cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERNYANYI BERBASIS KONTEN MEDIA SOSIAL PADA PEMBELAJARAN ISIM ISYARAH UNTUK SISWA-SISWI KELAS II MI DATOK SULAIMAN PALOPO Andillah, Firmansyah; Syamsuddin, Naidin; Fakhrunnisaa, Nur; Kamilah, Assa'adatul; Nurwahida, Nurwahida
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4658

Abstract

Kurangnya bahan ajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa berdampak pada pembelajaran masih berpusat pada metode ceramah dan hafalan, serta ketergantungan tinggi pada buku cetak sehingga membuat siswa mudah merasa bosan, rendahnya konsentrasi, serta sulit memahami materi bahasa Arab terkhusus dalam materi isim isyarah. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar yang interaktif dan inovatif serta mudah diakses menjadi penting untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas II MI Datok Sulaiman Palopo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, validasi ahli, pengisian angket respon guru dan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi dari ahli materi sebesar 92,5%, dan ahli media 92,5%, seluruhnya masuk dalam kategori “sangat valid”. Praktikalitas bahan ajar dinilai oleh guru sebesar 85% dan oleh siswa sebesar 92,9%, keduanya dalam kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar bernyanyi berbasis konten media sosial pada pembelajaran isim isyarah dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas II. Sebagai tindak lanjut, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media serupa dengan cakupan materi yang lebih luas, mengintegrasikan teknologi interaktif atau platform digital lainnya, serta melakukan uji coba pada skala yang lebih besar.
PENGUATAN NILAI LINGKUNGAN HIDUP MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI KONTRIBUSI TERHADAP PENCAPAIAN SDGS DALAM ERA GLOBALISASI Febrianto, H. Priyono Tri; Setyowati, Mauludina; Syiraj, Moh. Romdan; Arfiyanti, Jennie Salsabila; Rohmah, Sofi Khonisatur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi konkret bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan hidup ke dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Di era globalisasi, tantangan eksploitasi sumber daya alam dan gaya hidup konsumtif digital menuntut adanya penguatan karakter peduli lingkungan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research) melalui analisis artikel jurnal bereputasi tahun 2022–2026, buku teks, dan dokumen kebijakan SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai lingkungan dalam pembelajaran IPS dapat diwujudkan melalui pendekatan kontekstual dan pembiasaan positif, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, penggunaan produk ramah lingkungan, serta inovasi kreatif berbasis Eco-Brick. Meskipun menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran siswa dan keterbatasan kompetensi guru dalam substansi SDGs, integrasi konsep Education for Sustainable Development (ESD) dalam IPS terbukti strategis untuk membangun budaya sekolah yang adaptif dan inovatif demi keberlanjutan ekosistem di masa depan.
PENGUATAN PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH DASAR UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGS DI ERA GLOBALISASI Febrianto, H. Priyono Tri; Sari, Nevi Imelda Prastika; Putri, Audita Hani Wijaya; Asrulloh, Anil Fahrizin; Juhairiyah, Juhairiyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di era globalisasi. Globalisasi telah memberikan pengaruh signifikan terhadap sistem pendidikan, sehingga peserta didik dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kesadaran sosial, serta kompetensi global. Namun, pembelajaran IPS saat ini masih cenderung berfokus pada hafalan dan kurang bermakna secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam pembelajaran IPS, mengkaji integrasi nilai-nilai SDGs, serta mengidentifikasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, motivator, dan agen perubahan dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna. Namun, terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber belajar, rendahnya kompetensi teknologi guru, ketimpangan akses teknologi, lemahnya integrasi isu global, serta rendahnya minat belajar peserta didik. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek, integrasi teknologi digital, pendekatan kontekstual, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran kooperatif, pembelajaran aktif, serta evaluasi formatif berkelanjutan. Penguatan pendidikan IPS melalui strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kepedulian sosial, dan kesadaran global peserta didik dalam mendukung pencapaian SDGs.
DESAIN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING AKIDAH AKHLAK MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING FASE F DI MAN 1 KOTA TANGERANG SELATAN Al Hazmi, Ahmad Rafi’; Ro’uf, Abdul Mukti; Khalimi, Khalimi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4664

Abstract

Tranformasi pendidikan saat ini adalah menjadi latar belakang penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Kota Tangerang Selatan. Deep learning sebagai pendekatan pembelajaran terbaru menjadi formula dari rendahnya minat dan semangat peserta didik. Metode pembelajaran yang konvensional menimbulkan kejenuhan pada peserta didik. Oleh karena itu deep learning diimpelementasikan untuk menjadi solusi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penilitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenalogi. Tujuan penelitian ini ingin melihat desain dan implementasi deep learning pada pembelajaran akidah akhlak di MAN 1 Kota Tangerang Selatan. Hasil ini penelitian ini menunjukkan bahwa deep learning dapat menumbuhkan kolaborasi, kreatifitas, dan berpikir kritis peserta didik dan menjadikan pembelajaran akidah akhlak pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggemberikan.
STRATEGI PEMBELAJARAN AKHLAKUL KARIMAH (STUDI KASUS DI SMAN 12 JAKARTA) Fuada, Ahmad Rifki; Arief, Armai; Aripin, Syamsul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dinamika strategi, proses implementasi, serta hambatan dalam pembelajaran akhlakul karimah di lingkungan SMAN 12 Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif, temuan penelitian menunjukkan tiga simpulan utama. Pertama, strategi pembelajaran akhlakul karimah belum terformulasi dalam desain instruksional yang eksplisit dan komprehensif. Nilai-nilai akhlak cenderung hadir sebagai norma implisit yang melekat pada budaya sekolah dan keteladanan personal, sehingga keberlanjutannya bersifat dependen pada komitmen individu daripada sistem pendidikan yang mapan. Kedua, implementasi nilai pada siswa menunjukkan terjadinya internalisasi yang bersifat sporadis dan situasional. Karakter yang terbentuk masih berada pada tataran perilaku normatif-reaktif, belum mencapai tahap karakter yang reflektif-transformatif dan konsisten. Ketiga, guru menghadapi tantangan multidimensi yang bersifat sistemik, meliputi disparitas nilai antara lingkungan sekolah dan keluarga, disrupsi digital yang mendegradasi konsistensi moral siswa, serta resistensi pedagogis di kelas. Temuan penting menunjukkan adanya krisis keteladanan yang berisiko menciptakan kepatuhan dari luar pada siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pendidikan akhlak menuntut penguatan ekosistem pendidikan secara menyeluruh melalui sinkronisasi pola asuh keluarga, desain pedagogik yang terstruktur, dan integritas keteladanan pendidik guna membangun moral yang kuat.
ANALISIS DAMPAK PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA Cahyani, Putri Regina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4673

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa sekolah guna mendukung proses pembelajaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program MBG terhadap peningkatan konsentrasi belajar dan prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi nilai akademik siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat konsentrasi belajar serta rata-rata nilai akademik siswa setelah mengikuti Program MBG. Dengan demikian, Program MBG berkontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
ANALYZING ECOLOGICAL INTERACTIONS OF MARINE ORGANISMS FOR LOCAL ENVIRONMENT-BASED ANIMAL ECOLOGY LEARNING Azmi, Aulia; Rusnizar, Rusnizar; Umaira, Asyifa; Fakhirah, Hanifah; Aldyza, Nadia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4680

Abstract

Animal ecology learning in biology education remains predominantly theoretical and often overlooks the potential of local environments as authentic learning resources. Addressing this gap, the present study analyzes the ecological relationships among marine biota based on field observations and explores their potential to support context based animal ecology learning. This study employed a descriptive qualitative approach complemented by quantitative data. Data were collected through field observations using the belt transect method across three observation lines in the coastal area of ​​Beurawang, Sabang. The data were analyzed descriptively to identify marine biota, examine their ecological roles, and relate these findings to key concepts in animal ecology learning. In addition, Spearman correlation analysis was applied to examine relationships among species. The findings identified five dominant marine biota groups, namely sea stars (Linckia laevigata), sea urchins (Echinoidea), nudibranchs (Nudibranchia), coral reefs (Anthozoa), and giant clams (Tridacna sp.), each contributing differently to the coastal ecosystem. The correlation analysis revealed significant positive associations among several species, with coral reefs acting as a central component that strongly influences the presence of other organisms. This indicates that coral habitat structure plays a crucial role in shaping the distribution and stability of benthic communities. Importantly, the study highlights that field based ecological data offers strong potential as meaningful learning resources. The empirical findings can be integrated into instructional practices to support the teaching of ecological concepts such as species interactions, trophic relationships, adaptation, and ecosystem balance in a more contextual and relevant manner. This study therefore contributes to bridging the gap between ecological field research and biology education by promoting the use of local environmental contexts in learning.
PEMBIASAAN SHOLAT BERJAMAAH DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA DI SMAN 1 KENCONG Imarotus Sakdiyah, Siti; Bukhori, M. Imam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4683

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya permasalahan kedisiplinan siswa di lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya dapat diatasi melalui pendekatan aturan dan sanksi. Di sisi lain, pembiasaan ibadah, khususnya shalat berjamaah, belum banyak dikaji secara mendalam sebagai strategi pembentukan kedisiplinan yang bersifat internal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan shalat berjamaah serta menganalisis perannya dalam membentuk kedisiplinan siswa di SMAN 1 Kencong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah dilaksanakan secara rutin pada waktu istirahat kedua dengan melibatkan guru dan siswa secara aktif. Kegiatan ini tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga mampu menumbuhkan kedisiplinan siswa dalam aspek ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab dalam menjalankan kewajiban. Faktor pendukung utama meliputi penjadwalan yang konsisten, keterlibatan guru, serta sistem pengawasan berbasis absensi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran sebagian siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan pembiasaan shalat berjamaah sebagai strategi pembentukan kedisiplinan yang tidak hanya bersifat eksternal, tetapi juga membangun kesadaran internal siswa melalui praktik keagamaan yang terstruktur.
SELF- MANAGEMENT DALAM KONSELING BEHAVIOR: INTERNALISASI NILAI ISTIQAMAH DAN PENGENDALIAN DIRI BERBASIS KITAB BIDAYATUL HIDAYAH PADA SISWA MA ASSUNNIYYAH KENCONG Nur Afita Khoirun Nisa, Sefta; Asna, Asna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4684

Abstract

Permasalahan perilaku peserta didik yang tampak pada rendahnya kedisiplinan, lemahnya pengendalian diri, dan kurangnya nilai istiqamah dalam menjalankan tanggung jawab akademik serta ibadah menunjukkan kebutuhan akan pendekatan konseling yang tidak hanya teknis, tetapi juga berbasis nilai. Kajian self-management dalam konseling behavior selama ini lebih menitikberatkan aspek prosedural dan psikologis, sehingga dimensi spiritual belum terintegrasi secara memadai sebagai dasar perubahan perilaku yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi self-management dalam konseling behavior melalui internalisasi nilai istiqamah dan pengendalian diri yang bersumber dari Kitab Bidayatul Hidayah pada siswa MA Assunniyyah Kencong-Jember. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian membuktikan adanya keselarasan konseptual antara prinsip self-monitoring, self-regulation, dan self-reinforcement dengan konsep muraqabah, muhasabah, dan mujahadah an-nafs dalam Kitab Bidayatul Hidayah. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai istiqamah memperkuat konsistensi perilaku siswa dan menjadikan self-management lebih bermakna karena didukung landasan spiritual. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan kerangka integratif konseling behavior berbasis nilai Islam serta pengembangan layanan bimbingan dan konseling di madrasah.
TANTANGAN DAN DAMPAK PENERAPAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM PENINGKATAN KUALITAS PROSES BELAJAR SISWA PADA PENDIDIKAN ABAD 21 Nur Fatmawati, Azizah; Fadholi, Amak
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan dampak penerapan deep learning dalam meningkatkan kualitas proses belajar siswa pada pendidikan abad ke-21. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan pendidikan modern yang mengharuskan peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, reflektif, serta mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam berbagai konteks kehidupan nyata. Pendekatan deep learning dipandang sebagai strategi pembelajaran yang relevan karena menekankan pemahaman konseptual yang mendalam serta keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan (field research) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kencong. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan guru, kesiapan siswa, keterbatasan waktu, serta sarana pembelajaran yang belum optimal.