cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora
Published by bajang Institute
ISSN : 28089650     EISSN : 28089219     DOI : 10.53625
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Educational and social humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 447 Documents
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP FRANCHISE DARI PEMUTUSAN PERJANJIAN SECARA SEPIHAK OLEH FRANCHISOR MENURUT HUKUM BISNIS DI INDONESIA Gigih Albased
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk perlindungan hukum terhadap franchise dari pemutusan perjanjian secara sepihak oleh franchisor terdapat dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nornor 12/MDAG/Per/3/2006, pada Pasal 7 bahwa jangka waktu perjanjian waralaba (franchising) berlaku sekurang-kurangnya 5 tahun. Ketentuan ini memberikan perlindungan hukum kepada franchisee sebagai penerima waralaba, karena dengan demikian franchisor tidak dapat memutuskan perjanjian setiap waktu atau kapan saja. Dalam Pasal 14 dinyatakan bahwa jika pemberi waralaba memutuskan perjanjian sebelum berakhirnya masa berlakunya perjanjian waralaba dan menunjuk penerima waralaba yang baru, maka penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba (STPUW) bagi penerima waralaba yang baru, hanya diberikan kalau pemberi waralaba telah menyelesaikan segala permasalahan yang timbul sebagai akibat dari pemutusan tersebut yang dituangkan dalam bentuk surat pernyataan bersama. Franchisor tidak dapat memutuskan perjanjian secara sepihak dengan Franchisee. Sanksi hukum terhadap Franchisor yang memutuskan perjanjian secara sepihak dengan Franchisee adalah ganti rugi. Hal itu sesuai dengan tuntutan Pasal 1239 sampai dengan Pasal 1242 — KUH perdata yakni untuk perikatan yang mestinya berupa melakukan sesuatu atau tidak berbuat sesuatu, maka pihak kreditur, disamping memperoleh ganti rugi juga dapat menuntut pelaksanaan perjanjian.
ANALISA AKIBAT HUKUM PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PELAJAR MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 (Studi Kasus Satlantas Polres Karanganyar) Muhammad Taufiq Listiawan; Bintara Sura Priambada; Muhammad Rizal
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan ini adalah Untuk mengetahui Analisa Akibat Hukum Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pelajar , serta untuk mengetahui dasar penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak Pidana Pelanggaran Lalu Lintas di Kabupaten Karanganyar menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris pada undang-undang nomor 22 tahun 2009 dengan mengumpulkan data primer dengan melakukan studi wawancara dan data sekunder yang diperoleh melalui pustaka yang meliputi buku-buku dan perundang-undangan. Teknik analisis data adalah kuantitatif. Hasil penelitian dan analisa data dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan sanksi pemidanaan terhadap pelaku tindak Pidana Pelanggar lalu lintas di kalangan pelajar sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalalu Lintas dan Angkutan Jalan menjatuhkan sanksi kepada pelanggar menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.
AN OVERVIEW OF THE LEGAL POWER OF DEAF DISABILITY TESTIMONY AS EVIDENCE IN RAPE CRIMINAL CASES Pitoyo; Herwin Sulistyowati; Erna Wati
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Law cannot be equated with a machine tool, but the law is loaded with the role played by humans themselves (law enforcement and society). In the success of law enforcement depends on the individual man himself, because it is humans who carry out the law order itself. Since the presence of humans on earth, humans have an important role in the implementation of law enforcement itself, humans who create their own laws then humans must also follow the rules of law. This research method uses literature studies. The type of research carried out is normative legal research, which is research conducted by examining secondary data. Normative legal research in the form of legal norms of laws and regulations that are studied vertically and horizontally.
KAJIAN TERHADAP PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK Edi Purnomo Adji; Bintara Sura Priyambada; Danang Catur Wahyu
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan unsur-unsur Pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan dan untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim dalam memutus perkara tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan yang dilakukan oleh anak dalam Putusan Nomor: 5/Pid.Sus-Anak/2022/PN Kln. Metode pendekatan menggunakan penelitian yuridis normatif. Hasil yang didapat bahwa Penerapan unsur-unsur Pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan yang dilakukan oleh anak dalam Putusan Nomor: 5/Pid.Sus-Anak/2022/PN Kln., berdasarkan fakta-fakta hukum terungkap di persidangan bahwa semua unsur telah terpenuhi, sehingga Anak telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan dengan pidana penjara selama 20 (dua puluh) hari. Dasar pertimbangan Hakim memutus perkara tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan yang dilakukan oleh anak dalam Putusan Nomor: 5/Pid.Sus-Anak/2022/PN Kln., telah mempertimbangkan dasar penjatuhan pidananya yaitu: Pembuktian berdasarkan alat-alat bukti yang sah sebagiamana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP, yang meliputi: Keterangan saksi-saksi, Barang bukti dan Keterangan terdakwa semua fakta yuridis terungkap di persidangan telah sesuai dan terbukti benarnya memenuhi unsur-unsur Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP, dengan demikian telah membuat keyakinan Majelis Hakim, dan sebagai dasar dalam memutus perkara terhadap Anak. Adanya hal-hal yang memberatkan yaitu: Anak sebelumnya telah 1 (satu) kali menjalani proses diversi. Sedangkan keadaan yang meringankan yaitu: Anak bersikap sopan; Anak mengakui dan menyesali perbuatannya; Anak berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya; Anak masih berusia sangat muda; Orang tua Anak bersedia membina dan mendidik Anak agar bersikap dan berperilaku lebih baik lagi; dan Korban sudah memaafkan dan tidak menuntut apa-apa
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM BERPACARAN Fydides Yemima Triarta Sianipar
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan masih menjadi kasus yang darurat di beberapa negara. Indonesia menjadi salah satunya. Terkhususnya kekerasan dalam ranah personal. Komnas Perempuan di tahun 2020 mencatat 11.105 kasus kekerasan terhadap perempuan di ranah personal. Jenis kekerasan yang menonjol pada ranah personal, yaitu kekerasan fisik sebanyak 4.783 kasus, kekerasan seksual sebanyak 2.807 kasus dan kekerasan psikis sebanyak 2.056 kasus. Penelitian ini membahas pengaruh kepada korban kekerasan yang terjadi khususnya dalam hubungan berpacaran. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan pengalaman psikologis partisipan yang menjadi korban kekerasan dalam berpacaran selama masih berhubungan dengan pria yang menjadi pelaku kekerasan dan pengaruhnya terhadap Psychological well-being. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menghasilkan data bahwa adanya pengaruh kekerasan dalam berpacaran pada psychological well-being korban. Kedua partisipan sama-sama mengalami adanya penurunan dan peningkatan pada keenam aspek dari psychological well-being. Pengaruh yang diberikan kekerasan dalam berpacaran terhadap psychological well-being dapat mengarah ke peningkatan atau penurunan.
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD NEGERI 1 MIJEN Vindy Audina Adelia; Karima Noor Malikatus Sa’adah; Devi Rosalinda Damayanti; Eka Nanda Banowati; Bagas Junianto; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara minat belajar siswa dengan hasil belajar matematika siswa di SD Negeri 01 Mijen. Jenis penelitan ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis data uji korelasi productmoment. Penelitian korelasional ini menggunakan instrumen untuk menentukan apakah, dan untuk tingkat apa, terdapat hubungan antara dua variabel atau lebih yang dapat dikuantitatifkan. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket atau kuesioner untuk mengetahui minat belajar siswa serta menggunakan hasil penilaian tengah semester (PTS) siswa untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara minat beajar siswa dengan hasil belajar siswa di SD Negeri 01 Mijen yang dibuktikan dengan hasil uji korelasi menunjukan hasil yang "kuat" karena kesefisien korelasi sebesar 0.740 berada pada rentang 0.60 - 0.799.
TRADISI MUKUL ETNIK PADA MASYARAKAT KARO DI DESA SEBERAYA, KECAMATAN TIGA PANAH, KABUPATEN KARO Herry Firman; Dinda Aldita; Lestari Dara Cinta Utami Ginting; Budi Agustono
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mukul Etnik adalah prosesi terakhir dalam upacara pernikahan adat suku Karo di mana pengantin pria dan wanita akan makan malam bersama dengan sajian satu ekor ayam utuh yang disaksikan oleh keluarga kedua mempelai sambil diramal kehidupan rumah tangga mereka ke depannya dan diberi petuah-petuah sebagai pedoman kehidupan berkeluarga. Mukul Etnik sebagai tradisi khas suku Karo masih dilaksanakan oleh masyarakat Karo di Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. Tulisan ini ingin melihat bagaimana tradisi Mukul Etnik masih dilakukan oleh masyarakat Karo di Desa Seberaya dan bagaimana mereka memaknainya di era modern ini. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang mencakup empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang Tradisi Mukul Etnik dan peranannya dalam mempertahankan warisan budaya Suku Karo.
TRADISI MERDANG MERDEM SUKU KARO DI DESA SUKA MBAYAK, KECAMATAN TIGA PANAH, KABUPATEN KARO Josapat Mesakh Pasaribu; Resky Aulia Indrian; Lestari Dara Cinta Utami Ginting; Junita Setiana Ginting
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Merdang Merdem tradition or better known as the year's work is an activity or party that is routinely carried out every year as a form of thanksgiving and praying. The purpose of this research is to explain that in the midst of modernization like today, the Merdang Merdem tradition is still carried out, especially in the Karo community in Sukambayak Village, Tiga Panah District, Karo Regency. Although there are some changes in its implementation. In addition, this research is expected to explore the collective memory of the community so that traditions and local wisdom can still be maintained, and not escape from memory. The method used in this research is the historical method with four stages, namely heuristics, criticism, interpretation, and writing or historiography. The results showed that the implementation of the Merdang Merdem tradition which is routinely carried out every July is also closely related to the existence of the quarry pin tradition in karo society which is oriented towards mystical beliefs or shamans. In addition, the Merdang Merdem tradition is not only about the cohesiveness of the village community but is also closely related to the pride of the village migrants who are involved as providers of funds for the continuity of the party. The implementation of this tradition also involves the role of the local government as a mediator for the community so that the Merdang Merdem tradition is still sustainable today.
PERSPEKTIF AGUNAN KREDIT TERTENTU YANG DIIKAT SKMHT (SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN) SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM KREDITUR Febri Atikawati Wiseno Putri
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga keuangan seperti bank, pada umumnya memiliki beberapa permasalahan tersendiri, seperti halnya berbagai macam permasalahan kredit. Dalam praktik perbankan, tidak semua agunan sertipikat dapat langsung dibebani Hak Tanggungan karena adanya kondisi tertentu. Notaris/PPAT akan terlebih dahulu membuat syarat-syarat yang diperlukan untuk sertipikat hak atas tanah yang tidak langsung dapat dibebani dengan Hak Tanggungan. Namun, tidak jarang ditemukan pinjaman yang macet kurang dari 3 (tiga) bulan, sehingga memilih masa berlaku SKMHT yang terlalu pendek dapat menimbulkan risiko bagi bank. Bagaimana posisi bank sebagai kreditur sehubungan dengan sertifikat tanah? merupakan salah satu potensi masalah yang dapat muncul. Penulis menggunakan penelitian yuridis normatif untuk penelitian ini dengan melihat setiap aturan dan ketetapan yang berlaku untuk SKMHT. Strategi penelitian yang digunakan adalah gabungan dari pendekatan legislatif dan konseptual.
RUMAH ADAT SIWALUH JABU DESA BUDAYA LINGGA DI KABUPATEN KARO SEBAGAI WARISAN BUDAYA INTANGIBLE Aisyah Zalfaa Ar Rahma; Lila Pelita Hati; Laura Financia; Nurhabsyah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 9: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A traditional house is one of the inheritances by a tribe or clan to generations. Each traditional house in Indonesia has its own characteristics and has different meanings and uses. In Karo, North Sumatra, Siwaluh Jabu is a traditional house filled with 8 families. Inside this house there are rules that must be followed by all members of the house. The cultural heritage place of this Siwaluh Jabu house is located right in Lingga Village. However, of the dozens of traditional houses, only two remain, one of which is still occupied by several families. Siwaluh Jabu traditional house tourism in this area also cooperates with the government and foreign parties. However, the condition of the traditional house and its surroundings remains poor for tourism. The research method used in this paper is interviews and relevant written sources. The goal is that this cultural heritage can continue to be preserved and continue to be an icon for North Sumatra Provin