cover
Contact Name
M. Taufik Rachman
Contact Email
rachman.taufik07@gmail.com
Phone
+6281353411352
Journal Mail Official
jfhummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan K.H. Ahmad DahlanNo. 1. Pagesangan Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum
ISSN : -     EISSN : 29638860     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum (JPRH) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang berada dalam naungan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (FH-UMMAT). JPRH merupakan wadah akademik untuk mempublikasi berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 38 Documents
EMPOWERING WOMEN IN SEMBALUN LAWANG VILLAGE SEMBALUN, EAST LOMBOK TOWARDS ENVIRONMENT, SOCIAL AND GOVERNANCE (ESG), CLIMATE CHANGE AND SUSTAINABILITY DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Hussin, Syaryanti; Maemunah, Maemunah; Syahrial Haq, Hilman; Prima Dewi, Anies; Yanto, Edi; Rachman, M. Taufik; Nasri, Nasri; Imawanto, Imawanto; Ramayanto, Ramayanto; Pramana, Didig; Khatimah, Khusnul
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 3, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sembalun Lawang di Sembalun, Lombok Timur, merupakan daerah yang kaya akan warisan budaya dan keindahan alam. Terletak di lereng Gunung Rinjani, desa ini menghadapi berbagai tantangan terkait keberlanjutan lingkungan, perkembangan sosial, dan pertumbuhan ekonomi. Pengabdian untuk memberdayakan perempuan di desa ini bertujuan untuk mencapai prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG), mitigasi perubahan iklim, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan, mendukung kolaborasi, dan melakukan pemantauan untuk memastikan dampak yang berkelanjutan dan positif.Masyarakat desa menghadapi berbagai tantangan, termasuk peningkatan akses ke pendidikan dan layanan kesehatan, serta risiko lingkungan seperti deforestasi dan perubahan iklim. Perempuan, sebagai bagian integral dari komunitas, memiliki peran penting dalam mengatasi tantangan ini. Oleh karena itu, memberdayakan perempuan melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan menjadi kunci untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN HUKUM MASYARAKAT DALAM PENETAPAN BATAS TANAH DI KELURAHAN LALODATI Hasima, Rahman; Safiuddin, Sahrina; Heryanti, Heryanti; Dewa, Muh. Jufri; Intan, Nur; Faisal, Fitriah
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penetapan batas tanah di Kelurahan Lalodati terjadi karena belum sepenuhnya memahami prosedur penetapan batas tanah, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai penetapan batas tanah, kurangnya kesadaran para pihak yang berkepentingan dalam penetapan batas tanah, dan banyak terjadi sengketa dalam penetapan batas tanah.Penyuluhan hukum ini dilaksanakan di Desa Taruna Kabupaten Aceh Barat. Tujuannnya adalah meningkatkan pemahaman hukum masyarakat dalam penetapan batas tanah di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari sehingga dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah. Metode yang digunakan selama proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi: metode ceramah dipilih untuk memberikan penjelasan langsung mengenai materi penyuluhan hukum terkait dengan peningkatan pemahaman hukum masyarakat dalam penetapan batas tanah, dan metode tanya jawab yang memungkinkan masyarakat menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang materi penyuluhan.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan hukum di Kelurahan Lalodati dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari terkait dengan penetapan batas tanah sehingga masyarakat yang dirugikan dengan masalah penetapan batas tanah dapat menempuh jalur hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditunjukkan dengan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dari awal sampai akhir mengenai penetapan batas tanah yang ditujukan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta pada sesi tanya jawab.
SOSIALISASI AWIG-AWIG DESA SESAIT KEC. KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Sarudi, Sarudi; Supryadi, Ady
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sesait adalah perkampungan tua, yang dulunya adalah merupakan bagian atau dusun dari Bayan. Menurut masyarakat setempat, Penamaan desa Sesait itu sebenamnya berasal dari kata Si Sayid. Sesungguhnya Sesait berasal dari kata Si-Sayid, adalah nama seorang ulama yang datang ke tempat ini dengan misi mensiarkan agama Islam. Sejak saat itu pengetahuan masyarakat Wet Sesait tentang ajaran agama Islam terus berkembang,  sebagai tempat melakukan si’ar agama Islam Si-Sayid dan masyarakat Wet Sesait telah membuat Bale yang disebut dengan nama Bale Kampu dan sebuah bangunan masjid sebagai tempat melakukan ibadah yang sampai saat ini masih tetap dijaga kelestariannya. Setelah Si-Sayid meninggal namanya masih dikenang sehinga nama Si-Sayid dijadikan nama kampung Si-Sayid dan sampai sekarang dikenal dengan sebutan Sesait.Masyarakat Desa Sesait terdiri dari penduduk asli dan penduduk pendatang yang berbaur menjadi satu tanpa ada perbedaan satu dengan yang lainnya. Hal ini tergambar dalarn logo Desa Sesait yaitu "Merenten" yang berarti barsaudara, siapa saja dan dari manapun asalnya jika sudah menjadi masyarakat Desa Sesait maka Ia bersaudara dengan yang lainnya. Suku masyarakat Desa Sesait adalah Suku Sasak, dengan agama yang dianut sebagian besar masyarakat Desa Sesait saat adalah agama Islam.Tradisi yang berkembang di masyarakat Wet Sesait adalah tradisi yang juga berkembang luas di masyarakat adat Sasak secara umum. Tradisi-tradisi yang sampai sekarang ini yang masih berkembang dalam masyarakat Wet Sesait adalah, Sorong Serah (upacara  pernikahan),  Nyiwak (Selamatan  hari ke 9 orang meninggal Dunia), Gawe Sunat (Upacara Hitanan), Meroah (Selamatan), Ngurisang (Upacara cukur rambut  bayi baru lahir), Buang Au (Upacara selamatan Bayi barulahir), Maulid Adat (Upcara peringatan Maulid Nabi Muhammmad SAW), Aji Makem (Upacara Ziarah ke makam Bayan).
PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM BENTUK DISKUSI DENGAN THEMA EKSISTENSI PENDIDIKAN DI DALAM DUNIA PEKERJAAN Yamin, Bahri; Supryadi, Ady; Octaviani, Nur
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Fokus Group Discusion (FGD) dengan tema "Eksistensi Pendidikan di dalam Dunia Pekerjaan". Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran Pelajar dan Mahasiswa NTT yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Komodo Boleng Mataram (IMPKBM), yang sudah masuk dalam kategori angkatan kerja, agar memahami bahwa pentingnya pendidikan formal maupun non-formal dalam mendukung kompetensi, daya saing, dan keberlangsungan karier di dunia kerja ketika sudah menjadi sarjana dengan harapan agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Dalam Fokus Group Discusion (FGD ini, para peserta diberikan ruang untuk memberikan pertanyaan kepada narasumber dan menanggapi balik atas jawaban dari anrasumber. Selain itu diantara para peserta Fokus Group Discusion (FGD diberikan ruang untuk saling bertukar pendapat guna untuk mendapatkan pemahaman baru dari para narasumber dari akademisi Universitas Muhammadiyah Mataram. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa pendidikan formal sangat berperan penting dalam dunia pekerjaan khususnya apabila kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung kinerja pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan jika mempunyai golongan kepangkatan yang lebih tinggi atau dalam bahasa lain untuk meningkatkan jabatan karir. Selain pendidikan yang cukup tinggi diasumsikan berperan sangat penting dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan sikap profesional, etika kerja, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Maka kita perlu mempelajari skil kewirausahaan agara dapat menciptakan lapang kerja sendiri. Rekomendasi kegiatan ini adalah kami mengajak para calon sarjana khususnya calon sarjana dari NTT yang tergabung dalam paguyuban Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Komodo Boleng Mataram (IMPKBM) yang menempuh pendidikan perkuliahan di Kota Mataram agar ikut pelatihan-pelatihan kewirausahaan dengan tujuan agar mempunyai skill yang cukup ketika pulang kampung dan dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.
UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK PERALIHAN HAK ATAS TANAH TRANSMIGRASI DI DESA ARONGO Hasima, Rahman; Heryanti, Heryanti; Zuliarti, Wa Ode; Isnayanti, Isnayanti; Ilham, Ilham; Rosidin, Ayib; Gaby Justicia, Deschika
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan peralihan hak atas tanah transmigrasi di Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai prosedur peralihan hak atas tanah transmigrasi dan banyaknya praktek peralihan hak atas tanah transmigrasi dilakukan melalui jual beli dengan akta dibawah tangan yang menyebabkan hak atas tanah tidak bisa di daftarkan peralihannya.Penyuluhan hukum ini dilaksanakan di Desa Arongo. Tujuannnya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman hukum masyarakat mengenai upaya penyelesaian konflik peralihan hak atas tanah transmigrasi di Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan sehingga dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum kepemilikan tanah bagi masyarakat. Metode yang digunakan selama proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi: metode ceramah dipilih untuk memberikan penjelasan langsung mengenai materi penyuluhan hukum terkait dengan prosedur dan penyelesaian konflik peralihan hak atas tanah transmigrasi dan metode tanya jawab yang memungkinkan masyarakat menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang materi penyuluhan.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan hukum di Kelurahan Lalodati dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan terkait ketentuan prosedur dan penyelesaian konflik peralihan hak atas tanah transmigrasi yang ditunjukkan dengan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dari awal sampai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta pada sesi tanya jawab.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA BERINDING KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sahrul, Sahrul; Imawanto, Imawanto; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Yanto, Edi; Syahrial Haq, Hilman; Rachman, M. Tauffik; Yamin, Bahri; Sarudi, Sarudi; Fiorini Mantika, Aesthetica; Prima Dewi, Anies
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 5, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan hukum mengenai penyelesaian sengketa tanah di Desa Berinding, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum masyarakat terhadap mekanisme penyelesaian sengketa pertanahan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kegiatan ini memberikan pemaparan mengenai jenis-jenis sengketa tanah, dasar hukum pertanahan, serta langkah-langkah penyelesaian melalui jalur non-litigasi maupun litigasi. Melalui penyuluhan ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya penyelesaian awal melalui musyawarah desa dan mediasi sebagai bentuk alternatif penyelesaian sengketa, sebelum melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau lembaga peradilan. Selain itu, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya dokumen kepemilikan tanah yang sah sebagai alat bukti utama dalam mencegah munculnya konflik pertanahan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum warga serta pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur penyelesaian sengketa tanah, sehingga diharapkan dapat meminimalkan terjadinya perselisihan pertanahan di kemudian hari.
PENINGKATAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN WISATA MELALUI KEGIATAN KERJA BAKTI DI TAMAN LOANG BALOQ Mukhlishin, Mukhlishin; Muhiburrahman, Muhiburrahman; Fauzan, Dawud Dzakwan
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 3, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan dari pembuangan sampah sembarangan dapat mengakibatkan masalah besar bagi lingkungan terutama di tempat-tempat wisata. Artikel ini secara khusus membahas kegiatan kerja bakti di taman Loang Baloq, yang mana masih terdapat wisatawan membuang sampah sembarangan dan masih kurangnya pengetahuan tentang cara menjaga lingkungan yang baik. Kegiatan ini merupakan pengabdian terhadap lingkungan di taman Loang Baloq. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kebersihan dan keindahahan taman Loang Baloq yang nyaman dan ramah bagi wisatawan dan masyarakat lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, terawat, dan asri, sehingga mampu mendukung daya tarik taman sebagai destinasi wisata lokal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahap yang terstruktur, yaitu persiapan awal dan survei lokasi, koordinasi dengan pihak terkait, persiapan peralatan kerja bakti dan pelaksanaan kerja bakti. Kegiatan ini dilakukan oleh satu kelompok yang terdiri dari delapan orang. Partisipasi aktif dari seluruh peserta menunjukkan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan taman Loang Baloq. Keberhasilan dalam kegiatan ini sangat terlihat yaitu dengan tercapainya tujuan utama, yaitu menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman. Keberhasilan kegiatan kerja bakti di Taman Loang Baloq juga tidak hanya terlihat dari terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan asri, tetapi juga dari peningkatan soft skill dan hard skill para peserta. Melalui kerja sama dan koordinasi, peserta mampu mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim. Selain itu, kegiatan seperti membersihkan dan merapikan taman dapat meningkatkan keterampilan peserta dalam pengelolaan lingkungan. Dengan kombinasi kedua kemampuan ini, peserta tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGUATAN NILAI KEBERSAMAAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH MATARAM Mukhlishin, Mukhlishin; Muhiburrahman, Muhiburrahman; Kamila, Azida
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram dengan tujuan memberikan perhatian lebih kepada anak-anak panti melalui serangkaian aktivitas, yaitu wawancara, gotong royong, dan makan bersama. Wawancara dengan pengasuh panti memberikan gambaran tentang kondisi anak-anak serta peran panti dalam mendukung kebutuhan mereka. Gotong royong dilakukan bersama anak-anak panti untuk menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab.Makan bersama menjadi penutup kegiatan, menciptakan suasana hangat yang penuh keakraban antara panitia dan anak-anak panti. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa lingkungan yang lebih nyaman, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak panti dalam membangun rasa kebersamaan dan saling peduli. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung kehidupan anak-anak panti asuhan secara berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 38