cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Pemberian Ekstrak Daun Kacang Panjang (Vigna Sinensis L) Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Asri Daniyati; Nia Supiana
JIKF Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.303 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i2.582

Abstract

Ketidakcukupan produksi ASI merupakan alasan utama seorang ibu untuk penghentian pemberian ASI secara dini, Lagtagogum sintesis tidak banyak dikenal dan harganya relative mahal serta mengandung efek samping. Kandungan senyawa sipinon & polifenol dalam daun kacang panjang (Vigna Sinensis L) memiliki efek laktagogum sehingga dapat meningkatkan produksi ASI dan melancarkan ASI. Penelitian ini bertujuan Membuktikan pengaruh pemberian ekstrak daun kacang panjang berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu Nifas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasy eksperiment dengan rancangan random cluster design pretest dan posttest control group design.dengan sampel 32 orang ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang dibagi dalam kelompok intervensi (n=16) diberikan ekstrak daun kacang panjang @200 mg (da;lam bentuk kapsul)dan kelompok kontrol (n=16) diberikan suplemen vitamin sesuai standar asuhan kebidanan masa nifas dengan tehnik Consecutive sampling. Analisis penelitian ini dengan univariat dan bivariat menggunakan uji t dependent dan independent dan tidak normal dengan wilcoxcon. Hasil penelitian Setelah diberikan intervensi didapatkan, produksi ASI pada volume ASI (p=0,000), frekuensi BAB (p=0,014), BAK (p=0,014), dan intensitas tidur (p=0,000). Ekstrak daun kacang panjang berpengaruh terhadap peningkatan kadar hormon prolaktin, volume ASI, frekuensi BAB & BAK, dan intensitas Tidur.
Peran Bidan Dalam Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Di Puskesmas Tanjung Karang Indri Septiani; Nia Supiana; Shohipatul Mawaddah
JIKF Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.211 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i2.583

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan pelaksanaan P4K dalam menurunkan AKI dan AKB adalah peran bidan sebagai fasilitator dalam rangka meningkatkan peran aktif suami, keluarga, serta masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi, termasuk perencanaan KB pascapersalinan dengan menggunakan stiker P4K. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bidan dalam perencanaan program P4K. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan 9 kriteria pertanyaan, tekhnik pengambilan sampel non random sampling dengan jumlah responden 27 responden ibu nifas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 9 peran bidan yang diteliti terdapat 7 peran bidan yang dilakukan kepada ibu yaitu peran bidan dalam mendata dan memetakan ibu hamil,memberi buku KIA dan menjelaskanya pada ibu, melakukan ANC standar pada ibu hamil, membantu ibu mempersiapkan persiapan persalinan, mengenali tanda bahaya, KB pascapersalinan dan neonatal nifas standar, 2 peran bidan lainnya jarang dilakukan yaitu mengajak ibu mengikuti kelas ibu hamil (30%) dan mengisi stiker P4K (45%). Diharapkan untuk bidan agar dapat mempertahankan asuhan kebidanan pada ibu hamil sesuai standar, aktif berpartisipasi dalam pemantauan dan pemasangan stiker disetiap rumah ibu hamil sehingga setiap ibu hamil dapat terpantau dengan baik oleh seluruh komponen masyarakat. Bukan hanya itu saja, bidan juga harus lebih memperhatiakan hal terkait dalam mengajak ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil dan pemasangan stiker P4K.
Hubungan Persalinan Preterm Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Ruang NICU RSUP NTB Nurul Auliya Kamila; Siti Wathaniah; Farida Rismayani
JIKF Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.815 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i2.584

Abstract

Survei pendahuluan di Ruang NICU RSUD Provinsi NTB menunjukkan bahwa pada tahun 2018 terdapat sebanyak 1.502 ibu bersalin, persalinan preterm sebanyak 264 orang (17,57%), dan asfiksia neonatorum sebanyak 318 orang (21,17%). Tahun 2015 sebanyak 1.636 ibu bersalin, persalinan preterm sebanyak 383 orang (24,41%) dan asfiksia neonatorum sebanyak 428 orang (26,16%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Persalinan Preterm dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Ruang Nicu RSU Provinsi NTB Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu bersalin yang ada di Ruang Nicu RSU Provinsi NTB tahun 2018 sebanyak 1.636 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sistematik random sampling sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 94 sampel. Alat bantu yang digunakan adalah rekam medik. Analisa statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 94 sampel yang diteliti sebagian besar berada pada kelompok umur 20-35 tahun sebanyak 61 orang (64,9%), berparitas primipara sebanyak 46 orang (48,9%), pendidikan menengah sebanyak 50 orang (53,2%), tidak persalinan preterm sebanyak 60 orang (63,8%), tidak asfiksia neonatorum sebanyak 68 orang (72,3%) dan ada hubungan persalinan preterm dengan kejadian asfiksia neonatorum di Ruang Nicu RSU Provinsi NTB Tahun 2019. Disarankan kepada tenaga kesehatan yang ada di RSU Provinsi NTB agar lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu bersalin yang mengalami persalinan preterm dengan cara memberikan penyuluhan, pengarahan dan bimbingan konseling serta menganjurkan ibu untuk tetap memeriksakan kesehatannya di tempat pelayanan kesehatan agar resiko terjadinya persalinan preterm dapat dicegah.
Pengaruh Perlakuan Rebusan Gula Aren (Arenga Pinnata) Yang Diberikan Perolar Terhadap Stamina Mencit Dengan Metode Natatory Exhaution M. Sidrotullah; Khairil Pahmi; Amrillah Amrillah
JIKF Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.028 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i2.585

Abstract

Di indonesia tanaman aren banyak terdapat dan tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara, khususnya di darerah-daerah perbukitan yang lembab dan tumbuh secara individu maupun secara berkelompok (Lempang, 2012). Aren (Arenga pinnata Merr) merupakan jenis tanaman palem-palema yang memiliki kandungan fruktosa dan sukrosa yang tinggi. Menurut Darwin (2013), gula adalah karbohidrat yang sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Sifat kimia yang dilaporkan oleh Novariant dkk., 2002 adalah mengandung sukrosa 13,9-74,9%, karbohidrat 11,28%, protein 0,2%, lemak 0,02%, dan abu 0,24%. Gula aren sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai obat penambah stamina karena mangandung komponen gula yang dominan dalam bentuk sukrosa (gabuangan antara glukosa dan fruktosa). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perlakuan rebusan gula aren (Arenga pinnata) yang di berikan peroral terhadap penambah setamina mencit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pre test post test only controlled group design. Yaitu jenis penelitian yang melakukan pengamatan terhadap kelompok kontrol sebelum dan setelah diberi suatu tindakan (Notoatmojo. 2012). Hasil penelitian ini adalah rata-rata waktu lelah renang mencit dengan menggunakan uji perlakuan kontrol positif, kontrol negatif, dan kosentrasi 100% yang berbeda secara signifikan. sedangkan rata-rata waktu lelah mencit uji perlakuan kosentrasi 20%, kosentrasi 40%, kosentrasi 60%, kosentrasi 80% tidak berbeda secara signifikan. Dari keseluruhan konsentrasi yang dibuat hanya konsentrasi 100% yang memiliki pengaruh terhadap peningkatan setamina pada mencit.
Studi Preklinik : Efek Kombinasi Madu Dan Serbuk Biji Gorek (Caesalpinia Crista) Terhadap Kadar Glukosa Darah Andy Susbandiyah Ifada; Ade Irma Fitria Ningsih; Dahlia Andayani
JIKF Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.413 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i2.586

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi (karbohidrat) bagi penderita diabetes mellitus (DM) mengarahkan pada pemanfaatan madu yang kaya akan gula-gula fruktosa dan glukosa sebagai alternatif sumber karbohidrat sehingga pasien DM dapat mengurangi asupan gula dari sumber lain sekaligus menghindarkan pasien dari penggunaan bahan pemanis buatan. Pemberian bersama dengan serbuk biji gorek (Caesalpinia crista) yang diketahui dapat menurunkan kadar glukosa darah diharapkan dapat mengontrol kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus. Madu yang digunakan adalah madu hitam yang berasal dari daerah Lombok Tengah. Pengujian mutu madu menunjukkan hasil madu hitam mengandung kadar air 14,83%, keasaman 65,38 ml NaOH/kg dan gula pereduksi 73,18%. Tes toleransi glukosa oral pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diberi bahan uji kombinasi madu dan biji gorek menunjukkan hasil kadar glukosa darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya (151,75 mg/dL). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan madu bersama dengan serbuk biji gorek tidak dapat menurunkan kadar glukosa darah, namun madu merupakan bahan alam yang potensial dalam menjaga kadar glukosa sehingga mampu mencegah terjadinya hipoglikemia pada pasien Diabetes Mellitus.
Penggunaan Anastesi Pada Ibu Bersalin Berdasarkan Derajat Robekan Perineum di RSAD Wirabhakti Mataram Rosa Mutianingsih; Ziadatul Munawarah
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.612 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.723

Abstract

Berdasarkan data di RSAD Wira Bhakti Mataram menunjukkan bahwa dari bulan januari-juni tahun 2019 jumlah kasus sebanyak 688, didapatkan jumlah ibu melahirkan normal sebanyak 203 (29,5%), dari 203 ibu yang melahirkan normal di dapatkan jumlah ibu bersalin yang mengalami rupture sebanyak 200 (98,5%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan anastesi berdasarkan derajat perineum di RSAD Wira Bhakti Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi adalah semua ibu yang menggunakan anastesi dan non anastesi pada bulan januari-juni tahun 2019 sebanyak 200 orang. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah sistematik random sampling sehingga jumlah sampel yang di peroleh sebanyak 66 sampel. Alat bantu yang di gunakan dalam penelitian ini adalah rekam medik dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 66 ibu yang menggunakan anastesi dan non anastesi lebih banyak yang menggunakan anastesi sebanyak 64 sampel (97%) dari pada non anastesi sebanyak 2 sampel (3%). Hasil penelitian menunjukkan dari 66 ibu yang mengalami robekan perineum lebih banyak yang mengalami robekan derajat II sebanyak 62 sampel (94%), robekan derajat l sebanyak 2 (3%), derajat III sebanyak 2 (3%) dan derajat IV tidak didapatkan. Disarankan kepada instansi terkait khususnya bidan agar meningkatkan upaya pelayanan obstetric yang memadai dan melakukan upaya efisiensi dalam pemberian pelayanan kepada pasien yang lebih banyak menggunakan anastesi berdasarkan robekan derajat perineum. Diharapkan selama masa kehamilan ibu bersalin mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan terkait tindakan yang dilakukan untuk meminimalisir terjadinya robekan pada perineum.
Efektivitas Kombinasi Kurma Lulu (Phoenix Dactylifera L.) dan Propolis (Trigona laeviceps) Sebagai Tonikum Terhadap Ketahanan Renang Mencit (Mus musculus) Dengan Metode Natatory Exhaustion Dahlia Andayani; Anis Fathiatul Hair; Maruni Wiwin Diarti
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.252 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.724

Abstract

Pola kerja aktivitas yang semakin meningkat membutuhkan tenaga yang lebih banyak, sehingga dapat menyebabkan kelelahan, karena itu dibutuhan obat penambah stamina. Kombinasi kurma lulu (Phoenix dactylifera L.) dan propolis (Trigona laeviceps) dapat di gunakan untuk meningkatkan stamina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi kurma lulu (Phoenix dactylifera L.) dan propolis (Trigona laeviceps) sebagai tonikum terhadap ketahanan renang mencit (Mus musculus) dengan metode Natatory exhaustion. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan kelompok kontrol (pretest posstest control group design. Hewan uji yang digunakan mencit jantan (Mus musculus) sebanyak 25 ekor dibagi lima kelompok perlakuan. Kelompok I (aquades), kelompok II (minuman berenergi yang mengandung kafein), kelompok III (jus kurma lulu), kelompok IV (seduhan propolis), dan kelompok V (kombinasi antara jus kurma lulu dan propolis) dengan volume pemberian 0,5 ml yang diberikan secara per oral. Hasil penelitian menunjukkan rerata waktu lelah mencit sebelum pemberian bahan uji pada kontrol negatif, positif, kurma lulu, propolis dan kombinasi kurma lulu dan propolis berturut-turut yaitu 534,5, 735, 580,2, 576 dan 861,4 detik. Sedangkan rerata waktu lelah mencit setelah pemberian bahan uji pada kontrol negatif, positif, kurma lulu, propolis dan kombinasi kurma lulu dan propolis berturut-turut yaitu 615, 1682,2, 857,2 723,6 dan 1259,4 detik. Hasil uji One Way Anova waktu lelah sebelum diberikan perlakuan nilai sig. 0,001 dan setelah diberikan perlakuan nilai sig. 0,000. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi kurma lulu (Phoenix dactylifera L.) dan propolis (Trigona laeviceps) sebagai tonikum dapat mempengaruhi ketahanan renang Mencit (Mus musculus) dengan metode Natatory exhaustion.
Peran Suami Dalam Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) di Puskesmas Tanjung Karang Nia Supiana; Shohipatul Mawaddah
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.032 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.725

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan pelaksanaan P4K dalam menurunkan AKI dan AKB adalah peran Suami sebagai orang yang terdekat dengan ibu hamil yang dapat berperan aktif dalam memberikan perhatian dalam menjaga kesehatan ibu saat hamil sehingga meminimalisir terjadinya komplikasi dan dalam rangka meningkatkan peran aktif suami dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi, termasuk perencanaan KB pascapersalinan dengan menggunakan stiker P4K. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Suami dalam perencanaan program P4K. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan cara observasi dengan tehnik wawancara dengan bantuan kuesioner menggunakan skla likert dan dokumentasi.tekhnik pengambilan sampel non random sampling dengan jumlah responden 27 responden ibu nifas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran suami sudah sangat berperan baik dalam program P4K dilihat dari semua hasil yang di dapat dari mencari informasi tentang kehamilan istri, mengantar istri control, memberikan perhatian kepada istri, menjalin komunikasi yang baik dengan istri, dan memberikan perhatian kesehatan kehamilan kepada istri dengan jumlah responden 27 responden yang melaksanakan semua perannya dengan baik. Peran suami sudah cukup aktif dalam mencapai target P4K, namun ada beberapa peran yang masih harus lebih di tingkatkan yakni komunikasi antara suami dan istri dalam hal perkembangan dan kondisi kehamilan ibu untuk meningkatkan kepercaan diri dan perhatian dari suami dalam menghadapi kondisi proses kehamilan smpai dengan persalinan dan masa nifas.
Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol 70% Biji Kelengkeng (Euphoria Longan) Ade Irma Fitria Ningsih; Hardiono Adisaputra; Novia Aqsa
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.476 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.727

Abstract

Pengobatan secara tradisional merupakan salah satu cara yang aman untuk mengobati penyakit. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu biji kelengkeng (Euphoria longan). Obat yang biasa digunakan untuk pemakaian luar yaitu sediaan topikal. Dimana sediaan topikal merupakan sediaan yang diberikan melalui kulit da nmembran mukosa, pada prinsipnya menimbulkan efek lokal. Sediaan gel dipilih karena merupakan sediaan yang stabilitasnya baik, berupa sediaan halus, mudah digunakan, mampu menjaga kelembaban kulit, tidak mengiritasi kulit, mempunyai tampilan yang lebih menarik, dan lebih lama berada di jaringan luka dibandingkan dengan bentuk sediaan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik sediaan gel ekstrak biji kelengkeng dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15% dan sediaan tanpa ekstrak (control negatif). Sediaan gel yang diperoleh di uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, konsistensi, dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, konsistensi dan daya lekat dari sediaan gel ekstrak biji kelengkeng dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15% memiliki hasil uji sifat fisik yang memenuhi persyaratan SNI.
Efek Tonikum Kombinasi Perasaan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Dengan Jus Buah Kurma (Phoenix dactylifera L.) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) Andy Susbandiyah Ifada; Rena Karyati; Abdillah Wibisono
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.479 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.729

Abstract

Buah mengkudu diketahui mengandung berbagai senyawa bermanfaat seperti flavonoid, steroid, glikosida, fenol, tanin, terpenoid, dan saponin, sedangkan kurma diketahui mengandung berbagai asam amino dan gula khususnya fruktosa. Di beberapa wilayah, mengkudu digunakan sebagai penambah stamina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek tonikum kombinasi erasan buah mengkudu dengan jus kurma (Phoenix dactylifera L.) terhadap mencit (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 27 ekor mencit yang diuji dengan metode Natatory Exhaustion menggunakan kontrol positif suplemen makanan. Data hasil uji menunjukkan bahwa kontrol positif dengan rata-rata selisih waktu lelah 1083 detik, kemudian dari perlakuan dengan rata-rata 547 detik, kontrol negatif dengan rata-rata 375 detik. Data pengamatan dilakukan uji statistik dengan metode paired sample t tes dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil uji menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan terhadap waktu ketahanan berenang untuk kelompok kontrol positif, kontrol negatif dan perlakuan semua signifikan, dengan nilai signifikansi ≤ 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi perasan buah mengkudu dan jus kurma menghasilkan efek tonik namun tidak melebihi dari pemberian suplemen makanan.

Page 7 of 20 | Total Record : 191