cover
Contact Name
Tommy Kuncara
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285695565558
Journal Mail Official
tommy@admi.or.id
Editorial Address
Perumahan Bumi Dirgantara Permai Blok CL NO 5, Jl. Durian, Jati Asih, Bekasi, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin
ISSN : 28290887     EISSN : 28290496     DOI : https://doi.org/10.56127/jammu.v1i1
Core Subject : Social,
Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin adalah jurnal pengabdian Masyarakat yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Dosen Muda Indonesia dan di payungi Oleh Yayasan Dosen Muda Indonesia. Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat indonesia memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal abdi Masyarakat Multidisiplin Terbit 1 tahun 3 kali (April, Agustus dan Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Implementasi Sosialisasi Uji Riksa Kelistrikan pada Perusahaan Jumaedi Jumaedi; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Devi Fitriyastanti; Chaerani Triyuliana; Anisa Nurul Aqidah
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2772

Abstract

Sistem kelistrikan merupakan komponen penting dalam operasional industri, fasilitas kesehatan, perkantoran, dan perusahaan jasa. Namun, instalasi listrik juga memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi, seperti sengatan listrik, hubungan arus pendek, beban lebih, kebakaran, dan kerusakan peralatan. Oleh karena itu, uji riksa kelistrikan diperlukan untuk memastikan kesesuaian instalasi terhadap regulasi keselamatan kerja dan standar teknis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan sosialisasi uji riksa kelistrikan di lingkungan perusahaan. Kegiatan dilaksanakan di PT Cipta Pratama Inspeksi Indonesia pada 13–25 Oktober 2025. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat deskriptif melalui observasi partisipatif, telaah dokumen, diskusi informal, pendampingan teknis, dan sosialisasi prosedur uji riksa kelistrikan. Kegiatan meliputi verifikasi dokumen administrasi, inspeksi visual, pengujian tahanan isolasi, pengujian sistem pentanahan, pengukuran beban dan keseimbangan fasa, penyusunan dokumen, penulisan label uji riksa, penyusunan laporan pemeriksaan, serta penyiapan dokumen untuk pelaporan kepada instansi ketenagakerjaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses uji riksa kelistrikan telah dilaksanakan secara sistematis sesuai prosedur K3. Sebagian besar instalasi yang diperiksa memenuhi persyaratan keselamatan, tetapi masih ditemukan temuan minor berupa penandaan kabel yang kurang jelas, nilai tahanan pentanahan yang mendekati batas maksimum, dan panel listrik yang kurang rapi. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman mengenai uji riksa kelistrikan sebagai langkah preventif dalam pengendalian risiko K3. Pemeriksaan berkala, dokumentasi, dan tindak lanjut perbaikan diperlukan untuk menjaga keselamatan listrik dan mendukung penerapan Sistem Manajemen K3 di perusahaan.
Penataan Pelayanan Gizi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Karawang Devi Fitriyastanti; Iin Ira Kartika; Chaerani Tri Yuliana; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Jumaedi Jumaedi; Yasin Azhari
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2773

Abstract

Pelayanan gizi rawat inap merupakan bagian penting dalam mendukung proses penyembuhan, keselamatan pasien, dan mutu pelayanan rumah sakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menata dan mendeskripsikan pelayanan gizi pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Karawang, terutama pada aspek kebersihan, perencanaan menu, pengolahan makanan, distribusi makanan, dan kepuasan pasien. Metode kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif melalui observasi alur pelayanan gizi, edukasi kebersihan dan keamanan pangan, pendampingan penataan pelayanan, serta pengumpulan umpan balik pasien menggunakan lembar penilaian skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan gizi rawat inap telah mencakup perencanaan menu, perencanaan kebutuhan bahan makanan, pengolahan makanan sesuai prinsip higiene, serta distribusi makanan berdasarkan jenis diet pasien seperti diet D2, TKTP, snack, dan makanan biasa. Pasien menunjukkan respons positif dan antusias memberikan masukan terkait kebersihan, rasa, variasi, porsi, suhu, ketepatan waktu, dan keramahan petugas. Kegiatan ini menegaskan pentingnya evaluasi berkala, koordinasi lintas profesi, serta penguatan higiene sanitasi dalam pelayanan gizi rawat inap. Rumah sakit disarankan meningkatkan monitoring ketepatan diet, suhu makanan, distribusi, dan mekanisme umpan balik pasien secara berkelanjutan.
Edukasi Fisioterapi untuk Mengendalikan Emosi Remaja Euis Atikah; Yayuk Sri Rahayu; Marliana Rahma; Salsabila Fadilla; Anisah Fauziah
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2779

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang cepat sehingga dapat meningkatkan kerentanan terhadap ketidakstabilan emosi, stres, kecemasan, dan perilaku maladaptif. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan edukasi berbasis pendekatan fisioterapi untuk mengendalikan emosi remaja di SMK Sehati Karawang. Kegiatan dilaksanakan pada 10-28 Maret 2025 pukul 10.00-11.30 WIB dan diikuti oleh 30 siswa tingkat SMA/SMK. Metode kegiatan menggunakan edukasi kesehatan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, diskusi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi deskriptif. Materi edukasi meliputi perkembangan emosi remaja, hubungan ketegangan fisik dengan luapan emosi, relaksasi otot progresif, pernapasan diafragma, peregangan ringan, pelabelan emosi, dan strategi menenangkan diri. Evaluasi dilakukan melalui observasi, tanya jawab, refleksi peserta, serta penilaian kemampuan mempraktikkan teknik yang diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias, aktif bertanya, dan mampu mempraktikkan teknik relaksasi serta pernapasan sederhana setelah diberikan panduan langsung. Peserta menyatakan merasa lebih tenang, nyaman, lebih percaya diri dalam mengungkapkan perasaan, dan lebih mampu menahan diri sebelum merespons tekanan. Kegiatan juga meningkatkan pemahaman guru dan orang tua mengenai pentingnya komunikasi suportif bagi kestabilan emosi remaja. Program ini menunjukkan bahwa edukasi fisioterapi sederhana dapat menjadi pendekatan berbasis sekolah yang praktis, aman, murah, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan literasi emosi serta keterampilan regulasi diri remaja. Program lanjutan disarankan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstruktur agar perubahan pengetahuan dan regulasi emosi dapat diukur secara kuantitatif.
Edukasi Pengelolaan Laundry Linen dan Sterilisasi Pakaian di Rumah Sakit Islam Karawang Chaerani Triyuliana; Jumaedi Jumaedi; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Devi Fitriyastanti; Yasin Azhari; Najwa Khoirotun Nisa
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2781

Abstract

Pengelolaan laundry linen rumah sakit merupakan pelayanan penunjang nonmedis yang berperan penting dalam pencegahan infeksi, keselamatan pasien, dan keselamatan kerja petugas. Pengelolaan linen yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang dan infeksi nosokomial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan petugas laundry serta staf terkait mengenai pengelolaan linen, pencegahan dan pengendalian infeksi, penggunaan alat pelindung diri, serta prinsip sterilisasi pakaian dan linen rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Karawang pada 1–13 Desember. Metode kegiatan meliputi persiapan, promosi kesehatan, edukasi teori, simulasi pemilahan linen infeksius dan noninfeksius, demonstrasi penggunaan alat pelindung diri, diskusi, dan evaluasi. Materi edukasi mencakup prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, klasifikasi linen, alur kerja satu arah, penanganan linen terkontaminasi, zonasi laundry, keselamatan dan kesehatan kerja, serta sterilisasi di Central Sterile Supply Department. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan pemilahan linen dan penggunaan alat pelindung diri dengan bimbingan tim pengabdi. Kegiatan juga meningkatkan kesadaran peserta dalam memisahkan linen kotor dan bersih, menggunakan alat pelindung diri sesuai standar, serta menjaga kedisiplinan alur kerja untuk mencegah kontaminasi silang. Program ini mendukung peningkatan mutu pengelolaan linen rumah sakit serta berkontribusi terhadap keselamatan pasien dan pencegahan infeksi.
Implementasi Safety Induction dalam Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di PT Contemporary Amperex Technology Limited Energy Engineering (PT CCIEE) Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Jumaedi Jumaedi; Devi Fitriyastanti; Chaerani Tri Yuliana; Yasin Azhari; Putri Gustinar Mulyana
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2782

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, terutama pada sektor konstruksi dan industri yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan perusahaan adalah melalui pelaksanaan safety induction, yaitu kegiatan pengenalan awal bagi pekerja baru, kontraktor, maupun tamu sebelum memasuki area kerja untuk memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur tanggap darurat, serta aturan keselamatan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi safety induction dan perannya dalam meningkatkan keselamatan kerja di PT Contemporary Amperex Technology Limited Energy Engineering (PT CCIEE), Kabupaten Karawang, dengan menggunakan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Pengamatan dilakukan secara langsung pada kegiatan safety induction, toolbox meeting, general safety talk, safety patrol, dan inspeksi keselamatan yang dilaksanakan oleh Departemen Health, Safety and Environment (HSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa safety induction berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan kerja melalui pemahaman mengenai risiko kerja, pengendalian bahaya, penggunaan APD yang benar, serta tindakan yang harus dilakukan dalam kondisi darurat. Selain itu, program ini mendukung pembentukan budaya keselamatan kerja yang positif dan berkelanjutan sehingga dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan kerja serta mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan perusahaan. Oleh karena itu, safety induction perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja keselamatan kerja.
Video Edukasi Gelang Akupresur untuk Menurunkan Stres pada Ibu Hamil Trimester III Marliana Rahma; Dewi Rubi Fitriani; Rina Dwi Anggraeni; Santi Komala Dewi; Siti Suniatuz Zahra
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2783

Abstract

Kehamilan trimester III sering disertai perubahan fisik dan psikologis, seperti kecemasan, gangguan tidur, kelelahan, dan rasa takut menghadapi persalinan. Apabila tidak dikelola dengan baik, stres selama kehamilan dapat memengaruhi kenyamanan ibu dan kesejahteraan janin. Gelang akupresur merupakan salah satu terapi komplementer nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu relaksasi dan menurunkan stres pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III mengenai penggunaan gelang akupresur untuk menurunkan stres. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cengkong, Karawang, pada Juli 2025. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil trimester III. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan kesehatan, edukasi berbasis video, demonstrasi penggunaan gelang akupresur pada titik P6 atau Nei Guan, diskusi, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami manfaat, cara penggunaan, durasi penggunaan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan gelang akupresur. Setelah kegiatan, sebagian besar peserta menyatakan merasa lebih rileks, nyaman, berkurang ketegangannya, dan lebih siap menghadapi persalinan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi penggunaan gelang akupresur dapat menjadi strategi sederhana, aman, dan praktis untuk mendukung pengelolaan stres pada ibu hamil trimester III.
Edukasi Aromaterapi Minyak Atsiri untuk Mengurangi Nyeri Persalinan di Klinik Zhafira Zharifa Rina Dwi Anggraeni; Dewi Rubi Fitriani; Marliana Rahma; Mutiara Balqis Ronika H; Indah Istari
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2784

Abstract

Nyeri persalinan merupakan keluhan utama yang sering dialami ibu bersalin dan dapat meningkatkan kecemasan, ketegangan, serta ketidaknyamanan apabila tidak ditangani secara tepat. Aromaterapi minyak atsiri menjadi salah satu metode nonfarmakologis yang aman, sederhana, murah, dan mudah diterapkan dalam pelayanan kebidanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan bidan mengenai pemanfaatan aromaterapi minyak atsiri sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi nyeri persalinan. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Zhafira Zharifa Karawang pada April 2025 dengan sasaran bidan yang bekerja di klinik tersebut. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, diskusi interaktif, pemberian media edukasi, demonstrasi penggunaan aromaterapi, evaluasi, dan tindak lanjut. Materi edukasi mencakup konsep nyeri persalinan, dampak nyeri terhadap ibu dan janin, mekanisme kerja aromaterapi, jenis minyak atsiri yang aman, serta prosedur penggunaan yang tepat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif mengikuti kegiatan dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat, keamanan, serta tata cara penggunaan aromaterapi dalam asuhan persalinan. Aromaterapi bekerja melalui stimulasi sistem penciuman dan, pada penggunaan tertentu, melalui penyerapan kulit yang dapat memberikan efek relaksasi serta membantu menurunkan persepsi nyeri. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas bidan untuk mengembangkan pelayanan persalinan yang lebih holistik, humanis, dan berorientasi pada kenyamanan ibu bersalin.
Pemanfaatan Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Volume ASI pada Ibu Menyusui Yayuk Sri Rahayu; Euis Atikah; Ade Krisna Ginting; Riana Restu; Rizkika Naila
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2785

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap, antibodi, dan faktor pertumbuhan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal. Namun, masih banyak ibu menyusui mengalami masalah produksi ASI yang kurang lancar. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI adalah pijat oksitosin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pemanfaatan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cengkong, Karawang, pada 10–28 Maret 2025. Sasaran kegiatan adalah ibu menyusui. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pijat oksitosin, diskusi, tanya jawab, evaluasi, dan tindak lanjut. Materi edukasi mencakup ASI eksklusif, peran hormon oksitosin, masalah menyusui, serta teknik pijat oksitosin yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami manfaat serta praktik pijat oksitosin. Pijat oksitosin dapat memberikan efek relaksasi, menurunkan kecemasan, merangsang refleks pengeluaran ASI, dan membantu memperlancar produksi ASI. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui serta mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
Pengaruh Edukasi Manfaat Kompres Hangat Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenore di SMA Sehati Karawang Ade Krisna Ginting; Euis Atikah; Rina Dwi Anggraeni; Anisa Sekar Kedaton; Delcy Regiana Putri
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2786

Abstract

Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup. Kurangnya pengetahuan mengenai penanganan nonfarmakologis menyebabkan banyak remaja memilih menggunakan obat pereda nyeri atau membiarkan keluhan berlangsung tanpa penanganan yang tepat. Edukasi kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai cara mengatasi nyeri menstruasi secara aman dan efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai manfaat kompres hangat sebagai terapi nonfarmakologis dismenore. Kegiatan dilaksanakan di SMA Sehati Karawang pada Juni 2025 dengan melibatkan 30 remaja putri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan kompres hangat, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Sebelum intervensi, sebanyak 26,7% peserta memiliki pengetahuan kurang dan 73,3% memiliki pengetahuan cukup. Setelah edukasi, sebanyak 93,3% peserta memiliki pengetahuan baik. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai manfaat kompres hangat efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore secara nonfarmakologis. Program ini berkontribusi dalam promosi kesehatan reproduksi dan mendorong penerapan perawatan mandiri yang aman selama menstruasi.
Implementasi Pijat Akupresure pada Remaja Putri dalam Penurunan Nyeri Haid di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Dewi Sartika Hutabarat; Enjelika Kabeakan; Edi Subroto; Cristoboy Vasius Bakara; Grace Adventria
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i2.2794

Abstract

Dismenore (nyeri haid) merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh remaja putri, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan proses belajar. Pijat akupresur merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman dan efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dengan merangsang pengeluaran hormon endorfin. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas implementasi pijat akupresur dalam menurunkan skala nyeri haid pada remaja putri di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment (eksperimen semu) dengan pendekatan pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang mengalami dismenore di Desa Bangun Rejo. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemijatan pada titik Sanyinjiao (SP6) dan Taichong (LR3) selama 15–20 menit saat hari pertama atau kedua menstruasi. Skala nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala nyeri haid sebelum dilakukan pijat akupresur dan sesudah dilakukan pijat akupresure. Uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05. Kesimpulan: Implementasi pijat akupresur efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri. Diharapkan remaja putri dapat menerapkan terapi mandiri ini sebagai solusi aman penanganan dismenore primer tanpa ketergantungan obat analgetik.