cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS Munthe, Destri Natalita; Ibrahim, H. Yusuf; Rahmiati, Devi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4624

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa hasil belajar peserta didik yang belum optimal akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada pendidik serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 56 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (28 peserta didik) dan kelas kontrol (28 peserta didik). Data hasil belajar diperoleh melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 60,71 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai posttest kelas kontrol sebesar 55,36. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen (Sig. = 0,151). Pengujian menggunakan independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,236. Selain itu, hasil uji effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 0,32 yang berada pada kategori pengaruh cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media video animasi memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam pembelajaran IPAS.
ANALISIS PENGARUH BAHASA DAERAH TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI SDN 19 BANDA ACEH Sahfitri, Asyira; Rahmi, Regina; Mahmud, Teuku
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari siswa serta menganalisis pengaruhnya terhadap penggunaan bahasa Indonesia di SD Negeri 19 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa dan guru di SD Negeri 19 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah masih dominan digunakan oleh siswa dalam komunikasi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Pengaruh bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia terlihat dari adanya pencampuran bahasa, penggunaan kosakata daerah dalam berbicara, serta kesalahan dalam pelafalan dan struktur kalimat bahasa Indonesia. Namun demikian, bahasa daerah juga memberikan dampak positif, seperti memperkaya kosakata dan memperkuat identitas budaya siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk membiasakan penggunaan bahasa Indonesia secara efektif adalah melalui pembiasaan berbahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran, pemberian contoh oleh guru, serta penerapan aturan berbahasa di lingkungan sekolah.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KARTU KWARTET UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS 6 ISLAM INTEGRAL IDAYATULLAH BOSSO LUWU Meni, Asifatul Asfa; Nurdian, Nurdian; Andini Saputri; Mawardi, Mawardi; Putra, Alfan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran kartu kuartet dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Islam Integral Hidayatullah Bosso Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi, tes tertulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kuartet mampu meningkatkan proses pembelajaran dan penguasaan kosakata siswa secara signifikan. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 69,79 dengan ketuntasan klasikal sebesar 45,83%, yang menunjukkan bahwa hasil belajar belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 90,63 dengan ketuntasan klasikal sebesar 83,33%, sehingga telah melampaui standar ketuntasan minimal yaitu 75%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 81,25% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kuartet mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kuartet terbukti efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kosakata bahasa Arab pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
PENERAPAN BUKU KHAT NASKHI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHARAH KITABAH SISWA KELAS VII DI MADRASAH TSANAWIYAH TUMBUBARA LUWU Najah, Nurul Hasyati; Fahyumi, Umi; Padauleng, Bungawaru; Muhaemin, Muhaemin; Syamsuddin, Naidin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan maharah al-kitabah siswa melalui penerapan buku Khat Naskhi pada siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Tumbubara Luwu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis huruf Arab sesuai kaidah, terutama pada aspek bentuk huruf, proporsi, dan penempatan pada garis dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis siswa pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 50,43 dengan persentase ketuntasan 0%. Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 73,69 dengan ketuntasan 47,8%. Selanjutnya pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 91,52 dengan persentase ketuntasan 100%. Selain itu, kualitas tulisan siswa juga mengalami peningkatan dari segi kerapian, konsistensi ukuran huruf, ketepatan bentuk huruf, serta posisi huruf pada garis dasar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan buku Khat Naskhi efektif dalam meningkatkan keterampilan maharah al-kitabah siswa. Buku Khat Naskhi dapat menjadi media pembelajaran yang sistematis, terstruktur, dan mudah digunakan dalam melatih keterampilan menulis bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP MINAT BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MIN 8 ACEH BARAT Aisyi, Rohadatul; Rahmatika, Rizki; Zahara, Firzatul; Suharman, Suharman; Agustina, Maya; Abidah, Abidah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4646

Abstract

Penggunaan media pembelajaran crossword puzzle terhadap minat belajar dalam pembelajaran IPS merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan minat belajar siswa. Adapun penelitian ini dilakukan untuk melihat adanya peningkatan minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran crossword puzzle dalam pembelajaran IPS di MIN 8 Aceh Barat. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen design Metode penelitian pre experimental dilakukan hanya pada satu kelompok yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran Crossword puzzle. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian adalah One Group Pretest Postest Design yang mana sebelum diberi perlakuan terlebih dahulu diberi angket (Pretest) dan setelah diberikan perlakuan juga diberikan angket kembali sebagai angket akhir (Posttest). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan thitung = 5.578 ttabel = 0,576 dengan taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan yakni df = 35. Maka thitung > ttabel yang dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media crossword puzzle dapat meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran IPS di kelas VI A di MIN 8 Aceh Barat.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE SCRAMBLE DAN METODE MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 4 TIGARAKSA Pujawati, Lulu; Muhyidin, Asep; Hilaliyah, Tatu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4648

Abstract

Menyimak berita seringkali menjadi tantangan bagi para siswa. Siswa yang tidak memiliki motivasi belajar, minimnya bahan bacaan, serta kurangnya fasilitas pembelajaran akan mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan metode scramble dan metode mind mapping, serta mendeskripsikan perbedaan keduanya dalam meningkatkan keterampilan menyimak berita pada siswa kelas VIII. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, serta desain penelitian berupa pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sample menggunakan simple random sampling, kelas VIII E sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII F sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari hasil pretest dan posttest keterampilan menyimak menggunakan instrumen penilaian yang mencakup unsur-unsur berita, pokok-pokok berita, dan kesimpulan isi berita, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 31. Uji hipotesis dilakukan dengan paired sample test (t-test) yang menunjukkan nilai Sig. (Two-Sided P) antara metode scramble dan metode mind mapping sebesar 0.001 < 0.005, artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil menunjukkan efektivitas penggunaan metode scramble dengan nilai rata-rata prestest sebesar 53.07 dan posttest sebesar 76.87. Sedangkan, efektivitas metode mind mapping menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 51.97 dan posttest sebesar 70.00. Perbedaan nilai posttest menunjukkan bahwa metode scramble lebih unggul dengan selisis 6.87 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode scramble lebih efektif terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMPN 4 Tigaraksa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIKTOK PADA MATERI AT-TAHIYYAT WA AT-TA'ARUF DI SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KELAS X MAN PALOPO Syam, Emha Alifka; Apriliani, Riski; Al-Gazaly, Al-Gazaly; Kartini, Hj.; Laswi, Aishiyah Saputri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji tingkat validitas media pembelajaran video interaktif berbasis Tik Tok pada materi At-Tahiyyat Wa At-Ta'aruf; (2) menganalisis tingkat praktikalitas penggunaan media tersebut oleh guru dan siswa kelas X MAN Palopo; serta (3) mengukur tingkat efektivitas media video interaktif berbasis Tik Tok dalam meningkatkan motivasi belajar atau minat siswa pada pembelajaran bahasa Arab pada materi At-Tahiyyat Wa At-Ta'aruf di Sekolah dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kelas X Man Palopo. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan metode Research & Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian ADDIE yang terdiri dari lima tahap: (1) tahap analisis (analysis), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) penerapan (implementation), (5) evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X MAN Palopo, dengan 18 responden pada bulan November 2025 untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas media pembelajaran ini. Hasil dari pengembangan ini adalah: (1) Tingkat Validitas Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Tik Tok pada Materi At-Tahiyyat Wa At-Ta'aruf di Sekolah dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kelas X dari hasil validitasi oleh validator materi sebesar 92% dengan kategori sangat valid, dan hasil validitasi oleh validator media sebesar 83% dengan kategori sangat valid (2) Tingkat Praktikalitas Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Tik Tok pada Materi At-Tahiyyat Wa At-Ta'aruf di Sekolah dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kelas X dari hasil praktikalitas oleh guru mata pelajaran sebesar 94% dengan kategori sangat praktis dan hasil praktikalitas oleh siswa menggunakan angket respon memperoleh persentase sebesar 87,8% dengan kategori praktis. Analisis pre-tes dan post-test menunjukkan hasil perhitungan rata-rata N-Gain score dari 18 siswa menunjukkan nilai sebesar 0,88 skor ini termasuk dalam kategori “keefektifan tinggi” karena berada di atas nilai 0,7. Adapun persentase N-Gain score (%) yang diperoleh adalah 88,28%. Berdasarkan hasil tersebut, media bahan ajar berbasis Tik Tok pada materi At-Tahiyyat Wa At-Ta'aruf dinyatakan layak, serta mampu meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab kelas X MAN Palopo.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS 4 SDN KAMPUNG BARU 1 KOTA TANGERANG Putri, Raafiza; Sa’odah, Sa’odah; Nurfadhillah, Septy
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4652

Abstract

Minat membaca siswa kelas IV SDN Kampung Baru 1 Kota Tangerang masih rendah akibat pengaruh gawai, terbatasnya media pembelajaran, dan fasilitas literasi yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan minat membaca melalui lima peran utama: demonstrator, pengelola kelas, mediator, fasilitator, dan evaluator, sehingga dapat menjadi acuan pengembangan program literasi sekolah dasar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru kelas IV dan 10 siswa SDN Kampung Baru 1 Kota Tangerang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara interaktif.Hasil penelitian menunjukkan guru telah melaksanakan lima peran utama menurut Uzer Usman (2020) dalam meningkatkan minat membaca siswa, yaitu sebagai demonstrator, pengelola kelas, mediator, fasilitator, dan evaluator. Guru memberi contoh membaca menarik, menata kelas kondusif, menyediakan pojok baca, menggunakan media sederhana, serta melakukan evaluasi rutin. Namun, variasi media pembelajaran masih terbatas.Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru di SDN Kampung Baru 1 Kota Tangerang telah berjalan efektif dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas IV. Kelima peran guru dijalankan dengan baik, meskipun masih ada kekurangan pada variasi media pembelajaran. Diperlukan kreativitas guru dalam mengembangkan media agar minat membaca siswa semakin meningkat dan berkelanjutan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MAGIC CARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR KOSAKATA BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS 7 MADRASAH TSANAWIYAH DARUD DAKWAH WAL-IRSYAD (DDI) MASAMBA Nurhalisa, Nurhalisa; Pamessangi, Andi Arif; Putra, H. Alfan; Safira, Safira; Ibrahim, Sitti Mardia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4654

Abstract

Magic Card, sebagai salah satu bentuk media Pembelajaran, berpotensi menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, membangkitkan rasa ingin tahu siswa, serta memperkuat interaksi antara guru dan siswa. Oleh karena itu, penerapan Magic Card dalam pembelajaran kosa kata Bahasa Arab dinilai sebagai alternatif yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTS DDI Masamba. Penelitian ini membahas tentang bagaimana penerapan media pembelajaran Magic Card dapat meningkatkan motivasi belajar kosakata pada siswa kelas 7 MTS DDI Masamba. Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Bagaimana Tahapan Penerapan Media Pembelajaran Magic Card dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Kosa Kata Bahasa Arab Pada Siswa Kelas 7 MTS DDI Masamba. Untuk Mengetahui Bagaimana Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa Setelah Penerapan Media Pembelajaran Magic Card Di Kelas 7 MTS DDI Masamba, dan Untuk Mengetahui Seberapa Besar Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab pada Siswa Kelas 7 MTS DDI Masamba Setelah Diterapkannya Media Pembelajaran Magic Card.  Penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa penerapan media Magic Card mampu meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Arab dan motivasi belajar siswa kelas 7 MTS DDI Masamba, yang terlihat dari peningkatan hasil belajar dan motivasi pada setiap siklus. Motivasi belajar siswa meningkat pada setiap siklus, dari 59% (sedang) pada pra-siklus menjadi 74% (tinggi) pada siklus I dan 90% (sangat tinggi) pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa media Magic Card efektif meningkatkan motivasi belajar secara bertahap. Penguasaan kosakata siswa mengalami peningkatan yang signifikan antara dua siklus. Pada Siklus I, hanya 10 dari 24 siswa yang mencapai ketuntasan. Namun, pada Siklus II, seluruh siswa dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata mencapai 94,5, sehingga hasil belajar secara keseluruhan dinyatakan Lulus.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI DAERAH BLANK SPOT: TANTANGAN DAN STRATEGI GURU KELAS RENDAH DI SDN 5 MENTAYA SEBERANG Masitah, Hindun; Putra, Chandra Anugrah; Fitriyanto, Muhammad Noor
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4655

Abstract

Kosakata Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, namun pemerataannya masih menghadapi tantangan besar, terutama di wilayah blank spot yang tidak memiliki akses internet. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI), mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis strategi adaptif guru dalam mengatasi keterbatasan di SDN 5 Mentaya Seberang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis TI di SDN 5 Mentaya Seberang dilaksanakan secara offline dengan memanfaatkan perangkat sederhana seperti laptop, proyektor, dan flashdisk berisi materi digital yang disiapkan sebelumnya. Guru mampu mengadaptasi pembelajaran dengan pendekatan low-tech learning melalui modifikasi bahan ajar digital menjadi bentuk cetak, integrasi media digital dengan sumber belajar lokal, serta kolaborasi antar guru dalam pengembangan media pembelajaran. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital siswa dan orang tua, serta minimnya dukungan kebijakan pendidikan. Meskipun demikian, strategi adaptif guru berhasil meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konseptual, dan membangun budaya sekolah yang inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi pendidikan tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh kemampuan guru mengontekstualisasikan teknologi secara kreatif dan manusiawi sesuai dengan kondisi lokal. Model low-tech learning terbukti menjadi solusi efektif untuk mengembangkan pembelajaran berbasis TI di daerah tanpa jaringan internet. Temuan ini merekomendasikan pentingnya dukungan kebijakan berbasis konteks serta pelatihan guru yang menekankan pemberdayaan teknologi sederhana untuk mewujudkan transformasi digital pendidikan yang berkeadilan di wilayah rural Indonesia.