cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Pengaruh Variasi Macam Gula dalam Beberapa Konsentrasi Terhadap Kualitas Nata De Nira Siwalan (Borassus Flabelliver L.) Pamekasan Madura Kirana, Chandra; Hastuti, Utami Sri; Suarsini, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.099 KB)

Abstract

Siwalan (Borassus flabellifer L.) tersebar luas di Kabupaten Pamekasan salah satunya di desa Kertagenah Laok Kecamatan Kadur.Potensi siwalan yang melimpah dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi salah satunya adalah dalam pembuatan nata de nira siwalan. Kualitas nata dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah macam gula dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variasi macam dan konsentrasi gula terhadap kualitas nata ditinjau dari kadar serat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Nira siwalan diperoleh dari penghasil nira di desa Kertagenah Laok Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan Madura. Pembuatan nata dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang sedangkan pengujian kadar serat dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Prosedur penelitian meliputi: (1) perbanyakan starter; (2) pembuatan nata de nira siwalan; (3) penentuan kadar serat nata de nira siwalan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians (ANAVA) ganda yang dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) jenis gula berpengaruh signifikan terhadap kadar serat nata de nira siwalan; (2) konsentrasi gula berpengaruh signifikan terhadap kadar serat nata de nira siwalan; serta (3) ada pengaruh interaksi jenis dan konsentrasi gula terhadap kadar serat nata de nira siwalan.
Daya Antibakteri Metabolit Kapang Endofit dari Tanaman Obat Ginseng Jawa (Talinum Paniculatum (Jaq.) Gaertn) Terhadap E.Coli dan B.Subtilis Hastuti, Utami Sri; Rahmawati, Indriana; Mastika, Laily Maghfiro Kamil; Asna, Putri Moortiyani Al; Sundari, Syifa
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.376 KB)

Abstract

Kapang endofit hidup di dalam tanaman inang, tetapi tidak bersifat patogen. Beberapa spesies diantaranya mampu menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antibiotik, sehingga mempunyai potensi dimanfaatkan sebagai bahan antibiotik alami. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menguji daya antibakteri metabolit kapang Aspergillus candidus, Fusarium semitectum, dan Fusarium lateritium terhadap E. coli ; 2) menguji daya antibakteri metabolit kapang A. candidus, F. semitectum, dan F. lateritium terhadap B. subtilis ; 3)menguji daya antibakteri metabolit campuran ketiga spesies kapang terhadap E. coli dan B. subtilis. Isolat-isolat kapang A. candidus, F. semitectum, dan F. lateritium diinokulasikan ke dalam medium Potato Dextrose Broth (PDB) dan dikocok dengan shaker dengan Kecepatan 120 rpm selama 7x24 jam, kemudian disentifugasi dengan kecepatan 3000 rpm. Supernatan dari masing-masing spesies kapang dan campuran ketiga spesies kapang diuji daya antibakterinya terhadap E. coli dan B. subtilis dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian membuktikan bahwa ; 1) Metabolit masing-masing spesies kapang mempunyai daya antibakteri terhadap E. coli dan B. subtilis ; 2) Metabolit A. candidus mempunyai daya antibakteri yang tertinggi baik terhadap E. coli maupun B. subtilis ; 3) Metabolit campuran ketiga spesies kapang mempunyai daya antibakteri terhadapa E. coli dan B. subtilis.
Peningkatan Sikap Peduli Lingkungan Melalui Program Eco-Pesantren di Pondok Pesantren Nurul Haramain Nw Narmada Kabupaten Lombok Barat Nawawi, Muhammad; Gunawati, Dewi; Sunarto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.131 KB)

Abstract

Pelestarian lingkungan hidup di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat pentingdilaksanakan karena Pulau Lombok ditetapkan sebagai destinasi wisata halal dan mendapat julukansebagai pulau seribu masjid. Upaya pelestarian lingkungan hidup, salah satunya dengan membangunsikap peduli lingkungan.Sikap peduli lingkungan potensial diterapkan melalui pendekatan Islam (Ecoteologi) di pondok pesantren.Salah satu pondok pesantren yang terdapat di Pulau Lombok yangmenerapkan Eco-pesantren adalah pondok pesantren Nurul Haramain NW Narmada Kabupaten LombokBarat.Pendekatan sosial keagamaan diharapkan dapat memupuk kesadaran santri dan masyarakat sekitarterhadap lingkungan hidup.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Eco-pesantren dipondok pesantren Nurul Haramain NW Narmada terhadap sikap peduli lingkungan dan memberi solusikebijakan terhadap peningkatan sikap peduli lingkungan.Penelitian ini merupakan penelitian studi kasusdengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.Teknik pengambilan data dilakukan dengan tekniktriangulasi data (observasi, wawancara dan kuesioner).Hasil observasi dan wawancara dianalisis secaradeskriptif, sedangkan angket kuesioner dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan kriteria pengukuransikap diperoleh nilai >60%-96,2% dan solusi kebijakan untuk membangun sikap peduli lingkungandengan penerapan model constructing of environmental care attitude with eco-pesantren. Program Eco- pesantren berpotensi dalam upaya membangun sikap peduli terhadap lingkungan sehingga kelestarianlingkungan hidup dapat terjaga secara terus menerus.
Persepsi Dampak Penambangan Minyak Tradisional Terhadap Kondisi Lingkungan Hidup di Daerah Cepu Rintayati, Peduk
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.159 KB)

Abstract

Penambangan tradisional, berdampak kualitas air, khususnya adalah air sumurpenduduk. Indikator yang diteliti meliputi kualitas fisik air yaitu bau, rasa dan warnaserta kualitas kimia air yaitu TDS, DO, BOD, COD, dan pH itu juga diukurkonsentrasi kandungan Minyak sebagai indikasi sumber air telah tercemar minyak darikegiatan penambangan tradisional. Penambangan minyak tradisional menimbulkandampak bagi lingkungan hidup. Penampungan minyak mentah hasil dari penambangandan penampungan sebagian residu mengalir menuju sungai yang berada di sekitarpemukiman penduduk, sehingga menyebabkan pencemaran air sumur di sekitarnya. Persepsi terhadap lingkungan ini merupakan pola pikir masyarakat untuk membangkitkan kesadaran menjadi jalan hidup dalam masyarakat hal ini menunjukanbahwa masyarakat memiliki persepsi positif dan persepsi negatif tentang pentingnyaair sumur yang tidak berbau, berasa, dan tidak berwarna keruh serta dapat diketahuidari nilai TDS, DO, BOD, COD, pH, dari peresapan minyak yang melebihi ambangbatas pencemaran. air sumur yang berbau, berasa, dan berwarna keruh serta nilai TDS,DO, BOD, COD, pH, dan Minyak yang melebihi ambang batas pencemaran.Persoalan yang tidak begitu dipahami oleh masyarakat sebagai pelaku penambangminyak dalam pelestarian lingkungan, perubahan yang terjadi di lingkungan tidakbegitu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sehingga perludiadakan survey dan dialog dengan masyarakat. Sehingga indikator yang palingdibutuhkan oleh masyarakat dapat teridentifikasi dan kemudian dapat menetapakanpengembangan sistem yang cocok untuk masyarakat.
Estimasi Luasan RTH berdasarkan Kebutuhan Oksigen Terhadap suhu Udara Mikrodi Ibukota Kabupaten Madiun (Studi Kasus Perkotaan Mejayan) Juniatmoko, Ronnawan
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.624 KB)

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Daerah Nomor 52 Tahun 2010 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Madiundari Wilayah Kota Madiun ke Wilayah Kecamatan Mejayan, konsekuensi dari penetapan kawasan Perkotaan Mejayan menjadiIbu Kota Kabupaten Madiun menuntut adanya penyediaan lahan untuk mendukung fungsinya sebagai ibu kota kabupaten.Termasuk didalamnya kewajiban penyediaan RTH. Pemerintah Daerah harus menyediakan RTH publik sebesar 20 % dari luastotal kota.Keberadaan RTH sangat diperlukan bagi wilayah perkotaan seperti Perkotaan Mejayan. Selain menambah nilai estetikadan keasrian kota yang bermanfaat sebagai sumber rekreasi publik, secara aktif maupun pasif, RTH juga berfungsi menciptakansuhu udara mikro yang lebih sejuk, menjaga keseimbangan oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2), mengurangi polutan, sertamembantu mempertahankan ketersediaan air tanah.Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis dan mengevaluasiKebutuhan luasan RTH terhadap suhu udara mikro di Perkotaan Mejayan.Penelitian ini menggunakan metode kombinasi antarametode survey dengan teknik purposive sampling serta analisis data sekunder.Analisis suhu menggunakan analisis temperaturideal dengan menggunakan rumus thom, sedangkan analisis kebutuhan RTH dengan metode Geravkis.Tempat penilitiandilakukan pada 7 tempat yang ditentukan sesuai karakterisitik dan pengambilan data suhu udara dilakukan selama 3 hari.Hasilpenelitian ini menunjukkan pada ke enam tempat mempunyai suhu relatif lebih sejuk berkisar 26–31°C, sore 26–33 °Cdi pagi haribekisar dan siang hari berkisar 29–33 °C, akan tetapi data menujukkan bahwa di satu tempat yaitu Pertigaan besar Jalan AhmadYani menunjukkan suhu udara 31- 36,5°C sehingga suhu relatif agak panas., pertigaan besar Jalan Ahmad Yani merupakan jalanarteri primer menuju ibukota provinsi yaitu Kota Surabaya dan menghubungkan Kota Solo.Perkotaan Mejayan berdasarkankebutuhan oksigen memerlukan luas RTH sebesar : 476, 94 ha. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikanrekomendasi dalampenerapan Undang-Undang Tata Ruang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang menyebutkanperencanaan tata ruang wilayah kota dan dirancangkan Peraturan Daerah tentang Penyediaan RTH serta meningkatkankenyamanan hunian Perkotaan Mejayan di pandang dari segi lingkungan udara.
Plastik Ramah Lingkungan Dengan Bahan Baku Biji Alpukat dan Kulit Kacang Tanah dengan Penambahan Gliserol Anggarayni, Titian Nicgia
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.233 KB)

Abstract

Penguraian limbah plastik membutuhkan waktu yang lama, sehingga menyebabkan limbah plastik semakin menumpuk. Caramengurangi sampah plastik dengan menggunakan plastik ramah lingkungan. Pati merupakan bahan utama pembuatan plastikramah lingkungan yang terdapat pada biji alpukat. Penambahan selulosa dan gliserol pada pembuatan plastik ramahlingkungan dapat menambah sifat fisik dan mekanik pada plastik. Tujuan penelitian ini mengetahui ketahanan tarik,perpanjangan putus plastik biodgredable dan daya biodegradabilitas plastik ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu perbandingan bahan baku biji alpukat dan kulit kacang tanah yaitu8,5g:1,5g, 9g:1g, 9,5g:0,5g dan penambahan gliserol yaitu 6ml, 7ml, 8ml. Data hasil pengamatan dianalisis denganmenggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketahanan tarik paling kuat pada perlakuan A2G3 senilai 1,86 N/mm2, perpanjangan putus tertinggi pada perlakuan A2G1 senilai 65,33%. Hasil uji biodegradabilitas palingbaik pada penambahan gliserol 8ml dengan penurunan berat residual sebesar 53,153%.
Kadar Kadmium dan Hasil Produksi Padi Pada Tanah Tercemar Kadmium Yang Telah Diremediasi Purbalisa, Wahyu; Mulyadi, M; Purnariyanto, Fitra
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.062 KB)

Abstract

Upaya peningkatan produksi padi terkendala semakin sempitnya lahan pertanian karena alihfungsi lahan dan pencemaran kadmium yang memasuki lahan pertanian. Salah satu upaya untukmengatasi tanah tercemar kadmium adalah dengan remediasi sehingga tanah aman untukditanami padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat Cd pada padi yangditanam pada tanah yang telah diremediasi dan hasil produksinya. Penelitian menggunakanRancangan Acak Lengkap dengan 8 ulangan. Perlakuan berupa media tanam padi terdiri daritanah kontrol (T0), tanah tercemar kadmium (T1), dan tanah tercemar kadmium yang telahdiremediasi (T2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi yang ditanam pada tanah remediasimempunyai kadar logam berat Cd yang hampir sama dengan kontrol masing-masing padajaringan akar, jerami dan beras sebesar 4,59 mg/kg, 2,77 mg/kg dan 0,24 mg/kg dan memilikihasil produksi padi tidak berbeda jauh dengan kontrol dengan keunggulan pada jumlah gabahhampa yang lebih sedikit.
Isolasi dan Identifikasi Kapang Kontaminan pada Jenang yang Dijual di Trenggalek Rahmawati, Indriana; Hastuti, Utami Sri; Sundari, Syifa; Mastika, Laily Maghfiro Kamil
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.089 KB)

Abstract

Jenang merupakan makanan yang terbuat dari kombinasi beberapa bahan diantaranya tepung ketan, gula merah, santan kelapa, dan tepung beras. Jenang memungkinkan dapat terkontaminasi oleh kapang. Nutrisi yang terkandung dalam bahan pembuatan jenang dapat digunakan oleh kapang untuk tumbuh dan berkembang. Jenang yang terkontaminasi oleh kapang menjadi tidak layak untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies-spesies kapang kontaminan pada jenang yang dijual di Trenggalek yang disimpan selama 7x24jam. Sampel jenang sebanyak 10 gram dihaluskan kemudian dilarutkan dalam 90 mL larutan air pepton 0,1% sehingga diperoleh larutan sampel pada tingkat pengenceran 10-1. Setelah itu dilakukan pengenceran secara bertingkat sehingga diperoleh pengenceran pada tingkat 10-2, 10-3, 10-4, 10-5, dan 10-6. Sampel pada masing-masing tingkat pengenceran tersebut diinokulasikan sebanyak 0,1 mL pada medium Potato Dextrosa Agar(PDA), kemudian diinkubasikan pada suhu 25-27oC selama 7x24 jam. Masing-masing koloni yang berbeda diisolasi dan diidentifikasi. Pembuatan preparat kapang dilakukan dengan menggunakan metode slide culture. Hasil pengamatan morfologi koloni dan mikroskopis dideskripsikan untuk keperluan identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 spesies kapang kontaminan pada jenang yang dijual di Trenggalek, yaitu Aspergillus nidulans (Eidam) Vuill, Penicillium digitatum Sacc.,Cladosporium cladosporioides, Penicillium chrysogenum Thom., dan Mycelia sterilla.
Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Kadar Lemak Susu Sapi Murni Yulaikah, Siti; Primiani, Cicilia Novi; Hidayati, Nasrul Rofiah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.857 KB)

Abstract

Susu merupakan bahan pangan bernutrisi tinggi yang tersusun oleh zat-zat makanan dengan proporsi gizi yang seimbang. Pakar gizi mengungapkan bahwa susu sapi murni merupakan produk terbaik peternakan alami untuk kebutuhan manusia. Susu sapi memiliki kadungan murni nilai biologis 100%, karena susu sapi dihasilkan secara langsung dari kambing hewan ternak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar lemak susu sapi murni. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2013. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah RAL faktorial 2x3 dengan 4 kali ulangan, faktor pertama suhu yaitu suhu kamar (20-300 C) dan suhu rendah (5-100 C), serta faktor kedua lama penyimpanan suhu selama 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Dalam penentuan sampel penelitian ini menggunakan teknik penentuan tempat pemerahan susu sapi perah di Desa Mbangkal, Analisis data untuk hipotesis adalah anava dua jalan, jika signifikan dilanjutkan uji LSD. Parameterpenelitian adalah kadar lemak susu sapi murni. Uji hipotesis yang dihasilkan yaitu sumber keragaman suhu (A) dengan taraf signifikan 0,05 memiliki nilai probabilitas (sig) 0,205. Hal tersebut menunjukkan bahwa sig suhu (A) < 0,05 berarti suhu tidak berpengaruh terhadap kadar lemak susu sapi murni. Sumber keragaman kedua yaitu lama penyimpanan (T) dengan tarafsignifikansi 0,05 memiliki nilai probabilitas (sig) 0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sig T >0,05 berarti lama penyimpanan suhu berpengaruh nyata terhadap kadar lemak susu sapi murni. Sumber keragaman ketiga yaitu A*T (interaksi antara suhu dan lama penyimpanan) dengan taraf signifikansi 0,05 memiliki nilai probabilitas (sig) 0,182. Hasil menunjukkan bahwa sig A*T > 0,05berarti interaksi antara suhu dan lama penyimpanan susu sapi murni tidak berpengaruh terhadap kandungan kadar lemak susu sapi murni. Taraf signifikansi 0, 05. Penarikan kesimpulan uji hipotesis, jika sig r < 0, 05 maka Ho ditolak dan di dapat hasil suhu tidak berpengaruh nyata terhadap kadar lemak tetapi lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar lemak. Kemudian dilakukan uji LSD untuk pengaru lama penyimpanan terhadap kadar lemak yang menunjukkan bahwa dalam penyimpanan selama 6 jam gumpalan lemak yang dihasilkan semakin banyak.
Potensi Jamur Trametes Versicolor dan Russula Sp. dalam Menghasilhan Β-Glukan Melalui Proses Fermentasi Ekowati, Nuraeni; Ratnaningtyas, ‪Nuniek Ina; Mumpuni, Aris
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.255 KB)

Abstract

Trametes versicolor, dan Russula sp. merupakan jamur liar (wild mushrooms) dari kelompokBasidiomycota. Kedua jamur tersebut dapat menghasilkan senyawa bioaktif yang memiliki efek terapis.Salah satu senyawa bioaktif yang dihasilkan adalah β-glukan. Tujuan penelitian ini yaitu untukmengetahui potensi T. versicolor dan Russula sp. dalam memproduksi β-glukan, dan untukmendapatkan konsentrasi glukosa yang optimum dalam menghasilkan β-glukan pada mediumfermentasi cair. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikologi, Fakultas Biologi, Universitas JenderalSoedirman. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL). Perlakuan adalah jenis jamur dengan konsentrasi glukosa yang berbeda. Parameterutama adalah bobot kering miselium dan bobot kering β-glukan, sedangkan parameter pendukungnyayaitu pH awal dan pH akhir medium. Data dianalisis menggunakan analisis ragam pada tingkatkesalahan 0,5% dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuanpenggunaan dua jenis jamur yaitu T. versicolor dan Russula sp. dengan konsentrasi glukosa yangberbeda memberikan hasil yang berbeda nyata, baik pada pertumbuhan maupun pada produksi β-glukan. Russula sp. mampu menghasilkan β-glukan tertinggi pada medium cair dengan konsentrasiglukosa 30 g/l, diperoleh bobot β-glukan sebesar 490,00 ± 45,82 mg/100 ml.