cover
Contact Name
Esi Emilia
Contact Email
esiemilia@unimed.ac.id
Phone
+6281380427767
Journal Mail Official
jurnalandaliman@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, 20221, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27771121     DOI : https://doi.org/10.24114/jgpkm.v2i1
Core Subject : Health,
Jurnal Andaliman : Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat (JGPKM) adalah jurnal ilmiah di bidang gizi. JGPM merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Gizi Universitas Negeri Medan. Jurnal ini published setiap 6 bulan sekali yaitu pada bulan Juli dan Desember. JGPKM merupakan jurnal yang berfokus pada penelitian dan studi literatur terkait gizi, pangan dan masyarakat. Adapun JGPKM menerima bidang-bidang penelitian terkait Gizi Pangan, Gizi Klinik, Gizi Masyarakat, dan Gizi Institusi Komersial dan Non Komersial
Articles 46 Documents
Hubungan Pengetahuan Sanitasi Higiene dengan Keputusan Pembelian Mahasiswa pada Usaha Jasa Boga di Universitas Negeri Jakarta Elda Farah; Ari Fadiati; Nur Riska
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.369 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i2.31108

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan tingkat pengetahuan sanitasi higiene dengan keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga pada usaha jasa boga di Universitas Negeri Jakarta. Variabel bebas yaitu pengetahuan sanitasi higiene dan variabel terikat yaitu keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga. Penelitian ini dilakukan di kampus A Universitas Negeri Jakarta pada bulan Maret 2019 hingga Desember 2021. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 75 mahasiswa dari Pendidikan Tata Boga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rhitung 0,647 maka terdapat hubungan antara pengetahuan sanitasi higiene dengan keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga pada usaha jasa boga di Universitas Negeri Jakarta. Pengetahuan sanitasi higiene dengan keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga menghasilkan koefisien arah regresi sebesar 0,883 dan menghasilkan konstanta sebesar 36,31 dengan demikian bentuk hubungan antara variabel pengetahuan sanitasi higiene dengan keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga memiliki persamaan regresi Ŷ= 36,31 + 0,883X, berikutnya persamaan regresi tersebut menunjukan bahwa setiap kenaikan skor pengetahuan sanitasi higiene akan mengakibatkan kenaikan keputusan pembelian mahasiswa Pendidikan Tata Boga
Klaim Gizi Rendah Lemak pada Berbagai Jenis Keju : Literature Review Triola Chairunnisa; Naifatun Irbah; Annisa Zanjabila Irsan; Sekar Indah Tri Dewi; Putri Nahdly Purba; Lidya Octavia Sitinjak; Fauziah Ramadhani; Bahtiar Efendi; Amira Arazilla T; Aini Rahayu
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.268 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i1.24918

Abstract

Keju merupakan salah satu produk olahan susu yang daya simpan yang baik dan memiliki kandungan gizi yang kaya akan protein, lemak, zat gizi makro dan mikro. Meskipun keju merupakan pangan olahan dari susu sapi, namun kandungan lemaknya masih cukup tinggi. Namun, ada beberapa jenis keju yang memiliki kandungan lemak yang rendah. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengkaji berbagai keju yang memiliki klaim rendah lemak, yang kemudian dibandingkan dengan aturan klaim gizi berdasarkan PKBPOM no.13 tahun 2016 dan Nutrition and health claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Studi pustaka ini mengambil berbagai sumber artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu tahun 2015–2020. Pencarian sumber artikel melalui database PubMed/Medline dan Google Scholar. Pencarian menggunakan beberapa kata kunci yaitu keju rendah lemak, keju putih, fat quality and unbranded cheese, fat replacers and cheese like product, low fat chesse, soft cheese. Diperoleh 8 artikel dari jurnal internasional dan nasional untuk dikaji. Terdapat 24 jenis keju yang bukan merupakan keju rendah lemak berdasarkan PKBPOM No. 13 Tahun 2016) dan Nutrition and Health Claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Terdapat 10 jenis keju yang dapat diklaim sebagai produk keju rendah lemak berdasarkan PKBPOM No. 13 Tahun 2016 dan Nutrition and Health Claims CAC/GL 23-1997 oleh FAO. Modifikasi susu dalam pembuatan keju dengan berbagai metode dan komposisi yang berbeda mampu memberikan kandungan lemak yang berbeda. Hal ini memengaruhi sesuai atau tidak suatu produk keju diberikan klaim gizi rendah lemak
Hubungan Asupan Natrium, Status Gizi, Aktifitas Fisik dan Tingkat Kecemasan Terhadap Tekanan Darah Lansia di Posyandu Lansia Puskesmas II Purwokerto Timur Widya Ayu Kurnia Putri
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.543 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i1.36524

Abstract

Penurunan fungsi sistem kardiovaskular pada lansia mengakibatkan terjadinya perubahan tekanan darah. Perubahan tekanan darah disebabkan oleh transisi kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup, seperti pola makan dan aktivitas fisik. Gaya hidup yang kurang sehat berdampak pada status gizi dan masalah kesehatan yang mempengaruhi psikologis (kecemasan) lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan natrium, status gizi, aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Sampel penelitian 66 lansia menggunakan metode purposive sampling. Data asupan natrium (formulir SQ-FFQ), status gizi (indikator IMT), aktivitas fisik (kuesioner IPAQ), tingkat kecemasan (kuesioner DASS-A) serta tekanan darah. Analisis data menggunakan uji pearson dan spearman. Hasil Penelitian ini menunjukkan Asupan natrium, status gizi, tingkat kecemasan serta tekanan darah termasuk kategori normal, sedangkan aktivitas fisik tinggi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara asupan natrium dengan tekanan darah sistolik (p=0,021). Tidak terdapat hubungan status gizi (p=0,427), aktivitas fisik (p=0,370) dan tingkat kecemasan (p=0,500) dengan tekanan darah sistolik. Tidak terdapat hubungan asupan natrium (p=0,055), status gizi (p=0,137), aktivitas fisik (p=0,274) dan tingkat kecemasan (p=0,303) dengan tekanan darah diastolik. Kesimpulan dalam penelitian ini Terdapat hubungan asupan natrium dengan tekanan darah sistolik namun tidak terdapat hubungan dengan diastolik, tidak terdapat hubungan status gizi, aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik.Kata kunci = Asupan Natrium, Lansia, Tekanan Darah,
Pengaruh Substitusi Tepung Limbah Udang Pada Pembuatan Stik Keju Terhadap Daya Terima Konsumen Fitriyah Wiji Lestari; Mariani Mariani; Guspri Devi Artanti
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.181 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i2.27279

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung limbah udang pada pembuatan stik keju terhadap daya terima konsumen. Penelitian dengan metode eksperimen ini dilakukan di Laboraturium Pastry dan Bakery, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta sejak Januari 2020 hingga Mei 2021. Uji daya terima konsumen dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih untuk menilai stik keju meliputi aspek warna, rasa, aroma dan tekstur.  Hasil daya terima konsumen dengan uji Friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang siginifikan pada aspek aroma dan tekstur, tetapi terdapat perbedaan siginifikan pada aspek warna dan rasa. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan uji Tuckey dengan taraf signifikan α = 0.05 dan menunjukkan bahwa substitusi tepung limbah udang 5% tidak berbeda nyata dengan 10%. Namun untuk memanfaatkan stik keju dengan optimal maka direkomendasikan penggunaan substitusi tepung limbah udang pada stik keju sebanyak 10%. Nilai tertinggi hasil uji analisis proximat yang dilakukan pada ke 3 produk yang disubstitusi tepung limbah udang sebanyak 5%, 10% dan 15% adalah Karbohidrat sebesar 63,44 (10%), Protein 17,24 (15%), Lemak 20,54 (5%), Kalsium 958,19 mg (15%), Kadar Air terendah 1,27 (15%), Kadar Abu terendah 2,86 (5%). Hasil uji analisis proximat dibandingkan dengan SNI untuk produk makanan ringan telah memenuhi syarat standar mutu, yaitu kadar air < 4% dan kadar lemak <30% untuk produk tanpa proses penggorengan
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Ungu (Ipomoea Batatas) Pada Pembuatan Cone Es Krim Terhadap Daya Terima Konsumen Khonsa Salsabila Athifah; Sachriani Sachriani; I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.332 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i1.35029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung ubi ungu pada pembuatan cone es krim terhadap daya terima konsumen. Penelitian dilakukan di laboratorium pengolahan Roti dan Kue Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian diawali dengan pembuatan tepung ubi ungu dengan waktu pengeringan 12 jam dengan suhu 400c-600c menggunakan oven. Pada penelitian ini penambahan tepung ubi ungu dapat digunakan dalam adonan cone es krim dengan persentase 20%, 30%, dan 40%. Penilaian uji daya terima konsumen dilakukan kepada 3 panelis ahli (Dosen Pendidikan Tata Boga), dan 30 panelis tidak terlatih untuk menilai cone es krim penambahan tepung ungu meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil yang diperoleh daril hasil uji validasi dan uji organoleptik dengan daya terima konsumen, cone es krim dengan rata-rata tertinggi pada aspek warna (4,03), aroma (4,12), tekstur (4,17), rasa ubi (3,63), rasa manis (3,97) yang berada pada kategori suka. Hasil daya terima konsumen dengan uji friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa sehingga tidak perlu melanjutkan uji tuckey. Cone es krim penambahan tepung ubi ungu pada uji fisik dengan perlakuan 20%, 30%, dan 40% memiliki waktu ketahanan terhadap es krim selama 120 menit. Dengan demikian cone es krim penambahan tepung ubi ungu terbaik dan banyak disukai oleh konsumen adalah 20%. Maka peneliti menyarankan penggunaan tepung ubi ungu pada pembuatan cone es krim sebanyak 20%.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, AKTIVITAS FISIK DANTINGKAT STRES DENGAN INDEKS MASSA TUBUH MAHASISWA AKHIR GIZI STIKES BINAWAN Fierda Rizanty; Mia Srimiati
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.537 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i1.24917

Abstract

Masalah gizi yang dialami mahasiswa merupakan pengaruh dari perubahan lingkungan yang ditandai dengan kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurang aktivitas fisik yang menempatkan mahasiswa pada risiko obesitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara asupan energi, aktivitas fisik dan tingkat stres dengan indeks massa tubuh mahasiswa gizi tingkat akhir STIkes Binawan. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 51 orang pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling. Data asupan energi diperoleh dari wawancara food recall 2x24 jam, aktivitas fisik didapat dari pengisian Baecke Questionnare dan tingkat stres dari pengisian kuesioner DASS 42. Berat badan diukur menggunakan timbangan injak, tinggi badan menggunakan microtoise. Uji korelasi yang digunakan adalah Spearman. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi (p=0,000; r=0,636) dengan Indeks Massa Tubuh dan terdapat hubungan antara Aktivitas fisik (p=0,000;r= -0,638) dengan Indeks Massa Tubuh tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan Indeks Massa Tubuh. Dapat dikatakan bahwa asupan energi dan aktivitas fisik berhubungan dengan indeks massa tubuh.
The utilization of pumpkin as a substitution ingredient for making steam cake to improve organoleptic quality and food acceptance Lamia Diang Mahalia; Teguh Supriyono; Frensia Desi Riska Sari
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): : EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i2.38995

Abstract

Background: Pumpkin production in Indonesia is quite high but its utilization is still low. Public knowledge related to pumpkin is very simple, starting from how to process it until become a food product. Pumpkin can be processed into various kinds of food like steamed cake. Aim: The aim of this research is to determine the right concentration of pumpkin and wheat flour from the panelist's point of view in an effort to improve the organoleptic quality and acceptability of the pumpkin steam cake.  Methods: This is an experimental research with a completely randomized design. The first stage is making of pumpkin steam cake consist of three concentration variations of pumpkin vs wheat flour. The formulas are P1 (10% : 90%), P2 (20% : 80%) and P3 (30% : 70%). The second stage is to carry out organoleptic and acceptability tests. The data is processed and analyzed descriptively. Results and discussion: Most of panelists was very liked with pumpkin steam cake that using P3 formula compared to the P1 and P2 formulas. The steam cake that produced using the P3 formula has a very yellow color, very distinctive aroma of pumpkin, very sweet taste, and very soft texture. Conclusion: The substitution of pumpkin in the manufacture of steam cake can improve its organoleptic quality and acceptability. This finding is expected to provide information regarding the use of pumpkin as a food product, so it can increasing people's consumption of nutritious food.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sentosa Baru Mega Wati Putri Sitanggang
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): : EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i2.40312

Abstract

Anak balita adalah individu dengan usia 12-59 bulan yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara pesat. Anak balita berada dalam masa transisi, pada masa ini terjadi perubahan pola makan dari makanan bayi ke makanan dewasa dan periode perkembangan fisik dan mental yang terjadi pada balita juga sangat pesat. Hal ini menyebabkan anak balita termasuk kedalam golongan individu yang paling rentan menderita masalah gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 65 balita yang didapat dengan cara simple random sampling. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan menurut umur (BB/U) menggunakan timbangan digital, kuesioner (penyakit infeksi, pola asuh kesehatan, akses pelayanan kesehatan, pengetahuan gizi ibu, hygiene dan sanitasi) dan data pola makan menggunakan lembar FFQ. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dan uji regresi logistik. Hasil analisis uji chi-square diperoleh hubungan yang positif dan signifikan antara penyakit infeksi (p=0,013), pola asuh kesehatan (p=0,001), pola makan (p=0,005), dan pengetahuan gizi ibu (p=0,009) dengan status gizi pada balita. Sedangkan akses pelayanan kesehatan (p=0,058) dan hygiene dan sanitasi (p=0,159) tidak terdapat hubungan signifikan dengan status gizi pada balita. Hasil uji regresi logistik diperoleh penyakit infeksi (p=0,013), pola asuh kesehatan (p=0,010), pola makan (p=0,010), akses pelayanan kesehatan (p=0,360), pengetahuan gizi ibu (p=0,015), dan hygiene dan sanitasi (p=0,718). Faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan status gizi pada balita adalah pola makan dengan nilai (p= <0,010;OR= 6,991 95%CI 0,427-10,357) pada taraf signifikan 5 persen, artinya bahwa balita yang pola makannya kurang baik memiliki peluang berisiko 6,991 kali lebih besar mengalami gizi kurang dibanding dengan balita yang pola makannya baik. Kata kunci : status gizi, penyakit infeksi, pola asuh kesehatan, pola makan, pengetahuan gizi ibu, akses pelayanan kesehatan, hygiene dan sanitasi.
HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN STATUS GIZI ANAK SD NEGERI 026602 KOTA BINJAI Suherlina Hutabarat
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): : EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i2.39206

Abstract

 ABSTRAKAnak usia sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rawan mengalami masalah gizi, maka dari itu di butuhkan perhatian khusus agar anak terhidar dari masalah gizi. Sarapan pagi salah satu sumber masuknya zat gizi yang baik untuk memenuhi asupan harian namun masih banyak anak yang tidak biasa sarapan pagi. Selain itu tingginya kebiasaan jajan anak juga dapat mempengaruhi status gizi anak  karena umumnya jajanan yang di jual tinggi gula, tinggi lemak dan tinggi energi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan pagi dan kebiasaan jajan dengan status gizi anak SD. Desain penelitian cross sectional. Lokasi penelitian yaitu di SD Negeri 026602 Kota Binjai. Waktu penelitian Mei 2022. Teknik pengambilan sampel sampel dilakukan secara total sampling sehingga jumlah sampel adalah 50 orang. Teknik pengumpulan data kebiasaan sarapan dan kebiasaan jajan diambil menggunakan skor interval yang diperoleh dari kuesioner, frekuensi konsumsi jenis menu sarapan pagi dan jajan diambil menggunkan skor rata-rata FFQ selama 1 minggu dan data status gizi di ambil menggunakan hasil pengukuran antropometri yaitu tinggi badan dan berat badan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi data, uji korelasi Rank Spearman dan uji regresi linear berganda menggunakan uji F. Berdasarkan hasil uji korelasi rank spearman didapatkan hasil adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi dengan nilai korelasi 0,492  dan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan jajan dengan status gizi dengan nilai korelasi 0,415. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda dengan uji F, adanya hubungan yang positif dan siginifikan antara kebiasaan sarapan pagi dan kebiasaan jajan dengan status gizi anak SD Negeri 026602 Kota Binjai. (Y = 1,341 + 0,033x1 + 0017x2 ). Kesimpulannya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dan kebiasaan jajan dengan status gizi pada anak SD Negeri 026602 Kota Binjai. Kata Kunci : Kebiasaan sarapan pagi, Kebiasaan jajan, Status gizi.
Hubungan Gaya Hidup Dan Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Orang Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Sentosa Baru Kecamatan Medan Perjuangan Pasulina Sitorus
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): : EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i2.38883

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah melewati batas normal sistolik 140 mmHg atau lebih dan diastolik 90 mmHg atau lebih pada 2 kali pengukuran dalam waktu selang 2 menit. Penyebab terjadinya hipertensi yaitu gaya hidup yang tidak sehat dan status gizi yang tidak baik. Gaya hidup yang tidak sehat akan berdampak buruk pada status gizi dan akan mempengaruhi perubahan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan status gizi dengan hipertensi pada dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Sampel penelitian 50 orang dewasa menggunakan metode purposive sampling. Data gaya hidup (kuesioner dan FFQ), status gizi (Indikator Indeks Masa Tubuh = BB/TB2, alat pengukur tinggi badan yaitu microtoice, dan alat pengukur berat badan yaitu timbangan digital), data hipertensi (tensimeter digital). Analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman dan uji regresi linier berganda. Hasil analisis uji korelasi rank spearman terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya hidup dengan hipertensi pada orang dewasa, artinya artinya semakin baik gaya hidup orang dewasa maka semakin baik pula hipertensi pada orang dewasa (p = 0,599). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara status gizi dengan hipertensi pada orang dewasa, artinya semakin baik status gizi maka semakin baik pula hipertensi pada orang dewasa (p = 0,615). Hasil uji regresi linier berganda terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya hidup dan status gizi dengan hipertensi pada orang dewasa (Y=-1,40+0,044X1+0,091X2), artinya semakin baik gaya hidup dan semakin baik status gizi maka semakin baik hipertensi pada orang dewasa. Kata kunci : gaya hidup, status gizi, hipertensi