cover
Contact Name
Muhammad Nurul Mubin
Contact Email
mnmubin96@gmail.com
Phone
+6285740118326
Journal Mail Official
heutagogia@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Faculty of Tarbiyah and Education, 2nd floor, House of Journal, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia. Marsda Adisucipto Street Yogyakarta 55281 Indonesia.
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education
ISSN : 28097769     EISSN : 27983579     DOI : https://doi.org/10.14421/hjie
Aims and Scope The journal focuses its scope on the issues of Islamic Education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of Islamic Education to publish their researches in our Journal. The journal publishes high quality empirical and theoretical research covering all aspects of Islamic Education. Deradicalization of Islamic Education Philosophy of Islamic Education Islamic Education Policy Gender and Islamic Education Comparison of Islamic Education Islamic Education and Science Nusantara Islamic Education Pesantren Education Islamic Education and Social Transformation Leadership of Islamic Education Figure of Islamic Education Islamic Education Management Curriculum of Islamic Education Innovation of Islamic Education Madrasah Education
Articles 97 Documents
Urgensi Menanamkan Akhlak pada Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam Ragil Dian Purnama Putri; Veni Veronica Siregar
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-04

Abstract

Akhlak adalah persoalan yang sering terjadi dalam mendidik anak, karena akhlak selalu berhubungan dengan perilaku manusia dalam pembentukan peradaban. Tujuan penulisan artikel ini yaitu digunakan dalam mengetahui bagaimana akhlak sebagai tumpuan kecerdasan anak dan ayat maupun hadist tentang pendidikan akhlak pada anak. Metode penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan terhadap buku, peraturan perundangan-undangan, makalah seminar, prosiding, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian memaparkan bahwa manusia ciptaan Allah SWT yang paling sempurna. Kategori kecerdasan intelektual dan emosional terdapat pada diri manusia. Namun, kecerdasan tidak berkembang jika sekelilingnya seperti orang tua, masyarakat, maupun lingkungan sekitar tidak ikut serta dalam proses pembentukan akhlak anak. Hal tersebut dikarenakan dasar perkembangan yaitu dari pengaruh lingkunganan anak. Ayat dan hadist tentang pendidikan akhlak pada anak yaitu terdapat dalam surah Al-qur’an QS Ali Imran ayat 112, dan 159-160. Hadist mengenai pendidikan akhlak telah diriwayatkan oleh al-Bukhârî tentang ibu atau keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya.
Pengembangan Media Puzzle Berbasis Kartu Kata Bergambar pada Materi Daur Hidup Hewan Kelas V di SD Negeri 1 Mendo Barat Nila; Siti Nurjanah
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-03

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan yang terkait terhadap penilmbelajaran yang digunakan sangat sederhana seperti halnya dalam proses pembelajaran guru memanfaatkan pedoman buku-buku yang ada diperpustakaan, buku lks dan sebagainya yang dapat digunakan dalam proses mengajar. sehingga membuat peserta didik menjadi bosan serta ketertarikan dan minat peserta didik kurang dan sulit memahami pembelajaran saat berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengembangan media puzzle berbasis kartu kata bergambar pada materi daur hidup hewan yang dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian Research And Development (R&D) yang menggunakan model Bord and Gall terdiri dari 10 tahapan yang meliputi: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produksi masal. Teknik dan instrumen pengumpulan data yaitu interview (wawancara), kuesioner (angket), dan dokumentasi. Penilaian ahli media puzzle berbasis kartu kata bergambar sebagai media pembelajaran dengan melakukan revisi berdasarkan saran ahli. Presentase kelayakan yang diberikan oleh ahli materi yaitu 92% (sangat layak), oleh ahli media yaitu 83,1% (sangat layak) dan oleh ahli bahasa yaitu 80% (layak). Hasil uji coba produk (skala kecil) memperoleh presentase sebesar 96,7% (sangat layak) dan hasil uji coba pemakaian (skala besar) memperoleh presentase sebesar 98,8% (sangat layak). media puzzle berbasis kartu kata bergambar pada materi daur hidup hewan yang telah dikembangkan serta dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada kelas V.
Reading Habit Sebagai Solusi Krisis Sastra Anak Zulfi Idayanti; Izzatin Kamala
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-05

Abstract

Sastra mempengaruhi pola pikir, tingkat kritis, kemampuan menganalisa serta kepribadian anak. krisis sastra terjadi karena kurangnya minat baca, pembiasaan sedari dini yang tidak diterapkan serta lingkungan yang tidak mendukung. Anak yang sering membaca tentu memiliki kosakata sastra bahkan tingkat kemampuan menganalisa dan kemampuan mengarang yang baik., sehingga antara membaca dan sastra anak memiliki keterkaitan atau saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana kebiasaan membaca dapat mengatasi krisis sastra pada anak. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif noneksperimental dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data berupa angket dan observasi. dengan sampel 20 siswa kelas IV SD Kecamatan Muntilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca (reading habit) dapat menjadi solusi untuk krisis sastra anak. Oleh sebab itu, penanaman pentingnya kebiasaan membaca harus terus dilaksanakan sedini mungkin agar mampu membina karakter anak bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
Pola Komunikasi Pembelajaran Antara Guru dan Orang Tua di Masa Pandemi Covid-19 Ali, Musyafa; Kasmiati; Heru Kurniawan
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi pembelajaran antara guru dan orang tua di PAUD Wadas Kelir khususnya di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan tiga metode yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data peneliti menggunakan tiga tahap, yakni reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi pembelajaran antara guru dan orang tua yakni ada empat pola yang mana setiap pola memiliki lambang bahasa dan media yang berbeda. Adapun yang digunakan oleh guru yakni 1) pola komunikasi primer dengan menggunakan lambang bahasa verbal dan non verbal, 2) pola komunikasi sekunder dengan menggunakan media sosial ataupun media cetak. 3) pola komunikasi linier, dan 4) pola komunikasi sirkuler.
Relevansi Pemikiran Ibnu Sina Terhadap Pendidikan di Era Modern Wibowo; Risa Udayani
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-07

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui latar biografi, kehidupan, serta pemikiran Ibnu Sina mengenai pendidikan, kemudian untuk menemukan relevansi pemikiran pendidikan Ibnu Sina dengan pendidikan Islam di era modern ini. Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan (library research). Peneliti menghimpun sumber data melalui literatur-literatur teks, baik buku, jurnal, maupun artikel-artikel yang berhubungan dengan pembahasan ini. Hasil penelitian menunjukan Ibnu Sina Sebagai seorang filosof, ahli kedokteran dan juga pendidikan, Ibnu Sina memiliki gagasan dan pemikiran terkait tentang mendidik anak, yang diantaranya menjelaskan kepada kita bahwa ia sangat memperhatikan pendidikan akhlak anak. pemikiran Ibnu Sina mengenai pendidikan secara terstruktur dari tujuan, kurikulum, metode pembelajaran dan guru atau pendidik ialah faktor dari pada unsur-usur determinan dalam pendidikan. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Sina dapat dijadikan acuan penting dalam memajukan dunia pendidikan.
Konsep Dasar Kurikulum Pendidikan Islam: Kajian Teoritis Filosofis Faiq Ilham Rosyadi; Usman
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-01

Abstract

Kemampuan memahami konsep dasar kurikulum pendidikan Islam adalah prasyarat bagi guru sebelum ia memulai kegiatan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menelaah konsep dasar kurikulum pendidikan Islam melalui kajian teoritis filosofis. Penelitian ini berjenis penelitian pustaka yang dilakukan melalui pengumpulan data literatur yang sesuai dengan fokus kajian. Data yang diperleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan Islam merupakan sebuah rancangan belajar yang disusun secara sistematis, integratif, komprehensif dan berpondasi pada nilai dan ajaran agama Islam. Karakteristik yang tercerminkan dari kurikulum tersebut mengutamakan tujuan Islam, berorientasi tauhidik, memenuhi kebutuhan peserta didik dalam berbagai aspek, menyediakan materi pengetahuan yang realistis, dan menghindarkan dari pemikiran peserta didik yang dikotomis. Dalam proses penyusunannya harus berprinsip pada tujuh prinsip pokok diantaranya: integral, universal, keseimbangan keterkaitan, fleksibilitas, individualisasi dan sinkronisasi. Selanjutnya, dalam perjalanannya kurikulum pendidikan Islam harus berorientasi pada pelestarian nilai, peserta didik, sosial demand, penciptaan tenaga kerja dan penciptaan lapangan pekerjaan.
Penggunaan Aplikasi Whatsapp pada Pembelajaran Online di Kelas V MIN 9 Banjar saufi Al Hadisi, Ahmad; Nafisah, Azizatun
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.21-01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi aplikasi WatsApp dalam pembelajaran di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu untuk memahami dan menjelaskan makna peristiwa interaksi perilaku manusia dalam situasi tertentu berdasarkan sudut pandang peneliti sendiri. Hasil temuan penelitian ini adalah proses pembelajaran online menggunakan aplikasi WhatsApp tidak memerlukan adanya tatap muka secara langsung antara guru dan siswa, melainkan hanya melalui jaringan internet saja. Sehingga walaupun siswa berada di rumah, guru tetap dapat melaksanakan proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru dapat memanfaatkan pembelajaran dalam jaringan (online) agar pengajaran dan bimbingan kepada siswa dapat dilaksanakan. Kelebihan penggunaan aplikasi ini adalah membantu dalam proses pembelajaran online. Hal ini karena aplikasi whatsApp memiliki banyak fitur yang membantu guru lebih kreatif dalam membangun semangat siswa untuk belajar lebih giat. Adapun kekurangan dalam pengunaan aplikasi ini adalah terabaikanya perilaku karakter siswa yang tidak bisa diawasi oleh guru secara langsung.
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran Daring di SMPN 2 Wedarijaksa Suharsono, Suharsono; Agung Setiabudi; Nuriyatul Fitriya
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.21-03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMPN 2 Wedarijaksa. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Analisis data dilaksanakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, bahwa peran guru PAI dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran daring di SMPN 2 Wedarijaksa adalah guru mempunyai tugas untuk menjadikan siswa sebagai manusia IMTAQ, berintelektual, dan memiliki moral yang baik. Maka dari itu, tugas dari guru PAI tidak hanya mengajarkan pengetahuan atau ilmu tetapi bagaimana menjadikan pengetahuan mereka dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan Media Komik Berbasis Karakter Peduli Sosial Subtema Keadaan Cuaca bagi Peserta Didik Kelas II SD Tiara Nurhayati; Muhammad Dhori; Khairul Nisa
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-08

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memahami langkah-langkah mengembangkan media komik berbasis karakter penyayang sosial, menilai kelayakan media komik strip berdasarkan karakter peduli sosial, dan menilai keefektifan media komik berdasarkan karakter kesejahteraan. Survei ini merupakan bentuk survei pengembangan berdasarkan model survei ADDIE. Hasil survei uji kelayakan menunjukkan bahwa penilaian ahli media mendapat skor 90. Peringkat ahli bahasa mencetak 90. Peringkat ahli pembelajaran mendapatkan skor 90. Penilaian respon guru mendapat skor 92,30 dan penilaian siswa mendapat skor 90,80. Desain dan analisis menggunakan T-test dengan uji normalitas dan uji validitas yang sesuai dengan One Grup Pretest Post test. Jika nilai signifikansi uji-T berpasangan kurang dari 0,05 sehingga kesimpulannya adanya perbedaan signifikan dari pretest dan posttest, sehingga media yang dikembangkan dapat dikatakan efektif untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil temuan untuk mengetahui keefektifan media, rata pre-test adalah 50,60 dan rata post-test ialah 79,68. Signifikansi (p) yang diperoleh adalah 0,000, lebih kecil dari signifikasi 0,05 (0,000 < 0,05).
Reorientasi Kebijakan Pendidikan Islam di Masa Pandemi Covid-19 Rizal Fathurrohman; Wahid Tuftazani Rizqi
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-09

Abstract

Penelitian ini mengkaji reorientasi kebijakan pendidikan Islam pasca pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan menggambarkan secara sistematik dan faktual mengenai kebijakan-kebijakan yang diterapkan pada pendidikan Islam di masa pandemi Covid-19. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer berasal dari informasi pengelola pendidikan, guru, murid, dan masyarakat awam. Sedangkan data sekunder berasal dari kebijakan-kebijakan terkait sistem pembelajaran di masa pandemi. Terlepas dari dampak dan hikmah adanya pandemi ini, sejatinya pendidikan Islam perlu mereorientasi hakikat, peran, dan merespon tantangan di era pendemi dan juga teknologi. Bagi lembaga pendidikan Islam tidak ada pilihan lain selain beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal life) seperti memperhatikan kebersihan lingkungan belajar, melakukan pembelajaran berbasis media sosial, dan pembinaan karakter peserta didik, serta adaptasi-adaptasi baru lainnya. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat menjaga preferensi bagi masyarakat Islam Indonesia.

Page 2 of 10 | Total Record : 97