cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Gambaran Morfologis Ginjal Ayam yang Diberi Ransum Mengandung Temulawak Serta Pengaruhnya terhadap Bobot Badan Alipin, Kartiawati; Fadilah, Ardi Mufarriz; Kuntana, Yasmi Purnamasari
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.537 KB)

Abstract

Temulawak merupakan tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai khasiat sebagai antibakteri yang dapat digunakan sebagi antibiotik alami dalam mencegah maupun mengobati penyakit. Pemanfaatan temulawak tidak hanya untuk manusia namun dapat digunakan sebagai pencegah penyakit pada ayam broiler, hal ini dilakukan dengan tujuan sebagai alternatif pengganti penggunaan antibiotik selama pemeliharaan ayam. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kurkuminoid temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap organ ginjal ayam broiler dilihat dari struktur morfologis serta pengaruhnya terhadap bobot badan. Metode penelitian secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan enam ulangan yaitu R0 (kontrol), R1 (37 mg kurkuminoid /kg ransum), R2 (74mg kurkuminoid/kg ransum) dan R3 (111 mg kurkuminoid/kg ransum). Perlakuan diberikan terhadap ayam broiler umur empat hari hingga lima minggu secara adlibitum. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kurkuminoid temulawak pada semua dosis perlakuan berpengaruh terhadap struktur morfologis ditandai dengan adanya perubahan warna pada ginjal. Kesimpulan penelitian adalah walaupun pemberian kurkuminoid temulawak berpengaruh terhadap morfologis ginjal ayam namun masih dalam batas normal karena bobot badan ayam broiler mengalami peningkatan dibandingkan dengan kontrol.
Inventarisasi Serangga pada Kebun Koleksi Klon Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) yang Berpotensi Sebagai Hama Hidayati, Nur; Nurrohmah, Siti Husna
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.249 KB)

Abstract

Kebutuhan energi meningkat seiring dengan pertambahan populasi. Pemanfaatan sumber energipada saat ini sangatberanekaragam dan memberikan banyak alternatif pemanfaatan. Calliandra calothyrsus (Kaliandra) merupakan salah satutanaman yang digunakan sebagai kayu energi. Masalah yang kini dihadapi adalah rendahnya produktivitas hinggamencapai 40-50% dari hasil produksi. Faktor penyebabnya adalah adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman(OPT) yang cukup besar sehingga diperlukan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada areal tanaman. Diharapkan denganadanya PHT, kerugian hasil akibat serangan organisme pengganggu tanaman terutama hama dan penyakit bisa dikurangi.Penelitian ini bertujuan untuk inventarisasi dan identifikasi jenisserangga pada kebun koleksi klon kaliandra(Calliandracalothyrsus) yang berpotensi sebagai hama dan menimbukan kerusakan dan kerugian. Hasil dari penelitian inidiharapkan dapat digunakan sebagai bahanpertimbangan untuk melakukan pengendalian yang tepat sehingga nantinyamasalah hama pada tanaman Kaliandra dapat diatasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalahinventarisasi 100% pada kebun koleksi klon Kaliandra yang ditanam di Balai BesarPenelitiandan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkanada empat jenis serangga utama yang ditemukan pada kebun koleksi klon Kaliandra yaitu Walang Sangit (Leptocorisa acuta)sebanyak 42 ekor, Bapak Pucung (Dysdercus cingulatus) sebanyak 121 ekor, Penggerek Pucuk Batang sebanyak 1ekor dan Ulat Jengkal sebanyak 7 ekor.
Karakteristik Dimorfisme dan Gambaran Histologis Gonad pada Benih Ikan Nila Hasil Alih Kelamin Bhagawati, Dian; Rachmawati, Farida Nur; Rukayah, Siti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.863 KB)

Abstract

Kegiatan alih kelamin pada ikan sangat mungkin dilakukan mengingat proses deferensiasi gonad saat embriodapat dimanipulasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengamati morfologi organ seks sekunder dangambaran histologis gonad benih ikan nila hasil alih kelamin. Proses pengalihan kelamin dilakukan denganteknik perendaman menggunakan hormon 17α- Metiltestosteron (MT). Pembuatan stok larutan berhormonmengacu pada Zairin (2002), yaitu dengan melarutkan 112,5 mg hormon 17-α metiltestosteron dalam 250 mlalkohol 96%. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan cara merendam benih ikan nila berumur tujuh hari,sebanyak 1000 ekor dalam 5 ml stok larutan berhormon yang dicampur dengan 15 liter air yang diaerasi, danperendaman dilakukan selama 24 jam. Benih yang telah diperlakukan kemudian dipelihara dalam 4 drum plastik,dengan kepadatan 250 ekor dalam 200 liter air. Identifikasi jenis kelamin dilakukan berdasarkan pengamatankarakter morfologi dan jumlah lubang urogenital serta pewarnaan gonad menggunakan larutan asetokarmin.Pengamatan dilakukan setelah satu, dua dan tiga bulan pasca perendaman, terhadap 10 ekor benih dari tiapdrum. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secaramorfologis perbedaan jenis kelamin benih ikan nila mulai dapat dikenali dengan mudah setelah berumur duabulan. Benih ikan nila jantan memiliki satu lubang dan betina dua lubang. Pengamatan hitologis gonad jugalebih mudah dilakukan setelah benih berumur dua bulan. Gonad yang diwarnai asetokarmin mampumenggambarkan sel bakal sperma, yaitu berupa titik-titik kecil berjumlah banyak, sedangkan sel bakal telurberupa bulatan besar dan inti terdapat di tengah dengan warna lebih pucat.
Isolasi DNA Genom Bakteri Potensial Pengkelat Logam Berat Kadmium dari Limbah Cair Penepungan Agar Pambudiono, Agung; Suarsini, Endang; Amin, Mohamad
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.352 KB)

Abstract

Bakteri mampu mengembangkan berbagai mekanisme resistensi dari sifat toksik logam berat sehingga penggunaan bakteri sebagai agen bioremidiasi logam berat mulai banyak dipelajari hingga tingkat molekuler. Berbagai analisis biologi molekuler memerlukan hasil isolasi DNA dengan tingkat kemurnian dan kualitas yang baik. Proses ekstraksi untuk mendapatkan DNA berkualitas tinggi merupakan satu kaidah dasar yang harus dipenuhi dalam analisis molekuler. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisolasi DNA genom dari dua bakteri potensial pengkelat logam berat Kadmium (Cd) yang berasal dari limbah cair pengolahan tepung agar di Malang Jawa Timur. Isolasi DNA genom bakteri dilakukan dengan Presto™ Mini gDNA Bacteria Kit. Isolat DNA genom bakteri yang diperoleh diuji secara kuantitatif dengan metode spektrofotometri dan secara kualitatif dengan elektroforesis gel agarose. Hasil isolasi DNA genom pada bakteri B diperoleh hasil isolat DNA dengan konsentrasi sebanyak 1873,1 ng/μl dengan tingkat kemurnian (A260/280) sebesar2.04, sedangkan pada bakteri C diperoleh konsentrasi sebanyak 511.6 ng/μl dengan tingkat kemurnian (A260/280) sebesar 2,14. Hasil uji secara kualitatif menunjukkan bahwa panjang DNA genom yang berhasil diisolasi memiliki ukuran lebih dari 10000 bp baik pada sampel bakteri B maupun bakteri C.
Analisis Kualitas Air Bekas Wudhu di Pondok Pesantren Putra Darusy Syahadah untuk Budidayaikan Nila Oktapiandi, O; Sutrisno, Joko; Sunarto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.779 KB)

Abstract

Kebutuhan sumber daya air akan terus meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk dan peningkatan kuantitas konsumsi air. Pemanfaatan kembali air bekas wudhu adalah bentuk konservasi melalui efisensi dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya air.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas air bekas wudhu untuk budidaya ikan nila. Penelitian dilakukan di Pondok Peasantren putra Darusy Syahadah Simo Boyolali Jawa Tengah dan laboratorium air Poltekes Kemenkes Yogyakarta. Penelitian munggunakan metode eksperimental didukung observasi lapangan. Parameter kulitas air meliputi suhu, COD, amonia bebas (NH3 -N), BOD5 ,pH, oksigen terlarut (DO) dan MPN Colifrom. Hasil analisis kualitas air yang digunakan untuk berwudhu memiliki suhu 27,5oC, COD <1,03 mg/L, amonia bebas (NH3 -N) 0,07 mg/L, BOD5 2,93 mg/L, pH 7,22, oksigen terlarut (DO) 5,69 mg/L dan MPN Colifrom< 1,8. Hasil analisis kualitas air bekas wudhu memiliki suhu 27,8oC, COD 29,03 mg/L, amonia bebas (NH3 -N) 0,19 mg/L, BOD5 38,48 mg/L, pH 6,37, oksigen terlarut (DO) 0,85 mg/L dan MPN Colifrom< 16 x 104 . Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air keriteria air baku di Pondok Peasantren putra Darusy Syahadah sebelum digunakan berwudhu masuk dalam golongan air kelas II. Air kelas II peruntukannya digunakan untuk sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan dan irigasi. Setelah digunakan untuk berwudhu, terjadi penurunan kualitas air menjadi air kelas IV. Air kelas IV peruntukannya untuk irigasi dan peruntukan lain yang sesuai kriteria air tersebut. Baku mutu air yang direkomendasikan Balai Besar Budidaya Air Tawar tahun 2016 untuk budidaya ikan nila antara lain; suhu 25-30 oC 27,8oC, COD <12 mg/L, amonia bebas (NH3 -N) <1, pH 6,5-8,5, oksigen terlarut (DO) >5 mg/L. Berdasarkan hasil penelitian, secara kulitas air bekas wudhu masih layak digunakan untuk budidaya ikan nila.
Analisis Protein Target Senyawa Alami Anti Aging Flavan-3-Ol dari Theobroma Cacao L. Puspitasari, Dianing Eka; Amin, Mohammad; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.004 KB)

Abstract

Penuaan pada kulit (skin aging) adalah proses perubahan dermatologis yang terjadi secara alami seiring dengan perkembangan usia manusia dan atau karena paparan radiasi UV yang tidak diimbangi dengan treatment penyembuhan maupun pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi protein target dari senyawa flavan-3-ol dalam kaitannya dengan penuaan (aging) pada kulit manusia (skin aging). Senyawa flavan-3-ol yang digunakan pada penelitian in silico ini diperoleh dari database PubChem (Pubchem CID 3707243), kemudian kandidat protein target senyawa flavan-3-ol diprediksi menggunakan PharmMapper, SwissTargetPrediction, dan SuperPred web server. Kandidat protein target senyawa flavan-3-ol (CID 3707243) pada penelitian ini hanya diperoleh melalui PharmMapper dan SwissTargetPrediction web server. Protein yang muncul di kedua web server adalah CA1(Carbonic Anhydrase 1) dan CA2 (Carbonic Anhydrase 2). Hasil kandidat protein yang diperoleh dari PharmMapper dan SwisTarget Prediction web server kemudian dilakukan prediksi proteinprotein networks analysis melalui String-db web server. Berdasarkan kajian literatur, proteinprotein yang berinteraksi sebagai kandidat protein target senyawa flavan-3-ol (CID 3707243) adalah MMP3 yang bertanggung jawab pada pembentukan skin aging.
Patogenisitas Ektoparasit Pada Benih Ikan Hias Komet (Carassius auratus) Yang Dijual Di Pasar Ikan Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Rokhmani, R; Utami, Prasetyarti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.496 KB)

Abstract

Ikan Hias Komet (Carassius auratus) banyak disukai orang, karena memiliki warna tubuh yang menarik. Ikan inibanyak dibudidaya dan dijual di Pasar Ikan Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Budidaya ikanini, pada pembenihannya mudah terinfeksi ektoparasit. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahuiPatogenisitas Ektoparasit Pada Benih Ikan Hias Komet Yang Dijual Di Pasar Ikan Beji Kecamatan KedungbantengKabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan metode survai dan pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Isolasi dan Identifikasi Ektoparasit dilakukan di Laboratorium Entomologi-Parasitologi Fakultas Biologi UnsoedPurwokerto. Hasil penelitian ini, jenis ektoparasit yang ditemukan pada benih Ikan Hias Komet yang Dijual Di Pasar IkanBeji Kecamatan Kedungbanteng Banyumas adalah Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., Trichodina sp., Oodinium sp. Ichthyopthirius sp., dengan patogenisitas cukup tinggi.
Pengaruh Perbedaan Salinitas Air terhadap Survival Rate dan Respon Fisiologis Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Rohman, Taufiqur; Wulandari, Yenni Tyas; Leksani, Wahyu Iftita; Chandrawati, Devy
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.465 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan konsumsi ikan nasional dan ketersediaan lahan tambak yang tidak dioperasikan lagi(idle) membuka peluang untuk mengembangkan jenis ikan strain baru yang lebih cocok untuk tumbuh dandibudidayakan di perairan payau. Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan yang tepat untukdikembangkan karena permintaan pasarnya tinggi dan memiliki kandungan gizi yang lengkap. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui nilai survival rate dan respon fisiologis benih ikan nila yang dipelihara padamedia bersalinitas sebagai langkah awal upaya meningkatkan produksi ikan nasional melalui ekstensifikasilahan budidaya pada lahan tambak idle. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratoris denganrancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan empat macam perlakuan salinitas yaitu 5 ppt, 8ppt, 16 ppt, dan 32 ppt. Untuk menguji pengaruh salinitas digunakan benih ikan nila dengan ukuran 5-8 cm.Hasil yang diperoleh adalah bahwa benih ikan nila pada slainitas 5 ppt, 8 ppt, dan 16 ppt memiliki nilaisurvival rate 100%. Sedangkan pada salinitas 32 ppt nilai survival rate adalah 0. Sehingga rata-rata survivalrateikan nila berada pada salinitas 16 ppt. Semakin tinggi salinitas media menyebabkan aktivitas semakinlambat, sedangkan laju respirasi meingkat. Kenaikan salinitas media juga menyebabkan peningkatan krenasisel eritrosit. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa benih ikan nila mampu berdaptasi hingg pada salinitas16 ppt.
Analisis Virtual Screening Senyawa Alami Anti Aging Kandidat Inhibitor Komplek Protein MMP1 Juliana, Kartika; Amin, Mohamad; Suarsini, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.348 KB)

Abstract

Penuaan (aging) adalah suatu proses menghilangnya kemampuan jaringan secara perlahan-lahan untuk memperbaiki atau mengganti diri dan mempertahankan struktur, serta fungsi normalnya. Faktor yang mempengaruhi penuaan salah satunya berasal dari paparan sinar ultraviolet (UV). Radikal bebas yang terbentuk akibat dari sinar ultraviolet mengaktifkan mitogenactivated proteinkinase pathways menghasilkan kolagenase matriks metaloproteinase (MMP-1) yang dapat menghancurkan kolagen, sehingga menyebabkan hilangnya kekuatan dan fleksibilitas kulit yang mengakibatkan kulit menjadi terlihat keriput. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memperlambat proses penuaan salah satunya dengan memanfaatkan senyawa alami. Virtual screening adalah metode komputasi yang digunakan untuk menemukan senyawa kandidat struktur desain obat dan pemodelan molekul melalui proses screening terhadap sebuah database senyawa kimia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh profil senyawa alami kandidat inhibitorMMP 1 sebagai anti aging melalui virtual screening. Metode penelitian ini menggunakan webserver dan software. Pemilihan dan Koleksi Struktur 3D Protein MMP1 dan Ligan (webserver Uniprot dan PDB), Validasi struktur 3D protein MMP1 (SAVES webserver), Virtual screening (webserver I-Dock dan MTiOpenScreen serta software Pyrx 0,8 ) Visualisasi 2D dan 3D hasil docking (software Pymol, dan LigPlus). Hasil dari penelitian melalui metode virtual screening didapatkan senyawa ZINC03947432 (Luteolin 7-galactoside). Senyawa Luteolin 7-galactoside termasuk dalam kelompok senyawa flavonoid.
Struktur dan Komposisi Mangrove di Pantai Cengkrong Desa Karanggandu Kabupaten Trenggalek Mughofar, Ahmad; Masykuri, Mohammad; Setyono, Prabang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.655 KB)

Abstract

Mangrove Cengkrong memiliki peranan ekologi dan ekonomi yang penting bagi lingkungan, namunkeberadaannya di sekitar Jalur Lintas Selatan (JLS) terancam oleh berbagai faktor, diantaranya ekowisata,polusi, dan keberadaan pedagang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan komposisivegetasi mangrove di Pantai Cengkrong. Data didapatkan dengan metode deskriptif kuantitatif dan surveilapangan secara eksploratif. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 zonasi dengan cara purposive sampling. Setiapzonasi dibuat 3 plot, yaitu setiap plot diambil data vegetasi mangrove yang meliputi ukuran plot 10 m x 10 muntuk pohon, 5 m x 5 m untuk pancang, 1 m x 1 m untuk semai, semak, dan herba. Analisis vegetasi mangrovemenggunakan Indek Nilai Penting (INP) dengan bantuan microsoft office excel 2007. Indeks dominansi danindeks Shannon-Wienner dihitung untuk mendapatkan indeks keragaman. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ditemukan 12 spesies, yaitu Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Sonneratia alba, Sonneratiacaseolaris, Ceriops decandra, Ceriops tagal, Avicennia alba, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera parviflora,Xylocarpus granatum, Lumnitzera racemosa, dan Nypa fruticans. Keanekaragaman vegetasi hutan mangrovetergolong baik. Berdasarkan hasil analisis kerapatan vegetasi diketahui bahwa kondisi hutan mangrove PantaiCengkrong Desa Karanggandu pada umumnya rusak.

Page 11 of 69 | Total Record : 687