cover
Contact Name
Nilma Zola
Contact Email
zola@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
sajts@konselor.org
Editorial Address
Jl. Bunda I No. 19 Padang - West Sumatera - Indonesia 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Southeast Asian Journal of Technology and Science
ISSN : 27231151     EISSN : 2723116X     DOI : https://doi.org/10.29210/810149700
Southeast Asian Journal of Technology and Science ISSN: 2723-1151(Print) ISSN 2723-116X (Electronic) is a peer-reviewed journal and scientific journal publish by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy. Southeast Asian Journal of Technology and Science a multi-disciplinary, peer-refereed open-access international journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of Technology, Technology in education, Education, General Science (Physics, Chemistry, Maths,…), Telecommunications, Electricity and Electronics, Industrial Computing (Digital, Analogic, Robotics, Ergonomics), Aerospatial (aircraft design and building, engines, materials), Automotive (automotive materials, automobile emissions, biology, chemistry, physics, as well as some applications of computer science and engineering.
Articles 89 Documents
Pengaruh Pola Asuh Ibu Pekerja Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Nurhaelah, Nurhaelah; Sari, Muthia; Rini, Ratu Yustika
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810643500

Abstract

Meningkatnya jumlah ibu bekerja di luar rumah berdampak pada pola asuh dalam keluarga, khususnya perkembangan sosial emosional anak usia dini. Anak yang kurang mendapat pengasuhan optimal cenderung mengalami kesulitan dalam mengenali emosi, menjalin hubungan sosial, dan mengembangkan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk pola asuh ibu pekerja serta pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di taman kanak-kanak se-Kecamatan Curug, Kota Serang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Populasi meliputi 79 ibu bekerja dengan sampel 30 responden melalui purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket skala Likert yang telah melalui uji validitas dengan koefisien korelasi > 0,30 dan uji reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,70, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh ibu pekerja, baik otoriter, demokratis, maupun permisif, berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak, meliputi kesadaran diri, rasa tanggung jawab, dan perilaku prososial. Di antara ketiga jenis pola asuh tersebut, pola asuh demokratis paling berpengaruh dengan kontribusi sebesar 51,5%. Koefisien korelasi sebesar 0,718 menunjukkan hubungan yang kuat antara pola asuh dan perkembangan sosial emosional. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun ibu memiliki keterbatasan waktu, pola asuh tetap berperan penting dalam pembentukan sosial emosional anak. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi orang tua, pendidik, dan lembaga pendidikan dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak, khususnya pada keluarga dengan ibu bekerja.
Upaya Meningkatkan Kecerasan Logika Matematika Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Congklak Mulyati, Mulyati; Sari, Muthia; Yustika Rini, Ratu
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810643600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan logis-matematis anak usia 5–6 tahun melalui permainan tradisional congklak. Penelitian dilaksanakan di KOBER Tajkiah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok B, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak secara efektif meningkatkan beberapa indikator kecerdasan logis-matematis, seperti kemampuan berhitung, mengenal pola dan urutan, penalaran logis, kemampuan memecahkan masalah, dan membuat prediksi. Selama proses pembelajaran, anak terlihat lebih aktif, antusias, dan terlibat. Guru menyatakan bahwa penggunaan congklak sebagai media belajar membantu anak memahami konsep matematika secara konkret dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan, yaitu dari rentang 1–10 pada pra perlakuan menjadi 9–14 pada pasca perlakuan. Dengan demikian, congklak dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kecerdasan logis-matematis anak usia dini serta dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang edukatif dan relevan secara budaya.
Strategi Konseling Krisis untuk Mahasiswa dalam Menghadapi Tekanan Akademik dan Kehidupan Pribadi Mardes, Siska; Indra, Dwi Rahmadani; Ramadhani, Fitri; Fadila, Anisa; Najwa, Fatiya; Raihannazwa, Selina
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810646200

Abstract

Peningkatan kasus tekanan akademik, stres emosional, dan krisis personal pada mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perguruan tinggi menghadapi tantangan serius terkait kesehatan mental mahasiswa. Kondisi ini menegaskan urgensi penyediaan intervensi konseling krisis yang efektif, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa yang berada dalam situasi rentan. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SRL). Hasil telaah menunjukkan bahwa strategi konseling krisis yang paling banyak digunakan meliputi konseling individu, konseling kelompok, teknik manajemen stres, Emotion Focused Coping, pendekatan multikultural, serta model krisis berbasis perkembangan. Intervensi tersebut terbukti membantu mahasiswa mengurangi tekanan akademik, meningkatkan regulasi emosi, memperbaiki kualitas hidup, serta memperkuat fungsi adaptif dalam menghadapi permasalahan pribadi. Secara keseluruhan, penelitian ini mempertegas bahwa konseling krisis berperan penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa dan memberikan landasan empiris bagi pengembangan layanan konseling yang lebih komprehensif di perguruan tinggi.
Penggunaan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Tangan Dalam Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Anisah, Anisah; Sari, Novita; Kholifah, Siti
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810648700

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini yang memerlukan stimulasi tepat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan metode bercerita dengan media boneka tangan dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun di TKIT Salam Serang-Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian lima anak usia 4-5 tahun dan tiga guru kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan boneka tangan memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan bahasa anak, yang terlihat dari peningkatan kemampuan memahami isi cerita, mengungkapkan bahasa, dan membedakan suara hewan. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menceritakan kembali cerita dengan lebih lancar. Metode ini terbukti efektif karena menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan fokus anak, dan mendorong keberanian berbicara. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode bercerita dengan boneka tangan sebagai alternatif pembelajaran yang kreatif dan interaktif untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Emotion-Focused Therapy as a Humanistic Framework for Semi-Military Vocational Education Hasbi, Hasbi; Neviyarni, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810653600

Abstract

Semi-military vocational education is increasingly questioned due to concerns about its impact on students’ autonomy, emotional well-being, and personal development, despite its effectiveness in fostering discipline and order. This conceptual article aims to propose Emotion-Focused Therapy (EFT) as a humanistic framework to humanize semi-military vocational education without diminishing its disciplinary strengths. Using a critical literature review approach, this study synthesizes theoretical and empirical insights from militaristic education models, humanistic education perspectives, and EFT principles to construct an integrative conceptual framework. The analysis reveals that semi-military educational environments tend to prioritize obedience and control, often at the expense of emotional expression, creativity, and student agency. The findings suggest that integrating EFT principles, such as emotional awareness, empathetic teacher, student relationships, emotional regulation, and supportive authority, can create a more balanced educational climate. This framework positions educators as caring mentors while maintaining structured discipline, thereby promoting resilience, self-awareness, and emotional competence among vocational students. The article concludes that EFT-informed humanistic practices offer a viable and ethical pathway to reform semi-military vocational education, with practical implications for curriculum development, teacher training, and institutional policy.
Self-Confidence Differences Between Extracurricular-Active and Extracurricular-Inactive Students Rosida, Hilda
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810655300

Abstract

This study aims to compare the level of self-confidence between adolescents who are active and inactive in extracurricular activities in Kota Serang. This study employed a quantitative approach using a comparative method. The population of this study consisted of adolescents in Kota Serang, and the sample was determined using Isaac and Michael’s table. The research instrument was a Likert-scale questionnaire measuring self-confidence. Data analysis included descriptive statistics, validity and reliability testing, normality and homogeneity testing, and an independent samples t-test. The results indicate that involvement in extracurricular activities has a positive effect on increasing adolescents’ self-confidence, suggesting that schools and related educational institutions should further encourage adolescent participation in extracurricular activities as a means of psychological and social development.
Analisis Perkembangan Membaca Anak Usia Dini Melalui Penerapan Metode Bercerita Fauziah, Eva; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666200

Abstract

Kemampuan membaca awal pada anak usia dini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya, namun masih banyak anak usia 5-6 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf dan memahami makna bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan serta dampak metode bercerita dalam kegiatan pembelajaran terhadap pengembangan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Mubarok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 anak usia 5-6 tahun dan 1 guru kelas kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi perkembangan membaca anak, pedoman wawancara guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita diterapkan secara terstruktur dengan memanfaatkan media pendukung seperti buku cerita bergambar, boneka tangan, dan kartu huruf, serta melibatkan anak secara aktif melalui dialog dan tanya jawab. Anak menunjukkan peningkatan dalam mengenal huruf dan kata, memahami isi cerita, serta mampu menyusun kembali cerita menggunakan kalimat sederhana. Sedangkan dari 20 anak yang diamati, sebanyak 17 anak mengalami perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca awal, ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengidentifikasi simbol huruf, mengingat kosakata sederhana, dan tumbuhnya minat membaca secara mandiri. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk mengembangkan kemampuan membaca awal anak usia dini di lembaga PAUD.
Analisis Keterlambatan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Problem Solving Aeni, Nur; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666900

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh anak usia dini yang mengalami masalah keterlambatan bicara. Keterlambatan bicara pada anak usia dini adalah kondisi di mana kualitas perkembangan bicara anak tidak sesuai atau di bawah usianya, di mana anak mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaannya dan anak kurang menguasai kosakata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan metode pemecahan masalah guru dalam menangani keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru anak yang mengalami keterlambatan bicara. Pengumpulan data diperoleh dari informan primer menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas subjek. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa keterlambatan bicara yang dialami anak usia dini menyebabkan beberapa hambatan, termasuk anak tidak mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau apa yang mereka inginkan, anak merasa canggung saat mengobrol dengan teman-teman mereka, dan juga anak cenderung pendiam. Hambatan juga dirasakan oleh lawan bicara anak seperti orang tua, guru atau teman ketika mereka ingin mengajak anak berbicara. Melalui pembelajaran metode pemecahan masalah yang dilakukan oleh guru, anak-anak mampu dan berani berbicara meskipun masih ada beberapa huruf yang belum jelas.
Penggunaan Media Plastisin dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Ghaisani, Syifa; Kholifah, Siti; Sari, Muthia; Sari, Novita
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810667300

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berpengaruh terhadap kesiapan menulis, kemandirian, dan aktivitas sehari-hari, namun pada kenyataannya masih banyak anak yang belum menguasai keterampilan ini secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media plastisin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Nurul Ma’arif Kota Serang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 10 anak kelompok A dan 1 guru kelas. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media plastisin mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak secara bertahap, terlihat dari peningkatan koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot jari, serta kemampuan anak dalam meremas, menjumput, menekan, dan membentuk objek. Faktor pendukung meliputi kesiapan guru, ketersediaan media, dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat berupa perbedaan kemampuan individu dan keterbatasan konsentrasi sebagian anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media plastisin dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif, menarik, dan mudah diterapkan untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.