cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3: Agustus 2025" : 123 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN PP NO 33 TAHUN 2012 DENGAN SIKAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS GAMPING I KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025 Salsabila, Salsabila; Tri Hapsari Listyaningrum
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk is a very important source of nutrition for babies and their development. Breast milk contains vitamins, proteins, fats, carbohydrates, and other essential minerals. Colostrum, which is the first breast milk to come out, is rich in nutrients and antibodies that protect babies from infection. Exclusively breastfeeding during the first six months of life can prevent disease, save lives, and ensure healthy growth. In DI Yogyakarta Province, the Exclusive Breastfeeding rate reached 76.3%, the third highest according to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2023, this is an achievement for the fulfillment of the Exclusive Breastfeeding target in DI Yogyakarta, while the figure in Sleman Regency reached 88.10%, the highest from Bantul and Kulon Progo Regencies which occupied the second and third positions in 2023. Objective: This study aims to determine the Relationship between Knowledge of Government Regulation No. 33 of 2012 and Exclusive Breastfeeding at the Sleman Regency Health Center Method: This study uses a Descriptive correlation design with a cross sectional approach Sampling in this study is Nonprobability Sampling with Purposive Sampling Technique The sample in this study is mothers who have children aged 7-12 months who give breast milk in the work area The health center totals 65 people. Results: The results of the Chi-Square statistical test showed a relationship between knowledge and exclusive breastfeeding with a p-value of 0.00 out of 65 percent showed mothers with good knowledge and providing Exclusive Breastfeeding amounted to 42 people (85.7%) while those who were knowledgeable but did not provide Exclusive Breastfeeding amounted to 7 people (14.3%). Mothers with a poor level of knowledge and exclusive breastfeeding amounted to 1 person (6.3%), while those with a poor level of knowledge and gave exclusive breastfeeding amounted to 15 people (93.8%). Conclusion: There is a relationship between knowledge and Exclusive Breastfeeding at the Health Center, Sleman Regency. Suggestion: Seeing that there are still many mothers who have misunderstood breastfeeding, such as the assumption that breastfeeding alone is not enough or the provision of MP-ASI early, education needs to be focused on these things
UJI KECERNAAN RANSUM KOMPLIT BERBASIS SILASE JERAMI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISME) SECARA INVITRO M. Asyrafil Khairi; Meriksa Sembiring; Alfath Rusdhi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan ransum komplit berbasis silase jerami jagung dengan penambahan EM4 (Effective Microorganism) pada berbagai level secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (0% jerami jagung), P1 (25% jerami jagung), P2 (50% jerami jagung), dan P3 (75% jerami jagung). Parameter yang diamati adalah kecernaan bahan kering (KCBK) dan kecernaan bahan organik (KCBO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level jerami jagung berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap KCBK dan KCBO. Nilai KCBK dan KCBO tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 dengan nilai masing-masing 79,23% dan 75,61%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan 50% jerami jagung dengan penambahan EM4 memberikan nilai kecernaan optimal untuk ransum komplit ternak ruminansia
ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM UNTUK KREDITOR SEPARATIS DALAM PROSES PEMBAGIAN BOEDEL PAILIT MELALUI DAFTAR PEMBAGIAN TETAP Sinurat, Berman Hari Tua; Achmad Fitrian; Nur Hakim
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pailit merupakan sita umum atas semua kekayaan Debitor Pailit yang pengurusan dan pemberesannya dilakukan oleh Kurator. Kurator melaksanakan pembagian sesuai dengan porsi tiap-tiap kreditor berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan terkhusus pada kreditor separatis yang memiliki jaminan. Terdapat suatu kasus terjadi ketimpangan antara pembagian yang dilakukan oleh kurator sehingga menyebabkan ketidakadilan bagi kreditor separatis. Rumusan masalah mengenai kedudukan kreditor separatis terkait Pembagian Boedel Pailit berdasarkan Daftar Pembagian Tetap dan perlindungan hukum kreditor separatis dalam pembagian boedel pailit. Teori yang digunakan adalah Teori Perlindungan Hukum dan Teori Kepailitan. Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa kedudukan kreditor separatis terkait Daftar Pembagian Tetap yang dibuat oleh kurator adalah didahulukan pembayarannya dari kreditor-kreditor yang lainnya. Demi mencapai perlindungan hukum bagi kreditor separatis yang hak-haknya telah dirugikan, dapat menempuh langkah hukum dengan menggunakan mekanisme renvoi prosedur agar hak-haknya terhadap pembayaran piutangnya dapat dipulihkan.
KEDUDUKAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DALAM SISTEM KETENAGAKERJAAN NASIONAL BERDASARKAN UU NO. 13 TAHUN 2003 Atmaka, Prawata Widdhi; Nur Hakim; Achmad Fitrian
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja Rumah Tangga adalah istilah yang dipakai dalam regulasi yang ada, akan tetapi sampai saat ini keberadaan Pekerja Rumah Tangga sebagai pekerja tidak diterima oleh semua pihak. Pekerja Rumah Tangga tidak diakui sebagai tenaga kerja yang sama dengan 4 (Empat) tenaga kerja lainnya seperti Pegawai Negeri Sipil, pekerja pabrik, perusahaan, dan lain-lain. Bahkan harus diakui bahwa dewasa ini sebutan sebagai “pekerja” pun belum diterima oleh masyarakat. Pada umumnya masyarakat lebih menerima untuk menyebut Pekerja Rumah Tangga sebagai “Pembantu”. Oleh karena itu, Pekerja Rumah Tangga dimasukkan dalam lingkup pekerjaan informal. Pekerja rumah tangga pada umumnya memiliki arti yakni asisten rumah tangga atau sering disebut pekerja saja adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Di Indonesia saat masa penjajahan Belanda, pekerjaan pekerja rumah tangga baboe (dibaca “babu”), sebuah istilah yang kini kerap digunakan sebagai istilah berkonotasi negative untuk pekerjaan ini. Pekerja rumah tangga mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak serta menghidangkan masakanan, mencuci, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak. Di beberapa negara, pembantu rumah tangga dapat pula merawat orang lanjut usia yang mengalami keterbatasan fisik. Hasil penelitian ini adalah: 1) Akibat hukum bagi majikan atas pelanggaran hak-hak Pekerja Rumah Tangga Hubungan antara majikan dan Pekerja Rumah Tangga bahwa Permenaker RI Nomor 2 Tahun 2015 memang telah mengatur hak dan kewajiban baik bagi PRT maupun pemberi kerja secara relatif seimbang. Namun dalam praktiknya, regulasi ini belum banyak diketahui masyarakat dan kurang diterapkan secara efektif. Hal ini disebabkan rendahnya sosialisasi dan lemahnya pengawasan pemerintah. PRT rentan dieksploitasi dan mengalami kekerasan. 2) Perlindungan hukum atas pelanggaran hak-hak Pekerja Rumah Tangga yang dilakukan oleh majikan hukum bagi Pekerja Rumah Tangga (PRT) sebenarnya telah tersirat meskipun perlindungan hukum terhadap PRT di Indonesia masih memiliki banyak kelemahan, tetapi terdapat berbagai peraturan yang dapat dijadikan dasar untuk memberikan sanksi kepada majikan yang melanggar hak-hak PRT.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR ATAS JAMINAN HAK GUNA BANGUNAN YANG TELAH BERAKHIR MASA BERLAKU DAN MASIH DIBEBANI HAK TANGGUNGAN Ramadhan, Muhammad Akbar; Yudha Cahya Kumala; Marni Emmy Mustafa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Building Use Rights are one of the land rights regulated in the UUPA which can be used as an object of collateral for Mortgage Rights as regulated in the UUHT. The phenomenon that occurs when objects of Mortgage Rights are guaranteed with the status of Building Use Rights whose validity period has expired results in the abolition of the Mortgage Rights as stated in Article 18 paragraph (1) letter d UUHT. This research aims to formulate the problem, namely: What is the legal protection for creditors against building use rights collateral objects that have expired and are still encumbered with mortgage rights? And what are the legal consequences for land collateral objects with Building Use Rights that have expired and are still encumbered with Mortgage Rights? The theory used in this research is the Legal Protection Theory according to Satjipto Rahardjo, the Legal Consequences Theory according to Soeroso. The method used in this research is normative juridical (library law research or secondary data with primary, secondary and tertiary sources of legal materials). The research approaches used are statutory, conceptual, case and analytical approaches with legal material collection techniques carried out by identifying and inventorying legal rules, book literature and other legal materials. Legal material analysis techniques are carried out using grammatical legal interpretation and systematic interpretation. From the results of the research, it was concluded that legal protection for creditors with HGB status collateral objects which have expired before the credit matures is by providing a credit period that is shorter than the validity period of the rights status, extending rights at the initial time of the credit agreement or extending credit by making a power of attorney. to the bank, change the rights from HGB to Ownership Rights, and ask for replacement collateral or additional collateral. As well as recharging Mortgage Rights on land objects of collateral which have expired and have been renewed within the credit period. The legal consequences of ending the rights status of HGB collateral objects which are still encumbered with Liability Rights will result in the abolition of the Mortgage Rights (Article 18 paragraph (1) letter d UUHT). Thus changing the position of creditors holding Mortgage Rights from preferred creditors to concurrent creditors who have individual rights which are rights arising from general guarantees regulated by Article 1131 of the Civil Code.
ANALISIS YURIDIS GUGATAN WANPRESTASI ATAS PERJANJIAN ASURANSI BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2275 K/PDT/2017 Ramadhani, Tika; Dina Andiza; Mochammad Erwin Radityo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa wanprestasi dalam perjanjian asuransi merupakan permasalahan hukum perdata yang kerap menimbulkan kerugian bagi tertanggung, terutama ketika penanggung tidak melaksanakan kewajibannya secara penuh sesuai isi polis. Rumusan masalah pada penelitian ini mencakup bagaimana tinjauan umum tentang perjanjian asuransi, apa faktor-faktor penyebab terjadinya gugatan wanprestasi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2755 K/Pdt/2017, serta bagaimana analisis tentang Gugatan Wanprestasi atas Perjanjian Asuransi ditinjau menurut Putusan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Metode ini bertujuan untuk mengkaji norma hukum yang berlaku dengan menelaah peraturan perundang-undangan dan doktrin. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum sekunder seperti undang-undang, pendapat ahli, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tergugat telah wanprestasi secara parsial karena tidak memenuhi kewajiban pembayaran klaim sesuai polis, melanggar prinsip kepastian hukum dan itikad baik dalam perjanjian. Putusan Mahkamah Agung menguatkan pentingnya prinsip keadilan dalam kontrak asuransi serta perlunya perlindungan hukum terhadap tertanggung. Kesimpulannya Putusan Mahkamah Agung telah menegaskan wanprestasi parsial oleh penanggung dan memperkuat perlindungan hukum bagi tertanggung. Peningkatan transparansi perusahaan asuransi sangat diperlukan agar proses klaim berjalan adil dan akuntabel. Selain itu pemahaman masyarakat terhadap isi polis juga harus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menghindari sengketa serupa di masa mendatang.
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, PEMAHAMAN PERATURAN PAJAK, SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN PADA KPP PRATAMA ATAMBUA Kehi, Kresensia Aprinia; Sarlin P. Nawa Pau; Herly M. Oematan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kesadaran wajib pajak , pemahaman peraturan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan kewajiban perpajakan.Penelitian ini menggunakan data primer dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar pada KPP Pratama Atambua, dengan jumlah sampel 100 orang yang diambil menggunakan rumus solvin. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regeresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji normalitas, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesadaran wajib pajak pemahaman peraturan pajak, dan sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan kewajiban perpajakan pada KPP Pratama Atambua.
ANALISA DAMPAK POLUSI UDARA DAN SUARA DARI PEMBANGUNAN RUSUN BRIMOB DEN C PELOPOR CIPUTAT Hutagaol, Kerlima; Angga Permana Pasya; Aji Wibowo Kurniawan; Ichwan Wahyudi; Sumadulloh, Sumadulloh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung apartemen, seperti Rusun Brimob Den C Pelopor di Ciputat, Tangerang Selatan, dapat menimbulkan berbagai efek terhadap lingkungan di sekitar proyek dan komunitas sekitarnya. Penelitian ini mempunyai maksud dan tujuan agar dapat mengetahui sebab akibat dari kegiatan proyek terhadap lingkungan sekitar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Informasi utama dikumpulkan dengan cara mengamati secara langsung dan mewawancarai seperti memberi quisioner para pekerja proyek serta masyarakat sekitar. Dan dari hasil obervasi ditemukan adanya efek terhadap lingkungan sekitar terutama efek polusi udara dan suara (kebisingan). walaupun, penanganan dari polusi udara dan suara tersebut sudah diterapkan dengan adanya manajemen lalu lintas alat berat. Sehingga membuat penanganan dari polusi udara dan suara tersebut tidak sampai merugikan atau menganggu para pekerja proyek serta masyarakat di komplek brimob.
OPTIMALISASI REKLAMASI LINGKUNGAN PASCA TAMBANG DENGAN MENGGUNAKAN LAPISAN TANAH NON-ACID FORMING (NAF) DI PT XYZ Hutagaol, Kerlima; Oktavianus Chayadi; Didi Mulyadi; Roby Syafi’i; Gilbert Esra Temanta Tarigan; Muh. Rizal
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

reklamasi pasca tambang batubara merupakan tantangan besar dalam industri pertambangan, khususnya terkait dampak pembentukan air asam tambang (aat) yang menurunkan ph tanah dan merusak kualitas lingkungan. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan lapisan tanah non-acid forming (naf) dalam menstabilkan ph tanah dan meningkatkan keberhasilan revegetasi lahan pasca tambang batubara. Dengan membandingkan dua lokasi (satu diberi lapisan naf, satu tanpa naf), dilakukan pengukuran ph tanah dan pertumbuhan vegetasi x selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lapisan naf menghasilkan ph tanah rata-rata 6,38 (netral) dan pertumbuhan vegetasi x rata-rata 117,6 cm, sementara tanah tanpa naf hanya ph rata-rata 5,14 (asam) dan pertumbuhan tanaman 48,8 cm. Uji statistik membuktikan perbedaan signifikan pada kedua variabel, serta korelasi positif antara ph tanah dan pertumbuhan vegetasi. Lapisan naf terbukti menjadi solusi efektif mengurangi aat, memperbaiki kualitas tanah, mempercepat revegetasi, dan mendukung keberhasilan reklamasi lahan tambang batubara.
HUBUNGAN SATURASI OKSIGEN (SPO₂) SAAT LATIHAN DENGAN KEMAMPUAN VO₂MAX STUDENT ATHLETE SMA DI BANJARMASIN Ridhani, Akhmad; Bernadus Sadu; Utomo Wicaksono; Dadan Prayogo; Uswatun Hasanah; Juliani Saputri; Sally Pobas
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan VO₂max merupakan indikator utama kebugaran kardiovaskular yang sangat dipengaruhi oleh efisiensi sistem respirasi, salah satunya ditunjukkan melalui nilai saturasi oksigen (SpO₂) saat latihan. Meskipun VO₂max telah banyak dikaji, hubungan langsungnya dengan SpO₂ selama aktivitas fisik intens pada populasi remaja atlet masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara SpO₂ saat latihan dengan kemampuan VO₂max pada siswa putra SMA yang aktif mengikuti kegiatan olahraga di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional cross-sectional. Data dikumpulkan dari 42 siswa melalui pengukuran SpO₂ menggunakan pulse oximeter saat mengikuti beep test dan estimasi VO₂max berdasarkan level akhir tes. Data yang telah dikategorikan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara status SpO₂ dan VO₂max, di mana seluruh siswa dengan SpO₂ <95% memiliki VO₂max dalam kategori rendah, sedangkan hampir seluruh siswa dengan SpO₂ ≥95% memiliki VO₂max tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa SpO₂ saat latihan dapat menjadi indikator fungsional dalam mengevaluasi kapasitas aerobik remaja. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu fisiologi olahraga dan praktik evaluasi kebugaran, serta merekomendasikan penggunaan pemantauan SpO₂ sebagai alat bantu praktis dan prediktif dalam pembinaan atlet usia sekolah.

Page 6 of 13 | Total Record : 123


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue