cover
Contact Name
Mizanuddin Sitompul
Contact Email
mizanuddinsitompul@polmed.ac.id
Phone
+6281272134574
Journal Mail Official
jurnalagregat@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No. 1, Kampus USU, Medan, 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat
ISSN : -     EISSN : 2776317X     DOI : https://doi.org/10.51510/agregat
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat is an open-access peer reviewed journal that mediate the research results, case studies, and scientific reviews (applied) to scientists and practitioners in the field of Civil Engineering with scope Civil and Structural Engineeering, Earthquake Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Road and Bridge Engineering, Constructions Management, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Water Resources Engineering, and Building Constructions.
Articles 48 Documents
ANALISIS SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS) Budi Setiawan; Hasrullah; Feriansyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.379 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.538

Abstract

Bangunan gedung negara sebagai salah satu aset negara yang mempunyai nilai strategis sebagai tempat penyelenggaraan negara perlu memperhatikan pengelolaan dan pemeliharaan bangunan pasca konstruksi sebagai bagian terpenting di dalam penyelenggaraan bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu penilaian indeks kerusakan pada Bangunan Gedung dan menentukan urutan prioritas penanganan pemeliharaan bangunan yang mengalami kerusakan dengan penerapan prosedur Analytical Hierarchy Process (AHP), sekaligus menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dari hasil penilaian kondisi fisik Gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo Kota Tarakan, terlihat bahwa kondisi kerusakan yang terjadi pada bangunan dengan skala kerusakan 11,5 masih dinyatakan baik hanya terjadi kerusakan kecil yang tidak mengurangi nilai keamanan gedung meskipun sudah ada kerusakan yang terjadi. Dari hasil perhitungan prioritas dalam pemeliharan bangunan dengan menggabungkan hasil dari 5 responden terhadap semua kriteria Indeks Kondisi, Biaya, dan Umur Layan Komponen diperoleh urutan prioritas yakni elemen cat dinding menjadi prioritas yang utama dengan nilai bobot 21,2%, kemudian Plafon Gypsum menjadi prioritas ke-2 dengan nilai bobot 19,7%, Plafon Tripleks menjadi prioritas ke-3 dengan nilai bobot 15,4%, daun pintu menjadi prioritas ke-4 dengan nilai bobot 15,4%, kemudian pintu kaca, listplafon, kunci tanam, handle pintu, dan lampu  menjadi prioritas ke-5, ke-6, ke-7, ke-8, ke-9, dengan masing-masing bobot 12,9%, 6%, 3,4%, 3%, dan 3%. Dalam penanganan pemeliharaan bangunan gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo  diperlukan biaya untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi dalam kurun waktu 4 tahun adalah sebesar Rp. 9.277.703,00. (Sembilan Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu Tuju Ratus Tiga Rupiah).
PEMANFAATAN SLAG BESI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN AGREGAT PADA LAPISAN PONDASI ATAS JALAN Marsedes Purba; Gallio Budianto; Samiran
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.479 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.726

Abstract

Kemampuan daya dukung dari pondasi jalan sangat ditentukan oleh kualitas material dan kualitas pelaksanaan pembuatan pondasi jalan. Pada penelitian ini dianalisis seberapa besar kemampuan dukung dari lapis pondasi atas yang terbuat dari slag besi sebagai agregat halus dan sebagian sebagai substitusi agregat kasar dan batu pecah. Sampel dibuat dalam 6 (enam) komposisi dengan perbandingan berdasarkan berat. Keenam komposisi teridiri dari tipe: A, B, C, D, E, dan F.  Sampel uji untuk CBR test dibuat sebanyak 4 buah untuk setiap komposisi. Pengujian CBR laboratorium dilakukan dengan dua metode, kering dan terendam. Dua sampel diuji dengan metode kering, dan dua sampel dengan metode basah/terendam. Dari hasil uji laboratorium, dengan metode kering (unsoaked CBR test) diperoleh hasil daya dukung (nilai CBR) tertinggi pada campuran dengan komposisi tipe D (slag besi halus: slag besi kasar: batu pecah = 3:4:3), dimana nilai CBR pada penurunan 2,5 mm sebesar 60,12 %, dan pada penurunan 5 mm sebesar 73,45%. Dengan metode terendam (soaked CBR test) diperoleh hasil daya dukung (nilai CBR) maksimal, pada komposisi E (slag besi halus: slag besi kasar: batu pecah = 3:5:2) dengan nilai CBR pada penetrasi 2,5 mm, CBR = 80,74 %, dan pada penetrasi 5 mm, nilai CBR = 90,34 %. Dari keenam komposisi yang dibuat, jika ditinjau dari nilai CBR terendam, hanya komposisi tipe E yang memenuhi syarat sebagai Agregat A dengan nilai CBR pada penetrasi 5 mm = 90,34 % ≥ 90%.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN LIMBAH B3 LAS KARBIT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON Khairiah Wilda; Muhammad Abdullah Nasution; Ernie Shinta Y Sitanggang
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.563

Abstract

Kebutuhan manusia dalam konstruksi di Indonesia yang semakin meningkat menyebabkan semakin banyak bahan konstruksi yang dibutuhkan. Salah satu nya adalah beton, komposisi utama penyusun beton yaitu agregat kasar, agregat halus, air dan semen portland. Pembuatan semen berpengaruh terhadap ketersediaan SDA, bahkan produksinya dapat mencemarkan lingkungan. Maka upaya yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu memanfaatkan limbah las karbit yang belum dimanfaatkan secara optimal dan digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen. Dimana komposisi senyawa CaO limbah karbit sebesar 95,37%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan kuat lentur beton sebanyak masing-masing 25 sampel selama 28 hari dengan mutu f’c 25 MPa dan mendapatkan kadar persentase yang efektif sebagai pengganti sebagian semen dari variasi limbah karbit 0%, 2%, 4%, 6%, dan 10%. Dari hasil penelitian, kuat tekan yang diperoleh untuk variasi penggunaan limbah karbit masing-masing sebesar 33,08 MPa, 28,09 MPa, 32,16 MPa, 30,37 MPa dan 21,90 MPa dimana variasi 0% hingga 6% yang memenuhi kekuatan rencana dan kadar persentase yang efektif terdapat pada variasi 4% limbah karbit. Pengujian kuat lentur yang diperoleh masing-masing variasi sebesar 3,73 MPa, 3,33 MPa, 3,67 MPa, 3,13 MPa dan 2,80 MPa, dari hasil pengujian kuat lentur yang menggunakan limbah karbit ini masih belum efektif dan belum optimum.
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL) Siti Andari; Meilandy Purwandito; Wan Alamsyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.720

Abstract

Pemeliharaan bangunan gedung merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dimana pemeliharaan dapat meningkatkan umur pakai dari bangunan tesebut. Di Indonesia peraturan tentang pemeliharaan bangunan gedung diatur di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 24/PRT/M/2008 tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini, yaitu: (1) Pengkajian terhadap pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung The Royal Idi Hotel saat ini. (2) Pengkajian terhadap penilaian pengguna gedung terhadap pemeliharaan gedung The Royal Idi Hotel.  Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan bagian pemeliharaan bagunan gedung dan penyebaran kuisioner kepada pengguna bangunan gedung. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, uji validasi, uji reliabilitas, mean, dan derajat pencapaian (DP). Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk variabel pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung The Royal Idi Hotel sudah dilakukan sesuai dengan standar operasional pelaksanaan (SOP) pemeliharaan bangunan gedung dengan hasil perhitungan sebesar 92,78%, sedangkan untuk variabel penilaian pengguna gedung terhadap pemeliharaan gedung The Royal Idi Hotel hasil perhitungan sebesar 81,87% dengan nilai mean sebesar 4,05. Kesimpulan dari hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung sudah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK REHABILITASI TERMINAL PENUMPANG TIPE A KOTA LANGSA Nurullidia Rahmi; Meilandy Purwandito; Firda Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.722

Abstract

Penerapan manajemen waktu sangat diperlukan dalam pekerjaan proyek untuk memastikan jadwal penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai dengan penerapan. Pada proyek pembangunan Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A merupakan suatu proyek yang sangat komplek sehingga diperlukan penerapan manajemen waktu yang baik. Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan seperti apa yang dilaksanakan oleh perusahaan kontraktor sekaligus mengevaluasikan penerapan manajemen waktu pada proyek Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perusahaan kontraktor dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Method). Data diperoleh dari hasil wawancara serta obsevasi langsung ke lapangan. Adapun metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Diagram Network Planning. Analisis disimpulkan bahwa penerapan manajemen waktu yang ada pada proyek Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A Kota Langsa belum optimal dapat dilihat menggunakan diagram CPM untuk proyek ini diketahui ada 32 item pekerjaan dan mengalami penambahan waktu dalam pelaksanaan proyek, serta diketahui jalur kritis yaitu di pekerjaan E (Pekerjaan Pendahuluan), F (Pekerjaan Dinding dan Unit loket), AD (Pekerjaan Rangka Baja IWF), AE (Pekerjaan ACP dan Atap Genteng Metal Galbalum), AF ( Pekerjaan Marka, Signage dan rambu-rambu), pada penerapan manajemen waktu yang belum optimal ini disebabkan beberapa faktor yaitu keterlambatan material, dan peralatan yang terdapat pada jaringan kerja dari laporan mingguan.
ANALISIS PERILAKU BERLALU-LINTAS PELAJAR DAN MAHASISWA YANG MENDUKUNG KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR Dimas Juliandi; Defri Basrin; Wan Alamsyah; Meilandy Purwandito
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.723

Abstract

Keselamatan lalu lintas merupakan salah satu dari cabang ilmu teknik sipil yang memanfaatkan ilmu teknik untuk keamanan dan efisiensi transportasi di jalan raya.  Hal ini merupakan suatu hal yang sangat penting karena keselamatan lalu lintas tidak dapat begitu saja diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan data tentang karakteristik perilaku pengendara, perilaku pengguna motor yang tidak sesuai dengan peraturan berlalu-lintas, dan mendapatkan persepsi perilaku pengguna motor yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan data dan fakta mengenai objek penelitian dan memberikan penilaian atau perbandingan berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawacara atau pengamatan yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian dengan menganalisis data membuktikan bahwa Responden Mahasiswa Teknik Sipil Unsam Langsa memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang lebih baik melebihi responden SMA N 3 dan SMA Muhammadiyah Langsa yang dibuktikan dengan mendapatkan skor dalam menjawab kuisioner 35,98 poin dengan jumlah nilai yang dicapai yaitu 79,96. Dari fakta yang ditemukan di lapangan bahwasanya faktor usia, faktor jenis kelamin dan faktor pengalaman berkendara sangat berpengaruh besar di dalam sikap berkendara di jalan raya. Persepsi perilaku pengendara yang telah diketahui adalah semakin tinggi usia seorang pengendara sepeda motor maka semakin tinggi juga tingkat kesadaran akan mematuhi peraturan lalu lintas.
QUANTITY TAKE-OFF PEKERJAAN STRUKTUR BERBASIS BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BALIGE Muhammad Fadillah; Nofriadi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.733

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 22 Tahun 2018 menyatakan bahwa penggunaan Building Information Modeling (BIM) wajid diterapkan pada Bangunan Gedung Negara. Salah satu keluaran dari perancangan menggunakan BIM adalah rincian volume pelaksanaan pekerjaan atau quantity take-off. Quantity Take-Off merupakan salah satu upaya dari perhitungan volume, yang nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk menyusun BOQ dalam tender. Saat ini sebagian besar perhitungan volume pekerjaan dilakukan secara manual dibantu dengan program Microsoft Excel, hal tersebut memungkinkan kesalahan dikarenakan ketidaktelitian estimator. Penelitian ini membandingkan antara perhitungan volume pekerjaan secara otomatis dan secara manual oleh konsultan. Modelling dilakukan menggunakan software Tekla Structures berdasarkan gambar DED konsultan perencana. Tekla Structures kemudian akan menghitung secara otomatis volume pekerjaan. Penerapan konsep BIM menggunakan Tekla Structures memberikan hasil perhitungan quantity take-off yang lebih akurat, lebih cepat dan bisa dipertanggung jawabkan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh perbandingan hasil Tekla Structures terhadap BOQ konsultan perencana sebesar 98,45% untuk beton, 94,30% untuk bekisting dan 100,004 % untuk pembesian.
UJI LAIK JALAN SECARA TEKNIS PADA RUAS JALAN TEUKU UMAR DI KOTA LANGSA Muhammad Safril; Eka Mutia; Nina Fahrina
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.729

Abstract

Jalan Teuku Umar merupakan salah satu ruas jalan kolektor yang terdapat di Kota Langsa yang menghubungkan pasar tradisional dan pusat pertokoan. Untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan, uji  kelaikan fungsi jalan perlu dilakukan agar dapat mengurangi potensi kecelakaan. Uji kelaikan fungsi jalan ditinjau dari aspek teknis agar dapat diketahui kelaikannya dan mengetahui penyebab ketidaklaikan fungsi pada ruas jalan tersebut. Analisis uji laik fungsi jalan dilakukan dengan mengukur dan mengamati kondisi ruas jalan, meliputi:  teknis geometrik jalan, teknis struktur bangunan pelengkap jalan, teknis pemanfaatan ruang bagian–bagian jalan, teknis penyelenggaraan dan rekayasa lalu lintas, dan teknis perlengkapan jalan  yang terkait langsung dengan pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah dengan cara pengukuran dan pengamatan eksisting jalan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 tentang Tata Cara dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan. Hasil analisis uji laik fungsi jalan Teuku Umar Kota Langsa pada segmen 1 termasuk dalam kategori laik bersyarat (LS), segmen 2 laik bersyarat (LS), dan segmen 3 laik fungsi (L).
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG August Rilky Lumambok Sihotang; Meilandy Purwandito; Ellida Novita Lydia
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.744

Abstract

Bahan galian golongan C secara tidak langsung merupakan bahan tambang yang dekat dengan manusia. Karena keberadaannya yang ada dimana-mana dan dibutuhkan setiap hari. Pentingnya melakukan pemetaan penambangan galian golongan C adalah untuk mengetahui zonasi wilayah yang berpotensi dan lokasi sebagai tempat penambangan bahan galian golongan C di kawasan Hulu di Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah ada sejak dulu lamanya. Hanya saja pihak Instansi pemerintah tidak pernah melakukan pemetaan untuk zonasi wilayah penambangan galian C. Untuk melakukan pemetaan penambangan galian C, pada penelitian ini menggunakan sistem aplikasi pendukung yaitu ArcGIS. Penelitian ini juga memakai metode AHP (Analytic Hierarchy Process). Dari hasil penelitian, diperoleh 3 Kategori zonasi penambangan galian C. Kategori 1 yaitu, Tidak berpotensi yang meliputi, kecamatan Bandar Pusaka 9,3 % , Tenggulun 12,88 % , Tamiang Hulu 16,74 % , Sekerak 4,98 % , Kejuruan Muda 1,23 %.  Kategori 2 yaitu, Berpotensi yang meliputi, kecamatan Bandar Pusaka 46,1 % , Tenggulun 32,56 % , Tamiang Hulu 32,06 % , Sekerak 35,93 % , Kejuruan Muda 25,8 %. Dan kategori yang 3 yaitu, Sangat Berpotensi yaitu meliputi kecamatan Bandar Pusaka 44,6 % , Tenggulun 54,56 % , Tamiang Hulu 52,2 % , Sekerak 59,09 % , Kejuruan Muda 72,9 %. Jenis galian C yang didapat dari hasil penelitian antara lain seperti, Sirtu (Pasir Batu), Kerikil, Pasir, Tanah Lempung yang tersebar di beberapa titik di Kawasan Hulu Kabupaten Aceh Tamiang.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM TRAYEK KOTA LANGSA -BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR Mustafa; Eka Mutia; Wan Alamsyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i2.750

Abstract

Sistem transportasi nasional perlu terus di data dan disempurnakan dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga terwujud pelayanan yang baik antar transportasi. Sistem transportasi antar Kota dapat di artikan sebagai jaringan pengangkut manusia dan barang antar kota. Kota Langsa telah memiliki angkutan umum penumpang, namun tidak optimal dan cenderung ditinggalkan masyarakat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya kinerja operasional yang rendah, sehingga permintaan dan penyedia jasa angkutan tidak seimbang, penyedia jasa lebih besar dari jumlah permintaan yang menimbulkan persaingan antar penyedia jasa angkutan untuk mendapatkan penumpang. Sejak mulai di operasikan, angkutan umum di manfaat kan oleh masyarakat Kota Langsa, angkutan umum di Kota Langsa disebut sebagai sudako. Metode analisis data penelitian ini menggunakan metode survei untuk menganalisis headway, load factor, dan kecepatan kendaraan. Kinerja Sudako trayek Kota Langsa-Bayeun belum baik dari sisi headway angkutan umum trayek Kota Langsa-Bayeun rata-rata 43 menit. Nilai rata-rata loadfactor diperoleh yaitu 29,62%. Hal ini menunjukkan bahwa hanya 29,62% kapasitas yang terisi oleh penumpang dari kapasitas yang tersedia. Dari analisis One Way Anova dapat dijelaskan bahwa terdapat faktor sosial ekonomi yang memiliki perbedaan yaitu status pekerjaan dengan nilai sig. 0,042 dan status pernikahan yang memiliki nilai sig. 0,021. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penumpang dalam menggunakan layanan angkutan umum adalah status pekerjaan dan status pernikahan.