cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 275 Documents
Pengaruh Pembelajaran Ekstrakurikuler Teater terhadap Kecerdasan Kinestetik Siswa SMA Rahma, Fitriana Nur; Wahyuningtyas, Tri; Widyawati, Ika Wahyu
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i122024p1237-1247

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu program sekolah yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat mereka tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Sekolah menyediakan berbagai jenis ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh siswa, mulai dari olahraga, sains, kegiatan keagamaan, hingga seni. Salah satu program ekstrakurikuler yang disediakan adalah ekstrakurikuler teater. Ekstrakurikuler teater tidak hanya mengajarkan akting, tetapi juga membentuk imajinasi dan kreativitas siswa, serta melatih kecerdasan kinestetik mereka. Namun, tidak semua siswa yang mengikuti ekstrakurikuler teater memiliki kecerdasan kinestetik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran ekstrakurikuler teater terhadap kecerdasan kinestetik siswa di SMA Negeri 5 Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dalam bentuk Google Form. Populasi penelitian berjumlah 48 siswa, dan sampel yang digunakan sebanyak 43 siswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler teater memiliki pengaruh signifikan terhadap kecerdasan kinestetik siswa, dengan nilai signifikansi 0,00. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar sekolah dapat memfasilitasi dan melengkapi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan ekstrakurikuler teater. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan variabel terikat yang berbeda, seperti mengganti teater dengan bermain peran, untuk mempermudah pencarian referensi dengan menggunakan sampel yang berbeda.
Penciptaan Karya Seni Lukis Surealisme pada Media Kayu dengan Ide Penciptaan Ikan Asin Adharani, Dhimas Bagas; Ratnawati, Ike; Rini, Denik Ristya
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i12025p74-92

Abstract

Seni lukis surealisme sangat menarik untuk dipelajari karena secara prinsip terdiri atas keganjilan dan distorsi bentuk. seni lukis surealisme penting untuk dilakukan karena mampu mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kepekaan dalam mengolah dan memadukan objek yang tidak memiliki keterkaitan menjadi harmoni yang indah. Tidak adanya batasan bagi seniman dalam memilih bahan atau teknik untuk berkarya seni mendorong penulis untuk bereksperimen menggunakan media yang anti mainstream yaitu limbah dari industri figura kayu. Selain media, teknik yang digunakan dalam berkarya juga dapat menghasilkan ciri khas tertentu. Pada penelitian ini, penulis memilih teknik drawing untuk berkarya karena dapat menghasilkan karya dengan karakter yang sulit dicapai jika menggunakan teknik lain. Tujuan penciptaan ini untuk memaparkan eksplorasi ide, teknik, dan media penciptaan karya seni seni lukis surealisme. Desain penciptaan dan visualisasi karya. Metode penelitian ini menggunakan metode penciptaan I Made Bandem yang terdiri dari lima tahapan yaitu persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi, dan penyelesaian. Hasil penelitian ini berupa 6 karya yang dibuat dengan eksperimen penggunaan teknik drawing pada media limbah industri figura kayu berjudul “Wak Asin#1”; “Wak Asin#2”; “Mamudar#1”; “Mamudar#2”; “Moksa#1”; dan “Moksa#2”. Berkonsep karya seris dengan tema bentuk ikan asin yang unik dan artistik dihiasi ragam hias dalam karya seni lukis surealisme.
Kesalahan Terjemahan Komik 难哄 [Nán hōng] oleh Mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2021 pada Matakuliah Terjemahan Mandarin-Indonesia Pramesti, Erika Zetta; Kurniawan, Deddy; Mardasari, Octi Rjeky
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i12025p93-107

Abstract

Terjemahan adalah proses pengalihan teks dari bahasa sumber (BSu) ke bahasa sasaran (BSa) yang dapat mengandung kesalahan, baik pada aspek bentuk maupun makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan terjemahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam kelas terjemahan serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa tabel analisis dan lembar angket. Analisis data dilakukan berdasarkan teori bentuk versi Catford dan teori makna versi Simatupang. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa perlu meningkatkan pemahaman mereka tentang linguistik, padanan kata yang tepat, dan konteks budaya dalam penerjemahan. Terkait dengan faktor-faktor penyebab kesalahan terjemahan, ditemukan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menerjemahkan secara akurat. Kesulitan ini disebabkan oleh faktor internal, seperti keterbatasan kosakata dan pemahaman budaya, serta faktor eksternal, seperti manajemen waktu yang kurang optimal dan kesulitan dalam mengidentifikasi makna kompleks. Untuk mengatasi masalah tersebut, mahasiswa berusaha memperluas kosakata, meningkatkan pemahaman budaya, dan mengembangkan keterampilan manajemen waktu. Meskipun demikian, kesulitan dalam mengidentifikasi makna kompleks masih tetap menjadi tantangan.
Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall dalam Mengatasi Keragaman Gaya Belajar Siswa untuk Memenuhi Target Kurikulum Nurbadriyah, Faradilah; Darmawan, Puguh; Wardani, Maria Albertina Kusuma
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1091-1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keragaman gaya belajar siswa menggunakan media pembelajaran wordwall untuk memenuhi target kurikulum. Adapun metode yang peneliti gunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk mengkaji media pembelajaran berbasis wordwall agar dapat digunakan oleh guru dalam mengatasi keragaman gaya belajar untuk mengkolaborasikan pembelajaran dengan basis teknologi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat diaplikasikan pada keragaman gaya belajar peserta didik, baik gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik. Pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan atau game sebagai bentuk pembelajaran yang interaktif dapat menumbuhkan motivasi belajar dan minat belajar peserta didik. Keberagaman gaya belajar siswa dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam pemilihan media pembelajaran yang memenuhi target kurikulum melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi.
Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas 2 Sekolah Dasar Fatimah, Sasmi Nur; Putra, Andika Bagus Nur Rahma
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1097-1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara peserta didik kelas II A serta faktor-faktor pendukung dan penghambat keterampilan berbicara di SDN Bareng 3, Kota Malang, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara peserta didik dalam proses pembelajaran sudah cukup baik, didukung oleh faktor-faktor seperti rasa percaya diri yang tinggi, lingkungan belajar yang kondusif, dukungan teman sebaya, dan keterlibatan orang tua. Namun, terdapat juga penghambat yang berasal dari peserta didik itu sendiri, seperti rasa takut melakukan kesalahan dan kurangnya pengalaman berbicara di depan umum. Untuk meningkatkan keterampilan berbicara, perlu diambil langkah-langkah seperti pelatihan rutin, bimbingan dari guru, serta motivasi yang kuat dari lingkungan belajar dan keluarga, sehingga peserta didik dapat mengatasi hambatan dan berkembang dalam keterampilan berbicara mereka.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Literasi Digital untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Lestari, Wardha Dwi; Yuniawatika, Yuniawatika; Rahmawati, Heny
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1103-1109

Abstract

Literasi dan dunia pendidikan memiliki hubungan yang sangat erat, bahkan ada yang berpendapat bahwa budaya literasi tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Peningkatan kemampuan literasi tidak hanya berkontribusi pada prestasi peserta didik, tetapi juga menjadi kunci kesuksesan mereka di masa depan. Perkembangan zaman telah membawa kita menuju era literasi digital, di mana kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi digital menjadi sangat penting dalam pengembangan keterampilan membaca peserta didik, terutama di jenjang pendidikan dasar. Generasi saat ini tumbuh dan berkembang di lingkungan yang dikelilingi oleh teknologi, sehingga pemahaman tentang literasi digital menjadi suatu keharusan. Ketika peserta didik memahami literasi digital, mereka akan memperoleh berbagai manfaat, seperti peningkatan kemampuan berpikir kritis yang memungkinkan mereka untuk lebih baik dalam memahami informasi dan berbagai aspek kehidupan. Selain itu, literasi digital juga berperan dalam membangun karakter peserta didik. Untuk mencapai hal tersebut, penting bagi para guru untuk mengoptimalkan pengajaran baik dari segi pengetahuan maupun praktik literasi digital dalam proses pembelajaran. Guru harus mampu memahami dan mengimplementasikan literasi digital, sehingga peserta didik tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi produsen yang kreatif dan kritis.
Dampak Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Menulis Surat Fahriani, Dita Karisma; Karkono, Karkono
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1110-1116

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep merdeka belajar yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara dan implikasinya dalam dunia pendidikan, khususnya pada strategi pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Wagir. Konsep merdeka belajar menekankan kebebasan peserta didik untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan latar belakang serta kebutuhan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan (2) dampak dari penerapan strategi tersebut terhadap peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif yang signifikan, seperti meningkatnya motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap materi menulis surat dinas. Dengan melibatkan peserta didik secara aktif, pembelajaran berdiferensiasi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan menarik. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran berdiferensiasi sebagai upaya untuk mendukung tercapainya tujuan merdeka belajar, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas.
Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik: Temuan dari Siswa Kelas VII Azizah, Nova Auliatul; Widyartono, Didin
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1117-1123

Abstract

Seorang guru harus memahami variasi gaya belajar yang dimiliki oleh setiap siswa. Setiap individu memiliki preferensi belajar yang berbeda, seperti kecenderungan untuk belajar melalui visual, auditorial, atau kinestetik. Ketika siswa mengetahui gaya belajar mereka sendiri, mereka dapat menentukan strategi belajar yang paling efektif bagi mereka. Karena setiap individu memiliki cara belajar yang unik dan cara mereka memproses informasi yang berbeda, penting bagi guru untuk mengenali dan mengakomodasi berbagai gaya belajar dalam proses pengajaran. Hal ini memungkinkan setiap siswa belajar secara efektif sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana siswa merasa lebih nyaman dan efektif dalam belajar, apakah melalui pendekatan visual, auditorial, atau kinestetik, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan strategi observasi dan angket. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Wagir dengan fokus pada siswa kelas VII B, dengan sampel sebanyak 35 siswa. Data dikumpulkan melalui pengisian angket dan observasi langsung di kelas. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data berdasarkan gaya belajar yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46 persen siswa memiliki gaya belajar visual, 37 persen gaya belajar auditorial, dan 17 persen gaya belajar kinestetik.
Media Rollade sebagai Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Tanggapan Rizkian, Selvi; Sulistyorini, Dwi
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1138-1148

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran "ROLLADE" dalam mengatasi permasalahan terkait keseragaman konten pada keterampilan menyusun teks tanggapan peserta didik di kelas 9F SMPN 4 Malang, sebagai implementasi dari pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang diterapkan melalui metode STAR, yang terdiri dari empat tahap: Situasi, Tantangan, Aksi, dan Refleksi. Pada tahap situasi, peneliti mengidentifikasi kondisi awal keterampilan menyusun teks tanggapan peserta didik dan menemukan adanya keseragaman konten yang menghambat kemampuan mereka. Selanjutnya, pada tahap tantangan, peneliti mengeksplorasi berbagai faktor yang menyebabkan permasalahan ini, seperti kurangnya variasi materi dan metode pembelajaran yang digunakan. Tahap aksi melibatkan penerapan media “ROLLADE” dalam proses pembelajaran, yang dirancang untuk memberikan variasi konten dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Akhirnya, tahap refleksi dilakukan untuk menganalisis hasil dari penerapan media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media "ROLLADE" terbukti efektif dalam mengatasi keseragaman konten yang akan ditanggapi oleh peserta didik kelas 9F, sehingga mampu meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun teks tanggapan dengan lebih kreatif dan bermakna.
Penerapan Metode Scaffolding untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kreativitas Peserta Didik pada Pembelajaran Seni Budaya Kelas VII Saputri, Febria; Wahyuningtyas, Tri
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i112024p1149-1160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode scaffolding dalam meningkatkan keterampilan peserta didik pada pembelajaran seni budaya di kelas VII B SMPN 4 Malang. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis hubungan antara penerapan scaffolding dengan kemampuan peserta didik yang sudah mahir dan yang memerlukan bimbingan lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan. Studi literatur dilakukan melalui analisis mendalam terhadap berbagai sumber literatur dan dokumentasi terkait, sementara observasi lapangan dilakukan dengan mengamati penerapan scaffolding secara langsung dalam pembelajaran seni budaya di SMPN 4 Malang selama periode tertentu. Penerapan scaffolding dilakukan secara optimal, dengan memberikan bantuan dan bimbingan dalam mendemonstrasikan teknik dan proses desain, terutama terkait kombinasi warna dan gradasi, kepada peserta didik yang kurang mahir. Sementara itu, bagi peserta didik yang sudah mahir, guru berperan sebagai fasilitator, memberi kesempatan kepada mereka untuk menjadi mentor bagi rekan-rekan yang memerlukan bantuan. Metode scaffolding ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta didik, serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mendalam bagi semua peserta didik, baik yang mahir maupun yang memerlukan bimbingan tambahan.