cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 311 Documents
Pemberdayaan Kemampuan Calistung Anak Melalui Program Kelas Bina Siswa oleh Mahasiswa KKN-T di SDN Tambung 1 Hasanah, Alfiatul; Rusandi, Rusandi; Fauziah, Humairah; Trio Pangestu, Widya; Ambarwati, Wulan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1854

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar penting bagi siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di SDN Tambung 1 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas rendah masih mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung, ditandai dengan rendahnya kelancaran membaca, ketidakkonsistenan dalam menulis huruf, serta lemahnya pemahaman konsep bilangan. Melalui program KKN-T, mahasiswa melaksanakan program Kelas Bina Siswa sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kemampuan dasar siswa. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendekatan pembelajaran kreatif menggunakan metode fonik, kartu huruf, permainan menulis, media visual, dan kuis berhitung. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan melalui observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek kemampuan dasar siswa. Pada kemampuan membaca, 73% siswa telah mampu membaca kalimat sederhana dan 27% sudah mampu membaca suku kata terbuka dan tertutup. Pada aspek menulis, 67% mampu menulis 2–3 kalimat sederhana dengan struktur yang benar, sedangkan 33% dapat menulis kata dan kalimat pendek. Pada aspek berhitung, 77% siswa mampu menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan hingga bilangan 20 dan 23% mampu menyelesaikan penjumlahan sederhana. Program ini mampu meningkatkan kemampuan dasar siswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak.
Pelatihan Seni Ramah Lingkungan : Ecoprint dengan Teknik Pounding untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas 4 SDN Tambung Shofiatin, Indah; Rananda, Danar Rizky; Hasyim, Ahmad Furqoni; Fauziah, Humairah; Pangestu, Widya Trio; Ambarwati, Wulan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1870

Abstract

Tumbuhan memiliki berbagai bentuk daun. Jika daun-daun tersebut berguguran, lingkungan sekitar bisa menjadi kotor dan keindahannya berkurang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa serta memperluas pengetahuan mereka tentang manfaat tumbuhan di sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu program KKN-T yang dilaksanakan di SDN Tambung 1 bersama siswa kelas 4 dengan menggunakan teknik pounding dalam pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan ecoprint mampu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar siswa. Mereka terlihat lebih tertarik mempelajari berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekitar, sekaligus memahami pentingnya mengelola sampah dengan baik. Selain meningkatnya minat belajar, siswa juga mengalami perkembangan dalam keterampilan menggunakan bahan alami sebagai media seni. Melalui proses menumbuk daun dan bunga pada kain, mereka dapat menciptakan pola ecoprint sederhana yang memperlihatkan kreativitas masing-masing.Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa ecoprint menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kretivitas siswa kelas 4 di SDN Tambung 1. Pendekatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Ecoprint, Tumbuhan, Lingkungan, Teknik Pounding, Kreativitas
Pendekatan Maqashid Syari’ah dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Kajian Systematic Literature Review Sari, Laila; Khadijah, Khadijah; Sari, Widya
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peran strategis dalam pembentukan kepribadian dan karakter Muslim yang kaffah (utuh). Pada hakikatnya, seluruh ajaran Islam tidak pernah lepas dari tercapainya tujuan utama maqashid syari'ah. Artikel ini bertujuan menyajikan kajian literatur mengenai penerapan pendekatan maqashid syari'ah dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah. Maqashid syari'ah sebagai tujuan-tujuan fundamental dari hukum Islam menawarkan kerangka pedagogis yang menekankan nilai kemaslahatan, perlindungan, dan pengembangan potensi peserta didik. Kajian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan. Sumber data diambil dari penelusuran yang dilakukan melalui basis data Google Scholar, dengan mengambil sembilan (9) artikel jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria relevansi, keterbaruan, dan kontribusinya terhadap tema yang diteliti. Hasil teaah menunjukkan bahwa; (a) pendekatan maqashid syari'ah sejalan dengan visi dan tujuan pendidikan Islam; (b) kurikulum pendidikan hendaknya dibuat dengan landasan maqashid syari'ah (namun realitas kurikulum pendidikan sekarang, Kurikulum Merdeka belum mengintegrasikan nilai-nilai maqashid syari'ah secara optimal; (c) maqashid syari'ah dalam PAI sangat urgen (penting) karena mencetak pemahaman yang benar kepada peserta didik tentang tujuan utama ditetapkannya syariat Islam; (d) perlunya penggunaan model pembelajaran yang holistik dalam menerapkan konsep maqashid syari'ah dalam pembelajaran; serta (e) Maqashid syari'ah sangat penting bagi pendidikan karakter peserta didik. Artikel ini memberikan rekomendasi pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi kemaslahatan.
Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Menanggulangi Bullying dan Kekerasan di Pesantren Aminah, An An; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2021

Abstract

The Child-Friendly Pesantren (Pesantren Ramah Anak/PRA) policy is a strategic initiative developed as an urgent response to the need for ensuring the protection and optimizing the potential of all students (santri) within Islamic boarding schools. This policy is particularly crucial given the inherent risks present in pesantren environments, which often involve a high incidence of violence, psychological pressure, and the absence of standardized child protection mechanisms. This study aims to comprehensively analyze the implementation of the PRA policy in modern pesantren settings, specifically focusing on internal regulations, caregiving models, learning approaches, and child protection management. The research employed a qualitative methodology using a case study design, conducted in two modern pesantren institutions that have actively embraced and implemented the PRA policy. The findings reveal that the policy’s implementation is actualized through three primary mechanisms: strengthening institutional collaboration, enhancing the capacity and competency of caregivers (musyrif), and improving the physical environment of the pesantren. However, the study also identified several significant operational challenges, including inconsistent supervision mechanisms, a deeply entrenched culture of seniority, and limited competencies among dormitory mentors (musyrif). Overall, this research underscores the imperative need to reinforce integrated and standardized Standard Operating Procedures (SOPs) for child protection. These SOPs must be aligned with the regulations set forth by both the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) and the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) to ensure the policy's effectiveness. Keywords: child-friendly pesantren, boarding school system, child protection, modern
Optimalisasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Safe School Environment: Pencegahan Bullying Di SMP Negeri 3 Kawali Dharsono, Farhan Maulana; Ema Siti Nurfadilah; Siti Fadjarajani; Gumilar Mulya; Iis Marwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) didefinisikan sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental korban serta merusak iklim sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan dan Konseling (BK) yang diterapkan di SMP Negeri 3 Kawali untuk mengatasi masalah ini. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa korban dan guru BK. Hasil studi menunjukkan bahwa perundungan memiliki berbagai bentuk dan dipicu oleh faktor kompleks, terutama aspek psikologis siswa dan lingkungan sosial. Dalam penanganannya, sekolah mengandalkan strategi terpadu meliputi program pendidikan karakter, deteksi dini, dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, tantangan dalam penanganan berulang masih ada. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan perlunya pengembangan program pencegahan yang melibatkan siswa secara aktif dan pelatihan berkala bagi guru dan orang tua guna meningkatkan efektivitas penanganan bullying di sekolah.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Pisang Coklat dan Es Timun untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Kuliner Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Medan Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukrie; Simamora, Angelina Setia; Hasibuan, Novita Annisah; Sinaga, Risdo Hotray; Sipayung, Hadriadi Iskandar
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kewirausahaan adalah sarana penting untuk mengajarkan siswa kreativitas, kemampuan manajerial, dan keterampilan mengelola usaha secara praktis. Dalam kegiatan bazar kewirausahaan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan mengembangkan strategi pemasaran untuk produk pisang coklat dan es timun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi ini. Produk ini dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses produksinya sederhana, dan memiliki pangsa pasar luas di kampus. Penetapan harga kompetitif, promosi melalui media sosial, lokasi penjualan yang strategis, dan pelayanan responsif adalah beberapa pendekatan pemasaran yang dapat digunakan. Hasil penjualan menunjukkan bahwa kedua produk mendapat respons yang baik dari pelanggan, terutama es timun yang menjual paling banyak. Pendapatan total sebesar Rp740.000 dan laba bersih sebesar Rp467.500 menunjukkan keberhasilan ini. Oleh karena itu, perencanaan stok yang buruk, manajemen waktu produksi yang buruk, dan pencatatan transaksi yang tidak sistematis adalah masalah lain dalam proses ini. Analisis ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan penjualan dan mengajarkan siswa bagaimana mendirikan bisnis kuliner skala kecil.
Penerapan Mindfulness untuk Menjaga Kesehatan Remaja di SMP N 2 Koto 11 Tarusan Kardo, Rici; Wae, Rahmawati
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak kanak menuju masa dewasa. Masa remaja adalah fase yang kompleks dan merupakan tahap perkembangan yang penuh dengan tantangan fisik, emosional dan sosial. Sehingga muncul tekanan dari lingkungan sosial dan akademik. Kondisi tersebut membuat remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan dan depresi. Dengan segala faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja berbagai upaya kuratif ataupun preventif menjadi semakin urgen seiring dengan meningkatnya prevelansi gangguan psikologis. Salah satu pendekatan yang berkembang pesat dalam intervensi psikologis modern adalah mindfulness, yakni suatu bentuk latihan kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini secara sengaja dan tanpa penghakiman.
Analisis Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf Hijaiyah di Desa Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan Nur Faudillah, Annisaa; Munthe, Aulia Fitriani; Ramadhani, Alya Sabrina; Lubis, Hilda Zahra; Nasution, Raisah Armayanti
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak usia 5-7 tahun dalam mengenal huruf hijaiyah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut di Desa Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metodologi campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif yang melibatkan 20 anak (9 laki-laki dan 11 perempuan) yang mengikuti pembelajaran huruf hijaiyah di lembaga pendidikan Islam setempat. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan mengenal huruf, observasi ketersediaan media pembelajaran, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak yang memprihatinkan, dimana hanya 35% anak berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara 65% berada pada kategori cukup hingga kurang. Anak mengalami kesulitan signifikan dalam membedakan huruf mirip (60-85% keliru) dan pelafalan makhraj (75% kategori cukup-kurang). Faktor utama penghambat meliputi: (1) minimnya keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah (82% tidak aktif) karena kesibukan bekerja sebagai petani; (2) metode pembelajaran konvensional yang monoton (65% lembaga); (3) keterbatasan media pembelajaran (hanya 15% lembaga memiliki media memadai); (4) rendahnya kompetensi guru (70% tanpa latar belakang pendidikan formal); dan (5) kondisi sosial ekonomi keluarga yang terbatas. Penelitian ini memperkuat teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner dan teori scaffolding Vygotsky, serta membuktikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor determinan yang lebih kuat dibanding metode atau media pembelajaran di sekolah. Rekomendasi strategis meliputi program edukasi dan pemberdayaan orang tua, pengembangan kolaborasi lembaga-keluarga, penyediaan media pembelajaran terjangkau, peningkatan kompetensi guru, dan advokasi perubahan mindset masyarakat tentang tanggung jawab pendidikan anak.
Edukasi Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara Harefa, Meilinda Suriani; Salsabilla, Friska; Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani; Br Sembiring, Samariana; Asmara, Widya
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi efektivitas sinergis antara aksi bersih pantai dan edukasi lingkungan dalam mengatasi masalah sampah plastik di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Serdang Bedagai. Ancaman utama di kawasan pesisir adalah mikroplastik, yang berpotensi masuk ke rantai makanan laut dan menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Faktor dominan penyebab sampah adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan wisatawan, serta minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak, monitoring pasca-edukasi menunjukkan perubahan positif, seperti membuang sampah di tempat yang benar dan aktif menjaga kebersihan. Kesimpulannya, strategi integratif antara aksi fisik dan edukasi terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di komunitas pesisir.
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Silih Asih dalam Pembelajaran Etnopedagogik Guna Membentuk Karakter Berdaya Budaya Mulyani, Roslia Ayu Dewi; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2139

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan degradasi nilai dan erosi identitas budaya pada peserta didik akibat dominasi pembelajaran kognitif dan arus globalisasi, sehingga mendesak perumusan strategi pendidikan karakter yang otentik dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini berfokus pada internalisasi nilai kearifan lokal Sunda, yaitu Silih Asih (kasih sayang dan kepedulian sosial), melalui kerangka Etnopedagogik. Tujuan utama penelitian adalah menggali interpretasi guru mengenai Silih Asih dan menganalisis proses internalisasi nilai tersebut pada peserta didik hingga mencapai karakter berdaya budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di SMP Negeri 2 Bojonggambir. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menginterpretasikan Silih Asih sebagai konstruk pedagogis multi-dimensi (kognitif, afektif, dan konatif) yang diintegrasikan melalui strategi etnopedagogik triadik: kontekstualisasi materi, kolaborasi berbasis interdependensi, dan refleksi nilai eksplisit. Proses internalisasi pada peserta didik terjadi melalui tiga tahapan transformasi Pengenalan, Adopsi Situasional, dan Pewujudan Terdorong Diri yang dimediasi oleh dua faktor kunci: Validasi Sosial dan Afirmasi Kultural. Secara teoretis, temuan ini menyarankan bahwa formulasi pendidikan karakter harus bergerak dari transmisi nilai normatif menuju transformasi nilai sosiokultural melalui pengalaman praktis dan refleksi mendalam, mengisi kekosongan literatur metodologis kualitatif dalam Etnopedagogik.