cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Tuberkulosis di Kecamatan Barat Daya Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022 Nur Oktaviani; Lale Syifaun Nufus
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1399

Abstract

Tuberkulosis merupakan merupakan suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit tuberculosis di Indonesia pada tahun 2022 menempati peringkat ketiga di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah kasus 824 ribu dan kematian 93 ribu per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberculosis di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan membagikan kuesioner kepada 402 responden. Hasil penelitian menunjukkan persentase skor untuk tingkat pengetahuan masyarakat sebesar 61,87%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat masuk dalam kategori baik.
Karakteristik Risiko Kejadian Ruptur Perineum Pada Ibu Postpartum Firdaus Mubayyina
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1402

Abstract

Penyebab utama kematian pada ibu di suatu Negara berkembang adalah infeksi nifas salah satunya sepsis, perlukaan jalan lahir merupakan media perkembangan kuman yang mengakibatkan infeksi berhubungan erat dengan mordibitas ibu jangka panjang bahkan menyebabkan gangguan dasar panggul hingga 10 tahun pasca persalinan dengan prevalensi kejaidian ini mencapai angka 50% di Asia tenggara yang dipengaruhi oleh faktor maternal maupun neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu dan bayi dalam risiko kejadian ruptur perineum. Penelitian ini merupakan peneltian desktiptif cross sectional dengan mengambil data ibu bersalin yang mengalamai ruptur perineum di Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat dari Januari-Oktober 2022 sebanyak 172. Data yang diambil merupakan data karakteristik ibu dan bayi yang meliputi usia, paritas, usia kehamilan, nilai APGAR, berat badan lahir, panjang badan, lingkar kepala dan lingkar dada.. Karakteristik tertinggi ibu bersalin dengan rentang usia 20-35 tahun (83,7%), jumlah persalinan 2-4 kali (multipara) (72,1%), usia kehamilan cukup bulan 37-42 minggu (91,3%). Karakteristik bayi tertingi (95,9%) memiliki nilai APGAR normal pada menit ke 1 dan (98,8%) dengan nilai apgar normal pada menit ke 5, berat badan lahir 2.500-4.000 gram (91,3%), dengan panjang badan 48-52 cm (74,4%), lingkar kepala <33 cm sejumlah (69,8%) dan lingkar dada tertinggi dalam rentang 30-38 cm (91,3%).
Identifikasi Kecendrungan Pemilihan Jajanan di Sekolah Pada Siswa SDN 2 Kota Mataram Siti Aisyah; Irni Dwi Astiti Irianto; Eva Zulfa
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1403

Abstract

Makanan jajanan biasanya didominasi dengan kandungan karbohidrat yang tinggi dan hanya sedikit mengandung protein, vitamin, atau mineral. Salah satu jenis makanan jajanan, berupa snack ringan seringkali ditambahkan BTM (Bahan Tambahan Makanan) dengan tujuan untuk memperbaiki aroma, tekstur, rasa, penampakan, serta umur simpan makanan (Ary Istiani dan Ruslianti, 2013). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kecendrungan pemilihan jajanan anak sekolah di SDN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan teknik survey deskriptif yaitu mengidentifikasi kecendungan pemilihan jajanan anak sekolah dasar di SDN 2 Mataram, jumlah sampel adalah 39 siswa. Alat pengumpulan data yang di gunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 64% siswa cendrung mengkonsumsi jajanan siap saji kemasan dan 74,4 % siswa cendrung mengkonsumsi air putih selama disekolah. Kesimpulan: siswa sekolah dasar lebih cendrung memilih jajajanan kemasan siap saji dan memilih air putih untuk dikonsumsi selama disekolah. Diharapkan: perlu keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, orang tua dalam memberikan pemahaman tentang jajanan sehat serta penerapan aturan jajanan yang boleh dijual di sekitar sekolah.
Beberapa Karakteristik Yang Berhubungan Dengan Keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Puskesmas Ampenan Nia Supiana; Sriama Muliani
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah perilaku pencarian punting payudara ibu sesaat setelah lahir. Hal ini sangat dibutuhkan, karena bayi setelah lahir langsung mendapat asupan gizi dari ASI. Pemberian ASI secara dini juga sangat bermanfaat bagi ibu,terutama untuk merangsangkelancaran ASI. Program IMD merupakan program pendukung dari pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Pentingnya pemberian IMD merupakan salah satu cara dalam menyukseskan Kesehatan bayi secara fisik dan psikis yang selama ini masih kurang diterapkan karena cenderung mengabaikan IMD dengan anggapan bahwa putting mengandung kuman dan kotor pada saat ibu bersalin (Fauziah Nasution, 2017). Metode penelitian yang digunakan Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar partograf dan kohort bayi, yang berisi tentang data responden dan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Inisiasi Menyusu Dini, mengenai penatalaksanaan IMD di puskesmas Ampenan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dari 56 responden yang dijadikan sampel di Puskesmas Ampenan, sebagian besar berada pada kelompok mutipara ( 2-4) sebanyak 38 orang (67,86 %), pendidikan menengah sebanyak 25 orang (44,64 %), kesehatan ibu sebanyak 56 orang (100 %), kesehatan bayi 54 orang (96,43 %) dan keberhasilan inisiasi menyusu dini sebanyak 54 orang (96,43 %). Ibu bersalin yang berada di Puskesmas Ampenan sebagaian besar berhasil melakukan inisiasi menyusu dini sebanyak 54 orang ( %). Peran tenaga kesehatan atai Bidan dalam membimbing proses IMD sudah baik, dan responden yang masih belum melakukan IMD adalah ibu yang memiliki kondisi bayi yang perlu penanganan intensif saat bayi baru lahir. Selain itu walaupun hamper semua redponden melakukan IMD , Bidan harus tetap memberikan dukungan dan promkes terhadap manfaat melakukan IMD pada ibu bersalin.
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Cara Pencegahan Covid-19 Bq. Safinatunnaja; Marlia Fujiyanti; Ru'yal Aini
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1405

Abstract

Penyakit Corona Virus Disease (Covid-19) merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona virus-2 (SARS-CoV-2). Kasus pertamanya dimulai pada Desember 2019 di Wuhan, provinsi HubeI. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (2020) Penyakit ini terutama menyebar di antara orang- orang melalui pernapasan dari batuk dan bersin. Ibu hamil adalah orang dengan resiko tinggi tertular COVID 19, hal ini disebabkan karena ibu hamil memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah, sehingga lebih rentan untuk mengidap penyakit atau infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang cara pencegahan covid-19 di wilayah kerja puskesmas Gunungsari. Metode penelitian yg di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan 55 sampel dari 120 populasi yang terpilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik ibu hamil sebagian besar berada pada usia 20-34 tahun (83,6%), pendidikan menengah 36 orang (65,4%), multigravida 41 orang (25,4%), tidak bekerja 44 orang (80%). Tingkat pengetahuan ibu hamil sebagian besar yaitu 47 orang (85,5%) berpengetahuan baik. Di sarankan untuk tetap meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara pencegahan covid-19, maka diperlukan adanya penyaluran informasi atau sosialisasi terkait masalah kesehatan khususnya tentang cara pencegahan covid-19 dari petugas kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu hamil.
Peresepan Obat Generik Pada Pasien BPJS Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Awet Muda Narmada Nur Radiah; Harnia Handayani; Ade Irma Fitria Ningsih
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1406

Abstract

BPJS kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan PerMenKes RI No. HK.02.02/MENKES/068/I/2010 yang mewajibkan penulisan resep dengan nama generik di fasilitas Kesehatan Pemerintah untuk mengantisipasi tingginya harga obat. Rumah sakit sebagai instansi penyedia layanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk masyarakat Indonesia yang berlaku sejak 1 Januari 2014 memerlukan suatu pantauan dan evaluasi yang berkelanjutan untuk menjaga rasionalitas pengobatan dan kualitas pelayanan kesehatan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar untuk evaluasi dan masukan bagi rumah sakit, dokter, apoteker, serta pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memberikan pengobatan yang rasional. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Populasi sebanyak 2.163 lembar resep pasien BPJS sehingga sampel diambil sebanyak 263 lembar resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase obat dengan nama generik adalah 68,3 % (<82%) dikatakan baik namun masih kurang dari standar yang ditetapkan. Sedangkan hasil persentase kesesuaian obat dengan Formularium Nasional adalah 68,6% (<80%) dikatakan baik namun masih kurang dari standar. Dan hasil perhitungan persentase kesesuaian obat dengan Formularium Rumah Sakit adalah 86,8% (<100%) dikatakan cukup tinggi namun masih kurang dari standar yang sudah ditetapkan.
Efek Proteksi Perasan dan Ekstrak Etanol 70% Daun Kopasanda (Chromolaena odorata) Pada Lambung Hewan Uji Tikus (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Alkohol Andy Susbandiyah Ifada; Khairil Pahmi; Afdholul Kholiqatil Insani; Mia Karunia
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1407

Abstract

Kopasanda (Chromolaena odorata) merupakan tumbuhan liar yang oleh masyarakat di beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat telah lama digunakan untuk mengobati luka. Pemberian Kopasanda pada bagian yang luka menyebabkan luka lebih cepat menutup dan mengering. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian efek proteksi Kopasanda terhadap luka atau tukak di lambung. Tukak lambung (gastric ulcer) merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang memiliki prevalensi yang tinggi. Kondisi ini disebabkan terutama karena produksi asam lambung yang berlebihan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penggunaan obat-obat antiinflamasi non steroid, konsumsi alkohol, serta adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Gastric ulcer dapat mengakibatkan timbulnya komplikasi dimulai dari perdarahan di saluran cerna hingga kondisi yang lebih parah seeprti kanker, hingga kematian. Penelitian ini menggunakan dua macam sampel yaitu perasan dan ekstrak etanol 70% daun Kopasanda yang diberikan sebelum induksi luka. Proses pembentukan luka dengan pemberian alkohol konsentrasi tinggi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian perasan dan ekstrak etanol 70% daun kopasanda dapat memberikan efek proteksi terhadap lambung hewan uji.
Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram Nurul Auliya Kamila; Sriama Muliani
JIKF Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v11i1.1658

Abstract

Selama masa nifas ibu memasuki peran dan perubahan menjadi orang tua, banyak permasalahan yang ditemukan dimana ibu belum mengetahui cara perawatan bayi yang baik dan benar. Tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir yang baik akan mengakibatkan ibu berperilaku dengan benar, sebaliknya pengetahuan ibu yang kurang menyebabkan ibu tidak dapat melakukan perawatan bayi baru lahir dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode descriptive dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah ibu nifas sebanyak 30 orang. Sampel yang dianggap mewakili dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian bahwa sebagian ibu nifas memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang perawatan tali pusat (91,5%), personal hygiene (94,9%), memandikan bayi (100%). Ibu memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang imunisasi (35,6%) dan ibu nifas memiliki pengetahuan yang kurang dalam menyusui bayi baru lahir (64,4%) Diharapkan bidan dapat dijadikan sebagai masukan dalam memotivasi ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir secara baik dan benar.
Tingkat Pengetahuan Penggunaan Suplementasi Zinc Pada Balita Terkena Diare Di Puskesmas Narmada Lombok Barat pada Bulan Januari-Maret Tahun 2022 Nur Oktaviani; M. Sidrotullah; Arte Wijaye
JIKF Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v11i1.1659

Abstract

Diare masih menjadi masalah di propinsi NTB, dikarenakan masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Pada riset kesehatan dasar (riskesdes) 2013 diantara seluruh provinsi di indonesia, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi dengan kejadian diare berada diatas rata-rata nasional yaitu 5,3% pada tahun 2012 kejadian diare di NTB sebanyak 176.920 kasus yang tersebar di Kabupaten/Kota (Dinas kesehatan NTB, 2013). Penggunaan zinc yang dilakukan dari seluruh dunia melaporkan bahwa suplemen zinc dapat berkontribusi untuk mempersingkat durasi diare. Pemberian zinc selama 10 hari berturut-turut harus diinformasikan kepada pasien dan keluarga. Berbagai studi mencatat fakta bahwa pasien yang dibekali informasi akan meningkatkan pengetahuan ibu terhadap penggunaan suplementasi zinc pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu tentang penggunaan suplementasi zinc pada balita yang terkena diare di Puskesmas narmada Lombok barat. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 responden ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare secara consecutive sampling. Menurut hasil penelitian pengetahuan yang dilihat dari pengetahuan ibu. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa terdapat 11 responden (55%) baik dan 9 responden (45%) cukup dan 0 responden (0%) kurang.
Pengetahuan Remaja Putri Kelas X Terhadap Kesehatan Reproduksi Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Nia Supiana; Bq. Safinatunnaja
JIKF Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v11i1.1660

Abstract

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk, Kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker. Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus. sekitar 43% kematian akibat kanker Dapat dicegah jika setiap wanita rutin melakukan deteksi dini dan menghindari faktor risiko penyebab kanker. Hasil studi pendahuluan di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja putri kelas X dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Metode penelitian dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya adalah semua siswa Kelas X di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari sebanyak 150 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 150 siswi. Alat bantu yang digunakan adalah kuesioner. Analisa statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 150 remaja putri di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari, sebagian besar berumur 15 tahun sebanyak 91 orang (60,7%), tidak mendapatkan informasi sebanyak 115 orang (76,7%), pengetahuan kurang sebanyak 82 orang (54,7%), tidak melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebanyak 117 orang dan ada hubungan antara pengetahuan tentang kesadaran siswi dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Disarankan kepada pihak sekolah di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari bekerja sama dengan pihak puskesmas atau instansi kesehatan dalam memberikan edukasi tentang kespro dalam hal SADARI, penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang periksa payudara sendiri kepada siswi remaja/santri di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari