journal that specifically become a communication medium for scholars, researchers and practitioners to public for the results of religious research. This journal is published two times a year by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Purwokerto. This journal aims to provide readers with a better understanding of religious studies in Indonesia and around the world. The Journal invites scholars, researchers, and practitioners who focuses on religious studies to submit articles in this journal. Articles will be reviewed by selected expert in this field. The editor is able to make editorial changes without altering the substance of writing.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 26 No. 1 (2025)" : 8 Documents clear
Membangun Keadilan Sosial dan Lingkungan: Peran Agama di Abad ke-21 Aslichan, Aslichan; Hannah, Neng; Albar, Akmal Syawqi
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp1-13

Abstract

Artikel ini membahas peran agama dalam menghadapi tantangan kontemporer di abad ke-21, seperti perubahan iklim, ketidakadilan sosial, dan materialisme. Berdasarkan analisis dari buku Living Religions karya Mary Pat Fisher, artikel ini menekankan pentingnya peran agama dalam mendorong keadilan sosial dan keinginan lingkungan melalui dialog antaragama dan adaptasi nilai spiritual. Agama berperan penting dalam menangani isu-isu kontemporer seperti hak asasi manusia dan perubahan iklim, dengan tekanan pada moderasi dan tanggung jawab sosial. Adaptasi dan revitalisasi nilai-nilai agama menjadi kunci bagi komunitas untuk menghadapi tantangan modern, serta memperkuat kohesi dan solidaritas dalam masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa agama, meskipun menghadapi tantangan sekularisme dan modernisasi, memiliki potensi besar untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.
Populisme dan Politisasi Agama dalam Representasi Media Portal NU Online: Analisis Wacana Kritis Van Dijk Anshoriah, Sitti; Khotimah, Khusnul
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp15-34

Abstract

NU Online sebagai salah satu media keagamaan yang paling aktif mengangkat masalah nasionalisme, Islam moderat, populisme dan politisasi agama. NU Online memainkan peran strategis dalam membingkai wacana dan membentuk pemahaman publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana NU Online mempresentasikan populisme dan politisasi agama, baik dengan memperkuat, menegosiasikan, atau menolaknya. Penelitian ini menganalisis artikel NU Online dari tahun 2022–2025 dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk, yang mencakup dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa NU Online secara konsisten menentang populisme agama dan politik identitas dengan menggunakan kata-kata tegas seperti "tolak", "hindari", dan "buang", serta dengan menggunakan figur otoritatif untuk menegakkan posisi moralnya. Media NU Online menampilkan narasi yang mendukung Islam moderat dan menunjukkan bahwa NU Online tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga aktif meningkatkan kesadaran publik dan menciptakan ruang wacana alternatif untuk memperkuat demokrasi substansial di Indonesia.
Interaksi Sosial sebagai Katalisator Inovasi Pendidikan: Studi atas Lembaga dan Metode Pendidikan Dinasti Abbasiyah Gunawan, Satria Amir Makmun; Wahhab, Akhmad Fatkhul; Alfaraby, Figo Zulfan; Utami, Mitha Vega Tri; Supriyatno, Triyo
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp51-74

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam berinteraksi sosial adalah fenomena pluralis, dimana perbedaan agama dan etnis dapat menimbulkan berbagai problematika, seperti intoleransi, diskriminasi dan streotipe yang dapat memicu timbulnya konflik antarkelompok masyarakat pluralis. Tujuan penelitian ini, yakni 1) Mengetahui sejarah zaman keemasan (Golden Age) Dinasti Abbasiyah; 2) Mengetahui proses interaksi sosial pada tujuan dan metode pendidikan Dinasti Abbasiyah dan; 3) Mengetahui proses interaksi sosial pada lembaga-lembaga pendidikan Dinasti Abbasiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten yang berusaha membuat kesimpulan yang objektif dari beberapa literatur yang terkait dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa era keemasan (Golden age) Dinasti Abbasiyah dilatarbelakangi oleh proses interaksi sosial yang terjadi pada metode dan lembaga-lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan pendidikan Dinasti Abbasiyah yang dapat menciptakan norma sosial yang dipatuhi oleh semua kalangan masyarakat. Selain itu, proses pendidikan pada masa Dinasti Abbasiyah juga mengedepankan prinsip dan nilai-nilai multikulturalisme yang tinggi dengan memanfaatkan semua kalangan pelajar dan masyarakat dari berbagai agama maupun etnis untuk kemajuan peradaban Islam Dinasti Abbasiyah.
Membumikan Nilai-Nilai Qur’ani di Pulau Pariwisata: Peran Sosial-Keagamaan Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Kapek, Lombok Barat Akbar, Rizamul Malik; Barizi, Ahmad
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp35-50

Abstract

Abstract Islamic boarding schools (pondok pesantren) are not only traditional Islamic educational institutions but also dynamic social agents capable of adapting to the evolving landscape of modern society, including in strategic tourism areas. This article aims to examine the socio-religious role of Pondok Pesantren Al-Aziziyah in localizing Qur’anic values within the conte xt of Lombok Barat, a region undergoing social transformation driven by rapid growth in the tourism sector. Employing a qualitative approach based on library research and content analysis of documents, scholarly articles, and institutional publications related to the pesantren’s activities, this study reveals three key findings: (1) Al-Aziziyah implements an integrative educational system that combines tahfizh (Qur’an memorization), classical Islamic texts (kitab kuning), and character development; (2) the pesantren actively engages public spaces through cultural da‘wah initiatives, such as “Kafe Taman Langit,” serving as contextual expressions of Qur’anic values; and (3) its alumni emerge as transformative agents across strategic sectors, including religion, education, and sociopolitical domains. The primary contribution of this article lies in its integration of three academic domains—Qur’anic values, pesantren education, and tourism society dynamics—into a cohesive analytical framework that remains underexplored in contemporary scholarship. Intisari Pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, tetapi juga sebagai agen sosial yang adaptif terhadap dinamika masyarakat modern, termasuk di kawasan strategis pariwisata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran sosial-keagamaan Pondok Pesantren Al-Aziziyah dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani di Lombok Barat, daerah yang mengalami transformasi sosial akibat pesatnya pertumbuhan sektor wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis isi terhadap dokumen, artikel ilmiah, dan publikasi institusional terkait aktivitas pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sistem pendidikan Al-Aziziyah dirancang secara integratif antara tahfizh, kitab kuning, dan penguatan karakter; (2) pesantren ini aktif mengintervensi ruang publik melalui dakwah kultural, seperti Kafe Taman Langit, sebagai bentuk ekspresi nilai Qur’ani yang kontekstual; dan (3) alumni pesantren tampil sebagai agen transformasi di berbagai sektor strategis, baik keagamaan, pendidikan, maupun sosial-politik. Kontribusi artikel ini terletak pada penyatuan tiga ranah kajian—nilai Qur’ani, pendidikan pesantren, dan dinamika masyarakat wisata—dalam satu kerangka analitis yang relevan dan masih jarang disentuh dalam kajian akademik kontemporer.Kata Kunci : Pesantren Tahfizh; Nilai Qur’ani; Kawasan Pariwisata; Peran Sosial Keagamaan
Manuskrip Karya Kyai Zainulloh Bukhori Malang: Kajian Kodikologi-Struktural Abdurrahman; Fadhil, Muhammad; Azhar, Azazin; Saifuddin, Ahmad
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp75-100

Abstract

Penelitian ini menyelidiki signifikansi manuskrip kuno dalam membangun identitas nasional, dengan fokus pada karya Kiai Zainulloh Bukhori dari Malang, Indonesia. Melalui pendekatan kodikologi, peneliti menganalisis manuskrip Kiai Zainulloh, memeriksa karakteristik fisiknya (kertas, tinta, skrip, jilidan, ukuran, dan kondisi) dan mengkaji kontekstual dalam lanskap keilmuan keislaman di Nusantara. Peneliti ini juga mengeksplorasi konten naskah, termasuk tema, ide-ide keagamaan, ajaran, dan nilainilai yang tertanam. Hal ini bertujuan untuk berkontribusi pada pelestarian dan pemahaman naskah Nusantara sebagai komponen penting dari warisan budaya Indonesia. Kajian ini berupaya mengungkap sumbangsih Kiai Zainulloh dan kekayaan tradisi intelektual nusantara. Peneliti berhasil mengungkap 11 karya dalam 13 manuskrip dalam bidang tasawwuf, fikih, hukum waris, dan sejarah islam. Manuskrip tersebut beberapa diantaranya memiliki hubungan dan jaringan sanad keilmuan yang kuat dengan beberapa karya populer sebelumnya. Hal ini membuktikan dedikasi Kiai Zainulloh dalam pengembangan keilmuan keislaman dalam konteks lokal yang bermuara dari sanad keilmuan yang sama.
Fact-Checking: Literasi Informasi Berbasis Moderasi Beragama sebagai Upaya Deradikalisasi di Perguruan Tinggi Malik, Muhammad Umar Ibnu; Labib, Muhammad
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp115-136

Abstract

Arus informasi digital yang masif di perguruan tinggi membawa risiko serius penyebaran ideologi radikal. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi fact-checking dan literasi informasi dengan nilai-nilai moderasi beragama (wasathiyah) sebagai strategi deradikalisasi di lingkungan kampus. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai literatur, jurnal, dan laporan yang relevan terkait peran fact-checking dalam memperkuat ketahanan mahasiswa terhadap hoaks, ujaran kebencian, serta propaganda ekstremis di ruang digital. Secara teoritis, fact-checking tidak hanya dipahami sebagai proses teknis verifikasi data, melainkan juga sarana edukatif yang menumbuhkan sikap kritis, toleran, dan konfirmatif terhadap kebenaran. Temuan menunjukkan bahwa perguruan tinggi perlu mengintegrasikan literasi informasi dengan nilai moderasi beragama guna mencegah pengaruh radikal, memperkuat resiliensi ideologis, serta menumbuhkan kesadaran inklusif pada mahasiswa. Integrasi ini diharapkan menjadi benteng efektif dalam membangun ekosistem digital moderat di perguruan tinggi.
Analisis Strategi Implementasi Pengajaran Pedoman Baca Al-Qur’an Pada Siswa Di SMK Ma’arif Suradadi Kabupaten Tegal Fadlilah, Lilik Tanwirotul; Sholikha, Akhris Fuadatis; Mubarok, Husni
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp101-113

Abstract

Artikel ini membahas prinsip-prinsip ajaran Islam yang mengatur kehidupan dunia dan akhirat bersumber dari wahyu Ilahi, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadits Nabi. Para sarjana teologi dan ahli tafsir mempelajari teks-teks tersebut secara mendalam, tidak hanya untuk memperoleh pahala sebagai bentuk ibadah, tetapi juga untuk menjaga integritas ilmiah dalam merumuskan pedoman hidup yang berkontribusi terhadap pengembangan pemikiran dan kebudayaan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan utama memberikan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang diamati. Data dikumpulkan dari berbagai sumber referensi, seperti wawancara, catatan lapangan, arsip pribadi, catatan harian, dan dokumen resmi lainnya. Metode penelitian ini melibatkan diskusi kelompok dengan para penghafal Al-Qur'an di kalangan siswa di SMK Ma'arif NU Suradadi di Kabupaten Tegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran metode menghafal AlQur'an melibatkan tiga tahap utama: (1) , tahap persiapan, yang meliputi penyediaan fasilitas, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, dan kegiatan tinjauan bersama; (2) tahap implementasi, yang terdiri dari kegiatan review, talaqi (referensi) untuk penguasaan hafalan baru, dan pelaporan hasil hafalan; (3) tahap evaluasi, yang meliputi evaluasi mingguan, bulanan, tengah semester (triwulanan), dan akhir semester. Faktor pendukung implementasi metode ini berkaitan dengan lokasi, materi, dan jadwal pembelajaran yang teratur, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, terutama untuk hafalan dan pemahaman karakteristik siswa.
Budaya Lokal dan Hukum Adat Dalam Menciptakan Keteraturan Sosial Studi Pada Masyarakat Adat Kalitanjug, Banyumas Vivi Ariyanti; Alfian, Rahman Latif
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp137-152

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran hukum adat dalam penyelesaian tindak pidana di masyarakat adat Kalitanjung, Kecamatan Rawalo, Banyumas. Hukum adat di Kalitanjung menjadi instrumen penting dalam menjaga ketertiban sosial dan menyelesaikan konflik yang timbul, terutama dalam kasus-kasus tindak pidana yang melibatkan anggota masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali lebih dalam proses penyelesaian konflik berdasarkan hukum adat di Kalitanjung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pelaku hukum adat, dan pihak-pihak yang pernah terlibat dalam proses penyelesaian masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat masih memiliki otoritas dalam menjaga harmoni sosial di Kalitanjung, meskipun tantangan muncul dari modernisasi dan pengaruh hukum formal. Studi ini merekomendasikan agar ada upaya pelestarian dan pengakuan formal terhadap hukum adat agar tetap relevan sebagai metode alternatif dalam penyelesaian konflik di pedesaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8