cover
Contact Name
Agus Setiawan
Contact Email
agus.setiawan@dsn.dinus.ac.id
Phone
+6285328337343
Journal Mail Official
citrakara@dinus.id
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol no 207
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Citrakara
ISSN : -     EISSN : 28077296     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal Citrakara adalah media publikasi mahasiswa program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Dian Nuswantoro yang menyuarakan hasil pemikiran yang berupa perancangan atau pengkajian di bidang advertising, desain grafis, fotografi, audio visual, multimedia, animasi, dan game design. Jurnal Citrakara bertujuan untuk mengembangkan dan mengkomunikasikan secara luas tentang perkembangan desain komunikasi visual dan multimedia baik secara teoritis maupun pragmatis.
Articles 227 Documents
ARCA ARDHANARI DI MUSEUM MAJAPAHIT: SIMBOL KESEIMBANGAN GENDER DAN KORELASINYA PADA BUDAYA KONTEMPORER: (Studi Kasus: Produk Parfum Morris (Live More Is Morris) Yanuarsari, Dzuha Hening; Sarwanto, Sarwanto
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arca Ardhanari yang terdapat di Museum Majapahit merupakan salah satu simbol penting yang mencerminkan keseimbangan gender dalam budaya Jawa. Dalam konteks kontemporer, arca ini tidak hanya menjadi objek seni, tetapi juga sebagai representasi nilai-nilai gender yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna simbolik dari Arca Ardhanari dan bagaimana simbol tersebut berhubungan dengan produk parfum Morris yang dipasarkan di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis estetika simbolik, penelitian ini mengungkapkan bahwa Arca Ardhanari tidak hanya mencerminkan harmoni antara pria dan wanita, tetapi juga menginspirasi produk-produk kontemporer yang mengusung tema keseimbangan gender. Dengan menggunakan data dari berbagai sumber, termasuk jurnal, artikel, dan wawancara, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang interaksi antara budaya tradisional dan modernitas dalam konteks gender di Indonesia.
REINTERPRETASI SANGKAN PARANING DUMADI SEBAGAI KERANGKA INTERDISIPLINER KEBERLANJUTAN DAN IDENTITAS BUDAYA JAWA Setiawan, Agus; Senoprabowo, Abi; Akrom, Ahmad; Muqoddas, Ali; Bastian, Henry
CITRAKARA Vol. 7 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sangkan Paraning Dumadi is a fundamental Javanese philosophical concept that emphasizes the ontological interconnectedness between humans, nature, and the divine. In facing global challenges such as climate change, ecological degradation, and cultural identity crises, this philosophy has renewed relevance as an ethical and epistemic foundation for sustainable development. This study aims to reinterpret Sangkan Paraning Dumadi through an interdisciplinary lens and examine its implications for environmental sustainability, social resilience, and cultural identity reinforcement. This research applies a qualitative method through literature review. The findings indicate contributions to ecological ethics, community resilience, and cultural revitalization within global dynamics.
ESTETIKA VISUAL, SIMBOLISME, DAN FUNGSI SOSIAL KOSTUM TARI TOPENG SETYOTOMO GLAGAHDOWO TUMPANG Prabowo, Dwi Puji; Sunarmi, Sunarmi
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kostum Tari Topeng Setyotomo di Gelagahdowo–Tumpang, Malang, dengan fokus pada analisis estetika visual, makna simbolik, dan fungsi sosial budaya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka teori estetika Nusantara, antropologi interpretatif Clifford Geertz, dan fungsionalisme Bronislaw Malinowski. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi visual, serta wawancara mendalam dengan pelaku seni, khususnya Pak Budi Utomo dan Bowo sebagai pembuat serta penafsir makna kostum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kostum Setyotomo tidak hanya menjadi perangkat pertunjukan visual, tetapi merupakan teks budaya yang sarat simbol dan berfungsi sebagai penanda identitas komunitas. Warna, motif, ornamen, dan struktur busana merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat Jawa Timur yang berorientasi pada alam, moralitas, dan hubungan sosial. Selain itu, kostum mengalami transformasi estetika seiring perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan pakem tradisi sebagai bentuk kebudayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kostum Topeng Setyotomo adalah medium estetika sekaligus perangkat sosial yang memastikan keberlangsungan seni topeng dalam konteks budaya Nusantara.
STRATEGI PERANCANGAN MEDIA PROMOSI COFFEE SHOP “LUANG WAKTU COFFEE” KOTA TEGAL Putra, Irfan Nadhif; Nugraini, Siti Hadiati
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luang Waktu Coffee Tegal merupakan sebuah kedai kopi yang menjual berbagai macam produk minuman kopi, dan menyediakan makanan ringan maupun berat. Namun dengan semakin banyaknya coffee shop baru, media promosi yang kurang efektif membuat target pemasaran menurun relatif cukup besar dari tahun 2020 sampai 2023. Oleh karena itu Luang Waktu Coffee Tegal memerlukan perancangan media promosi yang efektif dan kreatif untuk meningkatkan omset. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Metode analisis SWOT digunakan dalam penelitian ini, serta menggunakan metode perancangan pemikiran desain. Hasil akhir perancangan adalah feed Instagram sebagai media utama dan media pendukung berupa story Instagram Ads , story Instagram , poster, X-Banner , pamflet, stiker, dan gantungan kunci, sehingga dapat menarik konsumen dengan jangkauan yang lebih luas serta dapat meningkatkan omset penjualan Luang Waktu Coffee Tegal.
MEMBANGUN BRAND AWARNESS MELALUI IDENTITAS VISUAL : STUDI KASUS GOR (GELANGGANG OLAHRAGA) BADMINTON MAULANA SEMARANG Ramadhan, Alif Firman; Ernawati, Arni; Umami, Zahrotul
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ctr.v7i4.15365

Abstract

Gor Badminton Maulana (GBM) di Semarang menghadapi tantangan serius dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) meskipun memiliki keunggulan kompetitif seperti harga yang terjangkau dan komunitas pelanggan yang loyal. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah ketiadaan identitas visual yang konsisten dan profesional, termasuk logo, panduan visual, dan implementasi yang terpadu pada sarana fisik (physical evidence) dan media promosi digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual baru yang efektif untuk GBM guna membangun citra merek yang kuat dan meningkatkan daya saing. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dengan pemilik, observasi lapangan menggunakan pendekatan bauran pemasaran jasa 7P, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT untuk memetakan kondisi internal dan eksternal, dilanjutkan dengan metode SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) untuk merumuskan strategi perancangan yang berfokus pada aspirasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan identitas visual yang baru, yang meliputi logo berbentuk emblem, palet warna hijau dan biru yang profesional dan ramah, serta penerapannya pada signage dan media digital, merupakan strategi krusial untuk mentransformasi citra GBM menjadi pusat bulutangkis yang profesional, inklusif, dan mudah dikenali. Identitas visual yang konsisten terbukti menjadi alat strategis untuk diferensiasi dan secara langsung berkontribusi pada peningkatan brand recognition dan recall di kalangan calon pelanggan.
Perancangan Komik Digital sebagai Media Edukasi Pola Makan Sehat bagi Mahasiswa Fransiska, Della; Sulistiyawati, Puri
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa seringkali kesulitan menerapkan pola makan sehat akibat jadwal yang padat, tekanan akademik, dan keterbatasan biaya. Kondisi ini menurunkan kesadaran gizi seimbang dan berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, serta prestasi akademik para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan merancang komik digital sebagai media edukasi yang menarik dan efektif. Komik digital dipilih karena dapat menyajikan informasi gizi secara visual dan menghibur, sehingga mendorong perubahan perilaku mahasiswa. Perancangan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data dari jurnal dan survei untuk memastikan pesannya sesuai kebutuhan mahasiswa. Dengan hasil komik digital yang fokus pada edukasi pola makan sehat, yang relevan dengan kehidupan mahasiswa Indonesia.
Kecak sebagai Seni Pertunjukan Monumental dan Representasi Identitas Budaya Bali Mariyana, I Nyoman; Sentana, Gek Diah Desi
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecak is a Balinese performing art that holds a monumental position in the Indonesian cultural landscape. Rooted in the sacred Sanghyang ritual, Kecak has undergone a transformation into a communal, aesthetic, and communicative performing art without losing its symbolic meaning. This article aims to examine Kecak as a monumental performing art as well as a representation of Balinese cultural identity. A qualitative approach is used through literature studies, performance observations, interviews, documentation and conceptual analysis of performing arts and cultural identity theory. The results of the study indicate that Kecak's monumentality lies in the dimension of the method used in this writing using qualitative descriptive research. Kecak has become the strongest representation (sign) of Balinese cultural identity and has given birth to various forms of art such as; Body Tjcak, "Kobagi", "Elektrik Kecak", "Perkusi Kecak", Cak Air, as well as symbolic power that represents the spiritual, social, and cosmological values ​​of Balinese society. Kecak not only functions as an aesthetic spectacle, but also as a medium for the articulation of Balinese cultural identity that continues to be negotiated amidst the dynamics of tourism and globalization. Thus, Kecak can be understood as a performing art that plays an important role in preserving, representing, and strengthening Balinese cultural identity both locally and globally.