cover
Contact Name
Vina Maria Ompusunggu
Contact Email
vinaompusunggu@gmail.com
Phone
+6285296965389
Journal Mail Official
jurnal.agroteknosains@universitasquality.ac.id
Editorial Address
Jl. Ngumban Surbakti No. 18 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROTEKNOSAINS
Published by Universitas Quality
ISSN : 25986228     EISSN : 25980092     DOI : http://dx.doi.org/10.36764/ja.v6i1
Core Subject : Agriculture,
Agrotechnoscience journal aims to encourage the development of science and technology in the field of research-based agriculture including: (a) agribusiness, (b) husbandry, (c) fisheries, (d) agroindustry, (e) postharvest industry, (f) genetic engineering, (g) environment, and (h) food science.
Articles 155 Documents
Respon Pertumbuhan Bibit Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens) dengan Aplikasi Vitamin B1 Christy, Julieta; Sinaga, Robert; Gultom, Daniel Maruli Tua
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1168

Abstract

Cayenne pepper is a commodity that is quite high in demand in Indonesia. The problem in chili nurseries is to ensure that the plants grow vigor after the transplanting process is carried out. For this reason, it is necessary to provide vitamins to accelerate the adaptation process so that chili plants can grow optimally. To overcome this problem, in this study the application of vitamin B1 (thiamine) was carried out at the beginning of transplanting cayenne pepper seedlings from the nursery. The purpose of this study was to determine the effect of the application of vitamin B1 on cayenne pepper seeds and the best concentration of vitamin B1. This research will be carried out for three months, from early June to the end of August 2023. The research will be conducted in Kelurhan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. The research design was a completely randomized design with 1 factor and 3 replications. The treatment factor was the concentration of vitamin B1 with 4 levels. V0: control; V1: 0.5 ml/l vitamin B1; V2: 1 ml/l vitamin B1; and V3: 1.5 ml/l vitamin B1. The results showed that the administration of vitamin B1 (thiamine) during transplanting had an effect on the growth of cayenne pepper seedlings.
ANALISIS PEMASARAN MEMASUKI PASAR PERSAINGAN ARABIKA KOPI DESA TALIMBARU BARUS JAHE Siburian, Fandri; Marpaung, Posman HP
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1210

Abstract

Coffee plants are one of the plantations that play an important role in the Indonesian economy. Important roles include a source of income for small scale coffee farmers, while large ones, earning foreign exchange, providing employment opportunities and other economic actors involved in cultivation, processing and the marketing chain.Indonesia is called the largest coffee producing country in the world, the main target of coffee export activities is to market coffee products produced directly by Indonesian farmers.European countries, America and Japan are the largest consumer countries for coffee exports. Progress and developments over time have ultimately led to increased welfare and changes in the lifestyle of the Indonesian people, leading to increased coffee consumption. It was concluded from the marketing analysis and consumption levels that the balance in meeting coffee needs for (export) foreign and domestic markets (national level) must be increased by national coffee production. Coffee production in Indonesia is estimated at around 1.2 million hectares, spread across Java, North Sumatra and Sulawesi.Indonesia is one of the countries where the productivity of Arabica coffee is higher than the productivity of Robusta coffee, which is starting to be popular with farmers and coffee connoisseurs in Indonesia. Arabica coffee is one of the world's high demand coffees, which has contributed to Indonesia becoming the largest coffee producer to increase the production and productivity of Arabica coffee, which has a fairly high price.In improving knowledge, skills and attitudes with the aim of increasing coffee productivity, farmer groups have begun to be embraced and formed through deliberations or seminars as a means of learning for their members so that the problems faced by coffee farmers in Talimbaru Village regarding coffee productivity can no longer make mistakes in farming and lack of knowledge in the workforce and the operation of coffee processing equipment to achieve higher production.With this background, the author conducted research on marketing analysis entering the Arabica Coffee Competition Market in Talimbaru BarusJahe Village.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN HIAS (FLORIKULTURA) DI KABUPATEN KARO Simbolon, Sri Hara Bintang; Karo, Seringena; Sembiring, Swati; Sembiring, Riduan
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v8i1.1284

Abstract

Besarnya potensi dan peluang bisnis tanaman hias di Desa Raya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo akan tetapi belum mampu menjamin kesejahteraan para pelaku bisnisnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan bisnis tanaman hias di Kabupaten Karo.   Penelitian ini dilakukan di desa Raya yang merupakan salah satu daerah sentra tanaman hias di Kabupaten Karo.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – November 2023. Populasi penelitian ini adalah pelaku bisnis tanaman hias di Desa Raya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Sampel penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel responden yang diambil sebanyak 30 orang pelaku bisnis tanaman hias yang memang menjadikan bisnis tanaman hias sebagai pekerjaan utama. Pengumpulan data dilakukann dengan wawancara baik secara lisan maupun tertulis dengan menggunakan kuisioner, observasi dan juga dokumentasi. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan Analisis SWOT. Hasil dari Matriks Internal-Eksternal (IE Matriks) menunjukkan bahwa bisnis berada pada posisi sel nomor IV (grow and build strategy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi intensif, strategi integratif, dan strategi konsentrasi. Pelaku bisnis tanaman hias perlu lebih memanfaatkan faktor strategis kekuatan dan faktor strategis peluang yang dimiliki yaitu persediaan lahan yang luas, iklim yang mendukung serta lokasi yang merupakan pusat wisata dengan tidak lupa menjaga kualitas tanaman hias dan terus melakukan inovasi terhadap jenis dan warna tanaman hias untuk mendapatkan peningkatan keuntungan atau profit dari bisnis tanaman hias yang dijalankan.
STRATEGI PEMASARAN MINYAK KARO DI DESA LINGGA KECAMATAN SIMPANG IV KABUPATEN KARO simbolon, juliana
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1116

Abstract

Tingginya minat masyarakat di pasaran terhadap minyak karo menjadikan minyak karo sebagai salah satu produk unggulan lokal Kabupaten Karo. Pasar minyak karo ini sudah mencapai pasar nasional dengan di pasarkannya di beberapa kota-kota besar di seluruh Indonesia seperti Medan, Jakarta, dan Surabaya bahkan sudah sampai keluar negeri ke Amerika. Beberapa kendala yang di hadapi pengusaha minyak karo yaitu kurangnya modal dan perhatian pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pengembangan usaha minyak karo di Desa Lingga Kecamatan Simpang IV Kabupaten Karo dan strategi alternatif yang memungkinkan untuk diterapkan dalam pengembangan usaha minyak karo di desa tersebut. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dan penentuan lokasi secara sengaja (purposive). Metode analisis data menggunakan matriks IE (Interal Eksternal) dan matriks SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Threats).
Analisis Tingkat Keberhasilan Penyuluh Dalam Pelaksanaan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian di Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo Nainggolan, Lyndon Parulian; Dahang, Donatus
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1180

Abstract

Penyuluh pertanian merupakan agen yang dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat untuk mendorong pembangunan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan karakteristik sosial ekonomi penyuluh pertanian dan pelaksanaan tugas-tugas pokok penyuluh pertanian yang dilaksanakan oleh penyuluh di Kecamatan Barus Jahe. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu dengan metode pemberian skor. Keberhasilan penyuluh diketahui dari tingkat partisipasinya terhadap pelaksanaan tugas pokok penyuluhan pertanian berdasarkan skor yang diperoleh. Penelitian dengan menggunakan metode sensus yaitu dilakukan terhadap 100% dari populasi penyuluh di Kecamatan barus Jahe yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian ditemukan umur rata-rata penyuluh 51 tahun, tingkat pendidikan rata-rata 15 tahun, lama menjadi penyuluh rata-rata 16 tahun, tanggungan keluarga rata-rata 4 orang, dan pendapatan rata-rata Rp 3.250.000. Selain itu, ditemukan bahwa penyuluh telah sangat baik melakukan 9 tugas pokok dengan tingkat keberhasilan mencapai nilai 2,95 atau 98,3%.
Respon Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor) Oleh POC Hasil Fermentasi Kulit Buah Pisan Lilin Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sembiring, Riduan; Sinaga, Robert; Zega, Rusman
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1222

Abstract

Limbah kulit pisang dapat menjadi POC mengandung makro dan mkro yang bermanfaat  pertumbuhan dan hasil pada tanaman, dan di aplikasikan kepada tanaman bayam merah. Tujuannya untuk mengetahui  lama fermentasi, kosentrasi, dan interaksinya  POC  Fermentasi kulit buah pisang lilin terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman bayam merah. Metode RAK dengan 2 faktor. Faktor I Lama Fermentasi kulit Pisang, dengan simbol L, taraf L0  (tanpa hari), L1 (1 Minggu), L2 (2 Minggu), L3 (3 Minggu). Faktor II Kosentrasi, simbol K dengan taraf K0 : 0 ml ( kontrol), K1 (15 ml),K2 (25 ml), K3 (35 ml).  Hasil penelitian lama fermentasi  POC terhadap pertumbuhan  tidak beda nyata  kecepatan tumbuh dan jumlah daun,  tinggi tanaman 7 sampai 12 HST dan beda nyata 18 sampai 28 HST,  diameter batang  7, 12 18 HST dan beda nyata  24 sampai 28 HST. Konsentrasi,  tinggi tanaman tidak beda nyata 7 sampai15, dan   beda nyata 18, 14 dan 28 HST, serta diameter batang tidak beda nyata 7, 12, 18 HST dan beda nyata 24, 28. HST. Hasil,    fermentasi 3 minggu (L3) berat kotor 103,33 g/sampel, 868,18 g/plot dan berat bersih 82,19 g/sampel, 666,27 g/plot.  Lama fermentasi 3 minggu (L3) yang terbaik,  konsentrasi pengaruh beda nyata parameter yang diujikan, terbaik menggunakan konsetrasi 35 ml (K3) rata-rata 72,81, konsentrasi 15 ml dengan rata-rata 66,82. Untuk pertumbuhan yang baik. Tidak ada pengaruh  interaksi semua parameter yang diamati adalah dengan menggabungkan yang terbaik  (L3K3).
PENGARUH KONSENTRASI IAA DAN BAP DALAM MULTIPLIKASI TUNAS PISANG TANDUK (Musa X Paradisiaca) Pandia, Wajib; Sitepu, Israil
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v8i1.1324

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi Indole-3-Acetic Acid (IAA) dan 6-Benzylaminopurine (BAP) dalam multiplikasi tunas Pisang tanduk (Musa X Paradisiaca) di kebun Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Periode penelitian yang cukup panjang dari November 2023 hingga Januari 2024 penting untuk memahami pengaruh lingkungan dan musim terhadap multiplikasi eksplan tunas Pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tumbuh tunas pada multiplikasi tunas Pisang Tanduk pada umur 4 dan 8 minggu setelah transfer (MST) menggambarkan respons eksplan Pisang terhadap perlakuan. Hasil ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan teknik multiplikasi tunas Pisang tanduk, dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam budidaya Pisang.
PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L. ) DATARAN TINGGI AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS MUCUNA BRACHTEATA Saragih, Chaula Lutfia; Azhimah, Fauzul; Sitepu, Harun Pratama; Sembiring, Nurita Br
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1127

Abstract

Tanaman bawang merah memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi wilayah. Banyak faktor yang menyebabkan produktivitas bawang merah di Sumatera Utara masih rendah, salah satunya karena budidaya dilakukan dengan cara konvensional. Perbanyakan bawang merah dengan umbi masih disukai petani karena lebih fleksibel. Namun bahan tanam dari umbi dapat terjadi penurunan produksi karena penanaman dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bawang merah dengan menggunakan beberapa varietas dataran tinggi akibat pemberian pupuk kompos Mucuna Brachteata. Penelitian dilakukan di Desa Sukadebi Kecamatan Namanteren Kabupatn Karo. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan metode desain penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode eksperimen dengan menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas bawang merah berpengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati, pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik pada dataran tinggi dijumpai pada varietas tajuk. Kompos Mucuna brachteata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi bawang merah pada dosis 8 kg/plot. Interaksi terjadi antara varietas bawang merah tajuk dengan pemberian  kompos mucuna brachteata sebanyak 8kg/plot terdapat peningkatan hasil sebesar 40% dibandingkan kontrol. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melakukan penanaman pada dataran rendah kering.
Evaluation of Soil Fertility for Horticultural Planting in Post-Eruption of Mount Sinabung Land Recovery Sihaloho, Nani Kitti; Sinaga, Roida; Gracia, Sarah
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i2.1184

Abstract

Evaluation of Soil Fertility for Horticultural Plantings in Land Recovery After the Eruption of Mount Sinabung. Karo Regency. North Sumatra is known as a center for Horticultural production (vegetables, fruits and ornamental plants) where the livelihoods of the population are primarily food crop and horticulture farming as well as mixed plantations. Karo Regency also has a volcano that is active again in Indonesia, namely Mount Sinabung. Mount Sinabung after approximately 10 years after the eruption, namely the eruption on August 27 2010, after the eruption of Mount Sinabung that volcanic material deposits within a certain period of time will experience weathering. This weathering will produce fertile soil that can be used for horticultural crops. Minerals contained in volcanic eruptions will decay and release various nutrients that are fertile for plant needs. The purpose of this study was to determine the parameters of soil fertility in horticultural cropping land in Karo District after approximately 10 years of the eruption of Mount Sinabung in increasing horticultural crop production and influencing agriculture in the future. The research was carried out from April to December 2023 in Karo Regency. Soil analysis activities were carried out at the Research and Development Center Laboratory of PT. Nusa Pusaka Kencana Analytical & Oc. Laboratory of Baringan Tebing Tinggi Gardens, North Sumatra. Soil analysis tests in the laboratory were carried out to determine the soil fertility parameter values for horticultural plantings after the eruption of Mount Sinabung. Urgency This research determines the evaluation of soil fertility in horticultural crops, in Karo District after the Mount Sinabung Eruption for land recovery and food security in North Sumatra and can identify horticultural land that requires a special strategy in its management and land management in post-eruption land recovery of Mount Sinabung. The results showed that the status of soil fertility in Tigapanah District was that the land was not affected by the eruption of Mount Sinabung, namely Moderate, with the limiting factors for soil fertility being CEC with the Low and Medium categories, and soil Potassium content with very low criteria. The status of soil fertility in Nemanteran District with the condition of the land affected by the eruption of Mount Sinabung is Moderate with the limiting factor for soil fertility being KB in the Low category, and soil Potassium content with very low criteria.
IDENTIFIKASI PENYAKIT KEBUN ENTRES TANAMAN KARET PADA BEBERAPA PENANGKAR DI SUMATERA UTARA Apdillah, Zaka; Darwis, Hilda Sayafitri; Tanjung, Dicky Zulkarnain; Gunawan, Ahmad; Susanto, Susanto
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v8i1.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit yang ada serta mengetahui intensitas dan persentase serangan penyakit di kebun entres tanaman karet (Hevea brasiliensis). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan serta Penangkar Karet di tiga Kabupaten dan satu di Kota Madya dari bulan Januari sampai Maret 2017. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan intensitas serangan penyakit gugur daun dan identifikasi patogen penyebab penyakit. Pengamatan di lapangan dilakukan pada kebun entres karet yang terletak di tiga Kabupaten yaitu Langkat, Serdang Bedagai, dan Deli Serdang, serta satu di Kota Binjai. Sedangkan identifikasi dilakukan di Laboratorium. Parameter yang diamati adalah gejala di lapangan, intensitas serangan, persentase serangan dan pengamatan isolat patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lokasi mempengaruhi tingkat gejala, intensitas dan persentase serangan penyakit di lapangan. Penyakit yang terdapat di lapangan yaitu Corynespora, Helminthosporium, Oidium dan Colletotrichum.