cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Keefektifan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk Meningkatkan Optimisme Siswa SMP dalam Menghadapi Ujian Dedy Reza Sukmana; M. Ramli; Diniy Hidayatur Rahman; Roiyan One Febriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p380-389

Abstract

Abstract: This study aims to investigate the effectiveness of solution focused brief counseling to junior high school students optimism in examination. This study employed pretest and posttest control group design. The stages in this research are preparation, implementation and final stage. The data analyzed by using Two-Independent-Sample Test-Mann-Whitney U. The result shows that mean score at the output rank of experimental group is bigger than control group, that is 9.50 greater than 3.50. Next, the result of output Test Statistics shows that asymp.Sig (2-tailed) is 0.001, or the probability is lower than 0.05 (0.001 lower than 0.05) Ho is rejected, so solution focused brief counseling is effective to improve Junior High School Students optimism in examination. Abstrak: Keefektifan Pendekatan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pretest and posttest control group design. Tahapan penelitian yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Data diuji menggunakan uji Two-Independent-Sample Test-Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini adalah mean pada output rank (kelompok eksperimen) lebih besar dari mean (kelompok kontrol), yaitu 9.50 lebih dari 3.50. Dilihat dari output Test Statistics menunjukkan bahwa asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.001, atau probabilitas di bawah 0.05 (0.001 kurang dari 0.05). Maka Ho ditolak, artinya konseling ringkas berfokus solusi efektif untuk meningkatkan optimisme siswa SMP dalam menghadapi ujian.
Model Pembelajaran Jigsaw: Aktivitas dan Prestasi Belajar dalam Topik Organ Pernapasan Hewan Vina Kristanti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p390-394

Abstract

Abstract: This study aims to describe the jigsaw learning model on the topic of animal respiratory organs in students as an effort to improve student learning activities and student achievement. This research method is classroom action research with 3 main cycles. The instruments used in this study consisted of learning tools and formative tests. Analysis of the data used is an analysis of observation of student learning activities and analysis of student achievement. The results obtained from this study are the application of the jigsaw learning model has an impact on increasing learning activities to describe the respiratory organs of animals in students. This research can be an example that cooperative learning model can be applied well in the field of science. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan model pembelajaran jigsaw pada topik organ penapasan hewan pada siswa sebagai upaya untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan prestasi belajar sisiwa. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus utama. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri perangkat pembelajaran dan tes formatif. Analisis data yang digunakan merupakan analisis pengamatan aktivitas belajar siswa dan analisis prestasi belajar siswa. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran jigsaw berdampak pada peningkatan aktivitas belajar mendiskripsikan organ pernapasan hewan pada siswa. Penelitian ini bisa menjadi contoh bahwa model pembelajaran kooperatif dapat diterapkan dengan baik dalam bidang IPA.
Tingkat Percaya Diri Siswa Kelas VII di MTsN 01 Kota Malang dalam Pembelajaran Blended Learning Destanika Dhiffa Ralianti; Djoko Budi Santoso; Devy Probowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p395-409

Abstract

Abstract: Self-confidence is a mindset that feels confident in your abilities. This study aims to describe the level of self-confidence of class VII MTsN 01 Malang City students in blended learning. The research design uses a quantitative approach with a survey. The total population of class VII is 386 students and the number of samples is 270 students. The sampling technique is simple random sampling. Data collection using a questionnaire. Data analysis used descriptive statistical analysis which was presented in percentage form. The results showed that the overall level of self-confidence was in the high (17 percent), medium (83 percent), low (0 percent) category. The level of self-confidence based on gender, namely the female students in the high category (23 percent), medium (77 percent), low (0 percent). Meanwhile, the self-confidence level of male students is in the high category (14 percent), medium (86 percent), low (0 percent). The level of confidence in the aspect of is in the high category (12 percent), medium (87 percent), low (1 percent). On the optimistic aspect in the high category (29 percent), medium (70 percent), low (1 percent). In the objective aspect in the high category (64 percent), medium (36 percent), low (0 percent). In the consequent aspect in the high category (34 percent), medium (66 percent), low (0 percent). And on the rational and realistic aspects in the high category (22 percent), moderate (74 percent), low (4 percent). Based on these data, it is concluded that the level of self-confidence of class VII students in blended learning tends to be medium. Abstrak: Percaya diri ialah suatu pola pikir bahwa merasa yakin akan kemampuan diri. Penelitian bertujuan mendeskripsikan tingkat percaya diri siswa kelas VII MTsN 01 Kota Malang dalam pembelajaran blended learning. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei. Jumlah populasi dari kelas VII sebanyak 386 siswa dan jumlah sampel sebanyak 270 siswa. Teknik pengambilan sampel ialah simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan tingkat percaya diri secara keseluruhan dalam kategori tinggi (17 persen), sedang (83 persen), rendah (0 persen). Tingkat percaya diri berdasarkan jenis kelamin yaitu pada siswa perempuan dalam kategori tinggi (23 persen), sedang (77 persen), rendah (0 persen). Tingkat percaya diri siswa laki-laki dalam kategori tinggi (14 persen), sedang (86 persen), rendah (0 persen). Tingkat percaya diri pada aspek keyakinan diri dalam kategori tinggi (12 persen), sedang (87 persen), rendah (1 persen). Pada aspek optimis dalam kategori tinggi (29 persen), sedang (70 persen), rendah (1 persen). Pada aspek objektif dalam kategori tinggi (64 persen), sedang (36 persen), rendah (0 persen). Pada aspek konsekuen dalam kategori tinggi (34 persen), sedang (66 persen), rendah (0 persen). Dan pada aspek rasional dan realistis dalam kategori tinggi (22 persen), sedang (74 persen), rendah (4 persen). Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa tingkat percaya diri siswa kelas VII dalam pembelajaran blended learning cenderung sedang.
Hubungan Dukungan Sosial Orang Tua dengan Kejenuhan Belajar Selama Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Pertama Negeri Ivvatul Ihda Qurrotul Aini; Djoko Budi Santoso; Henny Indreswari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p410-421

Abstract

Abstract: This study aims to determine: (1) the level of parental social support at SMP Negeri 1 Jabung, (2) the level of student learning saturation during online learning at SMP Negeri 1 Jabung, (3) the relationship between parental social support and student learning saturation during online learning at SMP Negeri 1 Jabung. This study uses a quantitative approach with the type of descriptive correlational research. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 1 Jabung. Sampling using proportional stratified ramdom sampling technique with a total sample of 139 people. The data were obtained using the parental social support scale and the learning saturation scale. The scale has met the validity and reliability tests. The data collected were analyzed with the help of the IBM SPSS Version 26 program. The results showed that: (1) the level of social support from parents of students was in the moderate category with a percentage of 66.9 percent, (2) the level of student learning saturation was in the medium category with the percentage of 82.0 percent, and (3) there is a significant negative relationship between parental social support and student learning saturation, during online learning at SMP Negeri 1 Jabung, with a significance value of 0.000 which means that the significant value is less than 0 0.05 (0.000 less than 0.05) and a correlation value of -0.563. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat dukungan sosial orang tua di SMP Negeri 1 Jabung, (2) tingkat kejenuhan belajar siswa selama pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Jabung, (3) hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan kejenuhan belajar siswa selama pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Jabung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII siswa SMP Negeri 1 Jabung. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified ramdom sampling dengan jumlah sampel sebanyak 139 orang. Data diperoleh dengan menggunakan skala dukungan sosial orang tua dan skala kejenuhan belajar. Skala tersebut sudah memenuhi uji validitas dan uji reabilitas. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan program IBM SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat dukungan sosial orang tua siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66,9 persen, (2) tingkat kejenuhan belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 82,0 persen, dan (3) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan kejenuhan belajar siswa, selama pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Jabung, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang dapat diartikan bahwa nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,000 kurang dari 0,05) dan nilai kolerasi sebesar -0,563.
Profil Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dalam Pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 di Universitas Negeri Malang Justice Afifah Ulul Albab; Ella Faridati Zen; Lutfi Fauzan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p422-431

Abstract

Abstract: The stress experienced by students generally leads to academic stress. The phenomenon found in FIP UM, some students experienced barriers to learning online during the covid-19 pandemic. These obstacles have an impact on physical and psychological conditions, thus interfering with the optimal development of students. The purpose of this study was to determine the level of academic stress of S1 FIP UM students in online learning during the covid-19 pandemic. This research uses survey method with quantitative approach and descriptive design. The results of this study indicate that as many as 42 students are in the category of low academic stress with a percentage of 13.5 percent which means very few students have low levels of academic stress. A total of 184 students were in the category of moderate academic stress with a percentage of 59.2 percent, which means quite a number of students have moderate levels of academic stress. Furthermore, as many as 85 students are in the category of high academic stress with a percentage of 27.3 percent which means that few students have high levels of academic stress. Abstrak: Stres yang dialami mahasiswa umumnya mengarah ke stres akademik. Fenomena yang ditemukan di FIP UM, beberapa mahasiswa mengalami hambatan belajar secara daring selama pandemi covid-19. Hambatan tersebut berdampak pada kondisi fisik dan psikologis, sehingga menggangu tugas perkembangan mahasiswa yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat stres akademik mahasiswa S1 FIP UM dalam pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 42 mahasiswa berada di kategori stres akademik rendah dengan persentase sebesar 13,5 persen yang berarti sangat sedikit mahasiswa memiliki tingkat stres akademik rendah. Sebanyak 184 mahasiswa berada di kategori stres akademik sedang dengan persentase sebesar 59,2 persen yang berarti cukup banyak mahasiswa memiliki tingkat stres akademik sedang. Selanjutnya, sebanyak 85 mahasiswa berada di kategori stres akademik tinggi dengan persentase 27,3 persen yang berarti sedikit mahasiswa memiliki tingkat stres akademik tinggi.
Pengembangan Inventori Adaptabilitas Karier Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Karina Anwar; Arbin Janu Setiyowati; Indriyana Rachmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p432-446

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce an inventory of career adaptability of students at SMAN 8 Malang. The research model used is the ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) development model. The research subjects consisted of 400 students of class XI and XII of SMAN 8 Malang. The instruments used in this study were the material expert test assessment instrument and the linguist test instrument. The data analysis technique from the material and language expert test is quantitative and qualitative. The results of the analysis from material experts and linguists there are several items that need to be improved so that they can produce a decent product. The instrument trial was carried out in two stages. Testing data analysis using the Rasch model through Winsteps software. The results of data analysis showed that the instrument met the unidimensionality requirements. The results of the rating scale analysis show that the use of a four-level scale is appropriate. In general, it can be concluded that the career adaptability inventory has good psychometric attributes so that it can be used to measure the career adaptability level of SMAN 8 Malang students. Abstrak: Penelitian bertujuan menghasilkan inventori adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 400 siswa kelas XI dan XII SMAN 8 Malang. Penggunaan instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian uji ahli materi dan instrumen uji ahli bahasa. Teknik analisis data dari uji ahli materi dan bahasa adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis dari ahli materi dan ahli bahasa terdapat beberapa item yang perlu diperbaiki sehingga dapat menghasilkan produk yang layak. Uji coba instrumen dilakukan melalui dua tahap. Teknik analisis data menggunakan model Rasch melalui perangkat lunak Winsteps. Hasil analisis data menunjukkan bahwa instrumen memenuhi syarat unidimensionalitas. Hasil analisis rating scale menunjukkan bahwa penggunaan skala empat tingkat sudah sesuai. Secara umum dapat disimpulkan bahwa inventori adaptabilitas karier ini mempunyai atribut psikometris yang baik sehingga inventori ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang.
Hubungan antara Stres Akademik dan Prokrastinasi Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Lia Artika Sari; Djoko Budi Santoso; Ella Faridati Zen
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p447-459

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the relationship between academic stress and academic procrastination with learning achievement. This study used a correlational research design. The population of this research was the X graders of SMA Brawijaya Smart School Malang with a total of 194 students, the research sample totaling 100 students obtained using the Slovin formula with an error tolerance of 7 percent. The sampling using simple random sampling method. This study used research instrument in the form of scales. First, "Student Life Stress Inventory" scale which was adapted in Indonesian by (Rohana, 2017). Second, the academic procrastination scale developed by the author based on the characteristics of academic procrastination according to (Ferrari et al., 1995). Both instruments had been tested for validity and reliability. The measurement of learning achievement used the score of the mid-semester exam in the odd semester of 2021/2022. The results showed that academic stress and academic procrastination had a negative relationship with learning achievement and together academic stress and academic procrastination affected learning achievement. Researchers hope the results of this study can be information and considerations for school counselors or BK teachers in providing services to students. In addition, researchers hope that further researchers can continue development research that produces a product that can help students related to problems of academic stress, academic procrastination and learning achievement. Abstrak: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik dengan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Brawijaya Smart School Malang sejumlah 194 siswa, sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang diperoleh menggunakan rumus slovin dengan tingkat kelonggaran 7% dan pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur atau intrumen penelitian berupa “Student Life Stress Inventory” yang diadaptasi dalam bahasa indonesia oleh (Rohana, 2017) dan skala kedua adalah skala prokrastinasi akademik yang dikembangkan penulis berdasar pada ciri prokrastinasi akademik menurut (Ferrari et al., 1995). Kedua instrumen tersebut telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran prestasi belajar menggunakan nilai Ujian tengah Semester pada semester ganjil 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik dan prokrastinasi akademik memiliki hubungan negatif dengan prestasi belajar dan secara bersama-sama stres akademik dan prokrastinasi akademik mempengaruhi prestasi belajar. Harapan peneliti hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dan pertimbangan untuk konselor sekolah atau guru BK dalam membeikan layanan kepada siswa. Selain itu, peneliti berharap untuk peneliti selanjutnya bisa melanjutkan penelitian pengembangan yang menghasilkan sebuah produk yang dapat membantu siswa terkait permasalahan stres akademik, prokrastinasi akademik dan prestasi belajar.
Pengembangan Panduan Teknik Sinema Edukasi untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Muhamad Affan Rahmad Saputra; Henny Indreswari; Diniy Hidayatur Rahman
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p460-470

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce a guidance guide with educational cinema techniques to improve the social interactions of vocational students that meet the aspects of accuracy, usefulness, convenience, and attractiveness. This development research adapts the research developed by Borg and Gall which uses five stages, including: (1) Data collection (2) Planning (3) Product development (4) prototype validation stage (5) Product revision. The guide testing in stage four was carried out by two material experts, two media experts, and two potential users. The instrument used in this development research uses a material expert test acceptability rating scale, a media expert test acceptability rating scale, a prospective user test acceptability rating scale, to measure the acceptance of the prototype. The data obtained from this research are quantitative and qualitative data. Quantitative data analysis used the inter-rater agreement technique from Gregory. Qualitative data analysis was obtained from assessments carried out by experts and potential users in the form of input, criticism, and suggestions, then conclusions were drawn as a basis for improving the prototype. The results of quantitative data analysis from two material experts get an index of 1.00, two media experts get an index of 1.00, and two potential users get an index of 1.00 which means that they meet the aspects of accuracy, usability, convenience, and attractiveness. The results of qualitative data analysis from two material experts got five suggestions for improvement, two media experts got three suggestions for improvement, two potential users got two suggestions for improvement. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the prototype developed has met the acceptability aspect so that the prototype of the guidebook is very suitable for use by counselors. Abstrak: Penelitian dan pengambangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah panduan bimbingan dengan teknik sinema edukasi untuk meningkatkan interaksi sosial siswa SMK yang memenuhi aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi penelitian yang dikembangakan oleh Borg dan Gall yang menggunakan lima tahap, meliputi: (1) Pengumpulan data (2) Perencanaan (3) Pengembangan produk (4) tahap validasi prototipe (5) Revisi produk. Pengujian panduan pada tahap empat dilakukan oleh dua ahli materi, dua ahli media, dan dua calon pengguna. Instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini menggunakan skala penilaian akseptabilitas uji ahli materi, skala penilaian akseptabilitas uji ahli media, skala penilaian akseptabilitas uji calon pengguna, untuk mengukur keberterimaan prototipe. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan teknik inter-rater agreement dari Gregory. Analisis data kualitatif diperoleh dari penilaian yang dilakukan oleh ahli dan calon pengguna yang berupa masukan, kritik, dan saran, kemudian ditarik kesimpulan sebagai dasar dalam memperbaiki prototipe. Hasil analisis data kuantitatif dari dua ahli materi mendapatkan indeks 1,00, dua ahli media mendapatkan indeks 1,00, dan dua calon pengguna mendapatkan indeks 1,00 berarti memenuhi aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Hasil analisis data kualitatif dari dua ahli materi mendapatkan lima saran perbaikan, dua ahli media mendapatkan tiga saran perbaikan, dua calon pengguna mendapatkan dua saran perbaikan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan prototipe yang dikembangkan telah memenuhi aspek keberterimaan sehingga prototipe buku panduan sangat layak digunakan oleh konsleor.
Pengaruh Kecanduan Media Sosial dan Game Online terhadap Prokrastinasi Akademik Peserta Didik Miftakhul Ahmad Fauzi; Blasius Boli Lasan; Irene Maya Simon
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p471-478

Abstract

Abstract: The aim of this study is to determine the effect of addiiction to social media and online games on the academic procrastination of grade IX students of SMP Brawijaya Smart School Malang in the 2021-2022 academic year. This studdy uses a quantitative research approach. This type of research, the researcher uses correlation research. Sampling was determined through random sampling with the number of research subjects totaling 100 students. This study used subjects from students of SMP Brawijaya Smart School Malang class IX. The researcher used a scale of social media, online games and academic procrastination which was adapted from previous research. Data analysis used descriptive analysis, normality test, simple linear regression test, multiple correlation test and hypothesis testing (f) with the help of SPSS 24.0. The results show that there is an influence between addiction to social media and online games on academic procrastination in students at SMP Brawijaya Smart School. This is evidenced by the significant value of 0.000, where the significant value is 0.000 less than 0.05. So it can be interpreted that there is an influence of social media and online game addiction variables on academic procrastination. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan ialah untuk mengetahui pengaruh kecanduan media sosial dan game online terhadap prokrastinasi akademik peserta didik kelass IX SMP Brawijaya Smart School Malang tahun ajaran 2021-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini, peneliti memakai penelitian korelasi (corelation). Pengambilan sampel ditentukan melalui random sampling dengan jumlah subjek penelitian berjumlah 100 peserta didik. Penelitian ini menggunakan subjek dari peseerta didik SMP Brawijaya Smart School Malang kelas IX. Peneliti menggunakan skala media sosial, game online dan prokrastinasi akademik yang diadaptasi dari penelitian sebelum-belumnya. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji regresi linier sederhana, uji korelasi ganda dan uji hipotesis (f) dengan bantuan SPSS 24,0. Hasil menunjukkan adanya pengaruh antara kecanduan media sosial dan game online terhadap prokrastinasi akademik pada peserta didik di SMP Brawijaya Smart School. Hal tersebut dibuktikan dari nilai signifikannya sebesar 0,000, dimana nilai signifikan 0,000 kurang dari 0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa adanya pengaruh variabel kecanduan media sosial dan game online terhadap prokrastinasi akademik.
Kontrol Diri Remaja Penggemar K-Pop (Studi Fenomenologi Pada Siswa Penggemar K-Pop di SMK) Sofia Andari Roem; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p479-490

Abstract

Abstract: This study aims to determine the self-control of adolescent K-Pop fans. Phenomenological research design. Collecting data using interview, observation, and documentation studies. Checking the validity of the data through source triangulation, technical triangulation and time triangulation. Data analysis was carried out by reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results showed that behavioral control was carried out by reducing the intensity of watching their idols through smartphones in the classroom and choosing not to open social media when there was a fanwar. Cognitive control is done by avoiding news platforms that often spread hoaxes and understanding the benefits of their penchant for K-Pop. Decision-making control is carried out by prioritizing personal needs, completing tasks first before watching their idols and choosing to buy K-Pop merchandise by saving or participating in giveaways on social media. Students who are fans of K-Pop define self-control as the ability to control, set boundaries and regulate behavior and feelings in life. The factors that influence the self-control of K-Pop fan students are scandals related to their idols and the occurrence of fan wars on social media. The self-control that K-Pop fan students have is able to help students control their behavior but still needs to be improved in several aspects. Counselors are expected to be able to provide services to students to improve self-control skills in their love of K-Pop. Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui kontrol diri remaja penggemar K-Pop. Desain penelitian fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kontrol perilaku dilakukan dengan mengurangi intensitas dalam menonton idolanya melalui smartphone di dalam kelas dan memilih tidak membuka media sosial ketika terjadi fanwar. Kontrol kognitif dilakukan dengan menghindari platform berita yang sering menyebarkan hoax dan memahami manfaat dari kegemarannya terhadap K-Pop. Kontrol pengambilan keputusan dilakukan dengan mempriotitaskan kebutuhan diri, menyelesaikan tugas terlebih dahulu sebelum menonton idolanya dan memilih membeli merchandise K-Pop dengan menabung atau mengikuti giveaway di media sosial. Siswa penggemar K-Pop memaknai kontrol diri sebagai kemampuan untuk mengendalikan, membuat batasan dan mengatur perilaku dan perasaan dalam kehidupan. Faktor yang mempengaruhi kontrol diri siswa penggemar K-Pop yaitu adanya skandal terkait idolanya dan terjadinya fanwar di media sosial. Kontrol diri yang dimiliki siswa penggemar K-Pop mampu membantu siswa untuk mengendalikan perilakunya namun masih perlu untuk ditingkatkan dalam beberapa aspek. Konselor diharapkan mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling pada siswa untuk meningkatkan kemampuan kontrol diri dalam kegemaran terhadap K-Pop.

Page 11 of 43 | Total Record : 425