cover
Contact Name
-
Contact Email
daktilitas@unita.ac.id
Phone
+6281231795857
Journal Mail Official
daktilitas@unita.ac.id
Editorial Address
Jl. Kimangunsarkoro Beji, Jl. Dusun Krajan, Dusun Krajan, Sobontoro, Kec. Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66233
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Daktilitas
ISSN : -     EISSN : 28279239     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
"DAKTILITAS" as an information media and study forum in the field of Civil Engineering, contains scientific writings of research results. The editors invite experts, practitioners, and anyone who is interested in contributing articles that have not been published in other print media.
Articles 46 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KLAIM DAN STRATEGI PENYELESAIANNYA DALAM INDUSTRI KONSTRUKSI MOHAMMAD MUHLIS; MOCHAMAD VALDIANSYAH
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i1.816

Abstract

Abstrac The economic development of a country is greatly influenced by the building industry. The emergence of problems in this sector must be minimized. The problem of claims is one of them. Parties involved in this industry must have knowledge of the different types of claims, their causes, and the solutions that can be made to overcome claim problems. Types and reasons for claims include (a) claims for losses due to contract modifications made by the owner, (b) claims for additional contract value components, (c) claims due to changes in activities, and (d) claims due to project suspension. Some examples of anticipatory measures are document preparation and understanding of the contract, briefing on reserving rights, planning and scheduling, proactive measures, and change orders. In addition, there are other means of reaching settlement, including negotiation, mediation, arbitration, and litigation. Keywords: Building sector, Claims Abstrak Perkembangan ekonomi suatu negara sangat dipengaruhi oleh industri bangunan. Timbulnya masalah di sektor ini harus ditekan seminimal mungkin. Masalah klaim adalah salah satunya. Pihak-pihak yang terlibat dalam industri ini harus memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis klaim, penyebabnya, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah klaim. Jenis dan alasan klaim meliputi (a) klaim atas kerugian akibat modifikasi klaim pemilik, klaim untuk komponen nilai kontrak tambahan, klaim akibat perubahan kegiatan, dan klaim akibat penangguhan proyek adalah contoh-contoh klaim. Beberapa contoh akta antisipatif adalah persiapan dokumen dan pemahaman kontrak, penjelasan ringkas tentang pemesanan hak, perencanaan dan penjadwalan, tindakan proaktif, dan perintah perubahan. Selain itu, terdapat cara lain untuk mencapai penyelesaian, termasuk negosiasi, mediasi, arbitrase, dan litigasi. Kata kunci ; Sektor bangunan, Klaim
STUDI ANALITIK ESTIMASI BIAYA TETAP PROYEK KONSTRUKSI DANANG WIJANARKO; NOVI ANDIRA ANGGREANI
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i1.819

Abstract

Abstrak: The precision of cost estimating is crucial for contractors since it influences whether bids are successful or unsuccessful and the company's continued survival in the construction industry. Contractors commonly estimate the amount of indirect expenses by determining the fraction of direct costs. While predicting the direct costs of construction is very simple and has been extensively studied, there is currently insufficient information on how Indonesian contractors assess the amount of expected indirect expenses in their bids. The survey's findings included data on how well contractors understood the purpose, significance, and value of indirect cost estimates included in pricing for each group of contractors' bids. Along with the survey results, Additionally, this research has been successful in creating a model of the relationship Between high-rise building prices between indirect charges and overall costs structures by an analysis of bid price papers provided by contractors. Keywords: Cost estimation, indirect costs, and a relationship model for cost estimating Abstrak: Ketepatan estimasi biaya sangat penting bagi kontraktor karena hal ini memengaruhi keberhasilan atau kegagalan penawaran dan kelangsungan hidup perusahaan dalam industri konstruksi. Kontraktor biasanya memperkirakan jumlah biaya tidak langsung dengan menentukan fraksi biaya langsung. Meskipun memprediksi biaya langsung konstruksi sangat sederhana dan telah dipelajari secara ekstensif, saat ini tidak ada informasi yang memadai mengenai bagaimana kontraktor Indonesia menilai jumlah biaya tidak langsung yang diharapkan dalam penawaran mereka. Temuan survei ini mencakup data mengenai seberapa baik kontraktor memahami tujuan, signifikansi, dan nilai estimasi biaya tidak langsung yang disertakan dalam penetapan harga untuk setiap kelompok penawaran kontraktor. Selain hasil survei, penelitian ini juga berhasil membuat model hubungan antara harga bangunan bertingkat tinggi antara biaya tidak langsung dan struktur biaya secara keseluruhan melalui analisis dokumen penawaran harga yang diberikan oleh para kontraktor. Kata kunci: Memperkirakan Biaya, Biaya Tidak Langsung, Model Hubungan
PERCEPATAN PENJADWALAN DAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE CIRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN ALGORITMA FIREFLY ZAHIR, LUTFAN ANAS; SULIANA MAFIROH
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i1.839

Abstract

Abstract Theㅤdevelopment ㅤofㅤ digitalization ㅤhasㅤ been ㅤgoingㅤ fasterㅤ sinceㅤ theㅤCovid-19ㅤ pandemic thatㅤhitㅤthe world ㅤin ㅤ2019.ㅤTheㅤroleㅤ of digitalizationㅤinㅤ the economy ㅤis ㅤincreasinglyㅤimportant, ㅤandㅤisㅤ oneㅤ of the enablingㅤ factorsㅤto ㅤincrease ㅤtheㅤ competitivenessㅤofㅤ the economyㅤ inㅤaㅤcountry.ㅤIndonesiaㅤ realizesㅤ the importanceㅤofㅤdigitalizationㅤforㅤaㅤcountry,ㅤso itㅤhasㅤinitiatedㅤtheㅤmainstreamin gㅤof ㅤdigitalㅤtransformati onㅤand ㅤimplemented ㅤtheㅤ Strategic Priorityㅤ Projectㅤ (MajorㅤProject)ㅤ"Information ㅤandㅤ Communication Technology Infrastructure ㅤto ㅤDrive ㅤDigitalㅤ Transformation".ㅤThe ㅤrapidㅤ developmentㅤ ofㅤtechnology providesㅤ manyㅤ options forㅤ aㅤ constructionㅤserviceㅤcompanyㅤtoㅤdetermineㅤmethodsㅤandㅤsearchㅤMeta - heruistic algorithmㅤtoolsㅤthatㅤ can ㅤbeㅤ modeled ㅤorㅤ adapted ㅤto ㅤvarious ㅤproblemsㅤ including ㅤscheduling. Thisㅤ scheduling ㅤsystem ㅤaims ㅤto ㅤminimize ㅤthe ㅤaverage valueㅤ of ㅤcostㅤdeviations. The ㅤcriticalㅤ path methodㅤorㅤCriticalㅤ Path ㅤMethod ㅤ(CPM) is usedㅤ to ㅤminimize ㅤcostㅤ deviations.ㅤCriticalㅤ path ㅤanalysis producesㅤtheㅤlength ㅤofㅤtimeㅤ allottedㅤforㅤ theㅤcompletionㅤofㅤtheㅤprojectㅤworkㅤduration.ㅤDeterminationㅤof theㅤcriticalㅤpathㅤinㅤthisㅤstudyㅤusing aㅤFirefly Algorithm.ㅤTheㅤparametersㅤinㅤtheㅤFirefly ㅤAlgorithmㅤused includeㅤtheㅤinputㅤα=rand(0,1),ㅤβ=rand(0,1),ㅤandㅤγ=500.ㅤTheㅤ optimalㅤ durationㅤ ofㅤprojectㅤworkㅤaccording toㅤtheㅤminimumㅤWorkㅤBreakdownㅤStructureㅤisㅤ44 ㅤdaysㅤwithㅤaㅤcriticalㅤpathㅤusingㅤtheㅤCPMㅤand Firefly algorithmㅤaccordingㅤtoㅤtheㅤESㅤandㅤLSㅤconsiderationsㅤasㅤfollows:ㅤ2,ㅤ11,ㅤ12,ㅤ13,ㅤ14,ㅤ15,ㅤ16, 17. Keyword : Critical Path Method (CPM), Firefly Algorithm, Optimization, Scheduling, VScode. Abstrak Perkembanganㅤ digitalisasiㅤ semakin ㅤpesat ㅤsejakㅤ pandemiㅤ Covid - 19ㅤ yangㅤ melandaㅤdunia pada ㅤtahun 2019 ㅤlalu.ㅤ Peranㅤ digitalisasiㅤ dalam ㅤperekonomian ㅤsemakinㅤ penting,ㅤdan menjadi salahㅤsatuㅤfaktor pendukungㅤpeningkatanㅤdayaㅤsaingㅤperekonomianㅤsuatuㅤnegara.ㅤIndonesiaㅤmenyadariㅤpentingnya digitalisasi ㅤbagi ㅤsuatu ㅤnegara, ㅤsehingga ㅤmenginisiasi ㅤpengaruh utama transformasiㅤdigitalㅤdan mengimplementasikanㅤ Proyek ㅤPrioritas ㅤStrategisㅤ(Major Project)ㅤ “Infrastrukturㅤ Teknologiㅤ Informasi danㅤKomunikasiㅤuntukㅤMendorongㅤTransformasiㅤDigital”.ㅤPesatnyaㅤ perkembanganㅤ teknologi ㅤmemberikan ㅤbanyakㅤ pilihanㅤbagi ㅤperusahaan ㅤjasa ㅤkonstruksi ㅤuntuk ㅤmenentukan ㅤmetode ㅤdanㅤ pencarian ㅤalat algoritmaㅤMetaheruistikㅤyang dapatㅤdimodelkanㅤatauㅤdisesuaikanㅤdenganㅤberbagaiㅤpermasalahanㅤtermasuk penjadwalan.ㅤSistem penjadwalanㅤiniㅤbertujuanㅤuntukㅤmeminimalkanㅤnilaiㅤrata-rataㅤpenyimpanganㅤbiaya. Metode ㅤjalur ㅤkritisㅤ atauㅤCriticalㅤ Pathㅤ Methodㅤ(CPM) ㅤdigunakanㅤuntuk meminimalkanㅤ penyimpangan biaya.ㅤAnalisisㅤjalurㅤkritisㅤmenghasilkanㅤlamanya waktu ㅤyang ㅤdialokasikanㅤuntuk ㅤpenyelesaian durasi pekerjaanㅤproyek.ㅤPenentuanㅤjalurㅤkritisㅤpadaㅤpenelitian iniㅤmenggunakanㅤAlgoritmaㅤFirefly.ㅤParameterpada ㅤAlgoritmaㅤ Fireflyㅤyangㅤdigunakan ㅤmeliputi inputㅤ α=rand(0,1)ㅤ, β=rand(0,1), danㅤγ=500.ㅤDurasi optimalㅤpekerjaanㅤ proyek ㅤsesuaiㅤ denganㅤWork Breakdownㅤ Strukctureㅤminimalㅤadalahㅤ44 ㅤhariㅤ dengan jalurㅤkritis/ ㅤCriticahㅤ Path ㅤdengan menggunakanㅤ CPMㅤ danㅤ FireflyㅤalgoritmaㅤsesuaiㅤperhtinganㅤESㅤdan LSㅤsebagaiㅤberikut:ㅤ2,ㅤ11,ㅤ12,ㅤ13,ㅤ14, 15,ㅤ16,ㅤ17. Kata Kunci : Critical Path Method (CPM), Algoritma Firefly, Optimasi, Penjadwalan, VScode.
STUDI PEMICU KERUSAKAN PADA BETON DAN UPAYA PREVENTIF NUGROHO, DANANG HADI; SUNARWADI, HADI SURYA WIBAWANTO
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i1.934

Abstract

Abstract: In construction projects in the field during the construction process and after construction, we oftenencounter various problems, one of which is damage to the concrete which can result in weakening of thestructure. We can find this damage in concrete structural elements such as columns, beams, plates, concrete walls. Therefore, it is necessary to prevent this damage by conducting case studies regarding the causes of damage to concrete so that the causes of damage can be identified and minimized. This research was carried out in collaboration with the applicator and observations in the field to obtain relevant data. This data will be analyzed for the causes of damage by comparing it with experts' theories, then results will be obtained as to the general causes of concrete damage and suggestions for prevention that can be taken. Based on the research results, it was found that the factors that cause concrete damage are casting height,formwork removal errors, ironing errors, vibrators, curing, casting dilatation, design failure, and additional loads. Incorrect use of vibrators turns out to be the most dominant factor causing damage to concrete. Keywords: concrete; damage trigger Abstrak Pada proyek konstruksi di lapangan pada saat proses konstruksi dan pasca dalam bidang konstruksi sering kita jumpai berbagai permasalahan, salah satunya adalah kerusakan beton yang dapat mengakibatkanmelemahnya struktur. Kerusakan ini dapat kita temukan pada elemen struktur beton seperti kolom, balok,pelat, dinding beton. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan kerusakan tersebut dengan melakukanstudi kasus mengenai penyebab kerusakan beton sehingga penyebab kerusakan dapat diidentifikasi dandiminimalkan. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi aplikator dan observasi di lapangan untuk memperoleh data yang relevan. Data Penyebab kerusakan akan dianalisis dengan membandingkannyadengan teori para ahli, kemudian memperoleh hasil penyebab umum kerusakan konkrit dan memberikansaran pencegahannya dapat dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor penyebab kerusakan beton adalah ketinggian jatuhpengecoran, kesalahan pelepasan bekisting, kesalahan pembesian, vibrator, pengawetan, dilatasi pengecoran, kegagalan desain, dan beban tambahan. Ternyata kesalahan menggunakan vibrator merupakan faktor yang paling dominan menyebabkan kerusakan pada beton. Kata kunci: beton; pemicu kerusakan
PENGUATAN BALOK KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCATARIA) DENGAN MENGGUNAKAN CFRP DALAM MENAHAN BEBAN LENTUR ADITYA PURNAMA; MARTHIN BAGOES NUGROHO
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i2.952

Abstract

ABSTRACT Sengon wood (Paraserianthes Falcataria) is one of the wood varieties that is often used in Indonesiain the forest industry. This type of wood was chosen because it grows quickly, can grow in various types ofsoil, has superior silvicultural properties, and the quality of the wood is suitable for use in making panelsand for carpentry purposes. However, the disadvantage of using wooden beams is their inability towithstand bending loads. So that the strength of wooden beams in withstanding bending loads can be increased, a method thatcan be applied is to use additional materials such as Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP). CFRP is amaterial that has a high level of strength and stiffness and is resistant to corrosion. In general, this series of research involves numerical analysis of sengon wood beams, both reinforcedand unreinforced using CFRP, using solid element modeling in the Midas Gen 2019 program. After that,the results of the numerical analysis of the two conditions will be discussed and compared . Analysis ofstrengthening sengon wood beams with CFRP involves beams with dimensions of 6 cm wide, 12 cm high,and 400 cm long. The CFRP used in this research is a unidirectional mat (UDM) fiber type with a thicknessof 2 mm. As the name suggests, this sheet has fibers oriented in one direction, where the fiber arrangementis maximized to withstand loads with an orientation in line with the direction of the fibers. Generally, thissheet is often used to strengthen beams and frames.From the analysis results on sengon wood beams without CFRP reinforcement and beams reinforcedwith CFRP, it can be concluded that CFRP reinforcement resulted in a reduction in bending stress of18.86%. In addition, there was a decrease in shear stress of 7.8% in the sengon wood beams reinforcedwith CFRP, as well as a decrease in deflection of 28.57% with the CFRP reinforcement.Keywords: Sengon wood, CFRP, shear, deflection, bending ABSTRAK Kayu Sengon (Paraserianthes Falcataria) adalah salah satu varietas kayu yang seringkali digunakan diIndonesia dalam industri hutan. Jenis kayu ini dipilih karena pertumbuhannya yang cepat, mampu tumbuhdi berbagai jenis tanah, memiliki sifat silvikultur yang unggul, dan kualitas kayunya cocok digunakandalam pembuatan panel dan untuk keperluan kayu pertukangan. Meskipun demikian, kekurangan daripenggunaan balok kayu adalah ketidakmampuannya dalam menahan beban lentur.Agar kekuatan balok kayu dalam menahan beban lentur dapat ditingkatkan, metode yang dapatdiaplikasikan adalah memanfaatkan bahan tambahan seperti Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP).CFRP adalah suatu materi yang memiliki tingkat kekuatan dan kekakuan yang tinggi, serta memiliki dayatahan terhadap korosi. Secara umum, rangkaian penelitian ini melibatkan analisis numerik terhadap balok kayu sengon, baikyang diperkuat maupun yang tidak diperkuat dengan menggunakan CFRP, dengan menggunakanpemodelan elemen solid dalam program Midas Gen 2019. Setelah itu, hasil analisis numerik dari keduakondisi tersebut akan dibahas dan dibandingkan. Analisis penguatan balok kayu sengon dengan CFRP melibatkan balok dengan dimensi lebar 6 cm, tinggi 12 cm, dan panjang 400 cm. CFRP yang digunakandalam penelitian ini adalah jenis serat unidirectional mat (UDM) dengan ketebalan 2 mm. Sesuai dengannamanya, lembaran ini memiliki serat yang berorientasi pada satu arah, dimana susunan seratdimaksimalkan untuk menahan beban dengan orientasi sejalan dengan arah serat tersebut. Umumnya,lembaran ini sering digunakan untuk penguatan balok dan frame. Dari hasil analisis pada balok kayu sengon tanpa perkuatan CFRP dan balok yang diperkuat denganCFRP, dapat disimpulkan bahwa penguatan CFRP mengakibatkan penurunan tegangan lentur sebesar18,86%. Selain itu, terjadi penurunan tegangan geser sebesar 7,8% pada balok kayu sengon yang diperkuatdengan CFRP, serta penurunan lendutan sebesar 28,57% dengan adanya penguatan CFRP.Kata kunci: Kayu Sengon, CFRP, Geser, Lendutan, Lentur
EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN LIMBAH BANNER (POLYVINIL CHLORIDA) DALAM PEMBUATAN MORTAR BERSERAT (FIBER MORTAR) HADI SURYA WIBAWANTO SUNARWADI; DANANG HADI NUGROHO; RESIA DINI APRIANI
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i2.953

Abstract

ABSTRACTFiber concrete is a composite concrete consisting of ordinary concrete and fiber materials. The purposeof adding fiber is to increase the tensile strength of concrete, so that concrete is resistant to tensile forces due toweather, climate and temperature. In this research, the manufacture of mortar with banner fiber added materialwas carried out to determine the compressive strength, flexural strength, and tensile strength of fibrous mortar.The method used is an experimental method by adding synthetic fiber Polyvinyl Chloride in banner waste as anadded ingredient in the manufacture of fibrous mortar. The variation of banner waste fiber used is 0%, 1%, 2%and 3%. The fiber length used is 10 x 1 mm. From the test results, it was found that the compressive strengthand flexural strength of the mortar decreased and the tensile strength of the mortar increased at a percentage of1.51% by 1.66 MPa. The average yield of axial tensile strength at 1% is 1.70 MPa, 2% is 1.49 MPa, 3% is 1.42MPa which is higher than the average axial tensile strength at 0% mortar of 1. 35%.Keywords: banner fiber waste; fiber concrete; fiber mortar. ABSTRAK Beton berserat merupakan beton komposit yang terdiri dari beton biasa dan bahan serat. Tujuanditambahkan serat untuk meningkatkan kekuatan tarik beton, sehingga beton tahan terhadap gaya tarik akibatdari cuaca, iklim dan temperatur. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan mortar dengan bahan tambah seratbanner untuk mengetahui kuat tekan, kuat lentur, kuat tarik pada mortar berserat. Metode yang dilakukan adalahmetode eksperimen dengan menambahkan serat sintesis Polyvinil Chlorida yang ada pada limbah bannersebagai bahan tambah dalam pembuatan mortar berserat. Variasi serat limbah banner yang digunakan adalah0%, 1%, 2% dan 3%. Panjang serat yang digunakan berukuran 10 x 1 mm. Dari hasil pengujian didapatkan kuattekan dan kuat lentur mortar menurun dan kuat tarik mortar meningkat pada persentase 1,51% sebesar 1,66MPa. Hasil rata-rata kuat tarik aksial pada persentase 1% sebesar 1,70 MPa, 2% sebesar 1,49 MPa, 3% sebesar1,42 MPa yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata kuat tarik aksial pada mortar 0% sebesar 1,35%.Kata kunci: beton berserat, mortar berserat; serat limbah banner.
PENINGKATAN TATA LETAK PERSIMPANGAN BERSINYAL MELALUI ANALISIS PANJANG ANTRIAN DENGAN PENGURANGAN LATENSI (STUDI KASUS: JALAN RAYA BOYOLANGU-JALAN MOH.YAMIN-JALAN RAYA PUCUNG KIDUL) DANANG WIJANARKO; ALMIZAN DICKY KURNIAWAN
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i2.959

Abstract

ABSTRACT Rapid urban development requires monitoring and evaluation of intersection conditions, especially inurban areas where space availability is very limited. As a result, traffic handling becomes very important, soknowledge of the volume and capacity characteristics of road segments is essential. The correlation acomparison of the intersection's wait time and queue length, along Considering the assessment of theintersection's operating effectiveness under investigation. original information collected from field surveys atthe intersection of Jalan Raya Boyolangu. The main source of this data collection is the Jalan Raya Moh. Yamin- Jalan Raya Pucung Kidul intersection. In addition, supplementary materials for this study were derived fromcalculations and hypotheses contained in literature books. A week-long traffic volume survey gatheredinformation for data analysis. The Highway Capacity Manual (HCM) 1985 and Ideas contained in theIndonesian Road Capacity Manual (MKJI) 1997 were used to ascertain the queue value, latency, length, as wellas the level of intersection approach saturation. Drawing from the outcomes in the domain, the degree ofsaturation values on Jalan Raya Boyolangu, Jalan Moh. Yamin, and Jalan Raya Pucung Kidul are 0.68, 0.288,and 1.144. This demonstrates how poorly the road is maintained because the waiting time and waiting time areaffected by the degree of saturation. Therefore, it is necessary to assess green time or divert some traffic forpublic transportation to other routes.Keywords: signalized intersection, delays, MKJI 1997 ABSTRAK Perkembangan kota yang pesat membutuhkan pemantauan dan evaluasi keadaan persimpangan,terutama di kota-kota yang kekurangan ruang yang tersedia. Akibatnya, penanganan lalu lintasmenjadi sangat penting, sehingga pengetahuan tentang karakteristik volume dan kapasitas segmenjalan menjadi sangat penting. Korelasi perbandingan waktu tunggu persimpangan dan panjang antrian,dengan mempertimbangkan penilaian efektivitas operasi persimpangan yang sedang diselidiki.informasi asli yang dikumpulkan dari survei lapangan di persimpangan Jalan Raya Boyolangu.Sumber utama dari pengumpulan data ini adalah persimpangan Jalan Raya Moh. Yamin -persimpangan Jalan Raya Pucung Kidul. Selain itu, bahan pelengkap untuk penelitian ini diperolehdari perhitungan dan hipotesis yang terdapat dalam buku-buku literatur. Survei volume lalu lintasselama seminggu mengumpulkan informasi untuk analisis data. Highway Capacity Manual (HCM)1985 dan Ide yang terdapat dalam Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 digunakan untukmengetahui nilai antrian, tundaan, panjang, serta tingkat kejenuhan pendekat persimpangan.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari domain tersebut, nilai derajat kejenuhan di Jalan Raya Boyolangu, Jalan Moh. Yamin, dan Jalan Raya Pucung Kidul adalah 0,68, 0,288, dan 1,144. Hal inimenunjukkan buruknya kondisi jalan tersebut karena waktu tunggu dan waktu tunggu dipengaruhioleh derajat kejenuhan. Oleh karena Akibatnya, diperlukan evaluasi waktu hijau atau pengalihansebagian lalu lintas untuk transportasi umum ke rute lain.Kata kunci: persimpangan bersinyal, tundaan, MKJI 1997
MENGKAJI KARAKTERISTIK PARKIR KENDARAAN DI TEPI JALAN DI AREA PARKIR PASAR NGEMPLAK, KABUPATEN TULUNGAGUNG MOHAMMAD MUHLIS; WAHYU ZADHA HUTAHAEAN
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i2.961

Abstract

ABSTRACTNgemplak Market in Tulungagung Regency is a popular choice among the community to fulfill theirdaily shopping needs. As a destination that attracts visitors from various regions, it requires adequate parkingfacilities. The author conducted a field survey, recording the entry and exit times around Ngemplak Market aswell as the license plates of passing cars. The survey was conducted for three days, from March 13, 2023 toMarch 15, 2023, starting at 06.00-18.00 WIB. Based on the results of data analysis, the parking lotaccommodates a maximum of 33 four-wheeled vehicles and 78 two-wheeled vehicles. A total of 1828 twowheelers and 593 four-wheelers constitute the peak parking volume. For four-wheelers, the maximum turnoverrate is 8.85 vehicles/space/12 hours, while for two-wheelers it is 2.18 vehicles/space/12 hours. For fourwheelers, the parking index is 49.3%; for two-wheelers it is 9.5%. For four-wheelers, the average waiting timeis 2.85 minutes; for two-wheelers it is 0.48 minutes. Four-wheelers require 412.5 m2 of parking space, and carsrequire 117 m2.Keywords: Parking Accumulation, Turnover Parking, Indeks Parking, Headway ABSTRAK Pasar Ngemplak di Kabupaten Tulungagung merupakan pilihan populer di kalangan masyarakat untukmemenuhi kebutuhan belanja sehari-hari. Sebagai destinasi yang menarik pengunjung dari berbagai daerah,diperlukan fasilitas parkir yang memadai. Penulis melakukan survei lapangan, mencatat waktu masuk dan keluardi sekitar Pasar Ngemplak serta pelat nomor mobil yang melintas. Survei dilakukan selama tiga hari, daritanggal 13 Maret 2023 hingga 15 Maret 2023, mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis data,tempat parkir tersebut menampung maksimal 33 kendaraan roda empat dan 78 kendaraan roda dua. Sebanyak1828 kendaraan roda dua dan 593 kendaraan roda empat merupakan volume parkir puncak. Untuk kendaraanroda empat, tingkat perputaran maksimum adalah 8,85 kendaraan/ruang/12 jam, sedangkan untuk kendaraanroda dua adalah 2,18 kendaraan/ruang/12 jam. Untuk kendaraan roda empat, indeks parkir adalah 49,3%; untukkendaraan roda dua adalah 9,5%. Untuk kendaraan roda empat, waktu tunggu rata-rata adalah 2,85 menit; untukkendaraan roda dua adalah 0,48 menit. Kendaraan roda empat membutuhkan ruang parkir seluas 412,5 m2, danmobil membutuhkan 117 m2.Kata kunci: Akumulasi Parkir, Turnover Parking, Indeks Parking, Headway
IMPLEMENTASI PEMODELAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN LUTFAN ANAS ZAHIR; KRISNA ACHMAD SUHUDI
JURNAL DAKTILITAS Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v3i2.962

Abstract

ABSTRACT The development of digitalization has accelerated since the covid-19 pandemic that hit the world in 2019.The role of digitalization in the economy is increasingly important, and is one of the enabling factors to increaseeconomic competitiveness in a country. Indonesia realizes the importance of digitalization for a country so that ithas initiated the mainstreaming of digital transformation and the implementation of the Strategic Priority Project(Major Project) "Information and Communication Technology Infrastructure to Drive Digital Transformation".The rapid development of technology provides many options for a construction service company to determine themethods and tools of Metaheruistic search algorithms that can be modeled or adapted to various problemsincluding scheduling. This scheduling system aims to minimize the average value of cost deviations. Critical pathmethod (CPM) is used to minimize cost deviation. Critical path analysis produces a length of time intended forcompletion of the project work duration. Determination of the critical path in this study using Genetic Algorithm.The results of the research on the data of 20 jobs with 3 constraint functions of duration, predecessor, and costobtained optimal critical path results with the critical path sequence ['D', 'A', 'B', 'G', 'C', 'E', 'H', 'F', 'K', 'I', 'L','J', 'M', 'N', 'O', 'P', 'Q', 'R', 'T', 'S']. Optimal Project Duration: 78 and Optimal Project Cost: 64000.Keywords: Critical Path Method (CPM), Genetic Algorithm, , Optimization, Scheduling,VScode. ABSTRAK Digitalisasi telah berkembang lebih cepat sejak pandemi COVID-19 melanda dunia pada 2019.Digitalisasi menjadi semakin penting dalam ekonomi dan merupakan salah satu komponen yang dapatmeningkatkan daya saing ekonomi suatu negara. Indonesia telah memulai pengarusutamaan transformasi digitaldan memulai Proyek Prioritas Strategis "Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk MendorongTransformasi Digital" sebagai bukti kesadaran negara akan pentingnya digitalisasi. Perkembangan teknologiyang semakin cepat memberikan banyak opsi bagi sebuah perusahaan jasa konstruksi untuk menentukan metodedan alat/ tools algoritma Metaheruistic pencarian yang dapat dimodelkan atau di adaptasikan pada berbagaipersamalahan termasuk pada penjadwalan. Sistem penjadawalan ini bertujuan untuk meminimalkan nilai rata –rata penyimpangan biaya. Metode jalur kritis atau Critical Path Method (CPM) digunakan untuk meminimalisirpenyimpangan biaya. Analisis lintasan kritis menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untukmenyelesaikan proyek. Algoritma Genetika digunakan untuk menentukan garis besar penelitian ini. Hasilpenelitian pada data 20 pekerjaan dengan 3 fungsi kendala durasi, predesesor, dan cost memperoleh hasil criticalpath yang optimal dengan hasil urutan critical path ['D', 'A', 'B', 'G', 'C', 'E', 'H', 'F', 'K', 'I', 'L', 'J', 'M', 'N', 'O', 'P','Q', 'R', 'T', 'S']. Durasi optimal Project Duration: 78 dan Optimal Project Cost: 64000.Kata kunci: Algoritma Genetika, Critical Path Method (CPM), Optimasi, Penjadwalan, VScode.
SEBUAH ULASAN SINGKAT TENTANG BETON AGREGAT DAUR ULANG DANANG HADI NUGROHO; HADI SURYA WIBAWANTO SUNARWADI; HERU PRASETYO NUGROHO
JURNAL DAKTILITAS Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/daktilitas.v4i01.1155

Abstract

Abstract This paper briefly introduces the recycling and regeneration preparation of waste concrete, as well as the crushing and screening process of waste concrete blocks. The properties of crushed aggregate and the physical and mechanical properties of recycled concrete were analyzed, and the research status of compressive strength and splitting tensile strength of waste concrete at home and abroad was summarized and analyzed. Factors such as water-glue ratio, water absorption, apparent density of recycled coarse aggregate, state of recycled coarse aggregate and strength of virgin concrete will affect the strength of recycled aggregate concrete. This paper also summarizes the relationship between the splitting tensile strength of recycled aggregate concrete and the compressive strength of the cube. Keywords: Recycled aggregate concrete; compressive strength; splitting tensile strength. Abstrak Makalah ini secara singkat memperkenalkan persiapan daur ulang dan regenerasi limbah beton, serta proses penghancuran dan penyaringan blok beton limbah. Sifat agregat hancur dan sifat fisik dan mekanik beton daur ulang dianalisis, dan status penelitian kuat tekan dan kuat tarik belah beton limbah di dalam dan luar negeri dirangkum dan dianalisis. Faktor-faktor seperti perbandingan water-glue, daya serap air, berat jenis agregat kasar daur ulang, keadaan agregat kasar daur ulang dan kekuatan beton perawan akan mempengaruhi kekuatan beton agregat daur ulang. Tulisan ini juga merangkum hubungan antara kuat tarik belah beton agregat daur ulang dengan kuat tekan kubus. Kata kunci: Beton agregat daur ulang; kekuatan tekan; kekuatan tarik belah.