cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,651 Documents
STRATEGI HUMAS LLDIKTI WILAYAH II DALAM PENGELOLAAN KONTEN DIGITAL UNTUK EDUKASI DAN SOSIALISASI INFORMASI PERGURUAN TINGGI DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Nur Khairun Niswah; Dwi Maharani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9661

Abstract

Persaingan digital yang ketat menuntut strategi efektif dalam merancang konten yang sesuai dengan minat audiens. Humas LLDIKTI Wilayah II aktif mengelola media sosial dengan mengunggah berbagai konten, seperti Live Report, Reels, Podcast, dan video informatif sesuai jadwal. Meski demikian, penyebaran dan popularitas konten tidak bisa hanya mengandalkan unggahan semata. Data yang dikumpulkan dalam laporan ini dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa kendala utama termasuk tingginya kompetisi konten digital, terbatasnya sumber daya dan infrastruktur yang memadai, keberagaman audiens yang harus dijangkau, serta rendahnya tingkat literasi digital pada segmen audiens tertentu. Selain itu, perkembangan teknologi yang sangat cepat menambah tantangan bagi LLDIKTI untuk tetap relevan dan dapat memanfaatkan teknologi terbaru secara optimal
TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN MENGGUNAKAN SEMEN BEKU SEXING SAPI SIMMENTAL DI DESA KARANG BARU KECAMATAN DATUK TANAH DATAR KABUPATEN BATU BARA Ridho Sahardi Berutu; Media Agus Kurniawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9662

Abstract

This study aims to determine the success rate of artificial insemination using frozen semen sexing Simmental cattle in Karang Baru village, Datuk Tanah Datar subdistrict, Batubara district, where there are 40 breeders with a population of 100 breeds of various breeds with a research sample of 20 breeder cows owned by 15 breeders are determined based on the Slovin formula approach with 3 parameters that determine success, namely, Non Return Rate (NRR), Service Per Conception (S/C), and Conception Rate (CR), then after carrying out the insemination process and pregnancy detection and re-data collection related to the success of insemination, data was produced based on research parameters, namely, NRR 70%, S/C 70%, and CR 1.3, so it can be concluded that the implementation of artificial insemination using frozen sexing semen from Simmental cattle has a high success rate based on the parameters that are also included. influences several success factors, namely the skill of the inseminator and the quality of the cement used.
PENEGAKAN HUKUM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI MELALUI SARANA HUKUM PERDATA Imam Wahyudi Makkawaru; Abdul Rahman Nur; Haedar Djidar; Suparman Mannuhung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9663

Abstract

Penelitian ini mengkaji berbagai aspek hukum yang terkait dengan perlindungan data pribadi, fokus pada implementasi dan efektivitas sarana hukum perdata dalam menangani pelanggaran terhadap privasi individu. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis dokumen hukum, studi kasus, serta tinjauan terhadap regulasi internasional yang relevan, seperti General Data Protection Regulation (GDPR) yang diterapkan di Uni Eropa, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama dalam penegakan hukum perlindungan data pribadi, seperti minimnya pemahaman masyarakat terhadap hak-hak privasi mereka, serta kurangnya mekanisme yang efektif untuk menuntut ganti rugi melalui jalur hukum perdata. Selain itu, penelitian ini juga membahas pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan privat dalam memastikan keamanan dan kerahasiaan data pribadi serta memperkuat mekanisme pengawasan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan, penguatan peran otoritas perlindungan data pribadi, dan pengembangan sarana hukum perdata yang lebih efisien, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal terhadap hak privasi individu.
EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH MASYARAKAT ADAT TERHADAP EKSISTENSI LEMBAGA ADAT WOTU DIKABUPATEN LUWU TIMUR Ahmadi Abbas; Abdul Rahman Nur; Hj. Salmi; Haedar Djidar; Suparman Mannuhung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9664

Abstract

Latar belakang dalam penulisan ini yaitu mengenai masyarakat hukum adat, secara teoritis pembentukannya disebabkan karena adanya faktor ikatan yang mengikat masing-masing anggota masyarakat hukum adat tersebut. Faktor ikatan yang membentuk masyarakat hukum adat secara teoritis adalah karena faktor genealogis (keturunan) dan faktor territoria (wilayah). Peraturan daerah tentang masyarakat hukum adat dapat menjadi upaya hukum untuk memberikan dasar hukum dan menegaskan identitas dan eksistensi masyarakat hukum adat. Peraturan daerah (perda) ini juga dapat mewujudkan kearifan lokal dengan membina dan memberdayakan kelembagaan masyarakat adat secara terbuka. Dalam tataran yuridis telah banyak produk hukum yang diundangkan oleh pemerintah dalam hal memberikan dasar kepastian hukum untuk memberikan ruang kepada masyarakat hukum adat dalam konteks untuk menjaga eksistensi mereka. Namun hal itu, belum memberikan jaminan dalam tataran praktek bagi terjaganya eksistensi masyarakat hukum adat, konflik-konflik yang berimbas pada terampasnya hak masyarakat hukum adat masih marak terjadi.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa efektivitas Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat dalam mendukung eksistensi lembaga adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur serta untuk mengetahui faktor kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur.
KAJIAN PENGARUH CAMPURAN ASPHALT DENGAN TAMBAHAN BENZOIN TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Kartika Indah Sari; Rizky Franchitika; Asri Afriliany Surbakti; Nurkhasanah Rina Puspita; Soraya Muthma Innah Nasution
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9665

Abstract

Factors that support the development of an area are improving transportation facilities in the form of roads. The aim of improving roads is to facilitate all activities directly related to movement, both people and goods. For this reason, improving the quality of transportation facilities in the form of roads currently needs attention. Efforts to improve road quality can be carried out by research in the form of variations in pavement layer mixtures with various kinds of added materials. One variation of the mixture that can be used is benzoin (incense resin). Benzoin is a forest product that has similar physical properties to asphalt. With this research, it is hoped that the addition of benzoin will affect the results of the Asphalt Concrete-Binder Course mixture when viewed from the Marshall characteristics. This research method uses the Marshall Method and the Marshall test procedure follows SNI 06-2489-1991 with reference to the 2018 General Specifications. The research results show that the optimum asphalt content obtained for each variation is: Normal Asphalt (5.55%), Asphalt with 5% benzoin added (5.45%), Asphalt with 10% benzoin added (5.35%) and Asphalt with 15% benzoin added (5.25%). Next, test values were obtained after optimum asphalt content for all parameters, namely stability, flow, VIM, VMA, VFB, Marshall Quotient and residual stability values for all variations. And the final research results, that the use of 15% benzoin additives in asphalt mixtures cannot be used because the Marshall residual stability value does not meet the 2018 General Specifications.
PENATAAN KONFLIK ANTAR DESA DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Dwi Putri Yuliani; Lalu Satria Utama; Syaefullah, Syaefullah; Abdurahman, Abdurahman
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi deteksi dini, respon pemerintah, dan model penataan konflik sosial antar kampung di Kota Mataram, khususnya antara Kampung Monjok Culik dan Karang Taliwang. Konflik berkepanjangan yang sering terjadi di wilayah ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perbedaan sosial, budaya, dan agama, serta masalah komunikasi antar kelompok. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas strategi penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal dan intervensi pemerintah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian konflik memerlukan pendekatan yang holistik, mencakup peringatan dini, mediasi, dan pendidikan multikultural. Selain itu, kearifan lokal, seperti tradisi dan nilai-nilai budaya, berperan penting dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan. Pemerintah daerah memiliki peran signifikan dalam menyediakan kebijakan yang mendukung pencegahan konflik melalui penguatan regulasi, fasilitasi dialog antar kelompok, dan pembentukan satuan tugas terpadu. Studi ini merekomendasikan model penataan konflik berbasis kearifan lokal yang menekankan pada kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan kelompok lokal untuk menciptakan harmoni sosial di Kota Mataram.
ANALISIS PERBANDINGAN ETIKA PEMERINTAHAN DI NEGARA-NEGARA DENGAN TINGKAT KORUPSI RENDAH: PEMBELAJARAN UNTUK INDONESIA Anni Mujahida Kamal; Juanda Nawawi; Suhardiman Syamsu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9667

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan dalam etika pemerintahan antara negara-negara yang memiliki tingkat korupsi rendah dan Indonesia, serta untuk menemukan praktik-praktik unggulan yang dapat diadopsi oleh Indonesia dalam rangka memperbaiki etika pemerintahan dan menekan angka korupsi. Perbedaan antara etika pemerintahan di negara-negara dengan korupsi rendah dan kondisi di Indonesia, serta berbagai hambatan yang dihadapi Indonesia dalam mengimplementasikan etika pemerintahan yang baik. Penelitian ini juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan pemerintahan.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif melalui kajian literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang etika pemerintahan di negara-negara dengan korupsi rendah. Sumber yang digunakan meliputi artikel, buku, dan dokumen kebijakan. Proses mencakup pemilihan literatur berdasarkan kriteria tertentu dan evaluasi kualitas sumber. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama, serta membandingkan praktik etika pemerintahan dan pengaruh budaya, sosial, dan politik terhadap pencegahan korupsi. Hasil kajian diharapkan memberikan wawasan bagi Indonesia dalam meningkatkan etika pemerintahan dan mengurangi korupsi.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa negara-negara dengan tingkat korupsi rendah secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip etika pemerintahan, termasuk keterlibatan aktif masyarakat dan sistem pengawasan yang efisien. Sebaliknya, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam penerapan etika pemerintahan, seperti minimnya transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini merekomendasikan serangkaian langkah strategis untuk memperbaiki etika pemerintahan di Indonesia, mencakup penguatan regulasi serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya etika dalam konteks pemerintahan.
STORYTELLING DALAM FILM SUZZANNA MALAM JUMAT KLIWON: ANALISIS PERBANDINGAN VERSI 1986 DENGAN VERSI 2023 Ananda Oktafiyani; Azmi Puji Rahmawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9668

Abstract

The Indonesian film industry has undergone a significant transformation in recent years, with an increase in viewership and the success of local films, including in the horror genre. This research addresses the comparison between two versions of Suzzanna Malam Jumat Kliwon, namely the 1986 and 2023 versions, to analyze the differences in storytelling, characters, plot, and cultural elements. Using a descriptive qualitative approach with content analysis, this study shows that although both versions have similar premises, there are notable differences in narrative structure, characters, and conflict resolution. These changes reflect a shift in Indonesian horror storytelling style, from a traditional approach towards a more modern and complex narrative exploration. This study provides insight into how the development of the horror genre in Indonesia is influenced by changing audience tastes and the broader socio-cultural context.
IMPROVING YOUNG LEARNERS’ SPEAKING SKILLS THROUGH THE POWER OF STORYTELLING Yesi, Yesi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9669

Abstract

This study investigates the impact of storytelling on enhancing young learners' speaking skills using a pre-experimental design, specifically a one-group pretest-posttest format. The participants, selected through purposive sampling, were elementary school learners assessed on key aspects of speaking proficiency, including fluency, vocabulary, grammar, and pronunciation, using a speaking assessment rubric. The research procedure comprised three stages: a pretest to evaluate baseline speaking skills, a storytelling intervention conducted over several sessions, and a posttest to measure improvements. Data analysis involved descriptive and inferential statistics, with normality confirmed through the Shapiro-Wilk test for both pretest (p = 0.072) and posttest (p = 0.087). The results demonstrated a significant improvement in learners’ speaking skills, with a mean difference of 14.69 between pretest and posttest scores. The standard deviation of 8.70 reflected moderate variability, and the 95% confidence interval (11.55 to 17.82) confirmed the reliability of the findings. The t-test yielded a highly significant result (t = 9.549, p < 0.001), indicating that the observed improvement was not due to random chance. Furthermore, Cohen's d effect size of 1.69 suggests a very large effect, highlighting the strong impact of storytelling on speaking skills development. These findings underscore storytelling as a powerful pedagogical tool, fostering significant improvements in learners’ speaking proficiency by providing an engaging, immersive learning environment. The results support the recommendation to incorporate storytelling into communication-based learning strategies, enabling learners to develop confidence and structure in their speaking abilities.
STRATEGI KONTEN KREATOR DALAM MENINGKATKAN CITRA POLRESTABES PALEMBANG MELALUI SOSIAL MEDIA Vita Anarkiz; Dwi Maharani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9670

Abstract

As a National Security and Order Actor (KAMTIBNAS) it is important for the Police to have a positive image that can be trusted. This positive image can be built through effective and creative communication, including on social media which can be a form of publication of reports to the wider community regarding the programs that have been undertaken in helping the community. Therefore, this article explains how the Strategy of a Content Creator in improving the Image of the Palembang Police through Socialmedia based on experience during this Independent study process This research uses a qualitative method. The content creation process involves a long process in order to create content that is effective in improving the image of the Palembang Police

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue