cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Cakranegara Bq. Safinatunnaja; Nurul Hidayati; Asri Daniyati
JIKF Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v8i2.1108

Abstract

Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan kondisi kekurangan kalori dan protein (malnutrisi) yang berlangsung menahun (kronis) yang mengakibatkan terganggunya kesehatan wanita usia subur dan ibu hamil. Berdasarkan data dari dikes kota Mataram jumlah ibu hamil yang kekurangan energi kronik terbanyak di puskesmas Cakranegara sejumlah 139 kasus (10,7%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan kekurangan energy kronik di puskesmas Cakranegara. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 ibu hamil dengan kekurangan energy kronik (KEK). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari buku register maupun data status pasien pada tahun 2015. Variabel yang diteliti adalah umur, paritas, jarak kelahiran, pendidikan dan pekerjaan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa dari 58 sampel dilihat dari usia yang tertinggi adalah 20-35 tahun yaitu 37 sampel (64%) paritas primigravida yaitu 38 sampel (65%), jarak kelahiran lebih > 2 tahun atau >10 yaitu 14 sampel (74%), factor pendidikan didapatkan tertinggi yaitu pendidikan SMA sebanyak 25 sampel (43%), faktor pekerjaan yang tertinggi yaitu IRT sebanyak 39 sampel (67%). Hasil penelitian ini diharapkan khususnya bagi bidan agar lebih memberikan penyuluhan tentang kebutuhan nutrisi pada kehamilan untuk mencegah agar tidak terjadinya kekurangan energy kronik (KEK) pada ibu hamil melalui metode lembar balik.
Hubungan Antar Diabetes Melitus Gestasional dengan Hipertensi Pada Ibu Hamil di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri Ziadatul Munawarah; Pramita Putri Utami; Marlia Fujiyanti
JIKF Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v8i2.1109

Abstract

Diabetes Melitus Gestasional adalah merupakan gangguan metabolisme yang ringan, tetapi hiperglikemia ringan tetap dapat memberikan penyulit pada ibu, berupa hipertensi, preeklampsi, polihidramnion, infeksi saluran kemih, persalinan seksiosesaria, trauma persalinan akibat bayi besar (Sarwono, 2006). Di Indonesia, hipertensi dalam kehamilan (preeklampsi-eklampsi) preeklampsi/Hipertensi merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas yang relatif tinggi di Indonesia setelah perdarahan (Depkes RI, 2010).Studi pendahuluan yang dilakukan di ruang Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri menunjukkan bahwa pada 10 ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 6 orang mengalami dan sebanyak 4 ibu hamil. Maka disimpulkan bahwa terdapat masalah yang ada pada ibu hamil yang mengalami Diabetes Melitus Gestasional dan hipertensi. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara Diabetes Melitus Gestasional dengan Hipertensi pada ibu hamil di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross secsional. Populasi dalam penelitianini I65 orang dengan sampel 165 orang dengan teknik simple random sampling.Variabel yang diukur adalah Diabetes Melitus Gestasional sebagai independent, Hipertensi sebagai variabel dependent. Hasil dari penelitian ini adalah ibu hampir setengahnya ibu hamil dengan Diabetes Melitus yang mengalami Hipertensi Tingkat 1 sebanyak 23 atau (32,0,6%). Hasil uji statistic dengan menggunakan uji Koefisien Kontingensi diperoleh nilai ρ = 0,000 dengan tingkat kepercayaan 95 % (α = 0,05) dapat dikatakan ρ < α maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan antara Diabetes Melitus dengan Hipertensi di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri tahun 2013. Kekuatan korelasi dinyatakan oleh correlation coefficient sebesar 0,671 yang berarti tingkat hubungan antara Diabetes Melitus dengan Hipertensi di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri tahun 2013 dalam kategori Kuat. Berdasarkan hasil penelitian perlu cara mengatur diet makanan, cukup istirahat dan pengawasan antenatal atau pemeriksaan antenatal dan juga dari pihak petugas kesehatan untuk lebih mendeteksi secara dini tanda Diabetes Melitus Gestasional dan hipertensi pada ibu hamil dan segera mengobatinya apabila ditemukan.
Karakterisasi Nano Liquid Soap Berbahan Baku Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Penambahan Filtrat Umbi Bengkuang (Pachyhizus Erosus L.) Rauhul Akbar Kurniawan; Diyah Husnul Khotimah
JIKF Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v8i2.1110

Abstract

Salah satu bentuk sabun yang banyak beredar di pasaran saat ini adalah bentuk sabun cair. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kimia dan farmasi, perkembangan kosmetik mulai ke arah natural, yaitu dengan penambahan bahan alami, seperti penambahan filtrat bengkuang pada sabun cair. Dalam upaya mencapai efek yang optimum penggunaan sabun cair diperlukan sistem penghantaran yang baik, seperti bentuk nano. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik nano liquid soap, apakah memenuhi standar SNI atau tidak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment. Sedangkan parameter yang diamati adalah sifat fisik nano liquid soap berdasarkan SNI sabun cair 06-4085-1996, meliputi uji organoleptis, pH, bobot jenis, tinggi busa, dan transmitan. Formulasi dibuat dengan konsentrasi filtrat bengkuang yang berbeda-beda pada tiap formula 1,2,3 dan 4, yaitu 0%, 10%, 15%, 20%. Hasil penelitian yang didapat adalah, pada uji organoleptis didapat hasil formula 1 warna yang dihasilkan putih pucat, bau tengik, dan penampilan cair homogen, dan pada formula 2,3 dan 4 hasil yang didapat warna kuning, bau khas bengkuang dan penampilan cair homogen. Pada uji pH hasil yang didapat pada formula 1-4 berturut-turut 9,7; 9,7; 9,7 dan 9,5. Pada uji bobot jenis hasil yang didapat berturut-turut 1,0265; 1,0248; 1,0272 dan 1,0467. Pada uji tinggi busa hasil yang di dapat berturut-turut 46,7%; 37,5%; 39% dan 33,4%. Dan pada uji transmitan hasil yang di dapat adalah 67,1%; 84,5%; 64,7%, dan 78,8%.
Hubungan Antara Berat Badan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2013 Ziadatul Munawarah; Asri Daniyati; Etrika Novia Ningsih
JIKF Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v7i1.1113

Abstract

Pre eklampsia adalah sekumpulan gejala yang secara spesifik hanya muncul selama kehamilan dengan usia lebih dari 20 minggu. Dari survei awal yang telah dilakukan di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri pada bulan Juni sampai dengan November 2012 dari 10 orang ibu hamil yang mengalami pre eklampsia 5 diantaranya dengan berat badan lebih (4 orang overwheight dan 1 orang obesitas), 4 diantaranya dengan berat badan hamil ideal (BBIH), dan 1 orang dengan berat badan kurang. Hal ini menunjukkan kasus pre eklampsia pada ibu hamil lebih tinggi di derita ibu dengan berat badan lebih. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah inferensial kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil dengan pre eklampsia di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2013 yaitu sebanyak 43 responden, sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu sebanyak 43 orang. Berdasarkan data yang dianalisis menggunakan rumus uji korelasi Spearman Rho’s dengan derajat kemaknaan α=0,05 menggunakan program SPSS for Window versi 17.00 diperoleh α=0,085. Hasil analisa data dengan uji korelasi Spearman Rho’s diperoleh α=0,085 jadi α > 0,05 yang artinya Hο diterima yaitu tidak ada hubungan antara berat badan dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil di Poli Kandungan RSUD Gambiran Kota Kediri Tahun 2013. Berdasarkan hasil penelitian diperlukan adanya ketelitian melakukan pemeriksaan, mengidentifikasi dini, dan melakukan konsultasi atau berkolaborasi dengan dokter dalam melakukan deteksi dini komplikasi pada ibu hamil.
Perbedaan Efektifitas Posisi Fowler Dengan Posisi Semifowler Untuk Mengurangi Sesak Nafas Siti Zuraida Muhsinin; Musniati Musniati; Eva Zulfa; Ni Wayan Mei Yanti
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1391

Abstract

Sesak nafas adalah sebuah kondisi dimana paru-paru kurang mendapat pasokan oksiden, sehingga kebutuhan oksigen dalam tubuh tidak terpenuhi. Sekitar 9% orang diatas usia 15 tahun memiliki tingkat sesak nafas kronis dan persentasinya meningkat menjadi 36 % pada pasien lansia. Pemberian posisi fowler dan semifowler adalah dua tindakan mandiri yang sering diberikan oleh perawat saat pasien mengalami sesak. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas pemberian posisi fowler dan semifowler untuk mengurangi sesak nafas pada pasien dengan masalah di sistem pernafasan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain two group pre-test and post-test, dengan intervensi posisi fowler dan semi fowler pada pasien yang mengalami sesak nafas. Sampel dalam penelitian adalah pasien sesak napas yang berada di RSUD Kota Mataram yaitu sebanyak 36 sampel, Analisis data dengan uji statistik Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan p-value 0,255 (p > 0,05), artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata skala sesak nafas antara pasien yang dibeikan posisi fowler dan semifowler di RSUD Kota Mataram. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektifitas posisi fowler dan semifowler untuk mengurangi sesak nafas pada pasien dengan gangguan pernafasan di RSUD Kota Mataram Tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri di SMAN 1 Gunung Sari Shohipatul Mawaddah; Asri Daniyati
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1392

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) (2012) remaja yang mengalami nyeri haid (dismenore) cukup besar sekitar 50%. Pada remaja usia 10 sampai 19 tahun, terdapat sekitar (19,3%) merupakan nyeri ringan, nyeri sedang (20,2%) dan nyeri berat (60,3%). Dismenore dikhawatirkan mengganggu remaja dalam menjalankan berbagai aktivitas mereka terutama dalam proses belajar di sekolah. Kejadian dismenore dapat menjadikan remaja putri sulit dalam berkonsentrasi disebabkan gangguan-gangguan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMAN 1 Gunung Sari. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian berupa deskriptif analitik, dengan jumlah sampel 76 remaja putri kelas XI yang ada di SMAN 1 Gunung Sari pada bulan Juli 2022 yang diambil dengan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan wawancara dan diolah menggunakan uji chi square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahawa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada putri kelas XI yang ada di SMAN 1 Gunung Sari pada bulan Juli 2022 yang diteliti diantaranya umur, status gizi remaja, dan pendapatan orang tua tidak ada yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian dismenore dengan nilai p>α berturut-turut p =0,119 untuk umur, p =0,415 untuk status gizi, p =0,533 untuk pendapatan orang tua. Hal berbeda yang ditunjukkan oleh faktor aktivitas yang memiliki nilai p=0,009 yang artinya memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore. Faktor pengetahuan diuji terhadap sikap remaja putri terhadap cara menyikapi kejadian dismenore menunjukkan hubungan yang bermakna dengan nilai p<α yaitu p=0,000.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Montong Betok Kecamatan Montong Gading Lombok Timur Tahun 2022 M. Sidrotullah; Nur Radiah; Eya Meditia
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1393

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia sehingga gula menumpuk dalam darah sehingga gagal masuk ke dalam sel. Nusa Tenggara Barat (NTB) menempati posisi ke 23 dari 34 Provinsi di Indonesia, Kabupaten Lombok Timur sendiri menempati urutan pertama dari semua kabupaten di NTB, dengan jumlah pasien terkena penyakit DM sekitar 493 jiwa pada tahun 2012-2013, tahun 2018 Jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) tercatat sejumlah 6.484 jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 Di Puskesmas Montong Betok Kecamatan Montong Gading Lombok Timur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Montong Betok pada bulan Januari — maret dengan jumlah 459 sedangkan sampelnya berjumlah 213 sampel. Dari penelitian diperoleh hasil dengan metode DKQ menunjukkan sebanyak 2 (0,9%) memiliki pengetahuan baik,12 responden (5,6%) memiliki pengetahuan cukup dan 199 (93,4%) memiliki pengetahuan kurang dan hasil dengan MMAS-8 menunjukkan berturut-turut sebanyak 6 (2,8%) responden memiliki kepatuhan tinggi sampai dengan sedang dan 6 (2,8%) yang memiliki kepatuhan rendah 201 (94,4%). Hasil analisis uji korelasi Spearman didapatkan nilai korelasi sebesar 0,00 < 0,05 artinya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuahan minum obat pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Depresi Postpartum Pasca Gempa Lombok Baiq Tuhu Abdiani
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1396

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan perasaan yang dialami oleh ibu setelah melahirkan dapat terjadi kapanpun dalam jangka waktu satu tahun. Menurut WHO, pasca bencana sebagian besar populasi korban bencana memiliki reaksi psikologi yang normal, sekitar 15-20% akan mengalami gangguan mental yang merujuk pada Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Sebesar 3-4% mengalami gangguan berat seperti psikosis, depresi berat dan kecemasan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial terhadap depresi postpartum pasca gempa. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di 25 desa di kabupaten Lombok Timur, Indonesia pada bulan Desember 2022. Jumlah sampel 225 ibu nifas dipilih secara stratified random sampling. Variabel terikat adalah depresi postpartum. Variabel bebas adalah usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, riwayat obstetri, dukungan sosial. Depresi pospartum dipengaruhi oleh usia <20 atau >35 tahun ((OR 3.75; p<0.001), paritas <2 atau >4 (OR 3.25; p<0.001), pendidikan tinggi (OR 0.53; p=0.029), penghasilan tinggi (OR 0.38; p=0.001), ada riwayat obstetri (0R 0.63; p=0.094), dukungan sosial kuat (OR 0.21; p<0.00.
Gambaran Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Pada Lansia di Dusun Labulia Desa LabuliaKecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022 Erniawati Pujiningsih; Irni Dwi Astiti Irianto; Ali Akbar Rafsanjani
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1397

Abstract

Personal hygiene adalah suatu Tindakan untuk memelihara kebersihan dan Kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Pemenuhan personal hygiene diperlukan untuk kenyamanan individu, keamanan dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui gambaran pengetahuan tentang personal hygiene pada lansia di Dusun Labulia Lombok Tengah Jenis penelitian ini adalah deskrptif. Sampel pada penelitian ini adalah lansia yang berada di Dusun Labulia Lombok Tengah dengan jumlah responden sebanyak 17 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini di dapatkan bahwa karakteristik usia dari 17 responden, rata-rata usia 45-50 tahun sebanyak 11 responden (65%), jenjang pendidikan memiliki jenjang pendidikan SMA yakni sebanyak 7 responden (41%). Berdasarkan Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Pada Lansia Di Dusun Labulia Desa Labulia Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022 berada dalam kategori baik yakni 11 responden (65%). Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan ebih lanjut tentang pengetahuan personal hygiene pada lansia.
Karakteristik & Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Sriama Muliani; Nia Supiana; Nurul Auliya Kamila
JIKF Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i2.1398

Abstract

Ibu hamil merupakan fase siklus reproduksi yang sangat berisiko pada perempuan, menjaga asupan nutrisi dan memantau status gizi menjadi hal mutlak yang harus dilaksanakan Ibu hamil. Keberhasilan melalui proses yang fisiologis hasil penelitian menggungkapkan bahwa karakteristik yang melekat pada diri seorang perempuan akan menjadi salah satu penentu dari keberlangsungan kehamilan yang dialami. Anemia merupakan salah satu faktor langsung yang mempengaruhi kesehatan selama kehamilan, bersalin serta nifas, tidak hanya itu anemia juga akan mempengaruhi kondisi janin dan status kesehatan nantinya setelah dilahirkan. Upaya yang dilakukan untuk mencegah anemia dengan memberikan tablet Fe minimal 90 tablet selama kehamilan, program tersebut akan berhasil jika dibarengi dengan kepetuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Metode penelitian yang digunakan deskriftif analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang datang ke Puskesmas dan tinggal menetap di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Taliwang berjumlah 439 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81. Teknik pengambilan sampel yang digunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian: dari 81 responden, sebagian besar responden berumur 20-35 tahun sebanyak 59 orang (72,8%) berpendidikan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 30 orang (37%) bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 66 orang (81,5%) dan tingkat pengetahuan ibu cukup 37 responden (45,7%). Ibu hamil sebagian besar tidak patuh mengkonsumsi tablet fe yaitu sebanyak 49 orang ( 60, 5 % ) Setiap nakes memiliki kewajiban untuk ikut mensukseskan penanganan anemia melalui pemberian tablet Fe dan tentunya harus disertai dengan kontrol yang baik terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe.