cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 369 Documents
Pengaruh pendapatan keluarga, tingkat pendidikan, dan usia kawin pertama terhadap fertilitas di Desa Mojosulur Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Wira Andhika Ariwangga; Singgih Susilo; Ifan Deffinika; Djoko Soelistijo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rate of population growth is caused by migration, birth, and death. Fertility is the most dominant influence. Mojokerto district is a rapidly growing district because of the development of the main line of development, but the negative effects of that result result in fertility issues particularly from the birth rate (fertility). Mojokerto district has always increased in population and mojosari district has become one of the highest population. The village of mojosulur was one of the fertility donors of 305 inhabitants of the mojosari district. The purpose of this study is to know how much family income, education level, and early marriage ages affect fertility in mojosulur village by using a linear regression analysis method. As well as a statistical test of the t for a partial regression relationship. The results of family income variables do not significantly affect fertility and those of the first degree and age of marriage significantly affect fertility. Laju pertumbuhan penduduk disebabkan oleh besarnya migrasi, kelahiran, dan kematian. Fertilitas merupakan pengaruh yang paling mendominasi. Kabupaten Mojokerto merupakan kabupaten yang terus berkembang secara pesat karena tergabung dalam wilayah pembangunan Gerbangkertosusila, namun demikian dampak negatif akibat dari hal tersebut munculah masalah-masalah di bidang kependudukan khususnya akibat dari tingkat kelahiran (fertilitas). Kabupaten Mojokerto selalu meningkat jumlah penduduknya dan Kecamatan Mojosari menjadi salah satu kecamatan dengan jumlah penduduk tertinggi. Desa Mojosulur merupakan salah satu penyumbang fertilitas sebesar 305 jiwa di Kecamatan Mojosari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh pendapatan keluarga, tingkat pendidikan, dan usia kawin pertama terhadap fertilitas di Desa Mojosulur dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Serta dilakukan uji statistik Uji t untuk menguji hubungan regresi secara parsial. Hasilnya variabel Pendapatan Keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap fertilitas dan variabel Tingkat Pendidikan serta Usia Kawin Pertama berpengaruh signifikan terhadap fertilitas.
Evaluasi potensi Mata Air Terenapu untuk suplai kebutuhan air bersih penduduk Desa Rendu Butowe Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo Christian Agustino Boro; Didik Taryana; Ferryati Masitoh
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendu Butowe Village is experiencing a clean water crisis. Residents of Rendu Butowe Village use rainwater and rivers to meet their clean water needs. However, in terms of quantity and quality, these water sources have not been able to meet the needs of the population. Rendu Butowe village has the potential of the Terenapu spring which has not been utilized optimally and has only been used by some residents. The purpose of this study is to determine the potential of the Terenapu spring in terms of quantity and quality of water, to determine the population's clean water needs, and to evaluate the potential of the springs for the needs of the population. The survey method used in the research includes measurement of discharge, analysis of water quality, and interviews of residents' water needs. The results obtained are: the discharge of the Terenapu spring is 1,098,357 liters/day. Parameters of iron, E.Coli and, Total Coliform exceed the requirements for clean water, especially drinking water. The need for clean water for the residents of Rendu Butowe Village is 77,912 liters/day. The discharge of the Terenapu spring can supply the water needs of the residents of Rendu Butowe Village for the next 10 years and the excess discharge can still be optimized for the needs of the residents of Rendu Butowe Village and its surroundings. Desa Rendu Butowe mengalami masalah krisis air bersih. Selama ini, penduduk Desa Rendu Butowe menggunakan air hujan dan sungai dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Akan tetapi secara kuantitas dan kualitas sumber air tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan penduduk. Desa Rendu Butowe memiliki potensi mata air Terenapu yang belum dilakukan pemanfaatan secara optimal dan baru digunakan oleh beberapa penduduk. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui potensi mata air Terenapu ditinjau dari aspek kuantitas dan kualitas air, mengetahui kebutuhan air bersih penduduk, dan mengevaluasi potensi mata air terhadap kebutuhan penduduk. Metode survei digunakan dalam penelitian, meliputi: pengukuran debit, analisis kualitas air, dan wawancara kebutuhan air penduduk. Hasil yang diperoleh yaitu: debit mata air Terenapu yaitu 1.098.357 liter/hari. Parameter besi, E.Coli dan Total Coliform melebih syarat peruntukan sebagai air bersih khususnya air minum. Kebutuhan air bersih penduduk Desa Rendu Butowe yaitu 77.912 liter/hari. Debit mata air Terenapu mampu menyuplai kebutuhan air penduduk Desa Rendu Butowe hingga 10 tahun kedepan dan kelebihan debit masih dapat di optimalisasikan untuk kebutuhan penduduk Desa Rendu Butowe dan sekitarnya.
Strategi pemerintah desa dalam pengelolaan sumber daya air terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Jetiskidul Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan Noka Wilda Russianitaningrum; Mifdal Zusron Alfaqi; Nuruddin Hady
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the Jetiskidul Village government's strategy in managing water resources for the welfare of the Jetiskidul Village community, to analyze the impact on community welfare after the management of water resources by the Jetiskidul Village government, to analyze the constraints in the management of water resources in Jetiskidul Village, and Analyze solutions to overcome these obstacles. This study uses a qualitative approach and descriptive methodology. Data collection includes observation (direct observation), interviews, and documentation. Informants, events, and documents are all sources of data for this research. By using field note studies, observations, interviews, and documentation, researchers collected data from the field for data analysis, followed by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the findings of this study, the water resources management strategy in Jetiskidul Village has been implemented through drilled wells and the Community-Based Water Supply and Sanitation Program (PAMSIMAS). The effects of the water resources management strategy are meeting daily water needs, business development, improving community hygiene, and increasing village original income. Constraints in the management of water resources in Jetiskidul Village, attitudes and perceptions of the people who were initially opposed to late payment of contributions, and a lack of manpower. The solution to the difficulties faced by the village government in managing water resources in Jetiskidul Village is to consult with the community, approach the community, and provide a monthly billing card. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan strategi pemerintah Desa Jetiskidul dalam mengelola sumber daya air untuk kesejahteraan masyarakat Desa Jetiskidul, menganalisis dampak terhadap kesejahteraan masyarakat setelah dilakukan pengelolaan sumber daya air oleh pemerintah Desa Jetiskidul, menganalisis kendala dalam pengelolaan sumber daya air di Desa Jetiskidul, serta menganalisis solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi deskriptif. Pengumpulan data meliputi observasi (pengamatan langsung), wawancara, dan dokumentasi. Informan, peristiwa, dan dokumen semuanya menjadi sumber data untuk penelitian ini. Dengan menggunakan studi catatan lapangan, observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti mengumpulkan data dari lapangan untuk analisis data, yang dilanjutkan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan penelitian ini, strategi pengelolaan sumber daya air di Desa Jetiskidul telah dilaksanakan melalui sumur bor dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Efek dari strategi pengelolaan sumber daya air ialah pemenuhan kebutuhan air sehari-hari, pengembangan usaha, peningkatan kebersihan masyarakat, dan peningkatan pendapatan asli desa. Kendala dalam pengelolaan sumber daya air di Desa Jetiskidul, sikap dan persepsi masyarakat yang awalnya menentang keterlambatan pembayaran iuran, dan kurangnya tenaga kerja. Solusi atas kesulitan yang dihadapi pemerintah desa dalam pengelolaan sumber daya air di Desa Jetiskidul ialah dengan melakukan konsultasi dengan masyarakat, melakukan pendekatan kepada masyarakat, dan memberikan kartu tagihan bulanan.
Degenerasi pemuda dalam pertanian di Desa Purworejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Nadya Pramudiana Fariza; Nanda Harda Pratama Meiji; Seli Septiana Pratiwi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low rate of regeneration in agricultural sector can cause various problems in it. Productivity and labor scarcity are main problems that must be faced. This study aims to analyze causes of the low interest of younger generation in agriculture, how impact is, and to find out efforts of related parties to overcome these problems. The research used descriptive qualitative method, which was conducted in Purworejo, Donomulyo, Malang Regency. This study uses a descriptive qualitative research method with the aim of describing the research object in a narrative manner based on facts in the field. The research subjects were village youth, head of farmer group, the farmer, the village secretary, and the head of hamlet. The results obtained in this study are main cause of low rate of youth regeneration in agriculture in Purworejo Village is the influence views of youth's parents who want them to be able to improve social status of family through other sectors outside agriculture which are considered unstable and promising. The impact is that more and more farmers are renting out their agricultural land for sugar cane plantations, which significantly changes their mindset and consumption. The efforts made by parties related to this matter have yet to show results so that youth are not yet interested in being involved in agricultural sector in Purworejo Village. Rendahnya angka regenerasi dalam sektor pertanian dapat menimbulkan berbagai masalah didalamnya. Produktivitas dan kelangkaan tenaga kerja menjadi masalah utama yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab rendahnya minat generasi muda dalam pertanian, bagaimana dampaknya, dan mengetahui usaha dari pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang dilakukan di Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan objek penelitian secara naratif berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan. Subjek penelitian yaitu Pemuda desa, kepala kelompok tani, petani, sekretaris desa, dan kepala dusun. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu penyebab utama dari rendahnya angka regenerasi pemuda dalam pertanian di Desa Puroworejo adalah pengaruh pandangan dari orang tua pemuda yang menginginkan mereka untuk dapat meningkatkan status sosial keluarga melalui sektor lain diluar pertanian yang dinilai tidak stabil dan menjanjikan. Dampak yang ditimbulkan yaitu mulai banyaknya petani yang menyewakan lahan pertanian mereka untuk kemudian dijadikan perkebunan tebu yang secara signifikan cukup merubah pola fikir dan konsumsi mereka. Usaha yang dilakukan pihak terkait hal ini masih belum nampak hasilnya sehingga pemuda belum tertarik untuk terlibat dalam sektor pertanian di Desa Purworejo.
Membangun kepercayaan dalam usaha online fashion di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Lutfitasari Lutfitasari; I Nyoman Ruja; I Dewa Putu Eskasasnanda; Sukamto Sukamto; Novian Candra Kurniawan
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the efforts of FIS UM students in building consumer trust. This research method uses a qualitative approach with a type of descriptive research. Informant aggregation used in snowball sampling technique. Data aggregation procedure comprised of data aggregation through observation, interview, and documentation. This research resulted that there are three efforts that college student's used to gain their consumer's trust, those are gave accurate information, provide high qualified goods, and utilize buyer's testimony. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya mahasiswa FIS UM dalam membangun kepercayaan konsumen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan informan yang digunakan yaitu teknik snowball sampling. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat ditemukan bahwa terdapat tiga upaya yang digunakan mahasiswa FIS UM untuk membangun kepercayaan konsumen yaitu memberikan informasi yang akurat, menyediakan barang yang berkualitas, dan menggunakan testimoni pembeli.
Pengembangan media pembelajaran m-learning berbasis android pada mata pelajaran PPKn materi lembaga-lembaga negara kelas X Andiansyah Bagus Rahmadila; Rosyid Al Atok; Rista Ayu Mawarti
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses about the development of android-based mobile learning media for the teaching of Civics subject at SMAN 1 Purwosari. This study aims at producing an android-based learning media on Civics subject, particularly about The State Institutions material. This development research uses the ADDIE model which consists of five steps, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility of the media was validated by media expert, material expert, linguist, and practitioner. After the validation stage, a limited trial was conducted to the 10th grade students of SMAN 1 Purwosari. The results of the media feasibility validation and limited trial are as the following: (1) the media expert scored 3,97 with "very good" qualification, (2) the material expert scored 3,08 with "good" qualification, (3) the linguist scored 3,58 with "very good" qualification, (4) the practitioner scored 4 with "very good" qualification, (5) the small group trial result obtains a score of 3,61 with "very good" qualification, and (6) the large group trial result obtains a score of 3,46 with “very good” qualification. Thus, it can be concluded that the media product that has been developed is feasible to be used as a learning media in supporting Civics learning. Artikel ini membahas tentang penelitian pengembangan media pembelajaran mobile-learning berbasis android pada mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Purwosari. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbasis android pada mata pelajaran PPKn dengan materi Lembaga-lembaga Negara. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan yaitu: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Validasi kelayakan media dilakukan oleh validator ahli media, materi, bahasa dan praktisi. Setelah tahap validasi, dilakukan uji coba terbatas kepada siswa kelas 10 IPS 1 SMAN 1 Purwosari. Hasil validasi baik dari validator ahli media, materi, bahasa, praktisi, dan uji coba terbatas diperoleh nilai kelayakan produk media yang dikembangkan sebagai berikut: (1) dari ahli media diperoleh nilai 3,97 dengan kualifikasi “sangat layak”, (2) dari ahli materi diperoleh nilai 3,08 dengan kualifikasi “layak”, (3) dari ahli bahasa diperoleh nilai 3,58 dengan kualifikasi “sangat layak”, (4) dari praktisi diperoleh nilai 4 dengan kualifikasi “sangat layak”, (5) dari uji coba kelompok kecil diperoleh nilai 3,61 dengan kualifikasi “sangat layak”, dan (6) dari uji coba kelompok besar diperoleh nilai 3,46 dengan kualifikasi “sangat layak”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk media yang telah dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam menunjang pembelajaran PPKn.
Pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan instagram terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran Geografi Fitri Nur Indra Swari; Yuswanti Ariani Wirahayu; Alfi Sahrina; Novita Selviana
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Project Based Learning (PjBL) learning model has many advantages, one of them being directing students to think creatively. Creative thinking is important for students to help create new ideas smoothly to solve problems. The application of PjBL needs to be assisted by Instagram because it makes it easier for teachers and students to communicate project implementation while stimulating student creativity. The purpose of the study was to determine the effect of the PjBL model assisted by Instagram on students' creative thinking skills in geography subjects. The method used is quasi-experimental with a posttest-only control group design using two classes, that is class XI IPS 4 as the experimental class, and class XI IPS 2 as the control class which was determined based on the purposive sampling technique. The instrument used is a test in the form of essay questions totaling 10 questions. Data were analyzed using a t-test and obtained sig value. (2-tailed) 0.000 so that the PjBL model assisted by Instagram has a significant effect on students' creative thinking skills in geography subjects for class XI IPS MAN Kota Batu. The most influential syntax in bringing up all indicators of creative thinking is starting with essential questions, monitoring the students and the progress of the project, and asses the outcome, while the syntax that does not bring up indicators of creative thinking is to arrange a schedule. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah mengarahkan siswa untuk berpikir kreatif. Berpikir kreatif penting dimiliki oleh siswa dalam membantu menciptakan berbagai gagasan baru dengan lancar guna menyelesaikan permasalahan. Penerapan PjBL perlu berbantuan instagram karena mempermudah guru dan siswa dalam mengkomunikasikan pelaksanaan proyek sekaligus merangsang kreativitas siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model PjBL berbantuan instagram terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran geografi. Metode yang digunakan berupa eksperimen semu dengan posttest-only control group design dengan menggunakan dua kelas, yaitu kelas XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes berupa soal esai berjumlah 10 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t dan didapat nilai sig. (2-tailed) 0,000 sehingga model PjBL berbantuan instagram berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS MAN Kota Batu. Sintaks yang paling berpengaruh dalam memunculkan seluruh indikator berpikir kreatif yaitu penentuan pertanyaan mendasar, memonitor siswa dan perkembangan proyek, serta penilaian hasil proyek, sedangkan sintaks yang tidak memunculkan indikator berpikir kreatif adalah menyusun jadwal.
Perambahan kota di Kecamatan Dau sebagai akibat dari perkembangan Kota Malang Gayuh Andi Kaulono; Satti Wagistina; Rudi Hartono
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for land continues to increase in line with the rate of population growth. This limited land area in the city will trigger regional development to spread to the outskirts with sufficient land. From 2013 to 2019 the built-up land has increased to reach 443.55 Ha. Types of land use vegetation decreased by 380.65 Ha and agricultural land decreased by 64.26 Ha. The difference in the area of land built over a period of 6 (six) years is 438,1911 Ha. The Kappa coefficient value obtained is 0.87 or 87 percent, which means that the Landsat 8 image used has a fairly high accuracy. The pattern of encroachment that occurs in Dau District is an elongated pattern. This is indicated by the development of settlements that can be seen on several sides of the main road. Kebutuhan lahan terus mengalami peningkatan sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk. Keterbatasan lahan di kota inilah yang akan memicu pengembangan wilayah menyebar ke daerah pinggiran dengan lahan yang masih mencukupi. Dari tahun 2013 sampai tahun 2019 lahan terbangun telah mengalami pertambahan mencapai 443.55 Ha. Jenis penggunaan lahan vegetasi mengalami penurunan sebanyak 380.65 Ha dan lahan pertanian mengalami penurunan sebanyak 64.26 Ha. Selisih luas lahan terbangun pada kurun waktu 6 (enam) tahun mencapai 438.1911 Ha. Nilai Koefisien Kappa yang didapatkan adalah 0.87 atau 87 persen yang berarti bahwa citra Landsat 8 yang digunakan memiliki ketelitian yang cukup tinggi. Pola perambahan yang terjadi di Kecamatan Dau adalah pola memanjang. Hal ini ditunjukan dengan berkembangnya permukiman yang terlihat dibeberapa tepi jalan utama.
Pengaruh model Project Based Learning berbantuan video pada mata pelajaran Geografi terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII IPS SMAN 1 Plemahan Kabupaten Kediri Anggun Tri Novita Sari; Yuswanti Ariani Wirahayu; Budijanto Budijanto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative thinking ability is an ability needed by students to find new ideas, ideas, ways, and innovative and solutive strategies to solve existing problems. Creative thinking skills can be built using a video-assisted Project Based Learning model. Through this model, students' creative thinking can be trained through the stages or steps of the video-assisted Project Based Learning model. The purpose of this study was to determine the effect of the video-assisted Project Based Learning model on geography subjects on the creative thinking skills of the XII IPS class students of SMAN1 Plemahan, Kediri Regency. This study uses a quasi-experimental method with a posttest only control group design. The students of class XII IPS3 as the control class and XII IPS4 as the experimental class, both classes are the subjects of this study. The assessment instrument using the essay test is based on indicators of creative thinking skills: fluency, flexibility, originality, and detail. In this research data analysis, the probability value (sig. 2 tailed) is 0.040 as a result of the independent sample t-test. The results showed that the videoassisted Project Based Learning learning model in geography subjects had a significant effect on the creative thinking ability of the XII IPS class students of SMAN1 Plemahan, Kediri Regency. Kemampuan berpikir kreatif ialah suatu kemampuan yang diperlukan siswa untuk menemukan ide, gagasan, cara, dan strategi baru yang inovatif dan solutif untuk menyelesaikan masalah yang ada. Kemampuan berpikir kreatif dapat dibangun menggunakan model Project Based Learning berbantuan video. Melalui model tersebut, berpikir kreatif siswa bisa terlatih melalui tahapan atau langkah model Project Based Learning berbantuan video. Maksud penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbantuan video pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII IPS SMAN1 Plemahan Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain postest only control group. Siswa kelas XII IPS 3 sebagai kelas kontrol serta XII IPS 4 sebagai kelas eksperimen, kedua kelas tersebut merupakan subjek pada penelitian ini. Instrumen penilaian menggunakan tes esai didasarkan pada indikator kemampuan berpikir kreatif: kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan merinci. Dalam analisis data penelitian ini, nilai probabilitas (sig .2 tailed) adalah 0,040 sebagai hasil dari uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbantuan video pada mata pelajaran geografi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII IPS SMAN1 Plemahan Kabupaten Kediri.
Pengaruh Problem Based Learning berbantuan google classroom terhadap kemampuan berpikir Geografi siswa IPS SMA Negeri 1 Talun Muhammad Abdul Hakam Fasya; Purwanto Purwanto; Singgih Susilo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geography thinking skill is one of the skills that must be applied in geography learning. This study was conducted to determine the effect of the Problem Based Learning learning model on students' geographical thinking. The PBL model was taken because it was in accordance with the 2013 curriculum and learning was taken based on the students' real environment. The PBL model can be applied by using Google Classroom as an intermediary in learning activities, especially during the COVID-19 pandemic which requires 50 percent face-to-face learning. Google classroom is a place where teachers and students meet when studying online. In addition, this study was also conducted to find out whether gender differences can affect the results of students' geographic thinking. This study uses a factorial design method with a posttest only control group design. The students of class XI IPS 1 as the experimental class and XI IPS 2 as the control class with both classes as research subjects. The hypothesis in this study used an independent sample-test with the results of Sig. (2-tailed) is 0.047 and the significance value is 0.521 with the conclusion that the Problem based learning learning model assisted by Google Classroom has a significant effect on Geographic Thinking Ability. In addition, the PBL model assisted by Google Classroom has no significant effect on the ability to think geography in terms of gender with a Sig value. (2-tailed) .794. Keterampilan berpikir geografi merupakan salah satu keterampilan yang harus diterapkan dalam pembelajaran geografi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Problem Based Learning terhadap berpikir geografi siswa. Model PBL di ambil karena sesuai dengan kurikulum 2013 dan pembelajaran di ambil berdasarkan lingkungan nyata siswa. Model PBL dapat diterapkan dengan menggunakan google classroom sebagai perantara dalam kegiatan pembelajaran terutama pada masa pandemic covid yang mengharuskan pembelajaran dilakukan tatap muka 50 persen. Google classroom menjadi tempat bertemunya guru dan siswa ketika belajar secara daring. Selain itu penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahi apakah perbedaan jenis kelamin dapat mempengaruhi hasil dari berpikir geografi siswa. Penelitian ini menggunakan metode desain factorial dengan posttest only control group design. Siswa kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan kedua kelas tersebut sebagai subjek penelitian. Hipotesis pada penelitian ini menggunakan independent sample–test dengan hasil Sig. (2-tailed) adalah 0,047 dan nilai signifikansinya 0,521 dengan kesimpulan model pembelajaran Problem based learning Berbantuan Google Classroom Berpengaruh Signifikan Terhadap Kemampuan Berpikir Geografi. Selain itu, model PBL berbantuan Google Classroom berpengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir geografi ditinjau dari jenis kelamin dengan nilai Sig. (2-tailed) .794.