cover
Contact Name
Lidia Susanti
Contact Email
jurnalstipakmalang@gmail.com
Phone
+6283834939393
Journal Mail Official
jurnalstipakmalang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Janti Barat Blok A No. 47 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan
ISSN : -     EISSN : 26212110     DOI : 10.32490
Aim and Scope DIDAKTIKOS adalah: Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Pendidikan Agama Kristen di Gereja Manajemen Pendidikan Kristiani Pendidikan Kristen dan Media Pembelajaran Pendidikan Kristiani dan Evaluasi Belajar
Articles 111 Documents
Emotional Intelligence Development and Learning Engagement in a Private Middle School across Student Learning Motivation in the Context of Indonesian Culture Santoso, Maria Susanti; Susanti, Lidia
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v7i2.191

Abstract

The study was undertaken after students in Indonesia had returned to in-person classroom instruction. Remote learning that lasted nearly 30 months has taken a toll on the emotional maturity evidenced by the increasing conflicts and self-insecurity as well as the low learning engagement that are manifested in students’ low participation.  This study was conducted on 235 grade 7- 9 students in a private middle school in Indonesia to find out the effects of emotional intelligence and learning engagement on students’ learning motivation.  The findings reveal that the study has a validity and consistency in terms of the positive relationship between emotional intelligence and learning engagement and their effects on students’ learning motivation. In terms of emotional maturity, the findings also divulge that emotional immaturity resulted from the lack of stimulation during remote learning. Institutions can enhance educational outcomes by providing teachers and students with support through school counseling services and training in learning strategies, tailored to identify and meet students' needs. Teachers, in turn, can cultivate a more student-centered approach by designing engaging activities that resonate with students' interests, building close relationships to encourage active participation and linking curriculum content to students' daily lives to boost their engagement. Meanwhile, students can be encouraged to develop a deeper understanding of their own and others' emotions, learning to interpret non-verbal cues like facial expressions and tone of voice, practicing empathetic communication, and asking thoughtful questions. To broaden the applicability of these findings, researchers should consider conducting similar studies across various age groups and in multiple Junior High Schools, as the current study's insights are based on observations from just one school.
Implementasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Berbasis Pertumbuhan Iman dan Kecakapan Hidup Anak Usia 4-6 Tahun di Oasis Malang Kurniajaya, Fransiska; Hamzah, Amir
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v7i2.218

Abstract

This study focuses on the implementation of the results of the development of the Independent Curriculum based on the growth of faith and life skills of children aged 4 to 6 years in Oasis Malang. The Independent Curriculum is a learning approach that provides freedom and independence for students in exploring their potential and their environment. The Independent Curriculum in this study is implemented by paying attention to aspects of faith growth and development of life skills in early childhood (PAUD). The purpose of this study is to explain the implementation process of the development of the Merdeka Curriculum, analyze the impact or consequences on the growth of faith and life skills of students, and identify supporting and inhibiting factors in the implementation of this curriculum. The research approach method used is PAR ( Participatory Action Research), with data collection through interviews, observations and participation.The results of this study indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum in Oasis Malang has gone well, with a focus on instilling values of faith, character building and developing life skills. The visible impacts or benefits are improvements in aspects of child development, such as independence, creativity, adaptability, and responsibility. The main supporting factors are commitment, school readiness, and parental involvement.The findings in this study can be input for early childhood education institutions (PAUD) in developing a curriculum that is appropriate to the needs and potential of students, while still paying attention to aspects of faith growth and development of life skills.
Strategi Pendidikan Agama Kristen Ekoteologi Bagi Masyarakat Suku Laut di GPIB Sola Fide Batam Ariestanti, Omega; Usmany, Janneman
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v7i2.213

Abstract

Kerusakan lingkungan menjadi permasalahan yang serius saat ini. Tidak hanya terjadi di daratan tetapi di lingkungan  laut  juga mengalami kerusakan. Beberapa kerusakan yang terjadi seperti banyaknya sampah plastik, perubahan iklim yang mengakibatkan abrasi, dan penebangan hutan bakau. Negara Indonesia menjadi negara kedua penyumbang sampah setelah China. Masalah kerusakan lingkungan memiliki korelasi dengan kehidupan beriman. Iman Kristen berperan untuk merespon berbagai permasalahan termasuk kerusakan lingkungan. Dalam mewujudkan pemahaman tersebut diperlukan Strategi Pendidikan Agama Kristen untuk mengurai permasalahan kerusakan lingkungan. Secara khusus peneliti mengkaji jemaat GPIB Sola Fide di Pulau Lingka. Peneliti memilih konteks GPIB Sola Fide Pulau Lingka karena secara nyata mengalami kerusakan laut. Kerusakan lingkungan yang terjadi disebabkan oleh perubahan iklim dan juga disebabkan oleh keegoisan manusia seperti aktivitas galangan kapal dan kesadaran membuang sampah yang buruk.Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan PAR (Participatory Action Reseach). Informan terdiri dari 16 orang yang mewakili jemaat dan pendeta yang pernah melayani di GPIB Sola Fide Pulau Lingka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan ekologi tidak hanya terletak pada ketidaktahuan warga untuk menjaga lingkungan tetapi juga ada aspek ekonomi (kemiskinan), sosial (relasi sosial), politik  (lemahnya peran pemerintah dan kesewenangan para pengusaha galangan kapal), dan budaya (primodialisme). Meski demikian masyarakat Suku Laut memiliki kecerdasan ekologi yang memuat nilai-nilai lokal, tetapi belum bisa menjawab masalah kerusakan lingkungan sehingga perlu ada upaya membangun kecerdasan ekologi yang bersifat pengetahuan dan upaya PAK yang kontekstual dalam gereja. Strategi PAK ekoteologis merupakan sebuah cara mendidik yang dipakai oleh gereja dengan menyentuh seluruh aspek baik spiritual, ekonomi, sosial dan budaya dengan tema lingkungan. Dengan demikian strategi PAK ekoteologis diharapkan mampu menjawab permasalahan lingkungan di Pulau Lingka.
Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen Berbasis Daring Bagi Anak Usia Dini Di KB-TK Charis Malang yolanda, Yolanda
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v7i2.220

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen berbasis daring bagi anak usia dini di KB-TK Charis Malang.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di temukan bahwa pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen berbasis daring bagi anak usia dini di KB-TK Charis Malang selama pembelajaran daring hanya dilakukan satu kali dalam seminggu karena terbatasnya waktu dengan menggunakan zoom, google class room, dan pemberian tugas melalui drive thru. Namun dalam pelaksanaannya KB-TK Charis  tetap mengintegrasikan PAK ke setiap subject lainnya.  Dalam pelaksanaan pembelajaran daring ada tantangan yang dihadapi seperti kendala pada jaringan internet, guru tidak bisa melihat perkembangan sosial anak, tidak bisa melihat perkembangan karakter anak secara langsung dan orang tua harus membagi waktu dalam mendampingi anak belajar.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Spiritualitas Terhadap Kesehatan Mental Peserta Didik. Viyanti, Ilhani Ratna
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.242

Abstract

Peran guru pendidikan agama Kristen dalam meningkatkan spiritual terhadap kesehatan mental peserta didik di Sekolah Dasar Negeri Rangkah Kidul Sidoarjo, menunjukkan bahwa guru PAK sangat berpengaruh dalam meningkatkan spiritualitas dan mental peserta didik. Di mana menanamkan nilai-nilai agama kepada siswa lewat proses pembelajaran, yang memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari bahkan menunjukkan bawa dirinya sebagai pemimpin yang penuh hikmat. Guru sebagai pembimbing spiritualitas berperan penting dalam membimbing dan menanamkan nilai kristiani berdasarkan kebenaran Alkitab, sehinga membantu peserta didik dalam memberi dukungan dan mendorong kemajuan dari segi psikologis. Peserta didik mengalami kemajuan pada semua aspek baik secara fisik, intelektual, dan emosional sehingga mampu menunjukkan interaksi dengan sesama teman, mengatasi masalah seperti stress, mood yang kurang baik, kelelahan, kecemasan, depresi, kehilangan arti hidup dengan menanamkan nilai-nilai Kristiani dan pentingnya hubungan dengan Tuhan. Tidak hanya membangun nilai intlektual tetapi peningkatan spiritualitas terhadap kesehatan mental peserta didik yang semakin berkembang dalam proses belajar, sehingga mengatasi gangguan pikiran, perasaaan, mood yang kurang baik karena kesehatan mental sehingga adanya kemampuan untuk berinteraksi. Mental yang baik dapat merasakan kondisi tentang, aman, tentram karena penyesuaian diri terhadap orang lain dan berharap kepada Tuhan sehingga spiritual meningkat dengan baik. Mental peserta didik akan semakin sehat karena terhindari dari gejala-gejala buruk dan dapat mengatasi masalah mulai dari stress, mood yang kurang baik, emosi yang tidak stabil, sehingga kesehatan mental yang kuat dapat menghadapi rintangan dan masalah sehingga mendorong iman percaya pada Tuhan.Kata Kunci: Peran Guru PAK, Spiritualitas, Kesehatan Mental.
Pendidikan Agama Kristen dalam Era 5.0 Berdasarkan Surat Paulus kepada Jemaat di Roma 16:17-19 Wibowo, Budi
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.254

Abstract

Era Society 5.0 ditandai oleh penggunaan teknologi yang pesat dalam meningkatkan kualitas hidup Masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan yang berfokus dalam pendidikan yang harus mampu menghadapi tantangan globalisasi yang membawa dampak positif dan negatif. Pendidikan Kristen perlu mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan agama untuk membentuk generasi muda menjadi waga negara yang baik dan memiliki ketahanan budaya. Namun, tantangan dalam pendidikan, termasuk pengaruh globalisasi dan penggunaan teknologi, memerlukan perhatian khusus agar pendidikan Kristen dapat tetap relevan dan efektif. Berbagai bentuk pengajaran yang dapat diakses dengan mudah melalui teknologi yang semakin maju menjadi salah satu bentuk tantangan yang dihadapi dalam pengajaran Kristen. Mewaspadai bentuk-bentuk pengajaran sesat yang juga hingga saat ini menggunakan media teknologi internet memerlukan perhatian khusus bagi pendidik Kristen yang benar. Sebagaimana peringatan Rasul Paulus bagi jemaat di Roma (Roma 16:17-19). Pentingnya penanaman etika Kristen yang berlandaskan atas ajaran yang benar menjadi perhatian khusus dari Rasul Paulus. Berbagai bentuk tantangan dari pengajar-pengajar palsu yang tentunya memengaruhi pertumbuhan iman dan membelokkan iman percaya jemaat di Roma yang membawa kepada perpecahan. Relevan dengan kondisi saat ini, yang mana berbagai bentuk pengajaran palsu banyak menggunakan media teknologi yang semakin canggih di era society 5.0. Pentingnya penanaman dan pendalaman etika dan norma-norma Kristen dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen, terlebih sesuai dengan data yang dilaporkan oleh APJII, pengguna internet terbanyak di Indonesia di dominasi oleh usia 12 s/d 27 tahun.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti Insani Kota Bogor Hitus, Yosina; Nakmofa, Sutidjo Justus Jerzak
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.243

Abstract

Abstract: Christian Religious Education teachers are responsible for fostering intellectual development to enhance students' academic achievement. The decline in students' academic performance is caused by several factors, including a lack of understanding of the teacher's explanations, monotonous and less creative teaching methods, low learning motivation, excessive time spent playing games, and minimal parental or family attention. This study aims to examine the role of Christian Religious Education teachers in improving students' academic performance at SMK Bhakti Insani in Bogor City. The research method used is qualitative, employing a literature study approach, observation, and interviews. To achieve academic success, students require guidance, motivation, creative teaching methods, and attention from Christian Religious Education teachers. Therefore, collaboration between teachers, schools, and parents is essential in helping students enhance their academic performance.Keywords: Role of Teachers; Christian Religious Education; Learning AchievementAbstrak: Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki tanggung jawab dalam mencerdaskan dan membangkitkan capaian belajar peserta didik menjadi lebih baik. Menurunnya prestasi belajar siswa disebabkan karena siswa kurang mengerti penjelasan guru, pendekatan dalam belajar yang monoton dan kurang kreatif, motivasi belajar yang rendah, lebih menghabiskan waktu bermain game, dan minimnya perhatian orang tua atau keluarga. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui peran guru khususnya guru Pendidikan Agama Kristen, dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMK Bhakti Insani Kota Bogor. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, observasi, dan wawancara. Untuk mendapatkan prestasi belajar, siswa perlu mendapatkan arahan, bimbingan, motivasi, metode pembelajaran yang kreatif, dan perhatian dari guru Pendidikan Agama Kristen. Oleh karenaya, kerjasama antara guru, sekolah, dan orang tua menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kata kunci: Peran Guru; Pendidikan Agama Kristen; Prestasi Belajar
Peran Strategi Pembelajaran Kontekstual Dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas V di SDK Tongkat Harun Tesabela Listio, Siani; Doy, Wihelmina
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.235

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu cara untuk membentuk generasi muda yang memiliki sikap, perilaku, dan kualitas hidup yang lebih baik. Pada penelitian ini, peneliti mengamati peran guru dalam meningkatkan minat belajar anak pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas V SDK Tongkat Harun Tesabela dimana  guru Pendidikan Agama Kristen kurang menerapkan strategi pembelajaran di kelas dan guru lebih aktif di kelas tanpa melibatkan siswa. Guru sudah mengetahui strategi pembelajaran yang tepat namun hanya dalam pembelajaran kebanyakan menggunakan metode ceramah saja sehingga membuat siswa menjadi bosan, malas belajar dan tidak tertarik belajar karena tidak memberikan waktu kepada siswa untuk bertanya. Berdasarkan penelitian ini, peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut. Bagaimana peran strategi pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di Kelas V SDK Tongkat Harun Tesabela? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah triangulasi, yakni: wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya yaitu menggunakan data yang ada dan triangulasi untuk menguji kebenaran sebuah penelitian. Adapun objek penelitiannya adalah peserta didik kelas V SDK Tongkat Harun Tesabela. Melalui hasil penelitian, strategi pembelajaran kontekstual sangat membantu merangsang minat belajar siswa, karena pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa belajar lebih aktif  dan antusias, serta materi yang disampaikan guru  mudah dipahami siswamelalui penerapan strategi pembelajaran kontekstual. Peneliti menyimpulkan bahwa peran strategi pembelajaran kontekstual sangat penting untuk meningkatkan minat belajar peserta didik karena guru lebih kreatif mengajar dan pembelajaran lebih menyenangkan sehingga hal ini dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. 
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Psikomotorik Mahasiswa dI STIPAK Malang Padmasari, Vita; Ikawati, Susane
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.231

Abstract

Abstrak: Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam mata kuliah Teknologi dan Media Pembelajaran merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kreativitas, inisiatif, kemandirian, dan kerjasama mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dikarenan pendidikan di Indonesia semakin dipengaruhi oleh integrasi teknologi yang berkembang seiring dengan waktu. Media pembelajaran dipersiapkan bagi generasi pendidik dan pelajar masa kini untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Generasi masa kini harus hidup berdampingan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Teknologi pembelajaran adalah upaya sistematis untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran berdasarkan kajian proses pembelajaran dan komunikasi menggunakan sumber daya manusia secara bersama-sama agar pembelajaran dapat terjadi secara efektif. Model pembelajaran ini menekankan pada hasil akhir berupa produk yang disusun secara sistematis oleh mahasiswa untuk membangun sebuah perencanaan perangkat atau proyek. Proyek yang dikerjakan oleh mahasiswa dilakukan secara kolaboratif, inovatif, dan berfokus pada pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Perkembangan teknologi dan media pembelajaran memainkan peran penting dalam membangkitkan daya kreativitas dan inovasi peserta didik serta pendidik dalam era kemajuan teknologi saat ini.Melalui metode penelitian kuantitatif dengan jenis metode quasi eksperimen bertujuan mendeskripsikan pemahaman PjBL, keberhasilan dalam pembelajaran PjBL, dan kendala proses pembelajaran model PjBL. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket (kuesioner) dengan skala likert. Analisis data dilakukan dengan uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dan kemampuan psikomotorik mahasiswa. Pembelajaran berbasis proyek dan teknologi membantu mahasiswa membangun pengetahuan akan spiritualitas dan menciptakan proyek yang berhubungan erat dengan teknologi. Mahasiswa menunjukkan jiwa kreativitas yang tinggi dan kemampuan untuk menciptakan suasana baru yang memperkaya pengalaman spiritualitas dan karakter mereka. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan kemampuan psikomotorik mahasiswa dalam mata kuliah Teknologi dan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di STIPAK Malang.  
Transformasi Ekopedagogi Kristen melalui Ekoteologi dalam Kurikulum untuk Kesadaran dan Mitigasi Pemanasan Global Zalukhu, Amirrudin
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v8i1.233

Abstract

Global warming is a serious challenge that demands collective awareness and action, including in the field of education. Christian ecopedagogy, which integrates theological values with environmental concern, plays a crucial role in fostering ecological awareness and promoting global warming mitigation. Transforming ecopedagogy through ecotheology in the Christian education curriculum can strengthen students' understanding of their spiritual responsibility toward nature as part of their faith. By implementing a holistic approach that encompasses theological studies, environmental ethics, and sustainable practices, Christian schools can become agents of change in shaping a generation that is more environmentally conscious. This ecotheology-based learning model can be realized through curriculum integration, real-world action projects, and the active involvement of communities and churches in environmental education. Thus, Christian education not only focuses on academic excellence but also on shaping ecological character rooted in faith-based values to address global environmental challenges.

Page 8 of 12 | Total Record : 111