cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 311 Documents
Efektifitas Penggunaan Komik Disiplin Belajar Dalam Layanan Bimbingan Konseling di MTss Ulumul Quran Banda Aceh Isnia, Isnia; Nuzliah, Nuzliah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2162

Abstract

The low level of learning discipline among students at MTsS Ulumul Qur’an Banda Aceh is reflected in their tendency to procrastinate, arrive late, and show limited responsibility toward academic tasks. This condition affects both motivation and learning achievement. This study aims to examine the effectiveness of using educational comic media in improving students’ learning discipline through group guidance services. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a One Group Pretest–Posttest Design. The subjects were five eighth-grade students selected purposively based on preliminary observation results. The instrument used was a Likert-scale questionnaire consisting of four indicators: compliance with learning rules, regularity in study habits, responsibility for assignments, and time management. The pretest results showed an average score of 67.80, which increased to 88.40 in the posttest. The t-test obtained a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference before and after treatment. The N-Gain value of 72.15% demonstrates that the use of comic media was effective. Therefore, educational comics proved effective in improving students’ learning discipline by fostering understanding, responsibility, and learning motivation. The findings highlight the importance of using creative visual media in guidance and counseling services to strengthen students’ discipline and character development in madrasah settings.
Upaya Pendidik Dalam Membiasakan Anak Usia Dini Melaksanakan Shalat Dhuha di TK IT Annibras Lampang Indriani, Dini; Casini, Casini; Karwati, Karwati; Awaliah, Windah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2163

Abstract

Pembiasaan shalat dhuha pada anak usia dini memiliki urgensi penting sebagai bagian dari upaya membentuk karakter religius dan menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan anak, pembiasaan ini tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai strategi untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran pendidik dalam membiasakan anak melaksanakan shalat dhuha di lembaga pendidikan anak usia dini, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi keberhasilan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali makna yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pendidik meliputi pembiasaan rutin, keteladanan, serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Faktor pendukung yang ditemukan antara lain adanya dukungan lingkungan sekolah dan fasilitas yang memadai, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan konsistensi anak. Secara umum, pembiasaan shalat dhuha terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku religius anak, seperti meningkatnya ketaatan, disiplin, dan kesadaran spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoritis mengenai pentingnya pembiasaan ibadah dalam pendidikan anak usia dini serta memperkaya kajian tentang pendidikan berbasis nilai religius. Kesimpulannya, diperlukan upaya penguatan metode pembiasaan yang lebih variatif serta penelitian lebih lanjut mengenai pembiasaan ibadah lain untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang pembentukan karakter religius pada anak.
Strategi Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Mendorong Literasi Berbahasa Nurhayati, Eti; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan di SMP Negeri 2 Sodonghilir dalam upaya komprehensif untuk meningkatkan literasi berbahasa siswa. Latar belakang masalah penelitian ini adalah rendahnya tingkat literasi nasional yang terkonfirmasi oleh data PISA, serta implementasi program bahasa asing di sekolah yang seringkali belum maksimal, meskipun penting untuk meningkatkan mutu dan keunggulan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sodonghilir. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam dengan guru dan siswa; observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan sarana prasarana; serta studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan orientasi, eksplorasi, dan verifikasi data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Bahasa Inggris telah berjalan sesuai prinsip yang berlaku, meliputi empat aspek intrakurikuler: perencanaan kolaboratif, pengorganisasian, pelaksanaan yang diperkaya kurikulum, dan evaluasi berkala. Meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakmerataan kompetensi awal dan hambatan psikologis siswa, sekolah menerapkan solusi berupa forum kolaboratif guru dwi-mingguan, dan penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba pidato dan bercerita. Manajemen yang terstruktur ini secara nyata berupaya mengatasi kesenjangan literasi dan meningkatkan kompetensi berbahasa siswa secara menyeluruh.
Implementasi Pembiasaan Cuci Tangan sebagai Upaya Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini di TK An-Nur Casini, Casini; Fajriyah, Fuzi Laelatul; Kurniawati, Kurniawati
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan cuci tangan sebagai upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini di TK An-Nur. Perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia dini karena anak berada pada masa golden age yang sangat menentukan pembentukan kebiasaan dan karakter di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh warga TK An-Nur, yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik dengan jumlah anak sebanyak 35 orang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 27 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan cuci tangan di TK An-Nur telah dilaksanakan secara rutin dan terintegrasi dalam kegiatan harian anak, seperti sebelum dan sesudah pembelajaran, sebelum makan, dan setelah bermain. Pembiasaan ini mampu meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kebersihan diri serta membentuk perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pembiasaan cuci tangan juga berkontribusi dalam pembentukan karakter anak, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian. Keberhasilan implementasi pembiasaan cuci tangan didukung oleh peran guru sebagai teladan, konsistensi pelaksanaan, serta integrasi kegiatan dalam perencanaan pembelajaran. Dengan demikian, pembiasaan cuci tangan terbukti menjadi strategi efektif dalam menanamkan PHBS dan karakter positif pada anak usia dini.
Digital Transformation in Pesantren: Strengthening Educational Management, Science Learning Innovation, and Sustainable Islamic Education Zuraida, Zuraida; Setiawan, Mahbub
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2172

Abstract

Pesantren sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar kuat pada tradisi menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam merespons perkembangan teknologi digital. Transformasi digital tidak hanya dipahami sebagai fenomena modernisasi, tetapi sebagai sarana strategis untuk memperkuat manajemen kelembagaan, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memastikan keberlanjutan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat manajemen pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran sains, dan mendukung keberlanjutan pendidikan Islam di pesantren. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah, kebijakan pendidikan, dan praktik digitalisasi di sejumlah pesantren modern. Analisis data dilakukan melalui metode deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan teknologi, relevansinya terhadap kebutuhan santri, serta kontribusinya terhadap pengembangan kurikulum dan tata kelola institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan signifikan dalam: (1) memperluas akses terhadap literatur keilmuan; (2) menciptakan lingkungan belajar sains yang lebih interaktif dan adaptif; serta (3) meningkatkan efektivitas tata kelola pesantren melalui sistem informasi dan platform digital. Selain itu, digitalisasi turut memperkuat keberlanjutan pendidikan Islam melalui peningkatan literasi digital santri, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan tradisi keilmuan yang tetap selaras dengan nilai-nilai Islam. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur dan potensi penyalahgunaan teknologi masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi secara bijak. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi yang mengintegrasikan tradisi, teknologi, dan keberlanjutan pendidikan.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Berfikir Kritis Siswa Siregar, Zahra Rafia Rani; Padli Nasution, Muhammad Irwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter berpikir kritis siswa melalui kajian studi pustaka. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai spiritual, tetapi juga rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis yang berimbang. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki siswa agar mampu menyeleksi, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi antara ajaran Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan kontekstual. Guru PAI berfungsi sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kemampuan analitis, logis, dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah kehidupan. Dengan demikian, PAI tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter berpikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai religius.
Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Pada Remaja Mesjid Dalam Program Pelestarian Lingkungan Yusmardani, Indi; Nasution, Muhammad Irwan Padli
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana karakter tanggung jawab terbentuk pada remaja masjid melalui program pelestarian lingkungan. Fondasi penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan generasi muda, terutama melalui kegiatan keagamaan di masjid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengurus serta anggota remaja Masjid Al-Mutahidin. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pelestarian lingkungan seperti kerja bakti rutin, pembersihan fasilitas masjid, pengelolaan sampah, dan perawatan taman mampu mendorong timbulnya rasa tanggung jawab, disiplin, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, contoh yang dibawakan oleh pengurus masjid juga memperkuat pembentukan sikap dan perilaku positif tersebut. Perubahan yang terlihat meliputi peningkatan partisipasi aktif, kesadaran untuk menjaga lingkungan secara sukarela, serta terbentuknya kebiasaan menjaga fasilitas umum. Oleh karena itu, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai alat untuk pembinaan karakter generasi muda.
Analisis Kesesuaian Materi Negosiasi dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Fase E Dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Agustina, Yemima; Melati, Rima; Salsabila, Neura Shafa; Putri, Salsa Bila; Ningsih, Ayu Setia
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian materi teks negosiasi dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas X Edisi Revisi 2023 dengan Capaian Pembelajaran (CP) Fase E Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi, melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Fokus analisis meliputi struktur teks negosiasi, aspek kebahasaan, fungsi sosial, serta keterkaitan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi teks negosiasi dalam buku telah sesuai secara formatif dengan Capaian Pembelajaran, terutama dalam hal struktur dan ciri kebahasaan. Namun, kesesuaian tersebut belum sepenuhnya bersifat transformasional karena konteks yang disajikan masih terbatas pada situasi formal dan gaya bahasa yang cenderung terlalu normatif. Kondisi ini menyebabkan pembelajaran teks negosiasi kurang relevan dengan pengalaman autentik siswa dan belum sepenuhnya mendukung prinsip student-centered learning serta penguatan nilai gotong royong, nalar kritis, dan empati. Penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan variasi konteks, penggunaan bahasa yang lebih natural, serta aktivitas kolaboratif agar pembelajaran teks negosiasi benar-benar mencerminkan semangat Merdeka Belajar dan mendukung Profil Pelajar Pancasila.
Pendampingan Prosedur Self declare untuk Sertifikasi Halal bagi UMKM Industri Rumahan di Kelurahan Mulyorejo, Surabaya Wijaya Ningrum, Alvina Desy; Pratiwi, Tri Kartika
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2260

Abstract

Kegiatan pendampingan prosedur Self declare untuk sertifikasi halal bagi UMKM industri rumahan dilakukan untuk menjawab rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap persyaratan halal dan mekanisme pengajuan sertifikasi melalui sistem digital. Banyak UMKM yang belum memiliki dokumentasi produksi yang tertib dan belum memahami alur prosedur dalam website SiHalal, sehingga diperlukan edukasi langsung yang lebih personal. Metode pendampingan dilakukan melalui kunjungan rumah ke rumah untuk memberikan penjelasan mengenai daftar bahan, alur proses produksi, serta tahapan pengajuan Self declare. Pendekatan ini memungkinkan pendamping menyesuaikan penyampaian materi dengan kondisi usaha dan tingkat pemahaman masing-masing pelaku UMKM. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan UMKM dalam menyusun dokumen persyaratan dan mengisi data pengajuan pada website SiHalal dengan benar. Sebagian besar UMKM dapat melalui proses verifikasi tanpa pengembalian berkas oleh kementerian sebagai tanda bahwa dokumen telah sesuai ketentuan. Terbitnya sertifikat halal bagi UMKM yang didampingi menjadi indikator keberhasilan utama dari kegiatan ini. Pendampingan rumah ke rumah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, ketertiban administrasi, serta kemandirian pelaku usaha dalam mengikuti prosedur Self declare. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan usaha dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM industri rumahan.
Peran Edukasi KKN dalam Menumbuhkan Kesadaran Anak Usia Sekolah tentang Bahaya Narkoba di Desa Sukajaya Batu Bara Yanti Harahap, Juli; Habibie, Dian; Anggella, Fiqi; Dwi Agustin, Adjeng Retno; Putri Lubis, Dwi Vidya; Halim, Saidah; Sudarmaji, Sudarmaji
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2261

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukajaya Batu Bara bertujuan menumbuhkan kesadaran anak usia sekolah mengenai bahaya narkoba. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, permianan edukatif, serta pembuatan poster dan media kreatif yang melibatkan siswa secara aktif. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dengan guru dan orang tua, serta refleksi kelompok. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba, tercermin dari partisipasi aktif, kemampuan menjelaskan dampak narkoba, serta munculnya kelompok kecil siswa sebagai “Duta Anti Narkoba” di sekolah. Edukasi KKN terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.