cover
Contact Name
Mizanuddin Sitompul
Contact Email
mizanuddinsitompul@polmed.ac.id
Phone
+6281272134574
Journal Mail Official
jurnalagregat@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No. 1, Kampus USU, Medan, 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat
ISSN : -     EISSN : 2776317X     DOI : https://doi.org/10.51510/agregat
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat is an open-access peer reviewed journal that mediate the research results, case studies, and scientific reviews (applied) to scientists and practitioners in the field of Civil Engineering with scope Civil and Structural Engineeering, Earthquake Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Road and Bridge Engineering, Constructions Management, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Water Resources Engineering, and Building Constructions.
Articles 48 Documents
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELLING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PUSKESMAS KOTAMATSUM MEDAN Rhini Wulan Dary; Fuad Farras; Citra Utami; Mizanuddin Sitompul; Fadli, Fadli
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v4i2.1727

Abstract

Seiring berkembangnya zaman di bidang teknologi yang serba modern, dunia konstruksi juga harus dituntut untuk bisa beradaptasi dalam menggunakan teknologi yang modern. Di dalam dunia konstruksi saat ini dikenal Building Information Modelling (BIM) yang merupakan teknologi mencakup Informasi penting dalam proses desain, konstruksi, dan maintenance yang terintegrasi pada pemodelan 3D dengan lebih akurat. Penelitian ini dilakukan pada Gedung Puskesmas Kotamatsum yang terletak di Jl. Amaliun No. 75 Medan, Kel. Kotamatsum IV Kec. Medan Kota. Adapun tujuan penelitian ini adalah, yang pertama untuk menghitung selisih Bill Of Quantity pada struktur Gedung Puskesmas Kotamatsum menggunakan software revit dan perhitungan konvensional, lalu yang kedua mengetahui berapa penghematan biaya pada pekerjaan struktur Gedung Puskesmas Kotamatsum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, pengumpulan data teknis, pemodelan menggunakan software revit, dan perbandingan hasil perhitungan. Adapun simpulan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah perhitungan volume pekerjaan menggunakan Autodesk Revit 2024 menghasilkan selisih dengan perhitungan konvensional, terdapat selisih yang cukup beragam. Volume perhitungan bekisting yang memiliki selisih 15% dimana perhitungan menggunakan revit lebih kecil di sebabkan karena pada revit komponen-komponen model akan otomatis tereduksi satu sama lain jika bersinggungan satu sama lain. Penghematan yang diperoleh sebesar Rp 109.999.710,00 atau 2,9%, dimana estimasi biaya yang dihasilkan dari implementasi BIM menggunakan software revit lebih kecil dari pada estimasi biaya secara konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa dalam implementasi BIM pada pelaksanaan konstruksi dapat meminimalisir waste pada proyek
PENILAIAN GREEN BUILDING GEDUNG DIREKTORAT POLITEKNIK NEGERI MEDAN Nasution, Aji Saputra; Citra Utami; Efri Debby Ekinola Ritonga; Alfiani, Alfiani
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v4i2.1768

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk di Indonesia mengakibatkan banyaknya aktivitas yang membawa dampak pemanasan global bagi lingkungan hidup. Peningkatan suhu global ini diakibatkan salah satunya oleh efek rumah kaca. Selain pemanasan global, pemborosan energi juga menjadi salah satu faktor penting dalam terciptanya bangunan hijau (green building). Beberapa perguruan tinggi di Indonesia masih banyak yang kurang peduli terhadap bangunan hijau. Objek pada penelitian ini adalah Politeknik Negeri Medan. Data yang didapat akan dibandingkan dengan data yang telah diatur dalam Greenship Existing Building versi 1.1. Sesuai dengan hasil analisis yang dilakukan, Gedung Direktorat Politeknik Negeri Medan telah menerapkan beberapa kategori green building. Pada kriteria Tepat Guna Lahan, gedung sudah menerapkan 3 kategori yaitu Aksesibilitas Masyarakat, Lansekap Lahan dan Efek Pulau Bahang. Pada kriteria Konservasi dan Efisiensi Energi, gedung telah menerapkan 1 kategori yaitu Pendayagunaan Sistem Energi. Pada kriteria Sumber dan Daur Ulang Material, gedung telah menerapkan 1 kategori yaitu Penggunaan Non ODS. Dan pada kriteria Kenyamanan dan Kesehatan dalam Ruangan, gedung telah menerapkan 1 kategori yaitu Pengendalian Asap Rokok Lingkungan. Dengan hasil tersebut, gedung Mengumpulkan 10 poin dengan persentase 8,53%. Berdasarkan tingkat peringkat yang diatur oleh GBCI, gedung belum termasuk ke dalam bangunan hijau.
ANALISIS PENGARUH PENGAMBILAN TANAH ARAH HORIZONTAL DAN VERTIKAL TERHADAP NILAI PERMEABILITAS TANAH LEMPUNG Surbakti, Rudianto; Muhammad Mabrur; Hasanul Arifin Purba; Al Qadry
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v4i2.2000

Abstract

Koefisien permeabilitas tanah merupakan salah satu parameter terpenting dalam perencanaan konstruksi sipil seperti pembangunan jalan, talud, dinding penahan tanah, bendungan, sumur resapan, dan lainnya. Saat ini tabung undisturbed sampel (UDS) yang tersedia di pasaran hanya dapat mengeluarkan sampel arah vertikal saja, sehingga seringnya dalam perencanaan nilai koefisien permeabilitas horizontal (kx) tidak dapat diperoleh dan disamakan nilainya dengan nilai permeabilitas vertikal (ky). Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai koefisien permeabilitas tanah arah horizontal dan vertikal yg diambil dari arah vertikal dan horizontal lapisan tanah. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel tanah lempung dengan pengeboran, kemudian pengujian permeabilitas sampel tanah lempung laboratorium untuk pengujian permeabilitas tanah. Pengujian permeabilitas dilakukan dengan metode falling head untuk tanah yang diambil dari arah vertikal dan horizontal. Hasil pengujian tanah menunjukkan besar perbedaan nilai permeabilitas tanah yang dikeluarkan dari arah horizontal dan vetikal tanah menunjukkan nilai yang konsisten pada ketiga sampel tanah yang diujikan. Rasio antara permeabilitas vertikal dan horizontal pada masing-masing sampel tanah berurutan HB.01, HB.02 dan HB.03 adalah 3,79, 3,87 dan 4,04.
ANALISIS GEMPA TERHADAP RESPON STRUKTUR IRREGULAR BUILDING MENGGUNAKAN LEAD RUBBER BEARING DENGAN METODE TIME HISTORY Hoka Winardo; Emilia Kadreni
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v5i1.2272

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan akan gempa, terutama pulau Sumatera. Salah satu langkah konkrit upaya menghindari kerusakan akibat gempa bumi ialah memperkuat struktur bangunan dengan elemen pereduksi gempa seperti base isolator. Respon struktur terhadap gempa akan berbeda jika diaplikasikan terhadap bangunan yang beraturan dan ketidakberaturan dengan perletakan sendi ataupun dimodelkan dengan pegas yang berbasis isolator. Mekanisme kerja isolator dapat meningkatkan perioda alami dari struktur, selain itu base isolator juga mampu mengurangi interdrift story yang menjadi penyebab terbesar kegagalan struktur bangunan. Menyikapi permasalahan tersebut, penelitian ini dibuat untuk mengetahui respon struktur akibat gempa pada bangunan dengan menggunakan base isolator tipe lead rubber bearing. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa struktur dengan isolator mampu meningkatkan perioda struktur menjadi 3,8547 s dari perioda awal struktur sebesar 1.1248 s yaitu tiga kali lipat, selain itu struktur dengan isolator mampu mengurangi Interstory drift hingga 76,17% (arah x) dan 51,38% (arah y).
ANALISIS FREKUENSI ALAMI JEMBATAN SEI WAMPU: PERBANDINGAN SIMULASI ABAQUS DAN METODE DUNKERLEY Ainil Mardhiyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v5i1.2332

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan nilai frekuensi alami Jembatan Sei Wampu yang diperoleh melalui simulasi numerik ABAQUS dan metode teoritik Dunkerley. Simulasi numerik dengan ABAQUS menghasilkan nilai frekuensi alami sebesar 10,711 rad/det, sedangkan metode Dunkerley memberikan nilai sebesar 10,60 rad/det. Persentase perbedaan antara kedua metode tersebut berkisar antara 0,93% hingga 0,94%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Dunkerley mampu memberikan estimasi awal perilaku dinamik struktur dengan akurasi yang cukup baik. Namun, simulasi numerik menawarkan keunggulan dalam mempertimbangkan faktor-faktor kompleks seperti distribusi kekakuan, massa, dan kondisi batas struktur. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan gabungan pendekatan teoritik dan numerik untuk meningkatkan keandalan hasil analisis dalam proses desain dan evaluasi struktur jembatan. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi rujukan praktis bagi para perencana struktur dalam mengoptimalkan kombinasi pendekatan teoritik dan numerik.
ANALISIS PERHITUNGAN DAYA DUKUNG AKSIAL DAN BIAYA PELAKSANAAN PONDASI SPUN PILE Lumban Gaol, Sri Angreni; Hadianti Muhdinar Pasariibu
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v5i1.2336

Abstract

Salah satu komponen penting dari sebuah bangunan pada proyek konstruksi adalah pondasi. Pondasi berfungsi untuk menyalurkan beban vertikal dan horizontal dari bangunan ke tanah di sekitarnya. Pada pembangunan Apartemen Princeton Boutique Living pondasi yang digunakan adalah pondasi dalam yaitu pondasi spun pile. Pondasi dalam digunakan jika lapisan tanah keras berada jauh dari permukaan. Dalam penelitian ini membahas mengenai perhitungan daya dukung pondasi spun pile tunggal dan kelompok dengan data SPT dan perhitungan biaya pelaksanaan pekerjaan pondasi spun pile. Metode yang digunakan adalah metode Meyerhoff dan Vesic. Dari hasil perhitungan daya dukung pondasi spun pile tunggal berdasarkan data SPT dengan menggunakan metode Meyerhoff didapat nilai daya dukung ultimit (Qult) sebesar 533,074 Ton dan nilai daya dukung ijin (Qall) sebesar 161,655 Ton. Dengan metode Vesic didapat nilai daya dukung ultimit (Qult) sebesar 77,021 Ton dan nilai daya dukung ijin (Qall) sebesar 25,674 Ton. Hasil Perhitungann daya dukung tiang kelompok dengan efisiensi terbesar adalah menurut Seiler-Keeny yaitu 5783,224 Ton dan 918,474 Ton. Daya dukung dengan efisiensi terkecil adalah menurut Formula Sederhana yaitu 3295,347 Ton dan 523,357 Ton. Perhitungan biaya pondasi spun pile adalah sebesar Rp 744.126.934 ≈ Rp 744.127.000.
EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TINGKAT KESEHATAN DAN KESELAMATAN PEKERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN WIEGO WAREHOUSE Juanda Alwi Dalimunthe; Debataraja, Lisherly; Samsudin Silaen; Amsuardiman, Amsuardiman
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v5i1.2345

Abstract

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat efektifitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah lingkungan. Lingkungan kerja yang aman dan positif akan membawa dampak yang positif bagi orang-orang yang berada di dalamnya. Selain lingkungan kerja faktor lain yang mempengaruhi kinerja pekerja yaitu keselamatan kerja. Dalam penelitian ini membahas mengenai evaluasi pengaruh lingkungan kerja terhadap tingkat kesehatan dan keselamatan pekerja pada proyek pembangunan Wiego Warehouse dengan melakukan metode analisis deskriptif data, uji validitas instrumen data, uji reliabilitas instrumen data, analisis regresi linear sederhana, koefisien determinasi, uji parameter individual. Dari hasil penyebaran kusioner terhadap 30 orang responden berdasarkan Analisis Deskriptif Data pada Proyek Pembangunan Wiego Warehouse Medan lingkungan kerja berdampak kepada kesehatan dan keselamatan pekerja dengan kategori “Tinggi” dan terdapat 3 faktor yang paling berdampak yaitu Penerangan yang bagus (B1) diperoleh hasil persentase 85,83% dengan kategori Sangat Tinggi.Ruang gerak yang longgar (B3) diperoleh hasil persentase 80,00% dengan kategori Tinggi. Struktur Kerja yang Lengkap (C1) diperoleh hasil persentase 79,17% dengan kategori Tinggi.
IDENTIFIKASI SEBARAN GEDUNG TINGGI (HIGH BUILDING) MENGGUNAKAN CITRA RESOLUSI TINGGI DI KECAMATAN MEDAN KOTA Citra Utami; Dina Tri Septiningtiyas; Rhini Wulan Dary; Sitompul, Mizanuddin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v5i1.2429

Abstract

Medan sebagai kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia terdiri dari 21 kecamatan dan 151 kelurahan dengan luas wilayah mencapai 265,10 km² dan jumlah penduduk sekitar 2.494.512 jiwa (2022) dengan kepadatan penduduk 9.413 jiwa/km² mengalami perkembangan yang begitu pesat ditandai dari banyaknya pembangunan gedung-gedung tinggi (high building) seperti mall, apartemen, dan perkantoran. Tingginya pertumbuhan pemanfaatan ruang perkotaan dengan kompleksitas konflik di dalamnya membutuhkan instrumen pengendalian yang bersifat detail, adaptif dan spasial menggunakan satu sistem basis data yang dapat diperbaharui dan digunakan secara efisien. Perencanaan tata ruang membutuhkan data yang akurat agar memperoleh hasil yang sesuai dengan kondisi faktual. Pemanfaatan data Citra Satelit Resolusi Tinggi akan memberikan data citra dengan tingkat resolusi yang tajam dan jelas sehingga model pemetaan yang dihasilkan dari pengolahan software ArcGIS akan memberikan tampilan peta sebaran gedung tinggi yang sesuai dengan kondisi faktual. Di wilayah Kecamatan Medan Kota sampai tahun 2024 terdapat 6 buah gedung tinggi yang memiliki ketinggian lebih dari 24 m (lebih dari 6 tingkat). Selain itu diperoleh nilai sebaran gedung tinggi (Average Nearest Neighbour Summary)) sebesar nilai Nearest neighbor ratio sebesar 1,976089, Critical Value (z-score) sebesar 4,573996 dan significance value (p-value) sebesar 0,000005 yang menunjukkan bahwa pola yang terbentuk adalah pola tersebar merata (dispersed).