Jurnal Atma Inovasia
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2025)"
:
30 Documents
clear
Panduan Pengelolaan Hasil Budidaya Ayam Broiler Sebagai Salah Satu Potensi Peternakan
Dharomesz, Vonezyo Yupanzara;
Yohanes Celvin Arysandi Seran;
Riska Dian Nurmalitasari;
Priska Anggita;
Eunike Catherine Chandra;
Asa Nadia Retnandita;
Adelard Khairu Aristeya;
Valentinus Quinno Chrisatmana;
Ester Deborah Maki;
Hosea Aldo Wahyu Raditya;
Divo Dewa Nugraha
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.5941
Universitas Atma Jaya Yogyakarta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang diwajibkan. PPM ini mengusung tema Society 5.0 pada periode PPM 81 yang dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2022 dengan melibatkan 100 kelompok yang terdiri dari 10 sampai dengan 11 mahasiswa. Permukiman Jurangjero terletak di Kecamatan Ngawen, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul. Data Kependudukan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2021 menyebutkan bahwa jumlah penduduk Desa Jurangjero sebanyak 4.715 jiwa yang terdiri dari 2.344 jiwa laki-laki dan 2.371 jiwa perempuan. Desa Jurangjero memiliki potensi pemanfaatan yang sangat luas yaitu pariwisata, pertanian, dan peternakan. Kelompok 28 mengidentifikasi tiga potensi Desa Jurangjero dan membuat rencana pengembangan amenitas wisata dari hamparan perbukitan Gunung Gambar, pengolahan daging olahan dari peternakan ayam pedaging, serta budidaya jagung dan padi dengan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki desa.
Dampak Mural pada Kegiatan Kesehatan Masyarakat di Posyandu Teratai, Desa Ciwidey
Ariesa Pandanwangi;
Ismet Zainal Effendi;
Marisa Rianti Sutanto;
Ethel Deborah;
Sri Iriantini;
Melinda Dirgandini;
Ratnadewi, Ratnadewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10025
Keberadaan Posyandu Teratai di RW 21, desa Ciwidey, Kabupaten Bandung sangat diperlukan warga desa karena terletak strategis di tengah pemukiman warga dan akses jalan yang mudah dicapai dari perumahan warga desa Ciwidey. Oleh sebab itu fungsi Posyandu dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang multi fungsi yang berperan ganda seperti timbang bayi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, kegiatan untuk remaja, dan kegiatan warga desa. Permasalahan pengabdian ini bagian dinding luar Posyandu belum dimanfaatkan sebagai dinding yang mengedukasi bagi publik. Hal inilah yang menjadikan Kepala Desa berinisiatif untuk memanfaatkannya, dengan menambahkan mural yang dapat mengedukasi warga desa. Tujuannya untuk menciptakan dinding yang mengedukasi dan menjadi area spot yang menarik perhatian diantara lingkungan hijau desa Ciwidey. Metode yang dipergunakan Asset-Based Community Development (ABCD) dan angket, hal ini untuk mengetahui manfaat mural bagi kesehatan masyarakat. Hasilnya mural dibuat mengelilingi dinding posyandu dengan gaya dekoratif dan warna yang mencolok agar terlihat eye catching di antara lingkungan hijau. Simpulannya, Posyandu di kawasan desa Ciwidey menjadi point of interest diantara lingkungan hijau, dan menjadi area spot yang menyenangkan bagi warga.
Sistem Akuntansi "Single Entry" Bagi Pengguna Awam
Sonbay, Yolinda Yanti;
Henny Angri Manafe;
Adri Gabriel Sooai;
Chantika Elisabeth Hermanus4;
Mariano Albertho Dewa Dewa Do Nascimento
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10111
Kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pencatatan keuangan yang sering kali tidak akurat dan tidak tepat waktu. Ketidakakuratan ini disebabkan karena system akuntansi keuangan membutuhkan pengetahuan akuntansi dan ketidaktepatan waktu karena system lama membutuhkan proses keuangan yang belum online dan proses yang berbeli-belit. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan dua acara yakni sosialisasi untuk pengenalan system dan pelatihan dalam penerapan system. SVD Timor memiliki 17 Unit yang terletak di Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Kabupaten Belu. Masing-masing unit melakukan pembukuan dan melaporkan secara perode ke SVD Timor yang selanjutnya akan dilaporkan ke Pusat Kongregasi yang berada di Roma. Pembukuan ini dilakukan oleh para anggota kongregasi di setiap unit yang memiliki rata-rata Pendidikan bidang filsafat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dirancang sebuah system berbasis single entry yang bernama Akuntansi Kongregasi (AkuKongregasi). Setelah mengimplementasikan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdapat beberapa hasil pelaksanaan kegiatan yakni: peningkatan pemahaman tentang pencatatan keuangan single entry bookkeeping berbasis aplikasi dan penyederhanaan proses pencatatan dan peningkatan akurasi data keuangan dalam aplikasi keuangan AkuKongregasi.
Bantuan Desain dan Perencanaan DED (Detail Engineering Design) Balai Warga Kelurahan Bumi Agung Dempo Utara
Sinta Devi, Debby;
Baniva, Ratih;
Alfareza
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10163
Balai warga merupakan sarana infrastruktur yang membantu masyarakat melakukan kegiatan pertemuan. Kelurahan Bumi Agung berada di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Kelurahan Bumi Agung saat ini belum memiliki Balai warga yang dapat digunakan untuk kegiatan bermasyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bantuan dalam desain dan perencanaan balai warga. Survei pendahuluan dilakukan di kelurahan Bumi Agung untuk mengetahui kebutuhan warga. Kemudian tim pengabdian melakukan diskusi dan mengumpulkan data melalui survei lapangan serta diskusi dengan perangkat desa. Setelah itu Tim melakukan pembuatan desain dan perencanaan anggaran biaya untuk segera dipaparkan kepada perangkat desa. Dosen dan Mahasiswa merupakan TIM pengabdian yang telah mengikuti semua rangkaian kegiatan. Output hasil kegiatan pengabdian adalah berupa gambar detail dan rencana anggaran biaya. Berdasarkan hasil gambar DED (Detail Engineering Design) dan perencanaan bangunan Balai warga berupa denah lantai, tampak depan, tampak belakang, tampak samping kanan, tampak samping kiri, tampak atas, potongan tampak, potongan memanjang dan gambar detail lainnya. Anggaran Biaya yang diperlukan untuk pembuatan Balai warga Kelurahan Bumi Agung adalah sebesar Rp. 517.715.000. Masyarakat Kelurahan Bumi Agung sangat terbantu dengan adanya bantuan desain dan perencanaan anggaran biaya pembuatan Balai warga tersebut, sehingga pembangunan Balai warga diharapkan dapat meningkatkan kemajuan Kelurahan Bumi Agung
Pemanfaatan Aplikasi Website Sebagai Instrumen Alternatif Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Pertanian Kopi Warga di Desa Kucur
Irawan, Paulus Lucky Tirma;
Sultan Arif Rahmadianto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10215
Desa Kucur yang terletak di kecamatan Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur, mayoritas warganya bekerja sebagai buruh tani. Salah satu produk unggulan desa Kucur adalah biji kopi. Meski demikian, saat ini banyak warga masyarakat sudah tidak lagi melanjutkan budidaya tanaman kopi karena dianggap kurang menguntungkan secara ekonomi dan tingginya biaya operasional. Kondisi ini mendorong sebagian warga untuk mengelola lahan ini secara bergotong-royong. GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Jemaat Kucur sebagai komunitas Kristiani yang ada di tengah warga berprofesi petani, turut ambil bagian dalam pemberdayaan petani kopi melalui program “Kebun Kopi Guyub Rukun”. Program ini ditujukan untuk menggumpulkan dana dari penabung yang nantinya akan digunakan untuk membiayai proses pengolahan lahan kopi mulai dari masa tanam hingga masa panen. Sebagai imbal baliknya, sebagian dari hasil pengelolaannya akan diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat sesuai kesepakatan bersama. Untuk mendukung program pendanaan pertanian kopi ini telah dikembangkan sebuah aplikasi website yang berperan sebagai media informasi dan komunikasi dari pihak pengurus program dengan para penabung dan pihak-pihak yang terkait. Hal ditujukan untuk menjaga kepercayaan para stake-holders selama program dijalankan. Dari hasil pengukuran SUS Score aplikasi website kopikucur mendapatkan nilai 78.93 atau setara dengan grade A- yang berarti aplikasi yang dikembangkan sudah memenuhi aspek efektifitas, efisiensi, dan memiliki kemudahan penggunaan dengan baik. Pendampingan penggunaan aplikasi juga sudah dilakukan untuk memastikan kesesuaian program dengan proses bisnis yang berjalan. Namun demikian proses update dan maintenance aplikasi website menjadi hal yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala setidaknya untuk 5 tahun ke depan sesuai dengan siklus program pendanaan yang sudah dirancangkan.
Career Path Workshop Bagi Siswa/i SMA Temasek Independent School Kota Bandung
Alberto, Giovano;
Agung, Chris;
Debby, Teresia;
Kartawidjaja, Jesslyn
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10221
Berdasarkan survey dari Integrity Development Flexibility terdapat 87% mahasiswa/i di Indonesia mengaku salah dalam memilih jurusan kuliah dan ini berdampak pada banyaknya jumlah lulusan perguruan tinggi bekerja tidak sesuai dengan jurusan yang dipilih. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai aspirasi karir sebelum memilih jurusan kuliah. Siswa/i sekolah menengah atas (SMA) dirasa perlu untuk memiliki aspirasi karir yang jelas, sehingga pelatihan yang bertujuan untuk menggali aspirasi karir dirasa penting untuk dilakukan. Salah satu SMA yang membutuhkan pelatihan ini adalah SMA Temasek Independent School (TIS), Kota Bandung. SMA TIS sebelumnya telah melakukan tes minat dan bakat, namun masih cukup banyak siswa/i yang belum dapat menentukan jurusan kuliahnya. Berdasarkan temuan ini, tim pengabdi Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan workshop career path dengan menggunakan modul khusus yang mempermudah siswa/i dalam mengidentifikasi jurusan kuliah dan perguruan tinggi yang dituju. Workshop terdiri dari dari 3 bagian yakni: (1) mengisi kuesioner, (2) interpretasi hasil pengisian kuesioner, dan (3) mengisi modul perguruan tinggi tujuan. Sebelum mengikuti workshop hanya ada 3 siswa yang sudah mengetahui jurusan yang akan dipilih, setelah mengikuti workshop ini para peserta (10 siswa/i) memiliki arah yang lebih jelas terkait jurusan yang akan dipilih untuk jenjang perkuliahan kedepannya serta dapat menyusun strategi yang tepat sasaran.
Pengaruh Pre-Test dan Post-Test Pada Inklusivitas Ekstrakurikuler Python Bagi Siswa/i Peserta
Fredicia, Fredicia;
Sanders Keane Dylan Daniyola;
Jennifer Budi Muljono;
Steven Felizio;
Alexandra Gabriela
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10250
Pendidikan inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, termasuk yang berkebutuhan khusus, untuk mengembangkan keterampilan mereka. Kegiatan ekstrakurikuler berbasis pemrograman menawarkan platform untuk mengasah keterampilan teknis, terutama dalam bahasa pemrograman Python. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Tes Awal (Pre-Test) dan Tes Akhir (Post-Test) terhadap inklusivitas dan efektivitas kegiatan ekstrakurikuler Python di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, pengabdian dilakukan dengan melaksanakan observasi kelas, wawancara, serta analisis hasil pre-test dan post-test dari dua sekolah di Jakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa tes awal membantu mengidentifikasi pemahaman awal siswa, sementara tes akhir efektif mengukur peningkatan pemahaman mereka. Selain itu, ditemukan pula bahwa program ekstrakurikuler ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan hard skills siswa dari berbagai latar belakang, mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif. Diharapkan temuan ini dapat memberikan panduan bagi guru dalam menerapkan metode pengajaran yang lebih adaptif dan inklusif di era digital.
Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia
Ratnadewi, Ratnadewi;
Judea Janoto Jarden;
Yohana Susanthi;
Aan Darmawan Hangkawidjaja;
Riko Arlando Saragih;
Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267
Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.
Pendampingan Usaha Mikro di Kabupaten Bandung memalui Mata Kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat
Debby, Teresia;
Agung, Chris Petra;
Iskandarsyah, Triyana
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10282
Usaha mikro di Indonesia terus mengalami peningkatan, namun peningkatan ini harus diiringi dengan pendampingan yang tepat agar dapat bersaing dan bertahan di tengah gempuran digitalisasi, globalisasi, dan disrupsi teknologi. Mata kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memberikan dampak nyata kepada usaha mikro melalui program pendampingan kepada sembilan usaha mikro yang ada di Kabupaten Bandung pada aspek pemasaran, operasi, dan keuangan. Metode pendampingan yang dilakukan menggunakan metode participatory action research, dimana mahasiswa dan dosen pendamping langsung turun dan ikut serta secara aktif dengan usaha mikro yang didampingi. Setiap usaha mikro yang didampingi dibuatkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan dari usaha mikro yang didampingi tersebut dengan didasarkan dari hasil baseline assessment. Baseline assessment dilakukan pada minggu pertama pendampingan, untuk melihat aspek mana yang perlu dilakukan perbaikan sehingga pendampingan dapat dilakukan dengan efektif. Program pendampingan ini dilakukan selama satu semester oleh mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah PKM dan didampingi oleh dosen dalam pelaksanaannya. Hasil yang didapatkan dari program pendampingan ini adalah peningkatan peningkatan pengetahuan terkait aspek pemasaran, operasi, dan keuangan, selain itu adanya peningkatan penjualan melalui media sosial Instagram.
Budidaya dan Pengolahan Pascapanen Berenuk, serta Pembuatan Ekoenzim: Upaya Kegiatan Laudato Si’ di Paroki Wates
To'bungan, Nelsiani;
Patricius Kianto Atmodjo;
Exsyupransia Mursyanti;
Boy Rahardjo Sidharta;
Junedi, Sendy;
Ines Septi Arsiningtyas
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i2.10291
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Paroki St. Maria Bunda Penasihat Baik, Wates. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip Laudato Si' serta pemanfaatan dan budidaya tanaman berenuk (Crescentia cujete) serta pembuatan ekoenzim sebagai salah satu bentuk pengolahan sampah organik. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup pembuatan produk berbasis berenuk seperti sari buah, masker-jelly, teh daun berenuk, serta pemanfaatan sampah organik menjadi ekoenzim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan warga gereja tentang pemanfaatan tanaman berenuk sebagai sumber senyawa fitokimia yang bermanfaat serta metode pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan tetapi juga memberikan keterampilan baru yang aplikatif kepada masyarakat setempat.