cover
Contact Name
Angelalia Roza
Contact Email
jts@itp.ac.id
Phone
+6285364392830
Journal Mail Official
angelaliaroza@gmail.com
Editorial Address
Kampus Institut Teknologi Padang Gedung B Lt.2 Jln.Gajah Mada Kandis Kec.Nanggalo Kota Padang - 25143 Telp.0751-7055202 Fax. 0751-444842
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
ISSN : 23548452     EISSN : 2614414X     DOI : https://doi.org/10.21063/jts.2022.V902
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, publikasi pada Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang telah mengikuti sitem terbuka (Open System Jurnal) pada https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil dan telah terakreditasi SINTA 5 sejak tahun 2019, sekarang ini JTS ITP sudah imigrasi ke OJS 3 dengan link https://jts.itp.ac.id/index.php/jts. Tujuan penerbitan Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang memuat artikel terkait dengan ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, rekayasa hydro dan bangunan air, rekayasa transportasi dan perkerasan jalan, manajemen konstruksi serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 208 Documents
Perencanaan Sumur Resapan untuk Pengendalian Banjir di Perumahan Punden Arum, Demak Istianah; Miftakul Janah
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0210-217

Abstract

Saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan memiliki peran penting dalam mendistribusikan air irigasi menuju area persawahan di kawasan Namu Ukur Utara. Kondisi debit aliran pada saluran irigasi dapat mengalami perubahan akibat perbedaan dimensi penampang dan karakteristik aliran yang terjadi pada setiap segmen saluran, sehingga debit aktual yang mengalir belum tentu seragam di sepanjang jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi debit aktual pada saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan menggunakan floating area method. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran langsung luas penampang basah saluran berbentuk trapesium dan kecepatan aliran. Saluran sekunder yang diteliti memiliki panjang sekitar 2,7 km dan dibagi menjadi tujuh segmen pengamatan, sehingga setiap segmen memiliki panjang lintasan sekitar 386 m. Pengukuran kecepatan dilakukan dengan menghanyutkan benda terapung pada setiap segmen untuk memperoleh waktu tempuh aliran, sedangkan debit dihitung berdasarkan luas penampang basah, kecepatan aliran, dan koefisien pelampung sebesar 0,6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual pada setiap segmen memiliki nilai yang berbeda-beda. Debit terbesar diperoleh pada segmen A–B sebesar 0,93 m³/detik, sedangkan debit terkecil terdapat pada segmen C–D sebesar 0,50 m³/detik. Variasi debit tersebut dipengaruhi oleh perbedaan luas penampang basah dan kecepatan aliran pada masing-masing segmen saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar luas penampang dan kecepatan aliran, semakin besar pula debit yang dapat dialirkan. Dengan demikian, kondisi geometrik saluran terbuka berbentuk trapesium berpengaruh terhadap kapasitas aliran yang tersedia pada saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan dan metode apung dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi debit aktual saluran secara efektif.
Analisis Numerik Pola Keruntuhan Tanah Lunak di Bawah Pelat Bersirip dengan Variasi Kemiringan Sirip Menggunakan Metode Elemen Hingga Irga Habriansyah; Muhammad Yusuf; Vivi Bachtiar
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0192-201

Abstract

Tanah lunak memiliki karakteristik daya dukung rendah dan kompresibilitas tinggi, sehingga sering menimbulkan permasalahan penurunan pada pekerjaan konstruksi seperti konstruksi perkerasan jalan kaku (rigid pavement). Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pelat adalah penambahan sirip pada pelat yang dapat memodifikasi distribusi tegangan dan pola keruntuhan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio pengaruh lebar pelat terhadap lebar keruntuhan tanah pada pelat bersirip dengan variasi kemiringan sirip (0°, 30°, 60°, dan 90°), kemiringan sirip pelat yang optimal terhadap pola keruntuhan tanah, serta kecenderungan kemiringan sirip terhadap lebar keruntuhan dan mekanisme keruntuhan pada tanah lunak Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah pemodelan numerik dua dimensi menggunakan aplikasi Plaxis 2D dengan variasi sudut kemiringan sirip, kemudian dianalisis deformasi dan mekanisme keruntuhan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan antara rasio lebar keruntuhan tanah dan lebar pelat pada pelat bersirip dengan rasio pada kemiringan 0° sebesar 0,47, menjadi 0,74 pada kemiringan 90°, pelat bersirip dengan kemiringan 60° memiliki mekanisme keruntuhan yang paling optimal, dan kemiringan sirip menjadi faktor penting dalam perencanaan dan pengembangan desain pelat bersirip.
Analisis Numerik Pola Keruntuhan Tanah Pasir di Bawah Pelat Bersirip dengan Variasi Kemiringan Sirip Menggunakan Metode Elemen Hingga Bani Satria; Muhammad Yusuf; Vivi Bachtiar
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0183-191

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi vital yang memiliki peran strategis dalam dinamika ekonomi. Sebagai infrastruktur pendukung pembangunan nasional, stabilitas tanah dasar pada perkerasan jalan sangat krusial untuk menjamin keamanan transportasi. Di Kota Pontianak, penggunaan perkerasan kaku masih dihadapkan pada kendala kerusakan struktur yang dipicu oleh kondisi tanah dasar yang tidak stabil. Penelitian ini merupakan penelitian berkelanjutan dengan menganalisis pola keruntuhan tanah pasir di bawah pelat bersirip menggunakan metode elemen hingga (PLAXIS 2D) dengan variasi kemiringan sirip 0°, 30°, 60°, dan 90°, serta kondisi tanpa sirip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelat bersirip dengan kemiringan 60° memberikan distribusi tegangan yang lebih merata dan luas berdasarkan pola keruntuhannya dan penurunan yang lebih kecil dibandingkan dengan variasi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemiringan sirip 60° merupakan konfigurasi optimum dalam meningkatkan performa pelat terhadap keruntuhan tanah pasir. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa analisis numerik menghasilkan nilai daya dukung dan penurunan yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil analisis eksperimental pada seluruh variasi pelat.
Model Hubungan Antara Iklim Keselamatan dengan Kinerja Keselamatanpada Proyek Konstruksi Pembangunan Jembatan di Sumatera Barat Yose Irsy; Wahyudi Putra Utama; Maidiawati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0170-176

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja pada sektor konstruksi menunjukkan bahwa keselamatan kerja masih menjadi permasalahan utama, khususnya pada proyek pembangunan jembatan di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memvalidasi faktor-faktor iklim keselamatan, mengukur kinerja keselamatan, serta menganalisis pengaruh iklim keselamatan terhadap kinerja keselamatan pekerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner, dengan analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, EFA, CFA, dan SEM berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor 1 yaitu komitmen dan komunikasi manajemen terhadap keselamatan yang terdiri dari indikator prosedur K3, penggunaan APD, kesiapsiagaan darurat, kepatuhan terhadap prosedur K3, kecukupan tenaga kerja, kondisi lokasi kerja, kepedulian rekan kerja terhadap pelanggaran K3, pengendalian risiko, serta tindak lanjut saran K3 merupakan faktor yang paling dominan dalam membentuk iklim keselamatan pada proyek konstruksi jembatan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen dan komunikasi manajemen terhadap keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan serta partisipasi K3 pekerja, sedangkan faktor tanggung jawab dan sumber daya keselamatan berpengaruh negatif terhadap partisipasi K3. Selain itu, iklim keselamatan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap jumlah kecelakaan kerja.
Evaluasi Kompetensi Pengawas Lapangan Berdasarkan SKKNI dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sijunjung Norsasri; Des Indri Prihantony; Hendri Nofrianto
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0130-134

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi pengawas lapangan dalam menjamin mutu, waktu, dan biaya proyek konstruksi di Kabupaten Sijunjung. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kompetensi pengawas, mengukur tingkat kesesuaiannya dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), serta menganalisis hubungan kompetensi antarjenjang KKNI 4–6 dan 7–9. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner yang dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis faktor, serta Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengawas terbentuk dari kompetensi teknis dan manajerial, kompetensi sosial dan operasional di lapangan, serta sikap kerja profesional. Secara umum, kategori sesuai bernilai 72,22% atau 26 dari 36 indikator, sedangkan sangat sesuai bernilai 27,78% atau 10 dari 36 indikator. Analisis struktural menunjukkan bahwa kompetensi jenjang 4–6 berpengaruh kuat dan signifikan terhadap jenjang 7–9 (R² = 0,658), sehingga sistem kompetensi SKKNI bersifat hierarkis dan progresif.
Analisis Identifikasi Risiko Kontraktor pada Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Bandar IX Lurah Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung Reinaldo Dian Prima; Leli Honesti; Firmansyah David
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0164-169

Abstract

Proyek rehabilitasi daerah irigasi memiliki risiko tinggi karena dipengaruhi oleh faktor teknis, alam, sosial, dan administrasi, terutama saat sistem irigasi tetap beroperasi selama konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, menentukan risiko dominan, dan merumuskan strategi pengendalian pada Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Bandar IX Lurah, Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden dan dianalisis menggunakan Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan faktor risiko utama, dengan faktor manusia sebagai risiko dominan (RII = 0,813), diikuti faktor politis dan perencanaan. Strategi pengendalian yang diterapkan terutama berupa pengurangan risiko melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja, perbaikan koordinasi, pengawasan, serta perencanaan yang lebih matang, disertai pemindahan risiko pada aspek keuangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen risiko yang terstruktur untuk menjaga kinerja waktu, biaya, dan mutu proyek.
Analisis Kepuasan Pengguna Jalan pada Ruas Rantepao–Sa’dan-Batusitanduk Kabupaten Toraja Utara Rilva Toding Bua'; Azril Tangke Sombolinggi
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0135-143

Abstract

Ruas jalan Rantepao–Sa’dan–Batusitanduk merupakan salah satu koridor penting di Kabupaten Toraja Utara yang mendukung aktivitas pendidikan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat, sehingga kualitas pelayanan jalan pada ruas ini perlu dievaluasi berdasarkan persepsi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pengguna jalan serta mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap pelayanan jalan pada ruas Rantepao–Sa’dan–Batusitanduk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner skala Likert 1–5 terhadap 102 responden pengguna jalan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelancaran arus lalu lintas, kenyamanan lingkungan dan fasilitas pejalan kaki, serta manajemen lalu lintas dan penegakan aturan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna jalan, dengan kelancaran lalu lintas sebagai faktor paling dominan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,426 menunjukkan model memiliki kemampuan moderat dalam menjelaskan kepuasan pengguna jalan. Hasil perhitungan CSI sebesar 66,2% menunjukkan tingkat kepuasan pengguna berada pada kategori puas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan jalan perlu difokuskan pada pengelolaan lalu lintas, penataan fasilitas pedestrian, dan pengurangan hambatan lalu lintas guna meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna jalan.
Kajian Efektifitas Penempatan Ruang Henti Khusus (RHK) Kendaraan Roda Dua pada Simpang IV Jamria Kota Padang Maha Putri Handayani AS; Al Azhar; Jamal Afandi Makmun
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0155-163

Abstract

Kota Padang, sebagai salah satu kawasan dengan kepadatan penduduk tertinggi di Sumatera Barat menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan lalu lintas perkotaan. Kondisi demografis tersebut berdampak langsung pada peningkatan volume kendaraan yang melintas, khususnya di titik-titik krusial seperti Simpang IV Jamria. Tanpa intervensi yang tepat, kepadatan ini berpotensi memicu konflik antarkendaraan, perilaku berebut saat fase lampu hijau, hingga penurunan kinerja persimpangan bersinyal. Merespons permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Padang menginisiasi pembangunan fasilitas Ruang Henti Khusus (RHK) yang diperuntukkan secara eksklusif bagi kendaraan roda dua di Simpang Jamria. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keterisian RHK, menguji efektivitasnya pada simpang bersinyal, serta mengidentifikasi pengaruh dari penempatan fasilitas tersebut. Metodologi yang diterapkan bersifat kuantitatif deskriptif dengan mengandalkan data primer melalui survei lapangan langsung. Data yang dikumpulkan mencakup dimensi geometrik persimpangan, besaran kapasitas, serta tingkat pemanfaatan RHK. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa persentase rata-rata keterisian RHK di Simpang IV Jamria mencapai angka 63 persen. Temuan ini dapat diinterpretasikan bahwa secara praktis, penerapan RHK tergolong cukup berhasil karena telah dimanfaatkan oleh mayoritas pengendara. Akan tetapi, capaian tersebut masih berada di bawah standar ideal yang diharapkan untuk mengoptimalkan fungsi RHK sebagai solusi manajemen lalu lintas. Kesenjangan antara realitas dan target ideal ini mengindikasikan perlunya evaluasi komprehensif terhadap faktor-faktor penghambat seperti kesadaran pengendara, sosialisasi aturan, atau desain geometrik RHK, sehingga efektivitas fasilitas ini dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Evaluasi Kinerja dan Persepsi Masyarakat terhadap Efektivitas Sistem Drainase di Kawasan Rawan Banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana, Bali I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; Anjasmara Essa Sujana; Irma Suryanti; I Ketut Nuraga
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0144-154

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap efektivitas sistem drainase di kawasan rawan banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana, Bali. Banjir dan genangan yang terjadi secara berulang tidak hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan dominasi kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 40 responden, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem drainase sangat tinggi (93,75% kategori "Sangat Paham"), namun tidak diikuti oleh tingkat kepedulian yang memadai (67,00% kategori "Jarang"). Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai rs = -0,438 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan cukup, mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan (knowledge-action gap). Penilaian kinerja fisik drainase menunjukkan variasi antarsegment dengan segmen hilir memiliki kondisi terburuk (nilai total 35) yang memerlukan tindakan rehabilitatif. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi meliputi pengalaman langsung terhadap banjir, anggapan bahwa pemeliharaan drainase adalah tanggung jawab pemerintah, keterbatasan waktu masyarakat, serta lemahnya penggerak partisipasi dari tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan terintegrasi antara perbaikan infrastruktur fisik dan penguatan kelembagaan partisipatif berbasis komunitas.
Pengukuran Infiltrasi Menggunakan Double Ring Infiltrometer di Kawasan Dataran Rendah Socha Restu Andhika; Nurhayati; Eko Yulianto
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0261-268

Abstract

Infiltrasi merupakan komponen penting dalam siklus hidrologi yang berperan dalam mengurangi limpasan permukaan serta menjaga ketersediaan air tanah. Perubahan tata guna lahan di kawasan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura berpotensi menurunkan kemampuan tanah dalam meresapkan air, yang ditandai dengan munculnya genangan saat curah hujan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis laju dan kapasitas infiltrasi, mengidentifikasi klasifikasi tanah, serta mengevaluasi hubungan klasifikasi tanah terhadap kemampuan infiltrasi. Pengukuran infiltrasi menggunakan metode cincin ganda (double-ring infiltrometer) mengacu pada SNI 7752:2012, sedangkan klasifikasi tanah ditentukan berdasarkan sistem USDA melalui analisis distribusi ukuran butir. Penelitian dilakukan pada empat lokasi dengan kondisi eksisting yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi berkisar antara 6,47–16,16 mm/jam tergolong dalam klasifikasi lambat hingga agak lambat dan kapasitas infiltrasi berkisar antara 0,4–0,89 mm/jam. Klasifikasi tanah pada lokasi 1 dan 2 adalah pasir liat (loamy sand) dengan dominasi fraksi pasir, sedangkan lokasi 3 dan 4 merupakan lempung liat (clay loam) dengan dominasi fraksi lempung. Tanah dengan klasifikasi lebih kasar menunjukkan laju infiltrasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanah dengan klasifikasi lebih halus. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan dalam perencanaan pengelolaan tata guna lahan untuk meningkatkan kemampuan resapan air dan mengurangi limpasan permukaan.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang More Issue