cover
Contact Name
masri ridwan
Contact Email
masriridwan010@gmail.com
Phone
+6285242117926
Journal Mail Official
masriridwan010@gmail.com
Editorial Address
Tnjg. Bunga, Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, INA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event
ISSN : 26561336     EISSN : 26561301     DOI : https://doi.org/10.33649/pusaka
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event. ISSN: 2656-1336 (Print) | ISSN: 2656-1301 (Online) is an international open access and peer-reviewed journal, published by Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia. It is published two times a year in February-July and August-January. Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event is a journal publishes original research, review, and short communication (written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world) which utilizes research results, theoretical studies, theoretical applications, conceptual ideas, and book reviews relevant to the Tourism Discipline. Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event has been granted SINTA 2 Accreditation based on Decision of the Director General of Higher Education, Research, and Technology Number 72/E/KPT/2024
Articles 218 Documents
Analisis Peran Dinas Pariwisata Kota Bukit Tinggi Dalam Meningkatkan Fasilitas Pada Objek Wisata Taman Margasatwa Kinantan Pepy Afrilian
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 1 February (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i1.30

Abstract

Bukittinggi kota wisata yang menjadi unggulan di daerah Sumatera Barat yang memiliki banyak atraksi dan budaya yang beraneka ragam, keunikan Rumah Gadang, pakaian adat, tarian adat, kesenian, kuliner dan destinasi yang berpotensi untuk menjadi destinasi unggulan. Pengembangan pariwisata memang membutuhkan banyak pihak terkait salah satunya adalah pemerintah. Pemerintah Kota Bukittinggi khususnya Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi dari tahun ke tahun terus mengembangkan objek wisata dan fasilitas – fasilitasnya tujuannya tak lain adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kota Bukittinggi. Sesuai dengan tugas dan fungsinya Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi memiliki peranan yang sangat besar terutama dalam pengembangan pariwisata beserta fasilitas di objek wisata Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Penelitian kali ini dengan deskriptif pendekatan Kualitatif karena penulis akan menganalisa peran Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi yang antara lain sebagai motivator, fasilitator dan dinamisator. Peran ini juga berpengaruh terhadap pengembangan fasilitas di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Kota Bukittinggi, dimana Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi berperan untuk mengelola dan mengembangkan fasilitas utama berupa kandang binatang, fasilitas pendukung seperti kursi duduk, jalan setapak hingga tulisan Benteng Ford De Kock dan fasilias penunjang seperti lokasi pengambilan gambar bergaya modern atau spot foto hingga fasilitas penunjang jaringan nirkabel.
Perkembangan Wisata Alam Bantimurung Dalam Prespektif Sejarah dan Budaya Arnita Vitasari; Jumadi; Patahuddin; Syamsu Rijal
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 1 February (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i1.68

Abstract

This study aims to determine the background of Bantimurung including the Bantimurung-Bulusaraung National Park, the development of Bantimurung as a tourist attraction and the impact of the presence of the Bantimurung Nature Tourism Area in 2000-2018. This research is a historical research with a historical methodology that has stages namely, heuristics (data collection), criticism (verification), interpretation (interpretation) and historiography (history writing). The results of this study indicate that the background of Bantimurung enters the Bantimurung-Bulusaraung National Park, because Bantimurung is a natural area with beautiful scenery that must be protected. Development of the Bantimurung Nature Tourism Area continues to experience development and continue to explore what is in this area including the objects in it. Various efforts have been made by the Department of Tourism both in developing infrastructure and detailed administrative arrangements. The presence of this tourist attraction is as a forum for the community around Maros Regency to support the economy, a place for students to research and become a place of recreation for all people.
Pengelolaan Timbunan Sampah Untuk Menjaga Citra Industri Pariwisata Pada Daya Tarik Wisata Di Bali I Gusti Ketut Indra Pranata Darma; Ni Made Rai Kristina
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 1 February (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i1.75

Abstract

Bali merupakan salah satu Pulau dengan potensi pariwisata yang telah berkembang pesat hingga saat ini. Kemasyuran pariwisata Pulau Bali sudah terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia. Banyak kegiatan sehari-hari masyarakat menjadi suatu daya Tarik wisata bagi wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Setiap kegiatan terutama yang menimbulkan daya Tarik wisata tersebut, menghasilkan sampah baik skala rumah tangga maupun skala industri. Sampah yang dihasilkan hampir ditemui disegala sektor kegiatan dengan salah satunya pada industry pariwisata yang saat ini bergerak sangat masih. Meningkatnya timbulan sampah membuat pemerintah bali lewat terbitnya Peraturan Gubernur Bali nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai yang menunjukkan semakin seriusnya permasalahan sampah. Timbulan sampah terutama pada daya Tarik wisata, berpotensi dapat merubah pandangan wisatawan terhadap citra pariwisata Bali. Penelitian ini menggali gerakan masyarakat baik secara spontan maupun terorganisir seperti pada komunitas RecycleIndonesia maupun kegiatan masyarakat lain yang peduli pada tingginya timbulan sampah. Diharapkan didapatkan kegiatan alternative dalam membantu mengurangi timbulan sampah plastik yang mendukung dari penerapan Peraturan Gubernur Bali nomor 97 tahun 2018. Kegiatan dari komunitas diharapkan dapat menjaga serta memberikan peninggalan positif bagi generasi mendatang.
Pengaruh Kompetensi Profesional, Sarana Prasarana dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Dosen Muh. Arif; Darmawang; Nahriana
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 1 February (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi professional, sarana prasarana, motivasi berprestasi terhadap kinerja dosen di Politeknik Pariwisata Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian jenis kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengamatan (observasi), angket (kuesioner), dokumentasi dan wawancara. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 147 orang terdiri dari dosen dan tenaga pengajar dengan sampel 114 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 22. Hasil perhitungan statistik (i) nilai α dari X1 adalah sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05 maka Ha ditolak dan H0 diterima yang berarti kompetensi profesional X1 ternyata berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja dosen (Y) di Politeknik Pariwisata Makassar. (ii) Berdasarkan hasil perhitungan statistik nilai α dari X2 adalah sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian sarana prasarana (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja dosen (Y) di Politeknik Pariwisata Makassar. (iii) Berdasarkan hasil perhitungan statistik nilai α dari X3 adalah sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian motivasi berprestasi (X3) ternyata mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja dosen (Y). Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan antara variable bebas bebas X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap kinerja dosen (Y). Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan bahwa kompetensi profesional (X.1), sarana prasarana (X.2), motivasi berprestasi
Planning and Implementation of Hybrid Event Case Study: Muslim Fashion Festival (MUFFEST), March 18-28, 2021 in Jakarta Fetty Nurmala Rossi; I Made Adhi Gunadi; Hasnah Amirah Kirana
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 4, No 2 August (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v4i2.155

Abstract

This study aims to analyze the planning and implementation of Hybrid Event in Jakarta "Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2021" in Kota Kasablanka Mall and to identify the hybrid elements used during the event. This research method uses qualitative descriptive with a case study approach. Sources of data are obtained through observations with field notes, interviews, and documentation. Data collection techniques used in this study are: interviews with key informants such as Organizer, Supplier, and Venue. Also, literature study was used for qualitative data. This study indicates that the planning and implementation of the event has met all the required aspects. In the hybrid element, this event is also broadcast via live streaming on YouTube, Zoom, Instagram, and the V-Mix application. This study recommends incorporating hybrid elements, such as applications that support virtual exhibition activities and examine the experience of visitors attending the Hybrid Event..
Alternative Tourism in Wonosalam I Dewa Gde Satrya
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 4, No 2 August (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v4i2.175

Abstract

Alternative tourism and ecotourism find their relevance in changing travel patterns in the next normal era. Both enable tourism trips that have a positive impact on the growth of the quality of life of tourists and hosts, as well as the quality of the environment and cultural conservation that are the destinations of travel. Ecotourism is a way for alternative tourism to be increasingly recognized and become the answer, when tourist travel turns to a small scale, considering the capacity of tourist destinations and the welfare of local communities. This article is based on qualitative data obtained through interviews and indepth observations related to the implementation of alternative tourism managed by local communities as well as Forest Conservation Groups in ecotourism destinations in Mendiro Hamlet, Panglungan Village, Wonosalam District, Jombang Regency, East Java Province. Wonosalam is not only known for its durian commodities but has many springs, conservation forests, and Biodiversity Parks. The purpose of this study is to describe the implementation of alternative tourism in Wonosalam. This study concludes that the concept of alternative tourism finds its relevance to ecotourism practices in Wonosalam through observation of springs, jungle tracking, river crossings, birdwatching which is done on a small scale, and the attraction of tourist villages located on the border of conservation forests. The owners
Analysis of the Island Sustainable Tourism base on Tourist' Perception -A Case Study of Mandeh Island, West Sumatera Sulis Purwanto; Sukma Yudistira; Retnaningtyas Susanti
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 2 August (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i2.98

Abstract

Archipelago tourism has become a widely popular marine tourism destination for visitors and a tourism trend. Sustainable island tourism, which emphasizes environmental, economic, and socio-cultural impacts, is the basis of tourism growth. This research aim to know about tourists' perceptions of Mandeh archipelago's tourist destinations based on sustainable tourism. Questionnaires and literature research were the approaches used to collect research results. The data was analyzed using descriptive frequency statistics presented in the form of percentages. The results showed that the characteristics of tourists, seen from gender, dominate female tourists by 67 percent, with a very active age between 17-25 years of age, 78 percent. The majority of those who visit Mandeh Island more than once are 69%, 72% with friends, and a group. Overall, the Mandeh Islands' expectations of sustainable tourism growth are strong, but some still have issues related to the quality of the Mandeh tourism region's environment. From this study, it can be seen that environmental measures of sustainable tourism need to be strengthened again. As for having a positive effect on sustainable tourism growth in the tourist destinations of the Mandeh archipelago, the collaboration between tourism stakeholders needs to be increased again
Adaptasi Industri Perjalanan Wisata Bali Ditengah Anomali Kebijakan Menyambut Era Kenormalan Baru Bagus Gowinda; Janianton Damanik; Dyah Mutiarin
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 2 August (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i2.85

Abstract

Menurut UNWTO (2020), selama masa pandemi terdapat penurunan yang cukup signifikan pada sektor – sektor pariwisata seperti, perjalanan dan perhotelan. Kondisi tersebut terjadi di seluruh negeri, tak terkecuali di pulau Bali sebagai destinasi wisata dunia. Selama pandemi COVID-19 ini berlangsung, ketergantungan ekonomi Bali terhadap industri pariwisata begitu terasa. Dibarengi dengan kebijakan yang terus berubah seiring dengan perkembangan keilmuan terkait COVID-19 dan upaya penanganannya membuat industri pariwisata mau tidak mau harus ‘beradaptasi’ dengan lebih cepat. Artikel ini mencoba menjabarkan kebijakan pemerintah yang berpengaruh pada industri perjalanan wisata khususnya di Bali. Kebijakan pemerintah yang coba dikaji adalah kebijakan yang terbit pada kuartal I dan II tahun 2020. Metode pengumpulan data dilakukan hanya dengan studi kepustakaan (literature review). Pembahasan disajikan bersifat deskriptif – kualitatif, serta ditinjau dengan kritis terhadap fenomena yang digambarkan dari data sekunder dan dokumentasi penelitian yang sudah ada sebelumnya dengan topik yang sama. Hasil menemukan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia adalah mutlak untuk dijadikan referensi sektor industri perjalanan wisata untuk berbenah dan menyesuaikan diri terhadap perkembangan penanganan COVID – 19 sekalipun kebijakan terkait selalu berubah sewaktu-waktu dengan dinamisnya
Kebijakan Kenormalan Baru Destinasi Wisata di Kabupaten Kulon Progo Fitri Lianawati; Dyah Mutiarin; Janianton Damanik
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 2 August (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i2.83

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak wabah COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo. Upaya pemulihan pariwisata dari COVID-19 harus komprehensif dan berkelanjutan. Artikel ini mendeskripsikan tentang kebijakan kenormalan baru pemerintah terhadap covid-19 pada destinasi pariwisata di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan analisis metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, sektor pariwisata selama pandemic dan masa kenormalan baru harus menerapkan (1) protokol kesehatan bagi destinasi wisata dengan memperhatikan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan ketahanan lingkungan (CHSE) dengan menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, hand sanitizer, dan alat pengatur suhu. (2) menerapkan gerakan ‘sambanggo’ (3) pembatasan jumlah pengunjung untuk menghindari kerumunan dan pengaturan jarak (4) destinasi wisata dibuka secara bertahap
Inventarisasi Sarana dan Prasarana, Daya Tarik Wisata Kabupaten Barru dengan Pemodelan Sistem Informasi Geografis Herry Rachmat Widjaja; Muhammad Musawantoro; Masri Ridwan
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 3, No 2 August (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v3i2.66

Abstract

Penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengelompokkan dan memetakan sarana dan prasarana daya tarik wisata di Kabupaten Barru. Teknik pengumpulan data dengan survey, wawancara, dokumentasi dan kajian referensi. Data sekunder diperoleh dari Portal Geospasial Indonesia, Dinas Pariwisata dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Barru. Teknik analisis data dengan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penyajian data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Barru terdiri dari Alam, Budaya, Sejarah, Bahari dan Buatan. Zona 1 (Kecamatan Mallusetasi dan Soppeng Riaja) terdapat 10 DTW; Zona 2 (Kecamatan Balusu dan Kecamatan Barru) terdapat 12 DTW; Zona 3 (Kecamatan Tanete Rilau, Kecamatan Tanete Riaja dan Kecamatan Pujananting) terdapat 17 DTW. Inventarisasi Sarana dan Prasarana, Daya Tarik Wisata Kabupaten Barru berupa data atribut dan data spasial. Rekomendasi hasil temuan diintegrasikan dengan aplikasi android berupa Sistem Informasi serta website resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Barru, sehingga dapat diakses oleh publik.