cover
Contact Name
Rahmad Purwanto
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+628112874466
Journal Mail Official
rachmad-purwanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Suara Pengabdian 45
ISSN : 29637198     EISSN : 29646588     DOI : https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1
Core Subject : Social,
Jurnal Suara Pengabdian 45, is a peer reviewed journal published by the UNTAG Community Service Institute Semarang. Jurnal Suara Pengabdian 45 is published 4 (four) times a year in March, June, September and December. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research journals freely available to the public supports greater global exchange of knowledge within the Community Service field. This journal aims to provide a place for academics, researchers, and practitioners to publish original research articles or review articles. The scope of articles published in this journal relates to various topics in the field of outcomes from community service activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 267 Documents
Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Bahan Pupuk Kompos dengan Mesin Pencacah Sampah di TPS Desa Gedangan Priyambodo, Bambang Hari; Ryan Dhana Dyaksa; Nanda Ariyadi; Hafid Febriansah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1049

Abstract

Sampah merupakan segala sesuatu yang tidak lagi digunakan yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Pengolahan sampah harus menjadi perhatian penting agar tidak menyebabkan dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Gedangan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. TPS 3R memiliki fasilitas pengolahan sampah berupa mesin pencacah sampah, tetapi belum berjalan dengan maksimal dikarenakan mesin pengolah sampah mengalami kerusakan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk pembuatan prosedur tentang cara penggunaan dan perawatan pada mesin pencacah sampah organik yang hasilnya untuk pembuatan kompos. Hasil dari kegiatan ini adalah berfungsinya kembali unjuk kerja mesin pencacah sampah organik. Hasil yang lain terbentuknya pedoman SOP (Standar Operasional Prosedur), cara perawatan mesin, dan cara menangani masalah yang terjadi pada mesin.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme dari Sampah Buah dan Sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Bandar Lampung Septiani, Riana; Sundari, Susanti; Suwarni, Putri Endah; Sari, Indah Purnama; Pahlevi, M.Reza; Carolina, Thabita; Suharyono, Heru
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1055

Abstract

Organic waste is still a problem that needs to be resolved. Piles of organic waste can cause the emergence of methane gas (CH4), giving rise to an unpleasant odor and can even potentially cause disease. The aim of this community service is to provide understanding, knowledge and skills to the community regarding how to utilize household organic waste in the form of fruit and vegetable waste into eco-enzymes by fermentation. eco-enzyme is a multi-purpose liquid that can be used to purify waste water, as a household cleaning product, as a detergent, as a pest control product, to remove pesticide residues, and also as an organic fertilizer for plants. The method used is Participatory Action Research (PAR) where the service team is integrated into the community and works with the community to increase the knowledge and abilities of the people who are members of the Women Farming Group (KWT) in understanding and changing the community to become better, more empowered and knowledgeable. The results of this activity were able to increase the understanding, knowledge and skills of Women Farmer Groups in 4 Districts of Bandar Lampung city both conceptually and practically, and have the awareness not to just throw away organic waste, but to use it because it not only protects the environment but also provides benefits to the community. This activity was considered successful and sustainable for future programs.
Analisis Inovasi Produk Terhadap Nilai Guna Tapis Di Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Yudiana Sari; Sulastri; Homsatun Nafiah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1056

Abstract

Ibu rumah tangga di desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung memproduksi tapis dengan skala home industry untuk menambah pemasukan ekonomi keluarga. Namun selama ini produksi tapis dengan skala tersebut memiliki kelemahan terutama dalam hal inovasi produk. Produk tapis yang dihasilkan hanya seputar selendang dan kain sarung saja. Hal ini berdampak pada jumlah penjualan karena tapis hanya digunakan dalam kegiatan formal saja seperti acara adat ataupun pernikahan. Hasil dari turunan produk tapis pun masih di dominasi kalangan dewasa; belum menjangkau kalangan remaja. Hal ini dikarenakan desain serta bentuk turunan tapis yang ada saat ini dinilai belum sesuai dengan perkembangan masyarakat sekarang. Maka dari itu perlu adanya inovasi untuk memperbarui produk yang sudah ada agar dapat lebih menarik perhatian konsumen dan memiliki perbedaan dengan produsen lainnya. Sehingga nantinya akan berdampak pada kenaikan jumlah pemakaian yang secara tidak langsung juga akan berpengaruh pada kenaikan jumlah penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan konsulatif terhadap mitra. Metode ini dilakukan dengan cara meminta pendapat mitra terkait pelatihan atau kegiatan yang berlangsung serta memberitahu atau meluruskan hal hal yang bersifat prinsip yang kiranya keliru atau menyimpang. Sedangkan untuk kegiatan yang bersifat praktek, peneltian ini menggunakan pendekatan partisipatif, yaitu diskusi terkait permasalahan yang ada, pencarian alternative solusi dan pembuatan keputusan atas dasar kerjasama atau kesepakatan bersama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan potensi masyarakat desa dengan sasaran (mitra) masyarakat yang produktif secara ekonomi
Sosialisasi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Budidaya Magot di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Tri Atmoko, Nugroho; Suryono, Edy; Besar Riyadi, Tri Widodo; Teofilus Riyadi, Natanael; Awan, Sang Alang; Wicaksono, Bagas; Yuniarta, Fajar; Bagus Nugroho, Taufik; Putra Tegar Permata, Septian
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1059

Abstract

Organic waste is an environmental problem, especially in the villages of Pandeyan, Grogol, Sukoharjo, so there is a need to solve this problem through direct community activities. One solution is the socialization activity on organic waste processing through magot cultivation in Pandeyan village. With this socialization, it is hoped that the community will gain further understanding regarding magot cultivation as an effort to process household organic waste to make it more useful. The socialization activity was conducted at the Pandeyan village office on August 30, 2023. To measure the success of socializing organic waste processing through magot cultivation, an evaluation was carried out using a questionnaire method distributed to participants. From the questionnaire results, it was found that 88.9% of the total participants understood magot cultivation. Meanwhile, if you look at the potential of organic waste in each household participating in this socialization, it is possible to process it through magot cultivation. However, there is still a need for assistance and further understanding regarding magot cultivation because there is still a stigma that maggots have a maggot-like shape and are not suitable for cultivation.
Pentingnya Akuntansi untuk UMKM: Panduan Praktis bagi Pengusaha UMKM Kelurahan Mijen Semarang Nurchayati; Parju; Suroto
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1081

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran sentral dalam ekonomi lokal, namun kebanyakan di antaranya menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan yang akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan akunatnsi di kalanagan pengusaha UMKM di Kelurahan Mijen Semarang. Melalui sosialisasi, kegiatan ini memberikan panduan praktis tentang cara memahami dasar-dasar akuntansi dan menerapkannya menggunakan akuntansi secara sederhana. Hasilnya menunjukkan peningkatan secara signifikan dalam pemahaman akuntansi di kalangan peserta. Pengusaha UMKM yang mengikuti kegiatan ini mampu memahami pentingnya catatan akuntansi, selain itu kegiatan ini dapat membangun komunitas diantara UMKM sehingga dapat membuk ajalan untuk kolaborasi dan pertukaran pengalaman. Keberhasilan kegiatan ini memberikan bukti nyata pemahaman akuntansi adalah kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan di Kelurahan Mijen Semarang.
Edukasi dan Skrining Pentingnya Pemantauan Obesitas Terhadap Terjadinya Resistensi Insulin Pada Lanjut Usia Sari, Triyana; Sitorus, Ribka Angeline Hariesti; Destra, Edwin; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1762

Abstract

Obesitas adalah kondisi di mana seseorang memiliki berat badan melebihi batas normal akibat penumpukan lemak berlebih dalam tubuh. Obesitas berhubungan erat dengan terjadinya resistensi insulin, yaitu suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat memberikan respon kepada insulin secara efektif. Oleh sebab itu, edukasi dan skrining rutin pada kelompok lanjut usia dalam rangka mendeteksi dan mengelola resistensi insulin pada tahap awal merupakan hal yang sangat penting. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act), yang mencakup edukasi tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, dan manajemen berat badan, serta skrining kadar insulin. Berdasarkan kegiatan ini, edukasi dan skrining terbukti penting dalam mencegah komplikasi lebih lanjut dan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia.
Pelatihan Public Speaking Bagi Konten Kreator di SMAN 15 Semarang Dhea Silvina; Lestari Nurhaluza, Putri Alia; Bintang Permana; Aura Arlentyannisa
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1771

Abstract

Banyaknya platform sosial media menjadikan wadah untuk masyarakat berkarya menjadi seorang konten kreator. Menjadi konten kreator diperlukan public speaking yang baik, agar para penikmat karyanya dapat memahami isi pesan dari konten yang Ia buat. Public speaking merupakan salah satu kemampuan yang penting karena adanya perkembangan teknologi yang memaksa individu untuk dapat bersaing meningkatkan kualitas diri melalui skill berkomunikasinya. Untuk menyampaikan informasi secara jelas, maka diperlukan public speaking atau teknik penyampaian pesan di depan publik. Saat ini banyak anak muda yang menjadi konten kreator, tetapi mereka masih minim edukasi mengenai public speaking yang baik dan benar agar kontennya dapat dilirik oleh masyrakat. Diadakannya pelatihan ini, dapat menambah edukasi mengenai public speaking bagi para konten kreator muda agar lebih memperbaiki cara berbicara mereka saat membuat konten di sosial media. Keywords: content creator, training, public speaking, social media   Abstrak. Banyaknya platform sosial media menjadikan wadah untuk masyarakat berkarya menjadi seorang konten kreator. Menjadi konten kreator diperlukan public speaking yang baik, agar para penikmat karyanya dapat memahami isi pesan dari konten yang Ia buat. Public speaking merupakan salah satu kemampuan yang penting karena adanya perkembangan teknologi yang memaksa individu untuk dapat bersaing meningkatkan kualitas diri melalui skill berkomunikasinya. Untuk menyampaikan informasi secara jelas, maka diperlukan public speaking atau teknik penyampaian pesan di depan publik. Saat ini banyak anak muda yang menjadi konten kreator, tetapi mereka masih minim edukasi mengenai public speaking yang baik dan benar agar kontennya dapat dilirik oleh masyrakat. Diadakannya pelatihan ini, dapat menambah edukasi mengenai public speaking bagi para konten kreator muda agar lebih memperbaiki cara berbicara mereka saat membuat konten di sosial media.
Pendidikan Politik Dan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak November 2024 Secara Damai Di Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung Hadi Karyono; Krismiyarsi; Mahmuda Pancawisma Febriharini
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1773

Abstract

Penyuluhan hukum dalam rangka pengabdian masyarakat ini di dasarkan atas isu pilpres dan pileg Februari 2024, dimana dikalangan tingkat bawah melalui media sosial menyebar berbagai berita tentang intoleransi, SARA serta politik uang yang bertentangan dengan asas dan esensi demokrasi sehingga mengganggu kehidupann damai masyarakat. Tujuan penyuluhan hukum ini untuk memberikan pendidikan politik masyarakat dalam menyongsong pemilihan umum kepala daerah serentak 2024 secara damai di Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Metode penyuluhan hukum ini dengan pemaparan materi melalui LCD dan tanya jawab. Hasil dari penyuluh hukum ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak terpengaruh politik uang dan terpovokrasi berbagai hasutan pihak luar melalui media sosial yang ingin memecah belah kerukunan masyarakat Desa Campursari dalam menyongsong pilkada serentak 2024 di Kabupaten Temanggung.
Penapisan Hiperkolesterolemia pada Remaja di Kelurahan Tomang Limanan, David; Felicia Tanuhariono, Ardhita; Shafira Putri, Nawaika; Halomoan Darma, Timothy
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1904

Abstract

: Hiperkolesterolemia adalah keadaan kadar kolesterol didalam darah melebihi 200mg/dL. Data RISKESDAS 2013 menunjukkan bahwa 35.9% penduduk Indonesia berusia ≥15 tahun mengalami hiperkolesterolemia. Tujuan kegiatan ini adalah memeriksa kadar kolesterol dan memberikan informasi mengenai hiperkolesterolemia. Kegiatan PKM diawali dengan koordinasi dengan mitra, dan saat pelaksanaan PKM dilakukan pengukuran kadar kolesterol dari darah kapiler serta konsultasi dengan tim kesehatan. Kegiatan PKM diikuti oleh 143 orang, yang terdiri dari 43 laki-laki (30%) dan 100 perempuan (70%). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 63 peserta memiliki kadar kolesterol melebihi 200 mg/dL (44%), dengan laki-laki sebanyak 21 peserta (48.84%) dan perempuan 42 peserta (42%). Tingginya kadar kolsterol menunjukan bahwa asupan makanan pada remaja masih tinggi karbohidrat dan kolesterol. Sedentary lifestyle juga memicu penumpukan kolesterol dalam tubuh, dan dapat memicu penurunan kualitas hidup para remaja. Kadar kolesterol tinggi dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan obesitas. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala.
Penyuluhan Hukum Perkawinan Anak Pada Masyarakat Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang Guna Pencegahan Peningkatan Kasus Perkawinan Anak Yulies Tiena Masriani; Ridho Pakina; Mieke Anggraeni Dewi; Agnes Maria Janni Widyawati
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1928

Abstract

Peningkatan angka penyelenggaraan perkawinan anak, khususnya pada pedesaan merupakan salah satu dasar utama melakukan pengabdian masyarakat, dalam hal ini dengan bentuk sosialisasi dan edukasi terkait dampak perkawinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang turun langsung ke lapangan untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan warga dan perangkat desa Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sebagai upaya preventif peningkatan perkawinan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat, termasuk menyediakan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencegah pernikahan anak. Perkawinan anak dianggap melanggar hak anak dan merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Praktik ini sering kali disebabkan oleh kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan ketidakadilan sosial. Dampaknya sangat signifikan, dengan sebagian besar partisipan penelitian harus putus sekolah dan menghadapi kekerasan fisik dan psikologis. Di Indonesia, faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan anak antara lain kondisi ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, keinginan pribadi, pergaulan bebas, dan tradisi adat. Pada daerah pedesaan, pernikahan anak masih sering dianggap wajar, terutama jika didukung oleh adat istiadat atau budaya. Kurangnya akses terhadap pendidikan dan informasi tentang kesehatan reproduksi juga menjadi faktor utama, serta masalah ekonomi dan perasaan malu akan pandangan dan stigma dari lingkungan sekitar.