cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 581 Documents
Can Digital Culture Play a Role as A Moderating Variable on The Effect of Transformative Leadership Style on Employee Performance? Putri Ayu Permata Devi; Hugo Prasetyo Winotoatmojo; Asmita Wulansari Dg. Liwang; Desi Ulpa Anggraini; Fitri Devi Lestari Izaak
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1651

Abstract

This study investigates the complex dynamic between leadership, technology, and human capital by examining whether digital culture acts as a moderating variable in the relationship between transformative leadership style and employee performance. In the rapidly evolving business landscape of 2026, traditional leadership models are being challenged by the necessity of digital integration. This research employs a quantitative approach to analyze how leaders who inspire and intellectually stimulate their subordinates can achieve higher performance outcomes when supported by a robust digital organizational culture. The abstract highlights that while transformative leadership is a strong predictor of performance, the strength of this relationship is contingent on employees' adaptation to digital values, norms, and tools. The findings aim to provide a strategic framework for organizations to synchronize leadership development with cultural digital transformation to optimize workforce productivity.
Hubungan Antara Penerapan Personal Protective Equipment (PPE) Sesuai Prosedur dengan Keselamatan Kerja pada Engine Room: (Studi Kasus: KM Dorolonda ) Indah Cahyaning Surya; Dirhamsyah; Diyah Purwitasari; Agus Prawoto; Shofa Dai Robbi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Personal Protective Equipment (PPE) terhadap keselamatan kerja di engine room di KM Dorolonda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada awak kapal yang bekerja di engine room. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penerapan PPE, sedangkan variabel dependen adalah keselamatan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PPE berpengaruh positif dan signifikan terhadapĀ  keselamatan kerja. Temuan ini mendukung Loss Causation Model Heinrich (1931) yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja terjadi akibat rangkaian faktor penyebab, termasuk kondisi kerja yang tidak aman, perilaku kerja berisiko, serta faktor lingkungan. Dalam kerangka Hierarchy of Controls, PPE berperan sebagai pengendalian terakhir yang efektif dalam meminimalkan risiko kerja yang tidak sepenuhnya dapat dihilangkan melalui pengendalian teknis dan administratif. Selain itu, hasil penelitian juga menguatkan konsep Safety Culture, di mana disiplin dan sikap pekerja dalam penggunaan PPE mencerminkan budaya keselamatan kerja yang berkontribusi terhadap penurunan risiko kecelakaan. Faktor aspek manusia dan lingkungan serta aspek anggaran terbukti mendukung efektivitas penerapan PPE dan peningkatan keselamatan kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penerapan PPE sesuai prosedur, semakin tinggi pula keselamatan kerja yang dicapai di engine room kapal.
The Role of Digital Financial Inclusion in Reducing Income Disparities in Underdeveloped Regions Johny Aninam
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1654

Abstract

This study investigates the transformative role of digital financial inclusion in mitigating income disparities in underdeveloped regions, with a focus on the socio-economic dynamics of 2026. As traditional banking systems often fail to reach remote and marginalized populations due to high operational costs and infrastructure deficits, digital financial services (DFS), ranging from mobile banking to fintech-driven credit, emerge as a critical bridge. Using a quantitative approach with panel data analysis, this research examines how access to digital payment systems, microfinance, and digital insurance influences the Gini coefficient and household income levels in regions with low economic development. The findings suggest that digital financial inclusion significantly reduces income inequality by lowering transaction costs, fostering entrepreneurship, and enhancing financial resilience among the unbanked. The study concludes that while technology acts as a catalyst, its effectiveness is deeply contingent upon digital literacy and supportive regulatory frameworks. This research contributes to the literature on development economics by providing empirical evidence on how the "fintech revolution" serves as a structural tool for achieving more equitable economic growth in underdeveloped areas.
Can Work-Life Balance Play a Role as A Moderating Variable in The Influence of Organizational Citizenship Behavior on Employee Performance? Roy Rocky Suprapto Baan; Adrian Polim; M. Pahlan; Dirhamsyah; Eddi Suprayitno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1657

Abstract

This study aims to empirically examine the moderating role of Work-Life Balance (WLB) in the relationship between Organizational Citizenship Behavior (OCB) and Employee Performance within the high-pressure corporate environment of 2026. While OCB is traditionally viewed as a positive contributor to organizational efficiency, the extra-role efforts involved may lead to employee burnout if not balanced with personal well-being. Using a quantitative research design and Moderated Regression Analysis (MRA), this study analyzes data from diverse professional sectors to determine whether the positive impact of OCB on performance is amplified or diminished by the level of WLB an employee perceives. Preliminary conceptual analysis suggests that WLB is a crucial boundary condition: when WLB is high, employees' voluntary contributions (OCB) translate more effectively into sustainable performance. Conversely, in the absence of WLB, excessive OCB may lead to "citizenship fatigue," ultimately hindering long-term productivity. This research contributes to human resource management literature by integrating social exchange theory and the conservation of resources theory to explain the complex synergy between voluntary work behavior and personal life harmony.
Pengaruh Financial Technology, Self Control dan Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik Berliana Nurafiatin; Anita Akhirruddin
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1663

Abstract

Perkembangan financial technology adalah kemajuan teknologi di bidang keuangan yang semakin pesat dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam melakukan transaksi keuangan, namun di sisi lain berpotensi memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan apabila tidak diimbangi dengan self control dan literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial technology, self control, dan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 169 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik angkatan 2022 yang menggunakan layanan financial technology. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengelolaan keuangan. sedangkan self control berpengaruh positif signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Literasi keuangan juga berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,326 menunjukkan bahwa 32,6% variabel pengelolaan keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, dan untuk sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan akademik.
The Influence of Green Finance on Corporate Financial Performance in Indonesia with Environmental, Social, And Governance (ESG) As Moderating Variables Ifah Masrifah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1664

Abstract

This study aims to analyze the influence of green finance on companies' financial performance in Indonesia, considering the moderating role of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure. Amid the increasing urgency of climate change, the financial sector in Indonesia is shifting towards sustainable financing. Using signaling theory and stakeholder theory, this study evaluates whether green financial instruments, such as green bonds and green credit, improve corporate profitability (ROA and ROE). Data were taken from companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2025 period. The results show that green finance has a significant positive influence on financial performance, and this effect is stronger for companies with high ESG scores. This indicates that investors tend to assign a lower risk premium to companies that are transparent in their sustainability practices. These findings provide implications for regulators to strengthen the green taxonomy in Indonesia.
Pengaruh Potensi Bahaya Overhaul Auxiliary Engine Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja Awak Kapal Alfina Dwi Restyaningtyas; Monika Retno Gunarti; Elly Kusumawati; Shofa Dai Robbi; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1669

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan overhaul auxiliary engine di kapal. Pekerjaan tersebut melibatkan berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada pekerjaan overhaul auxiliary engine, mengkaji upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan, serta menganalisis pengaruh potensi bahaya terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja awak kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 29 responden yang merupakan awak kapal bagian mesin yang terlibat langsung dalam pekerjaan overhaul. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan overhaul auxiliary engine memiliki tingkat potensi bahaya yang tergolong tinggi, mencakup risiko mekanik (tangan terjepit, tertimpa komponen), risiko lingkungan (lantai licin, ventilasi kurang), serta faktor manusia. Di sisi lain, tingkat pencegahan kecelakaan kerja awak kapal ditemukan berada pada kategori sangat tinggi, yang ditandai dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan Standard Operational Procedure (SOP), dan pelaksanaan safety briefing. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,216 dengan nilai signifikansi 0,261 (p > 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif namun lemah dan tidak signifikan secara statistik antara potensi bahaya dengan upaya pencegahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun potensi bahaya tinggi, awak kapal telah menerapkan sistem keselamatan kerja yang efektif sehingga risiko tersebut dapat dikendalikan dengan baik.
Utilization Of the Internet of Things to Improve the Quality of Services in Sub-Districts/Villages in Indonesia Hendri Syahputra; Samuel Indrayana; Rudy Irwansyah; Joice Soraya; Mesak Yandri Masela
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1671

Abstract

The implementation of the Internet of Things (IoT) at the smallest government levels, such as sub-districts and villages, is key to digital transformation towards Smart Villages in Indonesia. This study aims to analyze the use of IoT technology to improve the efficiency and transparency of public services in sub-district areas. Using a qualitative approach and a literature review, this article explores how smart sensors, cloud-based data management systems, and self-service applications can reduce bureaucratic delays. The analysis shows that IoT integration can speed up administrative processing times by up to 40% and significantly increase the public satisfaction index. However, challenges such as digital infrastructure gaps and technological literacy in rural areas remain major obstacles. This study recommends collaboration between central and regional governments in standardizing IoT infrastructure and creating inclusive, responsive public services that meet citizens' needs in the industry 4.0 era.
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Minat Beli Pelanggan Martabak Ardhy Di Kota Medan Dengan Brand Awareness Sebagai Variabel Intervening Nadhila Rasyad Siregar; Rulianda Purnomo Wibowo; Doli Muhammad Jafar Dalimunthe
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap minat beli pelanggan Martabak Ardhy di Kota Medan dengan brand awareness sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain konklusif kausal melalui metode survei terhadap 120 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan pernah terpapar konten promosi Martabak Ardhy dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness dan minat beli, serta brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Selain itu, brand awareness terbukti memediasi secara parsial pengaruh social media marketing terhadap minat beli, yang menandakan bahwa aktivitas pemasaran digital tidak hanya mendorong niat beli secara langsung, tetapi juga bekerja melalui penguatan kesadaran merek. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas social media marketing Martabak Ardhy akan lebih optimal apabila strategi konten tidak hanya berfokus pada daya tarik visual dan promosi jangka pendek, tetapi juga pada konsistensi identitas merek dan penguatan memori konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian pemasaran digital UMKM kuliner serta implikasi praktis bagi pengelolaan strategi social media marketing yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Pengaruh Implementasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Terhadp Kesejahteraan Penerimanya di Kabupaten Tana Tidung Melati Indrawati; Hendrian; Rini Yayuk
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1635

Abstract

Penyediaan hunian layak merupakan determinan penting kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni melalui pendekatan swadaya berbasis pendampingan. Penelitian ini bertujun menganalisis implementasi BSPS di Kabupaten Tana Tidung, dampaknya terhadap kesejahteraan penerima, serta faktor penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis tematik berbantuan NVivo. Temuan menunjukkan bahwa BSPS menghasilkan dampak multidimensional: perbaikan kualitas fisik hunian, peningkatan rasa aman dan kenyamanan, penguatan martabat sosial, serta tumbuhnya kepercayaan terhadap pemerintah sebagai representasi negara. Peran Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) terbukti krusial dalam memastikan ketepatan implementasi, penguatan partisipasi, dan keberhasilan pembangunan berbasis swadaya. Namun demikian, efektivitas program masih dibatasi oleh keterbatasan cakupan bantuan, akurasi penargetan, kapasitas swadaya masyarakat, serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Penelitian ini berkontribusi dengan menegaskan bahwa keberhasilan BSPS tidak hanya ditentukan oleh besaran bantuan finansial, tetapi oleh kualitas tata kelola dan intensitas pendampingan partisipatif sebagai prasyarat keberlanjutan program perumahan berbasis komunitas.