cover
Contact Name
Ofi Hidayat
Contact Email
ofi.hidayat@uts.ac.id
Phone
+6282244500788
Journal Mail Official
ilkom@uts.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Jalan Olat Maras, Batu Alang, Kec. Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 84371
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science
Core Subject : Social,
Strategi Komunikasi, Public Relation, Komunikasi Sosial Budaya, Manajemen Komunikasi, Media dan Komunikasi, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Politik, Komunikasi Pembangunan.
Articles 106 Documents
ARENA KONTESTASI KECANTIKAN: KOSMETIK LOKAL DAN GLOBAL Syamsuddin, Akhmad Khatib; Anwar, Khairil
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 1 (2025): Edisi 12
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i1.5703

Abstract

Perebutan arena kecantikan antara prouduk kosmetik global dan lokal, selain menawarkan nilai guna kosmetik sebagai alat rias wajah, keduanya juga menggunakan nilai tanda. Penelitian ini dilakukan untuk melihat seperti apa strategi dari industri kosmetik global dan bagaimana taktik dari industri kosmetik lokal menghadapi invasi dari produk global. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kajian budaya dengan pendekatan studi literatur dengan melihat fenomena sosial yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan konsumen memilih menggunakan produk global karena nilai tanda berupa prestise, kemewahan dan kecantikan yang ditawarkan oleh produk tersebut. Make Up Artis (MUA) berperan sebagai ‘institusi’ yang menjual nilai tanda tersebut kepada konsumen. Wardah sebagai produsen lokal melakukan resistensi dengan menyamatkan tanda berupa label halal. Komodifikasi nilai keagamaan ini sebagai taktik pemasaran membuatnya dapat bersaing dengan produk global. Pertarungan tanda di dalam perebutan ruang ini menunjukkan adanya upaya usaha dari kelompok subordinat (industri lokal) bertarung dengan kelompok yang dominan (industri global). Kata Kunci: Kontestasi, Nilai Tanda, Resistensi, Komodifikasi, Industri Budaya
PRODUKSI KOMPETISI “XSEED” SEBAGAI OPTIMALISASI BUDAYA KOMUNIKASI PERUSAHAAN DI PT XL AXIATA TBK Syathra, Dhiwa; Anggraini, Clara Novita
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 1 (2025): Edisi 12
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i1.5706

Abstract

The design of the XSEED competition at PT XL Axiata Tbk aims to optimize corporate culture, especially in the aspects of innovation and collaboration between employees. Therefore, the XSEED competition is designed to provide a space for employees from various divisions to collaborate and develop innovative solutions together. Implemented since 2017, the evaluation results of the program implementation in 2024 show that XSEED is more successful in inviting employees to actively participate by carrying a diversity of themes that are more inclusive and utilizing digitally integrated communication media. The purpose of this research is to describe XSEED 2024 event management from the research, design, planning, coordination, and evaluation stages. This research shows that the application of organizational communication theory, organizational culture, and systematic event management can improve employee engagement and competition effectiveness. The methodology in this study uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques through interviews, evaluation questionnaires, group discussion forums, observation, and documentation. The result showed that although the main objectives were achieved (culture of innovation, risk-taking, attention to detail, team orientation, and aggressiveness), there were still indicators of organizational culture that were not optimal, including orientation towards results, orientation towards people, and stability of conditions during the event. Researchers suggest the need for studies on the relationship between personal demand fulfillment and work motivation, as well as further studies on effective leadership communication patterns to overcome suboptimal organizational culture. Keywords: Organizational Communication, Organizational Culture, Event Management, Innovation Competition
ANALISIS TIM KONTEN DALAM MENGANALISA JAWABAN DARI PERTANYAAN SURVEI PROGRAM ACARA TV FAMILY 100 Siahaan, Garry Leroy Secunda Neville; Santoso, Hudi
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 1 (2025): Edisi 12
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i1.5711

Abstract

This study aims to analyze the content team's workflow in developing quiz questions based on survey results for the television program Family 100, produced by Fremantle Indonesia. The method used includes observation and in-depth interviews with the creative team. Findings show that the process involves composing questions, creating survey packages, conducting manual tabulation, and classifying answers according to the game structure. The classification process considers not only the frequency of responses but also ethical values, social sensitivity, and relevance to the participants. Adjustments are made based on participant categories and special guest appearances. Accurate classification is crucial for ensuring smooth production, game effectiveness, and participant comfort. Errors in this process may cause technical disruptions and hinder the show's flow. Therefore, classification is a foundational element in maintaining the quality and continuity of the Family 100 program. Keywords: Content Team, Family 100, Question Classification, Survey Results, Television Production.
EFEKTIVITAS SURAT NOTA DINAS DAN SURAT DISPOSISI SEBAGAI SALURAN KOMUNIKASI ORGANISASI DI LINGKUNGAN KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN SAMOSIR Simbolon, Yohana Yulianti
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 1 (2025): Edisi 12
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i1.5741

Abstract

This research analyses the effectiveness of organisational communication channels of Office Memorandum and Disposition Letter, within the General Election Commission (KPU) of Samosir Regency. Through a qualitative approach, this research explores the challenges of implementing formal communication regulated in National Archives Regulation No. 7/2018 and KPU Decree No. 42/2023, as well as its impact on the coordination and transparency of organising elections. Data were collected through in-depth interviews with commissioners, secretaries, and heads of subsections and staff as well as analysis of official documents. The results show that these two communication channels play a crucial role in facilitating vertical (superior-subordinate) and horizontal (same-level) information exchange, coordinating operational tasks, and building collaboration among members. However, inconsistencies in the use of Letter of Office Memorandum and Letter of Disposition such as improper substitution between the two lead to procedural confusion, overlapping authority, and decreased work efficiency.  This study recommends training on communication procedures, integration of digital channels with face-to-face, as well as periodic evaluation to improve adaptation to the changing context. The findings provide practical implications for the Samosir Regency KPU in strengthening accountability and consistency of election administration, as well as a reference for other government organisations facing similar challenges.   Keywords: Organisational Communication Channels, Office Memorandum and Disposition Letter, General Election Commission
STRATEGI CROWDFUNDING MELALUI KAMPANYE MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RUNTOCARE SEMARANG-YOGYAKARTA 150KM: STRATEGI CROWDFUNDING MELALUI KAMPANYE MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RUNTOCARE SEMARANG-YOGYAKARTA 150KMSTRATEGI CROWDFUNDING MELALUI KAMPANYE MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RUNTOCARE SEMARANG-YOGYAKARTA 150KM Agustinus; Alfiana, Kharisa Rizky
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3435

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang keberhasilan dari sebuah kampanye Run To Care yang pastinya didukung oleh penggunaan Instagram sebagai platform utama. Dalam melibatkan komunitas, kampanye ini tidak hanya terbatas pada pembuatan konten, evaluasi, dan monitoring secara teratur, tetapi juga menerapkan "social media hearing" untuk memperoleh respons langsung dari masyarakat. Keputusan menggunakan Instagram sebagai platform utama disokong oleh tingginya jumlah pengikut dan tingkat engagement yang tinggi di platform tersebut. Dalam konteks konten, kampanye ini mencapai keberhasilannya dengan melibatkan berbagai perspektif pendukung melalui user-generated content, sejalan dengan tren popularitas video pendek yang sedang berlangsung. Evaluasi kampanye tidak hanya dilakukan melalui pemantauan statistik dan analisis tingkat keterlibatan, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan komunitas. Tim Run To Care menonjolkan pendekatan kekeluargaan dalam menjaga komunikasi langsung dengan komunitas, memberikan perhatian khusus pada pemecahan masalah dan tanggapan terhadap kebutuhan mereka. Strategi konten terus disesuaikan dengan tren platform saat ini, dengan fokus pada konten yang ringkas, padat, dan relevan untuk semua orang. Pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai SOS dan kebutuhan audiens menjadi landasan utama dalam mengatur strategi kampanye ini. Kata Kunci: Crowdfunding, Runtocare, Komunikasi, Media baru, Media Sosial, Kampanye
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BARANG DAGANG DI MODERN MARKET (Studi Kasus Pada Toko Familymart): STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BARANG DAGANG DI MODERN MARKET (Studi Kasus Pada Toko Familymart) Pratama Yuono, Dedik; Eriyanti, Helvi
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3459

Abstract

In the era of globalization, companies in the same industry face increasingly intense competition. To stay ahead, companies need to develop effective marketing communication strategies. This is evident in the retail industry, where various retail formats are constantly evolving to meet the needs of modern consumers. This study examines the marketing communication techniques used by FamilyMart, a retail company in Indonesia. The study's findings show that FamilyMart leverages social media platforms to promote products and raise brand awareness. FamilyMart also integrates offline and online marketing strategies, identifies customer preferences, and measures the success of its strategies through sales data analysis and customer engagement metrics. In addition, in-store interactions and promotions also play a key role in raising product awareness. FamilyMart creates and maintains relationships with customers through effective communication and loyalty programs. The company also adjusts its strategies to reflect changing trends and consumer needs.  Keywords: Marketing Communication Strategies, Modern Market, Familymart
ANALISIS ISI MESSAGE APPROACH PADA KONTEN LIVE STREAMING AKUN ONLINE SHOP DI TIKTOK SHOP: ANALISIS ISI MESSAGE APPROACH PADA KONTEN LIVE STREAMING AKUN ONLINE SHOP DI TIKTOK SHOP Gabriella, Devina; Delliana, Santi
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3514

Abstract

In the world of commerce, a new trend is developing where selling and promoting products via live streaming on social media platforms is increasingly in demand. TikTok, as one of the main platforms, has launched the TikTok Shop feature which offers live streaming services, becoming a favorite for Indonesian people to shop. Direct interaction between sellers and buyers in live streaming creates a new and interesting shopping experience. The aim of this research is to categorize online stores based on the messaging approach used and evaluate their effectiveness. Qualitative content analysis methods were used in this research. The results show that online stores that use a combined group messaging approach tend to be more effective in attracting live streaming viewers and increasing sales. The four online shop accounts studied fall into three categories of message structuring logic theory. The @louissescarlettfamily account succeeded in attracting many viewers and increasing sales by using an expressive and combinative approach. Meanwhile, the @oktaviana_tas_grosir and @dininrli accounts follow more conventional logic in composing messages, focusing on important information, but are unable to attract many viewers. The @basreng.sultan.bandung account uses an emotional rhetorical approach and is successful in influencing purchasing behavior in live streaming. Thus, online stores that combine expressive and combinative messaging approaches tend to be more successful in attracting audiences and increasing sales. An emotional rhetorical approach can also be effective in influencing purchasing behavior in live streaming. Keywords: Content Analysis, Tiktok Shop, Message Approach
STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PALANGKA RAYA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z PADA PEMILU DAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2024: STRATEGI KOMUNIKASI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PALANGKA RAYA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z PADA PEMILU DAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2024 Aulia, Rifqi; Milka
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3551

Abstract

Pemilu dan Pilkada serentak merupakan pertama kalinya diadakan pada tahun 2024 dan menjadi momen penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Generasi Z yang mendominasi konsentrasi politik pada Pemilu dan Pilkada mendatang dengan jumlah generasi Z di Kota Palangka Raya mencapai 49.311 jiwa atau setara dengan 23,32% dari total populasi di Kota Palangka Raya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya perlu memperhatikan adanya perubahan demografis yang signifikan dalam pemilih potensial, terutama dengan munculnya Generasi Z sebagai pemilih yang semakin berpengaruh dan diperlukannya strategi komunikasi yang sesuai dalam menangani hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan oleh KPU Kota Palangka Raya dalam meningkatkan partisipasi Generasi Z pada Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 serta menganalisis hambatan dan tantangan yang dihadapi KPU Kota Palangka Raya. Metode Penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif, dengan mengamati konsep SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh KPU Kota Palangka Raya dalam meningkatkan partisipasi generasi Z pada Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 antara lain: kolaborasi KPU Kota Palangka Raya dalam proses pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, sosialisasi berjenjang, kirab Pemilu 2024, pemanfaatan media elektronik dan media internet dalam memberikan informasi terkait Pemilu kepada masyarakat. Pencapaian strategi komunikasi yang belum maksimal tidak terlepas dari faktor keterbatasan SDM, keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana yang kurang memadai. Strategi Komunikasi yang dilakukan oleh dalam meningkatkan partisipasi generasi Z telah memenuhi seluruh unsur komunikasi. Efek  atau respons generasi Z sebagai komunikan masih ada yang ditanggapi secara cepat namun sebagian generasi Z masih memiliki sifat apatis. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Partisipasi Generasi Z, Pemilu dan Pilkada, KPU.
IDENTIFIKASI STRATEGI DESTINATION BRANDING KEPULAUAN SERIBU BERBASISKAN WISATA BAHARI: IDENTIFIKASI STRATEGI DESTINATION BRANDING KEPULAUAN SERIBU BERBASISKAN WISATA BAHARI Rinaldo, Edo; Dwihadiah, Desideria Lumongga
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3770

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan strategi destination branding Kepulauan Seribu berbasiskan wisata bahari. Strategi destination branding menjadi kunci dalam memperkuat citra destinasi, melibatkan identitas dan keunikan Kepulauan Seribu. Penelitian ini menggunakan konsepsi teori dari identifikasi Kenneth Burke menyoroti peran kunci identitas dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap potensi pariwisata. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri dari pemerintah yaitu pihak Dinas Pariwisata DKI Jakarta, pelaku usaha yang mengoperasikan jasa pariwisata di Kepulauan Seribu, masyarakat sekaligus penggiat pariwisata di Kepulauan Seribu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, implementasi strategi destination branding Kepulauan Seribu berbasiskan wisata bahari didukung adanya program pariwisata, kearifan lokal, penggunaan media, dan infrastruktur. Hambatan dalam mewujudkan strategi destination branding Kepulauan Seribu berbasiskan wisata bahari terdapat 3 aspek yaitu (1) komunikasi primer (ketidakseimbangan informasi dan keterbatasan akses informasi); (2) komunikasi sekunder (respon negatif dan ketidakjelasan diferensiasi; dan (3) komunikasi tersier (ketidaksesuaian pesan dan medium komunikasi). Peran aktor pariwisata, seperti pemerintah daerah dan pengelola objek wisata, penting dalam menciptakan dan memelihara identitas brand destinasi. Destination marketing organization menjadi upaya pengoordinasian pemangku kepentingan, memastikan kolaborasi harmonis. Konsep identifikasi Kenneth Burke relevan dalam membentuk identitas dan komunikasi dalam konteks destination branding. Dengan keterlibatan terkoordinasi, Kepulauan Seribu dapat membangun citra yang kuat, meningkatkan dampak ekonomi lokal, dan mempromosikan keberlanjutan pariwisata  Kata Kunci: Branding, Kepulauan Seribu, Strategi Destinasi, Wisata bahari
MEMBANGUN KOMUNIKASI PANDEMI (Analisis Pola Komunikasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di Masa Covid-19) : MEMBANGUN KOMUNIKASI PANDEMI (Analisis Pola Komunikasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di Masa Covid-19) Husbuyanti, Irma El Mira; Mandini, Denda Devi Sarah
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 6 No 1 (2024): Edisi 10
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v6i1.3833

Abstract

Pengaplikasian pola komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah merupakan salah satu ujung tombak dalam penanganan persebaran Covid-19. Kendati demikian, pola komunikasi pandemi di Indonesia masih didominasi oleh persebaran berita bohong dan anggapan konspirasi. Hal ini menyebabkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi krisis pandemi sukar untuk dibangun. Penelitian ini berfokus pada analisa pola komunikasi pandemi di daerah, dengan mengambil objek Kabupaten Lombok Timur sebagai salah satu daerah dengan angka pandemi terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tepatnya di tiga kecamatan yang dipilih secara purposif berdasarkan jumlah persebaran kasus tertinggi, yaitu Kecamatan Selong, Kecamatan Sakra dan Kecamatan Pringgabaya. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan tujuan untuk menganalisa jenis pola komunikasi pandemi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi pandemi pemerintah Lombok Timur menggunakan pola rantai, yang dilakukan melalui tiga jalur, yaitu komunikasi tatap muka, media massa elektronik dan above the line, serta media sosial. Hambatan komunikasi terletak pada belum dilakukannya segmentasi audiens di masyarakat, sehingga menghambat pemilihan jalur komunikasi yang efektif. Juga belum diadakannya evaluasi terkait efektifitas media komunikasi, sehingga pemerintah belum memiliki gambaran terkait tingkat keberhasilan penerimaan pesan selama pandemi di masyarakat. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi Pandemi, Komunikasi Organisasi, Covid-19.

Page 7 of 11 | Total Record : 106