cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
genericsjournal@gmail.com
Editorial Address
Pharmacy Study Program, Faculty of Medicine, Diponegoro University Prodi Farmasi FK Undip, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Generics: Journal of Research in Pharmacy
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27749967     DOI : -
Core Subject : Health,
Pharmacy practice, pharmacy education, social pharmacy, clinical pharmacy, Phytochemistry, Pharmacoeconomics, Pharmacokinetics, Pharmacology, Pharmaceutics, Pharmaceutical Pharmacy, Biology Pharmacy, Medicinal Chemistry, and related topics in Pharmacy
Articles 83 Documents
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antipsikotik Pada Pasien Skizofrenia Remaja Di Rawat Inap RSJD Dr Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Fitriana, Anisa Desty; Hardian, Hardian; Eka Dini, Intan Rahmania
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 4, No 2 (2024): Generics : Journal of Research in Pharmacy, Volume 4, Edisi 2, 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v4i2.20423

Abstract

 Latar Belakang: Di Indonesia tahun 2017, skizofrenia menjadi beban penyakit dengan peringkat ke-3 yang menyebabkan Disability Adjusted Life Years (DALYs) dimana 6,2%-nya dialami remaja. Terapi utama untuk skizofrenia menggunakan obat antipsikotik. Penggunaan antipsikotik yang tidak rasional mengakibatkan ketidaktercapaian target terapi dan toksisitas sehingga perlu dilakukan evaluasi rasionalitas penggunaan antipsikotik. Evaluasi rasionalitas penggunaan antipsikotik bertujuan untuk meminimalisir terjadi perburukan gejala, efek samping obat, kontraindikasi dan risiko tidak tercapainya target terapi.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan dan rasionalitas antipsikotik pada pasien skizofrenia remaja di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah tahun 2021.Metode: Penelitian bersifat observasional deksriptif dengan pendekatan retrospektif pada 123 pasien skizofrenia remaja yang menerima antipsikotik di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 menggunakan metode simple random sampling.Hasil: Dari hasil penelitian penggunaan antipsikotik yang paling banyak digunakan adalah kombinasi antipsikotik dengan injeksi benzodiazepine (67,48%) Berdasarkan data evaluasi rasionalitas penggunaan antipsikotik, diperoleh hasil 100% tepat pasien, 100% tepat indikasi, 88,62% tepat obat dan 100% tepat dosis.Kesimpulan: Pola penggunaan antipsikotik paling banyak yaitu kombinasi antipsikotik dengan injeksi benzodiazepine (67,48%) dan rasionalitas penggunaan antipsikotik sebesar 97,2% dimana ketidakrasionalitasan disebabkan karena ketidaktepatan obat dan dosis.Kata kunci : Gangguan Jiwa, Skizofrenia, Remaja, Antipsikotik, Rasionalitas   
Uji Aktivitas Antibakteri Berbagai Ekstrak Tanaman Herbal Terhadap Staphylococcus epidermidis Ramadhani, Melati Aprilliana; Nadifah, Silfia Duratun; Putri, Nurul Aulia; Sulastri, Sulastri
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 4, No 1 (2024): Generics : Journal of Research in Pharmacy, Volume 4, Edisi 1, 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v4i1.22681

Abstract

Acne vulgaris atau jerawat merupakan salah satu penyakit infeksi yang dapat menyerang kulit. Bakteri yang menjadi penyebabnya adalah Staphylococcus epidermidis. Beberapa bahan alam yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri yaitu daun cengkeh (Syzygium aromaticum L), daun pepaya (Carica papaya L), dan daun melinjo (Gnetum gnemon L). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi antibakteri pada ekstrak daun cengkeh (EDC), papaya (EDP), dan melinjo (EDM) berdasarkan nilai zona hambat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan analisis kualitatif metabolit sekunder dan pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode kertas cakram dengan konsentrasi ekstrak adalah 5%, 10%, 15%, dan 20%. Analisis hasil menggunakan SPSS versi 25. Hasil uji kualitatif masing-masing ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Rerata zona hambat (mm) pada EDC, EDP, dan EDM pada konsentrasi 5% berturut-turut adalah 7,35; 1,33 ; 4,38; konsentrasi 10% adalah 8,25; 2,34; 5,60; kemudian pada konsentrasi 15% adalah 9,21; 3,54; 6,47; dan konsentrasi 20% adalah 10,28; 4,31; dan 7,59. Perbedaan nilai zona hambat dengan uji LSD antara EDC, EDP, dan EDM adalah < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas antibakteri EDC, EDP, dan EDM memiliki zona hambat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis yang berbeda signifikan. EDC memiliki aktivitas antibakteri yang paling baik.
Potensi Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa blume) sebagai Bahan Aktif Sedian Antioksidan Facial Wash Gel Vifta, Rissa Laila; Tinasari, Niken Delvin
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 4, No 1 (2024): Generics : Journal of Research in Pharmacy, Volume 4, Edisi 1, 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v4i1.23035

Abstract

Medinilla speciosa or Parijoto was contains flavonoid which known as a strong antioxidant compound so can be used as an active agent in cosmetic formulation. Antioxidant compounds have ability as free radicals scavenger. Facial wash gel cosmetic formulation are in great demand to clean facial skin to the maximum extent to the pores. The research aims to evaluate the physical stability and antioxidant activity using DPPH method with IC50 parameter. This research is an experimental post design research with maceration as extraction method. Concentration of parijoto fruit gel facial wash formulation were F1 (0.5%), F2 (1%), and F3 (1.5%). Physical stability test for 5 cycles of 10 days which includes organoleptic test, homogeneity test, pH test, viscosity test, foam height test, and antioxidant activity evaluation using DPPH and quercetin as standart. The results of physical stability in the accelerated test for 10 days showed that the preparation was stable during storage (p-value>0.05). Antioxidant activity of Formula 1 (0.5%) obtained IC50 value of 155.32 ppm (very weak), Formula 2 (1%) obtained IC50 value of 137.79 (medium), and Formula 3 (1.5%) obtained IC50 value of 96.17 ppm (strong). The IC50 value of quercetin was obtained at 4.19 ppm (very strong), parijoto fruit extract at 33.13 ppm (very strong), and positive control (market product) at 37.18 ppm (very strong). Keywords : Antioxidant, Facial wash, Flavonoids, Gel, Parijoto, Stability
Profil Antibiotik Pasien COVID-19 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Astuti, Rini Budi; Andayani, Tri Murtati
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25640

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular yang berasal dari Wuhan dan menyebar ke seluruh dunia. Antibiotik merupakan salah satu terapi yang diberikan kepada pasien COVID-19. Akhir – akhir ini ditemukan berbagai macam interaksi obat pada pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran antibiotik meliputi pola pemberian antibiotik dan potensi interaksi antibiotik dengan obat lain yang diberikan yang diberikan pada pasien COVID-19 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode cross sectional. Subjek penelitian merupakan pasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode Januari 2021 – Maret 2021. Sumber data yang digunakan adalah catatan rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Demografi pasien, jenis kelamin, kelompok usia, jenis antibiotik yang diberikan dianalisis secara kuantitatif. Potensi interaksi obat dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,2% pasien COVID-19 di RSUD Dr. moewardi Surakarta menerima terapi antibiotik. Antibiotik diberikan secara tunggal, kombinasi maupun dengan cara penggantian. Antibiotik tunggal yang paling banyak digunakan adalah azitromisin (71,8%). Terdapat 47 potensi interaksi pada level moderate antara antibiotik dengan obat lain yang dierikan pada pasien COVID-19 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Potensi interaksi terbanyak antara azitromisin – enoksaparin (40,4%) yang berpotensi meningkatkan resiko pendarahan.
Pengembangan Metode Analisis secara Kromatografi pada Penetapan Kadar Simvastatin dalam Sediaan Obat Sari, Putri Kharisma Novita; Mahendra, Raihan Bintang; Usmarini, Razita Fathya; Tamimah, Rifqah Alya; Puspitasari, Lia
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25528

Abstract

Simvastatin adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reduktase yang berperan penting dalam sintesis kolesterol di hati. Simvastatin tersedia dalam berbagai dosis dan dapat dikonsumsi bersama obat lain untuk menurunkan kolesterol. Analisis kadar simvastatin dalam suatu sediaan obat memerlukan metode analisis yang efektif dan tepat untuk memastikan kualitas dan keamanan dalam formulasi sediaan farmasi. Review ini bertujuan untuk menentukan kadar simvastatin pada sediaan obat dengan berbagai metode analisis secara kromatografi. Studi literatur dilakukan dengan mencari beberapa artikel jurnal penelitian internasional yang diterbitkan pada tahun 2015-2024, menggunakan kata kunci “validation methode simvastatin” “determination simvastatin” dan “determination and validation method of simvastatin”. Hasil review menunjukkan bahwa metode analisis penetapan kadar simvastatin secara kromatografi dapat dilakukan dengan High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), Reverse-Phase HPLC (RP-HPLC), Hydrophilic Interaction Chromatography (HILIC), dan Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLCHPLC dan RP-HPLC. Metode-metode tersebut memiliki keunggulan seperti sensitivitas, presisi, dan akurasi yang baik.
Tingkat Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Geriatri di RS Surakarta Ikakusumawati, Novita Dhewi; Cora, Syifa Munifa; Farida, Yeni
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.24849

Abstract

Geriatri atau lansia sering dikaitkan dengan munculnya berbagai masalah satunya yaitu munculnya penyakit kronis. Pengobatan penyakit kronis bisa sangat kompleks dan  dilakukan dalam jangka waktu yang lama atau terus-menerus sehingga pasien usia lanjut tidak melakukan pengobatan dengan baik sehingga memiliki kepatuhan yang rendah dalam pengobatan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepatuhan pengobatan pasien geriatri dan mengetahui hubungan antara kepatuhan dan karakteristik pasien geriatri dengan penyakit kronis di Rumah Sakit “X”. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional pada pasien geritari dengan penyakit kronis berdasarkan data rekam medis bulan Januari – Juli 2023 dan data wawancara kepada pasien pada bulan Mei-Juli 2023. Penilaian kepatuhan menggunakan metode kombinasi MGL MAQ dan Prescription Filling-MPR. Analisis yang dilakukan berupa analisis bivariat menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher. Hasil penelitian ini menunjukkan data kepatuhan dari 67 pasien, sebanyak 48 (71,64%) pasien memiliki kepatuhan tinggi dan 19 (28,36%) pasien memiliki kepatuhan rendah. Tidak ada faktor dari karakteristik pasien yang memiliki hubungan dengan tingkat kepatuhan pasien lansia dengan penyakit kronis (p > 0,05).
Pola Penggunaan Antidiabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Yang Terinfeksi Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M.Yunus Bengkulu Pudiarifanti, Nadia; Susilo, Avrila Iqoranny; Irnameria, Dira
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.24814

Abstract

Latar belakang: Virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-Cov 2) atau Covid-19 telah menyebar dengan sangat cepat melalui udara yang menyebabkan lebih dari 4,2 juta kasus kematian di dunia. Virus ini memberikan dampak negatif pada beberapa penderita penyakit kronik. Salah satu yang terkena dampaknya adalah penderita diabetes mellitus. Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan antidiabetes dan outcome penderita diabetes yang terinfeksi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah M.Yunus Bengkulu. Metode: penelitian ini adalah penelitian ini deskriptif dengan pengambilan data secara total sampling. Data diambil melalui rekam medis pada RSUD M.Yunus Bengkulu rawat inap pada tahun 2021 sebanyak 62 pasien. Hasil : berdasarkan hasil penelitian di dapatkan pola pengobatan antidiabetes pada pasien Covid-19 yaitu 4,48% tidak diberikan antidiabetes, 14,51% diberikan antidiabetes oral, 54,83% diberikan Insulin, dan 25,80% diberikan kombinasi insulin dan antidiabetes oral. Outcome terapi didapatkan 64,5% pasien sembuh dan 35,5% pasien dinyatakan meninggal.  Kesimpulan : Pola terapi antidiabetes paling banyak adalah kombinasi Insulin (Insulin Long acting dan rapid acting) dengan outcome pasien dinyatakan sembuh. Saran : Penelitian lanjut terkait efek samping pasien diabetes yang di diagnosa Covid-19 dan interaksi obat yang digunakan pada pasien.
Pengetahuan dan Perilaku Apoteker Terhadap Penggunaan Antibiotik di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur Anjani, Rosi Hayyu; Monasyifa, Riza; Wiharti, Irda Rizky
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25461

Abstract

Salah satu ancaman kesehatan global adalah resistensi antibiotik. Antibiotik yang digunakan secara berlebihan dan tidak rasional dapat menimbulkan reaksi yang dapat merugikan. Oleh karena itu, pengetahuan dan perilaku mengenai penggunaan antibiotic sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku dari apoteker, mengetahui korelasi antara pengetahuan, dan perilaku, serta mengetahui faktor sosio-demografi yang mempengaruhi pengetahuan  dan perilaku apoteker. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner terhadap 143 responden dari 170 apoteker dan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis  dan uji Mann-Whitney. Pengujian tersebut untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dengan pengetahuan dan perilaku, serta uji Spearman Correlation Coefficient untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan dengan perilaku. Hasil yang diperoleh menyatakan sebanyak 90,9% apoteker yang bekerja di apotek memiliki tingkat pengetahuan tinggi, dan 83,9% memiliki perilaku yang baik. Berdasarkan uji Spearman Correlation Coefficient, variabel pengetahuan dan perilaku saling berhubungan dengan korelasi sebesar 0,279 dengan nilai p-value <0,001. Apoteker yang memiliki pengetahuan tinggi maka perilakunya juga baik. Faktor sosiodemografi seperti tahun kelulusan, lama bekerja, posisi pekerjaan, dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan dan perilaku terhadap antibiotik.
Hubungan Antara Kesesuaian Terapi Berdasarkan Guideline dengan Kejadian Eksaserbasi pada Pasien Asma Rawat Jalan RS T Denpasar Kurnianta, Putu Dian Marani; Hilwa, Ulfanni; Dhrik, Mahadri; Ratnasari, Pande Made Desy
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25521

Abstract

Pengobatan asma yang mengikuti guideline tata laksana dalam mengontrol dan mengatasi gejalanya merupakan salah satu strategi untuk mencegah eksaserbasi. Penelitian dengan konsep evaluasi pengobatan dan eksaserbasi asma masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesesuaian pengobatan terhadap guideline dengan kejadian eksaserbasi pada pasien asma rawat jalan di salah satu rumah sakit umum di Denpasar. Penelitian observasional dilaksanakan dengan desain cross-sectional dan pendekatan analitik. Seluruh pasien yang memenuhi kriteria inklusi (pasien asma periode Juni 2023-2024 dengan ketersediaan data pengobatan dan kontrol rawat jalan) diikutsertakan dengan teknik sampling jenuh. Acuan evaluasi pengobatan adalah Global Initiative Strategy for Asthma 2023. Hubungan antara seluruh kriteria kesesuaian pengobatan terhadap guideline dengan tingkat kejadian eksaserbasi akut dianalisis secara statistik dengan uji Fisher’s Exact. Dari total 64 pasien yang didominasi oleh perempuan usia produktif (>75%), kesesuaian pengobatan terhadap guideline berkisar 78-100% berdasarkan aspek indikasi, obat, dosis, dan kondisi pasien. Kesesuaian pengobatan secara menyeluruh terhadap guideline berada pada angka 65,62%. Hubungan antara tingginya angka kesesuaian pengobatan terhadap guideline dengan kecenderungan rendahnya kejadian eksaserbasi akut (12,5%) bersifat tidak signifikan (p = 0,255). Meskipun tidak signifikan, penelitian ini mendukung praktik pelayanan yang mematuhi guideline pengobatan untuk meminimalisasi beban kerugian akibat eksaserbasi asma.
Studi Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rimpang Bangle (Zingiber Purpureum Roxb) terhadap Patogen Shigella Dysenteriae Khairunnisa, Khairunnisa; Ramadhani, Yessi; Sapada, Edy
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25307

Abstract

Shigella dysenteriae merupakan bakteri penyebab infeksi terutama di daerah saluran  pencernaan. Efek toksin yang dihasilkan menimbulkan diare yang encer dan muntah-muntah, lebih lanjut dihasilkan feses disertai nanah dan darah. Umumnya diare berdarah atau disentri dapat disembuhkan menggunakan antibiotik, namun penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi. Pemanfaatan rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb), yang diketahui memiliki efek antibakteri, merupakan salah satu alternatif yang menjanjikan dalam mengatasi permasalahan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang bangle terhadap bakteri penyebab diare berdarah atau disentri Shigella dysenteriae. Metode eksperimental digunakan sebagai metode difusi cakram dengan varian konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%, Ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan akuades sebagai kontrol negatif. Penelitian menunjukkan ekstrak rimpang bangle terdeteksi adanya senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan tanin dengan diameter zona hambat yang dihasilkan sebesar 8,8 mm (25%), 12,8 mm (50%), 13,8 mm (75%), 14,3 mm (100%), dan 25,3 mm (ciprofloxacin). Adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb) terhadap pertumbuhan Shigella dysenteriae.