cover
Contact Name
Amelia
Contact Email
melameliaaa99@gmail.com
Phone
+6281224442977
Journal Mail Official
jurnaledunity@gmail.com
Editorial Address
Jl. Desa Susukan Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 29633648     EISSN : 29648653     DOI : https://doi.org/10.57096/edunity
Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan is a double-blind, open-access peer-reviewed academic journal in social and educational fields. This journal is published monthly by PT. Publikasiku Academic Solution. Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan provide a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be checked empirically. This journal publishes research articles that cover all aspects of social science, from management, economics, culture, education, law, social health and religion which are included in the social context. Published articles are articles that result from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books.
Articles 446 Documents
Mengukur Tata Kelola Kedaulatan: Urgensi Penetapan Indeks Pengelolaan Batas Wilayah Negara Pada Aspek Laut dan Udara Aditia Kristanto
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.556

Abstract

Luasnya batas laut dan ruang udara Indonesia memerlukan sistem tata kelola terintegrasi yang mampu mengukur kinerja pengelolaan kedaulatan secara lintas lembaga. Penelitian ini bertujuan merumuskan Indeks Pengelolaan Batas Wilayah Negara aspek Laut dan Udara (IPBWN-LU) serta menentukan jalur kebijakan yang paling layak untuk pelembagaannya dalam Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Penelitian menggunakan pendekatan analisis kebijakan yang memadukan analisis kesenjangan, penyusunan kerangka indeks komposit, dan evaluasi terhadap tiga alternatif kebijakan berdasarkan enam kriteria Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, kesamaan, responsivitas, dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan kritis berupa belum tersedianya instrumen pengukuran kinerja terintegrasi, standardisasi pelaporan antarlembaga, baseline nasional, dan dukungan data yang sepenuhnya terpadu. IPBWN-LU yang diusulkan mencakup kondisi batas teritorial, sarana prasarana dasar di pulau-pulau kecil terluar, sarana pendukung pertahanan dan keamanan, serta data lintas lembaga sebagai komponen terukur. Evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa integrasi IPBWN-LU ke dalam revisi tengah periode Renstra BNPP 2025–2029 memperoleh skor tertinggi, yaitu 28 dari 30, melampaui opsi Peraturan BNPP dan optimalisasi pelaporan yang telah ada. Penelitian menyimpulkan bahwa pelembagaan IPBWN-LU melalui strategi regulasi bertahap dan integrasi data dapat memperkuat akuntabilitas, koordinasi, serta tata kelola kedaulatan berbasis bukti secara berkelanjutan sekaligus memungkinkan evaluasi kinerja nasional yang periodik, terbandingkan, transparan, dan responsif terhadap perubahan strategis.
Cost-Effectiveness of Atorvastatin and Fenofibrate in Outpatients with Hyperlipidemia at A Regional General Hospital in Central Java Nadia Saptarina; Hailin Endah Nurrizky; Amal Fadhollah
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.557

Abstract

Hyperlipidemia is a lipid metabolism disorder characterized by elevated blood lipid levels and is a major risk factor for cardiovascular disease. The selection of antihyperlipidemic therapy should consider not only clinical effectiveness but also economic efficiency. This study aimed to compare the cost-effectiveness of atorvastatin and fenofibrate in outpatients with hyperlipidemia at a regional general hospital in Central Java. This study employed a nonexperimental, quantitative descriptive design with retrospective data collection from medical records and administrative data. The study sample consisted of adult outpatients diagnosed with hyperlipidemia who received atorvastatin or fenofibrate monotherapy for at least three months and met the inclusion criteria. Therapeutic effectiveness was assessed based on the achievement of lipid treatment targets, while the cost analysis was based on direct medication costs. The results showed that atorvastatin had greater therapeutic effectiveness than fenofibrate, with 43% of patients achieving treatment targets compared with 27% in the fenofibrate group. The average medication cost per patient was IDR 45,000 for atorvastatin and IDR 60,000 for fenofibrate. The cost per patient achieving the treatment target was lower in the atorvastatin group (IDR 104,651) than in the fenofibrate group (IDR 222,222). In conclusion, atorvastatin was more cost-effective than fenofibrate for the management of hyperlipidemia among outpatients.
Perbandingan Efektivitas Penangkal Radikal Bebas Ekstrak Beras Merah Dengan Ekstrak Beras Hitam Pada Formula Masker Gel Peel-off Siti Farah Hardiyati; Indri Hapsari; Retno Wahyuningrum
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.558

Abstract

Radikal bebas dapat terbentuk akibat faktor pemicu stres seperti sinar ultraviolet, radiasi, aktivitas fisik, dan stres oksidatif. Untuk mencegah radikal bebas yang tak terkendali, tubuh secara spontan memproduksi zat antioksidan. Namun, ketika kulit terpapar radikal bebas dalam jumlah yang besar dari lingkungan, antioksidan endogen tidak cukup untuk menangkalnya. Salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan adalah beras. Beras tidak hanya merupakan sumber energi dan protein, tetapi juga sumber vitamin, mineral, asam ferulat, tokoferol, y-oryzanol, dan berbagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam menangkal radikal bebas dari bahan alami yaitu ekstrak beras merah dan ekstrak beras hitam yang diformulasikan dalam bentuk sediaan masker gel peel-off. Metode yang digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan adalah metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Parameter pengujian yang digunakan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji waktu pengeringan, uji stabilitas (cycling test), dan uji iritasi. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 sebesar 26,34 ppm untuk ekstrak beras merah dan 26,98 ppm untuk ekstrak beras hitam; sedangkan untuk sediaan masker gel peel-off, nilai IC50 yang diperoleh adalah 29,58 ppm untuk ekstrak beras merah dan 30,53 ppm untuk ekstrak beras hitam. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa ekstrak beras merah memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dalam menangkal radikal bebas dibandingkan ekstrak beras hitam, baik dalam bentuk ekstrak murni maupun dalam sediaan masker gel peel-off.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Teks Iklan di SMP Negeri 2 Sawan Ni Made Purnami Karisma Dewi; Kadek Wirahyuni; I Putu Mas Dewantara
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.560

Abstract

Pembelajaran yang seragam belum sepenuhnya mampu mengakomodasi perbedaan kesiapan, minat, kemampuan, dan preferensi belajar siswa, termasuk dalam pembelajaran teks iklan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran teks iklan serta respons siswa terhadap penerapannya di kelas VIII G dan VIII H SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan melalui empat komponen, yaitu diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Guru melakukan asesmen awal, membentuk kelompok heterogen, menyediakan beragam sumber belajar, serta memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih media dan bentuk tugas sesuai minat dan preferensi belajarnya. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas, waktu persiapan, pengawasan kelas, dan keterampilan digital, penerapan pembelajaran memperoleh respons sangat positif. Rata-rata skor respons siswa kelas VIII G sebesar 22,7 dan kelas VIII H sebesar 23,4, yang keduanya termasuk kategori sangat positif. Siswa merasa lebih aktif, kreatif, mudah memahami materi, dan menikmati suasana pembelajaran. Disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa dan menciptakan pembelajaran teks iklan yang lebih aktif, fleksibel, kreatif, dan menyenangkan.
Analisis Kualitas Pelayanan Berdasarkan Indikator Service Quality (Servqual) Terhadap Kepuasan Tamu Resto Sofia di Hotel the Gunawarman Fauzia Syaharanie Putri; Sri Indrayanti; Frisiska Frisiska
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.561

Abstract

Kualitas layanan merupakan aspek penting dalam membentuk pengalaman dan kepuasan tamu di industri restoran, khususnya di restoran fine dining yang menekankan interaksi antara karyawan dan tamu. Resto Sofia di The Gunawarman telah menerima penilaian yang relatif positif di berbagai platform digital; Namun, pengamatan mengungkapkan beberapa masalah terkait layanan, seperti keterlambatan layanan makanan, layanan yang tidak konsisten, dan kurangnya keramahan karyawan. Studi ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan berdasarkan dimensi Kualitas Layanan (SERVQUAL) dan menganalisis pengaruhnya terhadap kepuasan tamu di Resto Sofia di The Gunawarman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif dan kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 75 responden yang telah mengalami layanan di Resto Sofia di The Gunawarman dan dianalisis menggunakan regresi linier ganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Kualitas layanan diukur menggunakan lima dimensi SERVQUAL: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasilnya menunjukkan bahwa, secara deskriptif, semua dimensi dikategorikan sebagai baik, dengan Assurance memperoleh skor rata-rata tertinggi yaitu 4,00, sementara Responsivitas memiliki skor rata-rata terendah yaitu 3,77. Sebagian, Tangible dan Empathy memberikan efek positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu, sementara Reliability, Responsiveness, dan Assurance tidak menunjukkan efek yang signifikan secara statistik. Secara bersamaan, lima dimensi SERVQUAL memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Nilai R Square sebesar 0,622 menunjukkan bahwa kualitas layanan menjelaskan 62,2% variasi kepuasan tamu. Studi ini memberikan gambaran tentang dimensi layanan yang harus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai dasar untuk mengevaluasi kualitas layanan di Resto Sofia di The Gunawarman
Pengembangan Kawasan Perbatasan Negara Segmen Simantipal: Opsi Kebijakan dan Implikasi Kelembagaan Hega Mitasari
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.562

Abstract

Kawasan perbatasan merupakan beranda depan negara yang selama ini tertinggal dari berbagai aspek pembangunan. Stephen B. Jones dalam Boundary Making Theory menyebutkan empat tahapan pembentukan perbatasan, yaitu allocation, delimitation, demarcation, dan administration. Pada perundingan Joint Malaysia–Indonesia Boundary Committee (JMI/JIM) ke-43 di Kuala Lumpur tahun 2019 telah disepakati penyelesaian batas Indonesia–Malaysia pada Outstanding Boundary Problem (OBP) sektor timur segmen Sungai Simantipal dan C.500–C.600, sehingga kawasan seluas ±5.700 hektar sah menjadi wilayah Indonesia. Namun sampai dengan tahun 2025 kawasan tersebut belum tersentuh pembangunan infrastruktur dasar. Tulisan ini bertujuan merumuskan opsi kebijakan percepatan pengembangan kawasan eks OBP Simantipal beserta implikasi kelembagaannya. Kajian menggunakan pendekatan analisis kebijakan atas data sekunder dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah IV Kementerian Kehutanan, Badan Pusat Statistik, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, serta Pemerintah Kabupaten Nunukan. Akar masalah ditelusuri melalui analisis Urgency–Seriousness–Growth dan pohon masalah, sedangkan pemilihan alternatif kebijakan menggunakan kriteria Bardach. Hasil analisis menunjukkan akar masalah berupa belum disusunnya dokumen urgensi pengembangan kawasan yang berdampak pada minimnya koordinasi lintas Kementerian/Lembaga, diperberat oleh status ±5.396,8 hektar kawasan sebagai Hutan Produksi Terbatas dan belum ditetapkannya Rencana Detail Tata Ruang Tau Lumbis–Labang. Dari empat alternatif kebijakan, penyusunan dan penetapan Instruksi Presiden memperoleh skor tertinggi (34) karena mampu mengintegrasikan kewenangan lintas sektor dalam satu instrumen. Pengembangan kawasan perlu dilaksanakan secara kolaboratif, terintegrasi, akuntabel, dan bertahap dalam kerangka multiyears.
Analisis Sistem APAM Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Geriarti Berdasarkan Metode EUCS di RS Bunda Palembang Eueis Restetty
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.563

Abstract

Penerapan Anjungan Pasien Mandiri (APAM) bertujuan meningkatkan efisiensi pendaftaran rawat jalan, mengurangi antrean, dan mendukung kepuasan pasien. Namun, pasien geriatri dapat menghadapi keterbatasan fisik dan kemampuan dalam mengikuti perkembangan teknologi saat menggunakan sistem pendaftaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pasien geriatri terhadap sistem APAM di RS Bunda Palembang menggunakan metode End-User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan pada Januari 2025 di bagian pendaftaran rawat jalan. Populasi penelitian adalah pasien lama rawat jalan, sedangkan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 100 responden geriatri yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariatNilai rata-rata content sebesar 3,49, accuracy 3,34, format 3,41, ease of use 3,13, timeliness 3,33, dan kepuasan 3,42. Accuracy dan ease of use berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan, sedangkan seluruh dimensi EUCS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p=0,000). APAM secara umum memberikan pengalaman pendaftaran yang memuaskan bagi pasien geriatri, meskipun aspek accuracy, ease of use, dan timeliness masih perlu ditingkatkan. Perbaikan sistem secara berkala diperlukan agar akses lebih sederhana, proses lebih cepat, informasi lebih akurat, dan kualitas pelayanan meningkat.
Building Consumer Satisfaction Through Product Quality, Price Perception, and Social Media Marketing at Seruni Kitchen Coffee & Eatery Muhammad Choirul Azis; Ahmad Ali
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.564

Abstract

The growth of Indonesia’s food and beverage industry, particularly coffee shops and eateries, has intensified competition and increased the importance of understanding the factors that shape customer satisfaction. This study aims to examine the effects of product quality, price perception, and social media marketing on customer satisfaction at Seruni Kitchen Coffee & Eatery in Semarang Regency. A quantitative explanatory design was employed using purposive sampling. Data were collected from 100 customers aged at least 17 years who had made at least one purchase through questionnaires measured on a five-point Likert scale. The data were analyzed using SPSS 26 through validity, reliability, classical assumption, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination analyses. The results show that product quality, price perception, and social media marketing each have positive and significant effects on customer satisfaction, with coefficients of 0.421, 0.486, and 0.288, respectively. Price perception emerged as the most dominant predictor. Simultaneously, the three variables significantly affected customer satisfaction (F = 50.283; p < 0.001), explaining 59.9% of its variation. The findings indicate that customer satisfaction is strengthened through consistent product quality, appropriate pricing, and social media engagement. Therefore, integrated management of these factors is essential for improving satisfaction and sustaining competitiveness.
Analisa Hukum Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu di Indonesia Chrisbiantoro Chrisbiantoro
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.565

Abstract

Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu di Indonesia hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan meskipun telah tersedia berbagai instrumen hukum nasional dan internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerangka hukum penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu serta menilai relevansi pendekatan keadilan retributif dan restoratif dalam membangun keadilan transisional di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis-normatif dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, prinsip hukum, doktrin, serta bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme Pengadilan HAM belum efektif dalam menghasilkan pertanggungjawaban karena lemahnya dukungan politik, persoalan pembuktian, keterbatasan perlindungan saksi dan korban, serta koordinasi antarlembaga yang belum optimal. Pembatalan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 juga menyebabkan ketiadaan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi pada tingkat nasional. Keadilan retributif dan restoratif tidak perlu diposisikan secara bertentangan, tetapi dapat diterapkan secara komplementer melalui penuntutan, pengungkapan kebenaran, pengakuan, reparasi, permintaan maaf, dan rekonsiliasi. Penelitian menyimpulkan bahwa penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu memerlukan penguatan kelembagaan, komitmen pemerintah, harmonisasi mekanisme hukum, serta pendekatan keadilan transisional yang berorientasi pada pertanggungjawaban dan pemenuhan hak korban. Pendekatan tersebut penting untuk mengatasi impunitas, memulihkan penderitaan korban dan keluarganya, memperkuat supremasi hukum, serta mencegah terulangnya pelanggaran serupa di masa depan.
Pengaruh Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, Budaya, dan Kepribadian Terhadap Financial Self Efficacy pada Pelaku UMKM di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros Puji Sabriani Putri; Masdar Mas’ud; Budiandriani Budiandriani
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.567

Abstract

Puji Sabriani Putri. Pengaruh Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, Budaya, dan Kepribadian terhadap Financial Self-Efficacy pada Pelaku UMKM di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. (dibimbing oleh Masdar Mas'ud dan Budiandriani). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, budaya, dan kepribadian terhadap financial self-efficacy pada pelaku UMKM di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 50 responden pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial self-efficacy dengan nilai t sebesar 3,041 dan signifikansi 0,004. Sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 3,431 dan signifikansi 0,001. Budaya berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,139 dan signifikansi 0,038. Kepribadian juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,812 dan signifikansi 0,007. Nilai R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variasi financial self-efficacy dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen, sedangkan 37,5% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku UMKM meningkatkan literasi dan sikap keuangan serta mengembangkan nilai budaya dan karakter kepribadian yang positif untuk memperkuat keyakinan dan kemampuan dalam mengelola keuangan usaha.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): Edunity: Social and Educational Studies (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 7 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 6 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 5 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 4 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 3 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 2 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 5 No. 1 (2026): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 12 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 11 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 10 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 9 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 8 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 7 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 6 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 5 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 12 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 11 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 10 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 9 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 8 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 7 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 6 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 5 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 4 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 3 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 12 (2023): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 2 No. 11 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 10 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 9 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 8 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 7 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 6 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 5 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 4 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 3 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 04 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 03 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 02 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 01 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue