cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 368 Documents
Peranan Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Dina Rahma Ardhiana; Sukamto Sukamto; Agus Purnomo; I Nyoman Ruja; Mely Kurnia
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role Pokdarwis in developing agropolitan travel Poncokusumo Poncokusumo District of Malang. The research approach used is qualitative descriptive research. Source data used are primary data and secondary data. Data collection techniques are observation, interview and documentation. Analysis of data using an interactive model of Miles & Huberman with the data collection phase, data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results showed that the role of people who become members of Pokdarwis in developing Agropolitan travel can be seen from three stages: planning, implementation and evaluation. In the planning stage Agropolitan travel Pokdarwis follow Musrenbang and decision making. The implementation stage Agropolitan travel Pokdarwis involved in the supply of land, coordinating, following the community development activities organized by the government and maintain infrastructure and engage in discussions on the evaluation of the evaluation stage. The role of the community who are members of Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. however The role of the community who are members of Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. however The role of the community who are members Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. However there needs to be a synergy between the government and society, and the strategy for Agropolitan travel can develop optimally. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peranan Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan masyarakat yang menjadi anggota Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan dapat dilihat dari 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan Pokdarwis wisata agropolitan mengikuti kegiatan Musrenbang dan pengambilan keputusan. Tahap pelaksanaan Pokdarwis wisata agropolitan terlibat dalam dengan menyediakan lahan, melakukan koordinasi, mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diadakan oleh pemerintah dan memelihara sarana prasarana serta terlibat dalam diskusi evaluasi pada tahap evaluasi. Peranan masyarakat yang menjadi anggota Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo sudah cukup baik karena masyarakat mempunyai inisiatif sendiri untuk mengembangkan wisata agropolitan. Namun perlu ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, dan strategi agar wisata agropolitan bisa berkembang secara maksimal.
Konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) Ugik Endarto; Siti Malikhah Towaf; I Nyoman Ruja; Sukamto Sukamto; Avietha Reinanda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women who work as laborers in the public space are now often found in people's lives. In Pasuruan, women who work as laborers are very numerous. This matter due to the city of Pasuruan convenient with an industrial area, named Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). But despite living as laborers were able to answer the family's economic problems, there are new problems that arise, namely the double burden. The formulation of the problem in this research are: (1) How social construction of the husband toward wife double burden as a laborer in PIER?, (2) What is the double burden of a wife who works as a laborer in PIER?, (3) What is the impact of the social construction of the husband toward wife double burden as laborers in PIER? This study uses qualitative research with a construction approach. The data obtained in the form of the primary and secondary data collection procedures through observation, interviews, and documentation. The data analysis uses the Miles & Huberman model analysis techniques that consists of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Checking the validity of the findings by source triangulation, triangulation techniques, and time triangulation. There are 3 stages of research and 10’s steps. The first stage of the initial stage, the second stage is data collection and analysis, and the third stage is the final discussion and writing report. The results showed that the wife's decision to work in a public space, can not be separated from her husband a social construction. The social construction of husbands against wives effect on his wife received the double burden. Double burden that is created has a psychological impact and social impact. The psychological impact is brought stress to his wife, so it can affect family harmony. Physical fatigue is a major factor that affects psychologically. Social impact is the creation of a patriarchal social construction of women's multiple roles and wants to be kept. The dual role is assumed as something positive, so the burden that is also inherent in the dual role is considered as something natural and absolute. Though the double burden of a bad culture. Para perempuan kini yang bekerja sebagai buruh di ruang publik kini banyak dijumpai dengn mudah dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya seperti di Kota Pasuruan, dimana perempuan yang bekerja sebagai buruh sangat banyak. Hal tersebut terjadi karenakan di Kota Pasuruan terdapat banyak kawasan industri yang memiliki nama Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Namun meski hidup sebagai buruh dapat mengatasi permasalahan ekonomi keluarga, terdapat masalah baru yang muncul, yaitu adanya beban ganda. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana akibat adanya konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di PIER?, Bagaimana beban ganda istri yang bekerja sebagai buruh di PIER?, serta Bagaimana dampak dari adanya konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di PIER? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan konstruksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu berupa prosedur pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model Miles & Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Ada 3 tahap penelitian dan 10 langkah. Tahap pertama yaitu tahap awal, tahap kedua pengumpulan dan analisis data, dan tahap ketiga adalah pembahasan akhir dan penulisan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan istri bekerja di ruang publik, tidak lepas dari konstruksi sosial suaminya. Konstruksi sosial suami terhadap istri berdampak pada istri menerima beban ganda. Beban ganda yang tercipta memiliki dampak psikologis dan dampak sosial. Dampak psikologis tersebut membawa stres pada istri, sehingga dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga. Kelelahan fisik merupakan faktor utama yang mempengaruhi secara psikologis. Dampak sosial adalah terciptanya konstruksi sosial patriarki tentang peran ganda perempuan dan ingin dipertahankan. Peran ganda diasumsikan sebagai sesuatu yang positif, sehingga beban yang juga melekat pada peran ganda dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan mutlak. Padahal beban ganda dari budaya yang buruk.
Media pembelajaran e-scrapbook berbasis adobe photoshop materi peninggalan Hindu-Buddha di Kecamatan Ponggok Roisatul Muthoharoh; Slamet Sujud Purnawan Jati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop learning media in the form of an e-scrapbook based on adobe photoshop from Hindu-Buddhist heritage in Ponggok District. This learning media contains the history of Hindu-Buddhist heritage in the ponggok district to the current form of the building. In this study, there is a test of the validity and effectiveness of learning media. This research method is Research and Development (R&D) using the ADDIE model which consists of five stages namely (1) analyze; (2) design; (3) develop; (4) implement; (5) evaluate. The learning media development is in the form of an e-scrapbook that combines three software to produce digital books. (1) Adobe Photoshop helps depict pop out; (2) Canva creates scrapbook layouts; (3) the application is packaged into a digital book. The results of the validity test on material validation got a score of 90.00 percent (very valid) and media validation got a score of 81.67 percent (very valid). In the small group trial, it was 85.56 percent and in the large group was 90.07 percent. Based on the results obtained, the e-scrapbook learning media can be applied in the learning process at school. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa e-scrapbook berbasis Adobe Photoshop peninggalan Hindu-Buddha di Kecamatan Ponggok. Media pembelajaran ini berisi tentang sejarah peninggalan Hindu-Buddha di Kecamatan Ponggok hingga bentuk bangunannya saat ini. Dalam penelitian ini terdapat uji validitas dan efektivitas media pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan lima tahapan yakni: (1) analyze (menganalisis); (2) design (merancang); (3) develop (mengembangkan); (4) implement (menerapkan); dan (5) evaluate (mengevaluasi). Media pembelajaran yang dikembangkan berupa e-scrapbook yang memadukan dengan tiga perangkat lunak sehingga menghasilkan buku digital. (1) Adobe Photoshop membantu menggambarkan pop Out; (2) canva membuat layout scrapbook; (3) aplikasi mengemas menjadi buku digital. Hasil uji validitas pada validasi materi mendapatkan skor 90,00 persen (sangat valid) dan validasi media mendapatkan skor 81,67 persen (sangal valid). Pada uji coba kelompok kecil sebesar 85,56 persen dan kelompok kecil sebesar 90,07 persen. Berdasarkan hasil yang doperoleh media pembelajaran e-scrapbook dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Pengembangan sikap toleransi beragama siswa melalui kegiatan keagamaan di SMPK Widyatama Batu Cicilia Dyah Intan Puspitasari; A. Rosyid Al Atok; Petir Pudjantoro
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the existing religious activities, find out religious activities specifically aimed at developing students' religious tolerance attitudes, know the practice of developing religious tolerance attitudes through student activities carried out, know the obstacles faced in the development process attitudes of religious tolerance through student activities, and knowing solutions to face obstacles in the process of developing religious tolerance through student activities at SMPK Widyatama Batu. The method in this study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques use interviews, observations, and documentation. The data analysis technique uses Miles and Huberman's interactive analysis. The results of this study are (1) religious activities, namely faith building, religious holidays celebrations, interfaith prayers, and Christmas Action and APP, (2) religious activities devoted to developing students' religious tolerance attitudes are celebrations of religious holidays, interfaith prayers, and National Scripture Month, (3) development practices Students' tolerance attitudes at Christmas activities together are carried out by introducing students to a religious activity, examples from teachers, and active involvement of students, (4) the obstacles faced are the COVID-19 pandemic, and the decline in student enthusiasm during the activity, (5) the solution is the use of technology, the form of activity is changed to a competition, conducting interlude activities that attract students' attention again. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan keagamaan yang ada, mengetahui kegiatan keagamaan yang ditujukan khusus untuk mengembangkan sikap toleransi beragama siswa, mengetahui praktik pengembangan sikap toleransi beragama melalui kegiatan siswa yang dilakukan, mengetahui hambatan yang dihadapi dalam proses pengembangan sikap toleransi beragama melalui kegiatan siswa, dan mengetahui solusi menghadapi hambatan dalam proses pengembangan toleransi beragama melalui kegiatan siswa di SMPK Widyatama Batu. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah (1) kegiatan keagamaannya yaitu bina iman, perayaan hari besar keagamaan, doa lintas agama, dan Aksi Natal serta APP, (2) kegiatan keagamaan yang dikhususkan untuk mengembangkan sikap toleransi beragama siswa adalah perayaan hari besar keagamaan, doa lintas agama, dan Bulan Kitab Suci Nasional, (3) praktik pengembangan sikap toleransi siswa pada kegiatan Natal bersama dilakukan dengan mengenalkan siswa dengan suatu kegiatan keagamaan, contoh dari guru, dan pelibatan aktif siswa, (4) hambatan yang dihadapi adalah pandemi COVID-19, dan menurunnya antusias siswa saat kegiatan berlangsung, (5) solusinya adalah pemanfaatan teknologi, bentuk kegiatan diubah menjadi lomba, melakukan kegiatan selingan yang menarik perhatian siswa kembali.
Analisis potensi Desa Ngadas sebagai museum hidup dan Desa Pancasila Slamet Sujud Purnawan Jati; Lutfiah Ayundasari; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Febri Kevin Aditya
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ngadas merupakan satu-satunya desa adat yang dimiliki oleh Malang. Desa ini memiliki karakteristik unik antara lain suku pendukung, adat istiadat, kebia-saan, dan konsep religi yang berbeda tetapi mampu hidup berdampingan secara harmonis. Keunikan ini ternyata mulai memudar perlahan seiring dengan penetapan sebagai desa wisata. Terdapat beberapa penemuan peneliti terdahulu yang mengindikasikan adanya perubahan tersebut. Berangkat dari permasalahan inilah peneliti bermaksud untuk memberikan solusi pelestarian melalui pengembangan museum hidup dan desa Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Desa Ngadas memiliki potensi un-tuk dikembangkan menjadi museum hidup dan desa Pancasila yang terdiri dari empat jenis yaitu adat, ritus, dan kepercayaan; seni pertunjukan, tradisi dan ekspresi lisan; serta pengetahuan dan kebiasaan.
Pengembangan suplemen bahan ajar digital kelas X materi penginderaan jauh menggunakan Heyzine Flipbook Edisty Anindira Patranita; Yuswanti Ariani Wirahayu; Heni Masruroh; Hadi Soekamto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the last decade, digitalization has affected the structure of education in the world, this change requiring the conversion of conventional education in order to carry out practical and independent learning by students. The purpose of this research is to develop a validated digital teaching material supplement using remote sensing material. The Research and Development model is made following the ADDIE development steps, but is limited to the development stage. Teaching materials are created using Canva software and Heyzine Flipbook. The results of product validation, obtained an average of 91 percent and belonged to the very valid category. The results of the validation test are used as a reference for revision and refinement of teaching materials. Teaching materials were tested on teachers and students of class X IPS 1 SMAN 10 Malang, with a total of 36 students. In general, the test results were categorized as very good, with the test results on teachers amounting to 95 percent, and on students amounting to 92 percent. Based on the results of the trials that have been carried out, it can be seen that digital teaching material supplements are very good for use in learning activities. Selama dekade terakhir, digitalisasi mempengaruhi struktur pendidikan di dunia secara keseluruhan sehingga memerlukan konversi pendidikan konvensional agar terlaksana pembelajaran yang praktis dan mandiri oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suplemen bahan ajar digital pada materi penginderaan jauh menggunakan Heyzine Flipbook yang telah tervalidasi. Model penelitian pengembangan dibuat mengikuti langkah pengembangan ADDIE, namun dibatasi hingga tahap development. Bahan ajar dibuat menggunakan software Canva dan Heyzine Flipbook. Hasil validasi produk memperoleh rerata sebesar 91 persen dan tergolong pada kategori sangat valid. Hasil uji validasi digunakan sebagai bahan revisi serta penyempurnaan bahan ajar. Bahan ajar diujicobakan pada guru dan peserta didik kelas X IPS 1 SMAN 10 Malang, dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa. Secara umum, hasil uji coba mendapat kategori sangat baik, dengan skor uji coba pada guru sebesar 95, dan pada siswa sebesar 92 persen. Berdasarkan hasil uji coba, dapat diketahui bahwa suplemen bahan ajar digital sangat baik untuk digunakan pada pembelajaran.
Vape sebagai subkultur pemuda milenial Kota Malang (studi kasus pada komunitas vape di Kota Malang) Eggi Alvado Da Meisa; Nur Hadi; Kun Sila Ananda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vape is a tool for smoking, but not through combustion, but through heating a liquid commonly called liquid. In Indonesia, smoking has become a common thing in society. Many efforts have been made in the community to prevent and reduce cigarette consumers, one of the current trends in Indonesia is the existence of e-cigarettes that are used as an alternative to quitting smoking. With the large number of vape users in Indonesia today, these vape users form a group that has an organizational structure in it, namely the vape community. The focus of this research is on vaping as a youth subculture in the vape community in Malang City. The research method used in this study uses qualitative methods, with the stages of observation, interviews, and data analysis. The results of this study, young people who use vaping and are members of the community have formed a new subculture. Vape merupakan sebuah alat untuk merokok namun tidak melalui pembakaran, melainkan melalui pemanasan cairan yang biasa disebut dengan liquid. Di Indonesia kebiasaan merokok sudah menjadi hal yang umum di masyarakat. Banyak upaya yang dilakukan di masyarakat untuk mencegah dan mengurangi konsumen rokok, salah satu trend yang ada di Indonesia saat ini adanya rokok elektrik yang digunakan sebagai alternatif untuk berhenti merokok. Dengan banyaknya pengguna vape di Indonesia saat ini, para pengguna vape tersebut membentuk sebuah kelompok yang terdapat struktur organisasi didalamnya yakni komunitas vape. Fokus penelitian ini diantaranya mengenai vape menjadi subkultur pemuda pada komunitas vape di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan tahapan observasi, wawancara, analisis data. Hasil penelitian ini, anak muda yang menggunakan vape serta tergabung dalam komunitas telah membentuk subkultur baru, terdapat maksud dan tujuan tertentu yang ingin dimunculkan ketika seseorang menggunakan vape, baik secara individu maupun kelompok.
Pengaruh mobile learning aplikasi telegram pada materi mitigasi bencana alam terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 5 Malang Fernanda Dimas Bachtiar; Yuswanti Ariani Wirahayu; Heni Masruroh
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Telegram application is a communication media application that features virtual robots with artificial intelligence. The existence of a virtual robot can make this application can be filled like a complex application but still light for the user's device and can be accessed on all operating systems and devices. Virtual robots can be filled with various kinds of commands and can be filled with learning materials accompanied by text and video, audio, and illustrated images so that they can be used as learning media. The purpose of this study is to determine whether or not there is an effect of using learning media using the Telegram application with conventional learning media in natural disaster mitigation materials for senior high school geography students. This study used a quasi-experimental research design with a posttest only control group design. The subjects of this study consisted of class XI J4 (experimental class) and class XI I4 (control class). The research instrument used in the form of 5 essay test questions given after being given treatment in each class. Technical analysis of the data used is using an unpaired t-test (independent sample t-test). The results of the t-test showed a significance number of 0.029 less than 0.05 which indicated that there was a difference in the learning outcomes of the two classes. The results of the experimental class students' average scores were higher. So it can be concluded that there is an influence in the use of learning media using the Telegram application on disaster mitigation materials on student learning outcomes. Aplikasi Telegram merupakan aplikasi media komunikasi yang memiliki fitur robot virtual dengan kecerdasan buatan. Adanya robot virtual dapat membuat aplikasi ini dapat diisi seperti sebuah aplikasi yang kompleks namun tetap ringan bagi perangkat pengguna serta dapat diakses di semua sistem operasi dan perangkat. Robot virtual dapat diisi berbagai macam perintah dan dapat diisi materi pembelajaran yang disertai teks dan video, audio, dan gambar ilustrasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media pembelajaran menggunakan aplikasi Telegram dengan media pembelajaran konvensional dalam materi mitigasi bencana alam untuk siswa geografi SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian jenis eksperimen semu dengan desain penelitian posttest only control group design. Subjek penelitian ini terdiri dari kelas XI J4 (kelas eksperimen) dan kelas XI I4 (kelas kontrol). Instrumen penelitian yang digunakan berupa 5 soal tes esai yang diberikan sesudah diberikan perlakuan pada tiap kelas. Teknis analisis data yang digunakan yakni menggunakan uji-t tidak berpasangan (independents sample t-test). Hasil dari uji t menunjukkan angka signifikansi 0,029 kurang dari 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar kedua kelas. Hasil dari nilai rata-rata siswa kelas eksperimen lebih tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan media pembelajaran menggunakan aplikasi Telegram pada materi mitigasi bencana terhadap hasil belajar siswa.
Peningkatan kompetisi PEMIRA kampus melalui calon independen Michael Aprillino Fernandes; Abi Ahmad Yusuf; Ismail Lutfi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The campus general election (PEMIRA) is one of the real lessons of good democracy for students. This is because through PEMIRA, students can understand all the roles and functions of components that exist in a democratic party (general elections). In the PEMIRA campus, of course, there will be many candidates from various backgrounds, including candidates who have an independent background (non-noxious and non-anti-nightmare). The participation of Independent candidates who are not from or anti-omek is a very good thing for democratic life on campus. Because in the election of the Indonesian state itself, independent candidates also get the same opportunity as party candidates to participate in the elections. In addition, the large number of independent candidates participating in the campus PEMIRA will certainly create new ideas and thoughts in campus democracy which is a miniature of the Indonesian state. However, in reality, there are many students with independent backgrounds who do not understand or still do not have the courage to advance in the campus PEMIRA as students with independent backgrounds (non-noxious and non-anti-nightmare). So that in this research, an innovation will be made that makes students with independent backgrounds dare to go forward and compete in the campus PEMIRA as students with independent backgrounds. Pemilu Raya (PEMIRA) kampus merupakan salah satu pembelajaran nyata demokrasi yang baik kepada mahasiswa. Hal ini dikarenakan melalui PEMIRA, mahasiswa dapat memahami segala bentuk peran dan fungsi komponen yang ada dalam suatu pesta demokrasi (pemilihan umum). Dalam PEMIRA kampus tentu akan banyak munculnya calon-calon dari berbagai latar belakang tak terkecuali calon yang memiliki latar belakang Independen (non omek dan non anti omek). Ikut sertanya calon Independen yang tidak berasal dari omek maupun anti omek merupakan suatu hal yang sangat baik bagi kehidupan demokrasi di kampus. Dikarenakan dalam PEMILU negara Indonesia sendiri, calon independen turut mendapatkan kesempatan yang sama dengan calon partai untuk ikut serta dalam PEMILU. Selain itu dengan banyaknya calon independen yang ikut serta dalam PEMIRA kampus tentu akan membuat munculnya gagasan dan pemikiran baru dalam demokrasi kampus yang merupakan miniatur dari negara Indonesia. Namun pada kenyataannya, banyak sekali mahasiswa berlatar belakang independen yang belum paham atau masih belum berani untuk maju dalam PEMIRA kampus sebagai mahasiswa berlatar belakang independen (non omek dan non anti omek). Sehingga dalam peneliti jam ini akan dibuatnya sebuah inovasi yang membuat mahasiswa berlatar belakang independen untuk berani maju dan berkompetisi dalam PEMIRA kampus sebagai mahasiswa berlatar belakang independen.
Kerjasama Indonesia-Kamboja dalam sektor pariwisata melalui hubungan bilateral dan organisasi wilayah ASEAN Tahun 1955-2018 Naufal Mubarok Akhmad; Yuliati Yuliati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is an important sector to support the economy of a country because the contribution of foreign exchange from tourism is very high. Cambodia as one of the countries in the Southeast Asian region that is trying to provide the widest possible employment opportunities for its population and in order to improve the country's economy can certainly make tourism as a way out. Supported by the potential for abundant cultural diversity and attractive natural beauty, Cambodia must certainly advance the tourism sector. With the cooperation, one of which is from the ASEAN Tourism Forum (ATF) it is very helpful for Cambodia to promote its tourism. Indonesia, which is part of it, of course, intervenes in helping Cambodia advance the tourism sector through sharing cooperation. UNESCO’s cultural heritage in Cambodia and Indonesia, namely Angkor Wat Temple and Borobudur Temple, is used as a tourism sector cooperation to invite many tourists. The collaborations include labor training, cooperation between entrepreneurs, and tourism marketing cooperation between the two countries. Pariwisata menjadi sektor yang penting untuk menunjang perekonomian suatu negara karena sumbangan devisa negara dari pariwisata sangatlah tinggi. Kamboja sebagai salah satu negara dikawasan Asia Tenggara yang berusaha memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi penduduknya serta demi meningkatkan perekonomian negaranya tentu bisa menjadikan pariwisata sebagai jalan keluar. Dengan didukung oleh potensi keragaman budaya yang melimpah serta keindahan alam yang memikat tentunya harus menjadikan Kamboja untuk memajukkan sektor pariwisata. Dengan adanya kerjasama salah satunya dari ASEAN Tourism Forum (ATF) sangatlah membantu Kamboja dalam mempromosikan pariwisatanya. Indonesia yang jadi bagian di dalamnya tentunya ikut turun tangan dalam membantu Kamboja memajukan sektor pariwisata melalui berbagi kerjasama. Warisan budaya UNESCO di Kamboja dan Indonesia yaitu Candi Angkor Wat dan Candi Borobudur dijadikan sebagai kerjasama sektor pariwisata untuk mengundang banyak wisatawan. Kerjasama yang dijalin antara lain pelatihan tenaga kerja, menjalin kerjasama antar pengusaha, serta kerjasama pemasaran wisata kedua negara.

Page 11 of 37 | Total Record : 368