cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 197 Documents
Organizational experience, social media utilization, and interpersonal communication among members of Student Press Institute at UNS Normawati, Mia Puspita
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101010

Abstract

Abstrak: Komunikasi dalam organisasi membutuhkan pemahaman dari setiap individu dengan tujuan yang jelas dan pemilihan kosa kata yang benar dari pemberi pesan kepada penerima pesan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pengalaman organisasi terhadap komunikasi interpersonal, (2) pengaruh penggunaan media sosial WhatsApp terhadap terhadap komunikasi interpersonal, dan (3) pengaruh pengalaman organisasi dan penggunaan media sosial secara bersama-sama terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survey explanatory. Sampel yang digunakan yaitu 98 anggota aktif organisasi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) UNS tahun 2024 dengan metode simple random sampling dan menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara pengalaman organisasi terhadap komunikasi interpersonal (thitung 9,93 > 1,66 ttabel); (2) terdapat pengaruh positif signifikan antara penggunaan media sosial WhatsApp terhadap komunikasi interpersonal (thitung 3,89 > 1,66 ttabel); (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara pengalaman organisasi dan penggunaan media sosial secara bersama-sama terhadap komunikasi interpersonal (fhitung 73,95 > 3,94 ftabel). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi akan memiliki pengalaman berorganisasi dan pengalaman penggunaan media sosial dalam organisasi yang kemudian membantu meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa.  Kata kunci : aktivitas organisasi; interaksi sosial; komunikasi mahasiswa, sosial media Abstract: Communication within organizations requires each individual to have a clear understanding of the objectives, along with the use of appropriate vocabulary by the message sender to avoid misunderstandings with the recipient. This study aims to examine (1) the influence of organizational experience on interpersonal communication, (2) the effect of WhatsApp social media utilization on interpersonal communication, and (3) the combined effect of organizational experience and the social media utilization on interpersonal communication.This research employs a quantitative approach with an explanatory survey method. The sample consists of 98 active members of the Student Press Institute at Universitas Sebelas Maret in 2024, selected using simple random sampling. Data were collected through a research questionnaire and analyzed using multiple linear regression techniques. The results showed that: (1) there is a significant positive influence between organizational experience on interpersonal communication (tcount 9,93> 1,66 ttable); (2) WhatsApp social media utilization had a significant positive influence on interpersonal communication (tcount 3,89> 1,66 ttable); (3) organizational experience and social media utilization jointly had a significant positive influence on interpersonal communication (Fcount 73.95> 3.94 Ftable). These results suggest that students who are actively involved in organizations tend to gain both organizational and social media experience, which in turn enhances their interpersonal communication skills. Keywords :  organizational involvement; social interaction; social media; student communication
Classroom facilities and learning quality: effects on student satisfaction in vocational education Brilianda, Angeli Az-Zahra; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106334

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) pengaruh kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) pengaruh sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 72 siswa. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sarana Prasarana Kelas berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Belajar Siswa (thitung = 5,079; Sig. = 0,000), begitu pula Kualitas Pembelajaran (thitung = 4,669; Sig. = 0,000). Secara simultan, keduanya juga berpengaruh signifikan (Fhitung = 59,250; Sig. = 0,000) dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,632. Hasil penelitian ini yaitu (1) terdapat pengaruh signifikan antara sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa. Kesimpulannya, sarana prasarana yang memadai serta pembelajaran berkualitas dapat meningkatkan kepuasan belajar siswa. Kata kunci: kegiatan belajar mengajar; kuantitatif; manajemen pendidikan; sekolah vokasi; SERVQUAL Abstract: This study examined the effects of (1) classroom facilities and infrastructure on student learning satisfaction, (2) learning quality on student learning satisfaction, and (3) the combined influence of classroom facilities and infrastructure and learning quality on learning satisfaction among Grade X Office Management and Business Services students at SMK Negeri 1 Banyudono. Employing a quantitative approach with a survey method, this study utilized a total population of 72 students. Data were collected through validated and reliability-tested questionnaires and analyzed using multiple linear regression via SPSS. The analysis revealed that classroom facilities and infrastructure significantly influenced student learning satisfaction (t = 5.079, p < .001), as did learning quality (t = 4.669, p < .001). Simultaneously, both variables demonstrated a significant effect (F = 59.250, p < .001) with a coefficient of determination (R²) of .632. These findings indicate that (1) classroom facilities and infrastructure significantly influence student learning satisfaction, (2) learning quality significantly influences student learning satisfaction, and (3) both variables jointly and significantly affect student learning satisfaction. The results support the relevance of SERVQUAL theory in educational contexts, particularly regarding tangibles, responsiveness, and reliability dimensions. In conclusion, adequate facilities and infrastructure combined with quality learning can enhance student learning satisfaction. Keywords: educational management; learning satisfaction; SERVQUAL; quantitative; vocational school
Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui perencanaan pembelajaran yang menyenangkan di SMA Labschool Universitas Pendidikan Indonesia Nainggolan, Indri Marsita Dewi; Diniyati, Salma Ar Raufa; Febrianto, Abi Sopyan
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.87935

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran yang menyenangkan dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa di SMA Labschool UPI. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dilakukan dengan wawancara, mengkaji buku, jurnal, dan hasil penelitian terkait metode pembelajaran yang menyenangkan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan beberapa siswa SMA Labschool UPI untuk mengetahui pengalaman dan pendapat mereka tentang metode pembelajaran yang menyenangkan. Analisis data secara kualitatif untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan metode pembelajaran yang menyenangkan di SMA Labschool UPI. Berdasarkan hasil penelitian ini, metode pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa SMA Labschool UPI yaitu pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis permainan, pembelajaran kolaboratif, dan pembelajaran diluar kelas. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa. Kata kunci : dorongan belajar; kualitatif; pembelajaran menarik; rencana pembelajaran Abstract: The purpose of this article is to determine the implementation of fun learning methods and their impact on student learning motivation at UPI Labschool High School. The research method used is qualitative research, carried out by interviews, reviewing books, journals and research results related to fun learning methods. Primary data was obtained through interviews with several UPI Labschool High School students to find out their experiences and opinions about fun learning methods. Qualitative data analysis to identify and categorize fun learning methods at UPI Labschool High School. Based on the results of this research, learning methods that are fun for UPI Labschool High School students are project-based learning, game-based learning, collaborative learning, and learning outside the classroom. The results of this research can be useful for teachers and educational practitioners in developing learning methods that are more effective and interesting for students.  Keywords : learning motivation; qualitative; fun learning;learning planning
Role of entrepreneurship education in developing students' entrepreneurial mindset Sholiha, Miftahul Nur Utami Amalia; Susantinigrum, Susantiningrum; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.99138

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan membangun mindset berwirausaha siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta. Penelitian kuantitatif korelasional dengan populasi siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta tahuni pelajaran 2023/2024 dengan jumlah sampel 85 responden. Penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan program kerja IBM SPSS 25. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap mindset berwirausaha (nilai thitung 10,453 >ttabel 1,98932), Kontribusi pendidikan kewirausahaan sebesar 56.8%, sedangkan 43,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian.  Kata kunci:  kewirausahaan; mindset; pendidikanAbstract: This study aims to investigate the role of entrepreneurship education in developing entrepreneurial mindset among Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta. This correlational quantitative research involved a population of Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta for the 2023/2024 academic year, with a sample of 85 respondents selected using cluster random sampling technique. Data collection employed questionnaire methods, and data analysis utilized multiple linear regression techniques with IBM SPSS 25. Results demonstrate a positive and significant effect of entrepreneurship education on entrepreneurial mindset (t-calculated 10.453 > t-table 1.98932, p < 0.001). The contribution of entrepreneurship education accounts for 56.8% of variance in entrepreneurial mindset, while 43.2% is influenced by other factors not included in this study. These findings suggest that well-structured entrepreneurship education programs can effectively foster entrepreneurial thinking patterns among vocational students, contributing to the development of future entrepreneurs who can create employment opportunities and reduce unemployment rates. Keywords: education; entrepreneurship; mindset
Pengaruh minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Filhuda, Cholid; Sawiji, Hery; Ningrum, Susanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.76473

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pengaruh pengaruh minat menjadi guru terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS; 2) mengetahui pengaruh sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS; dan 3) mengetahui pengaruh minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metode korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini ialah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2019 yang berjumlah sebanyak 83 mahasiswa. Adapun analisis data Maret bahwa: 1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan minat menjadi guru terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai t hitung (2,956) > t tabel (1,990) dan nilai signifikansi 0,042 < 0,050. 2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai t hitung (2,081) > t tabel (1,990) dan nilai signifikansi 0,041 < 0,050. 3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai Fhitung (4,791) > Ftabel (3,96) dan nilai signifikansi 0,011 < 0,050. Hasil penelitian juga Maret bahwa minat menjadi guru dan kesiapan mengajar dapat mempengaruhi kesiapan mengajar sebesar 10,7% sedangkan 89,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.Kata Kunci: antusiasme menjadi guru; ketangkasan mengajar; sikap sportif Abstract: This study investigates the impact of interest in becoming a teacher and teacher professional attitudes on the readiness to teach Office Administration Education students at UNS. Employing quantitative techniques with correlational methods, the study includes all students from the Office Administration Education Study Program class of 2019 (n = 81). Key findings are as follows: (1) Interest in Becoming a teacher: There is a positive and significant influence on teaching readiness (t-count = 0.956, p < 0.05). (2) Teacher Professional Attitudes: Teacher professional attitudes also significantly affect teaching readiness (t-count = 2.081, p < 0.05). (3) Combined Influence: Considering both interest in becoming a teacher and professional attitude, there is a positive and significant impact on teaching readiness (F-count = 4.791, p < 0.05). Furthermore, the study reveals that interest in becoming a teacher and readiness to teach collectively contribute to 10.7% of teaching readiness, while the remaining 89.3% is influenced by other variables. Keywords:  enthusiasm to become a teacher; sportsmanship; teaching agility
Pengelolaan tata arsip di dinas kearsipan dan perpustakaan daerah Kabupaten Karanganyar Wulandari, Jayanti Putri; Susantiningrum, Susantiningrum; Murtini, Wiedy
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77734

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Pelaksanaan pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. (3) Upaya apa saja yang akan dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ditemui dalam pengelolaan kearsipan yang terjadi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan, tempat dan peristiwa, serta dokumentasi atau arsip dengan teknik sampling yang dipakai adalah purposive sampling dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen, uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Kemudian dengan Teknik analisis data model analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) Pelaksanaan pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar meliputi penerimaan surat, pencatatan dan penataan arsip, penyimpanan arsip, pemeliharaan arsip, penyusutan arsip serta pemusnahan arsip. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar adalah terbatasnya sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan kearsipan dan minimnya kemampuan sumber daya manusia (SDM). (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu optimalisasi sarana dan prasarana kearsipan yang sudah tersedia dan melakukan diskusi dengan teman sejawat.Keywords: arsip dinamis; efektif; efisien; kualitatifAbstract: This study aims to determine: (1) The implementation of archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency. (2) Obstacles faced in archive management at Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency. (3) What efforts will be made to overcome obstacles encountered in records management in the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency? This research is qualitative research with a case study approach. The data sources used in this study are informants, places and events, and documentation by using purposive sampling technique. Techniques for data collection of interviews are observation and analysis of documents. They are testing data validity in the form of source and method triangulation. Then, interactive analysis model data analysis techniques are used. The results of the research: (1) The implementation of archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency includes receiving, recording, storing, maintaining, shrinking, and destructing archives. (2) The obstacles faced in archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency are limited facilities and infrastructure to support archival activities and the lack of human resource capabilities. (3) Efforts to overcome these obstacles are optimizing existing archival facilities and infrastructure and conducting discussions with colleagues.Keywords:  dynamic archives; effective; efficient; qualitative
Pengaruh metode pembelajaran POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa SMK Batik 2 Surakarta Alhakiki, Tafsirul Wakhid
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i1.93929

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek penting yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas XI MPLB SMK Batik 2 Surakarta. (1) penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana model pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain) berpengaruh pada prestasi belajar siswa. (2) penelitian ini mengkaji pengaruh rasa percaya diri siswa terhadap prestasi akademis mereka. (3) penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gabungan model POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan pendekatan Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri 46 siswa kelas XI MPLB. Sampel penelitian menggunakan teknik angket. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians dua jalur, dengan uji prasyarat meliputi; uji normalitas dan homogenitas, dibantu oleh perangkat IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh signifikan dari model POE terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai Fhitung 68,236 Ftabel > 0,412; (2) terdapat pengaruh rasa percaya diri yang signifikan terhadap prestasi belajar, dengan nilai Fhitung 10,006 > Ftabel 0,412; (3) terdapat pengaruh kombinasi antara model POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa, dibuktikan dengan nilai Fhitung 32,780 > Ftabel 0,412. Kata kunci : kuantitatif; model belajar; penilaian belajarAbstract: This research aims to determine several important aspects that influence the learning achievement of class XI MPLB students at SMK Batik 2 Surakarta. (1) This research aims to determine the extent to which the POE (Predict, Observe, Explain) learning model influences student learning achievement. (2) this research examines the influence of students' self-confidence on their academic achievement. (3) This research aims to determine the combined effect of the POE model and self-confidence on student learning achievement. This research is a quantitative study with an experimental design using the Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design approach. The research population consisted of 46 class XI MPLB students. The research sample used a questionnaire technique. Data analysis was carried out using two-way analysis of variance, with prerequisite tests including; normality and homogeneity tests, assisted by the IBM SPSS 25 device. The research results show: (1) there is a significant influence of the POE model on student learning achievement, with a Fcount value of 68.236 Ftable > 0.412; (2) there is a significant influence of self-confidence on learning achievement, with a value of Fcount 10.006 > Ftable 0.412; (3) there is a combined influence between the POE model and self-confidence on student learning achievement, as evidenced by the Fcount value of 32.780 > Ftable 0.412.  Keywords: quantitative; learning model; learning assessment
Digital entrepreneurship education: a systematic review and contextual conceptual design Pradana, Mahendra Arya Wisnu
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.106738

Abstract

Abstrak: Transformasi digital telah melahirkan bentuk baru kewirausahaan yang dikenal sebagai kewirausahaan digital. Perkembangan ini menempatkan pendidikan kewirausahaan digital sebagai elemen penting untuk membekali generasi menghadapi tantangan ekonomi modern. Penelitian ini menyajikan sintesis sistematis literatur dalam sepuluh tahun terakhir, mencakup analisis kata kunci, tren tahunan, distribusi geografis, pendekatan metodologis, kerangka teoretis, fokus kajian, dan rekomendasi rancangan desain konseptual pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 40 artikel terpilih dari basis data Scopus yang terbit pada tahun 2015-2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan publikasi dan perhatian global, terutama di Asia, dengan dominasi kontribusi dari China. Theory of Planned Behaviour menjadi kerangka teoritis paling sering digunakan, sedangkan metode penelitian yang paling dominan adalah survei. Fokus kajian umumnya meliputi pengembangan kompetensi kewirausahaan, inovasi kurikulum, literasi digital, dan ekosistem digital, namun konteks komunitas dan wilayah terpinggir masih jarang dibahas. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, diusulkan desain konseptual praktikum berbasis lapangan yang melibatkan mahasiswa dalam pendampingan pelaku usaha lokal, memadukan konstruktivisme, problem-based learning, pembelajaran tim, dan prinsip teach others. Model ini ditujukan untuk mengembangkan keterampilan abad 21 sekaligus mendorong pendidikan kewirausahaan digital yang lebih kontekstual, inklusif, dan berorientasi pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: desain pembelajaran; edukasi kewirausahaan digital; kewirausahaan berbasis komunitas; tinjauan literatur sistematisAbstract: Digital transformation has created new forms of entrepreneurship known as digital entrepreneurship, making its education vital for preparing future generations for modern economic challenges. This study synthesizes literature from the past decade, examining yearly trends, geographic distribution, methodological approaches, theoretical frameworks, research focus, and proposes conceptual learning design. We employed a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines to analyze 40 Scopus-indexed articles published between 2015-2025. Findings revealed steady publication growth and increasing global attention, especially in Asia, with China as the leading contributor. The Theory of Planned Behaviour emerged as the most applied theoretical framework, while survey methods dominated research approaches. Research topics largely addressed entrepreneurial competence development, curriculum innovation, digital literacy, and digital ecosystem enhancement. However, studies rarely focused on community-based and marginalized contexts. To address this gap, we propose a field-based practicum model in which students mentor local entrepreneurs. The design integrates constructivism, problem-based learning, team learning, and the "teach others" principle, aiming to cultivate twenty-first century skills while promoting digital entrepreneurship education that is more contextual, inclusive, and empowerment-driven. Keywords: community-based entrepreneurship; digital entrepreneurial education; learning design; systematic literature review
Pendidikan Karakter melalui Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Jenjang SMK Rohmah, F N F Khoirur; Sawiji, Hery; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.73447

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) persiapan implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementasinya di PM Negeri 1 surakarta. (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) mendukung dan menghambat faktor-faktor implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan, dokumen, dan pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dan sampel snowball. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) persiapan untuk implementasi P5 meliputi (a) membentuk koordinator tim, (b) membentuk tim facilitator, (c) menentukan dimensi, tema, dan alokasi waktu, (d) merancang modul proyek, (e) menyosialisasikan proyek. (2) implementasi P5 dalam bentuk integrasi dalam pembelajaran intracurricular dan implementasi proyek. (3) Penilaian dilakukan dalam dua bagian, yaitu, (a) penilaian pembelajaran intracurricular, dan (b) evaluasi proyek.(4) Faktor pendukung untuk implementasi P5 meliputi (a) kolaborasi antara siswa, (b) fasilitas dan infrastruktur yang memadai, dan (c) dukungan dari berbagai pihak. Faktor-faktor yang menghambat implementasi P5 adalah (a) perbedaan persepsi antara facilitator, (b) kebosanan yang timbul dari siswa, dan (c) pembatasan anggaran. Kata Kunci: kualitatif deskriptif; model interaktif; studi kasusAbstract: This study aims to determine: (1) preparation of P5 implementation in SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementation of P5 in SMK Negeri 1 Surakarta (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) supporting and inhibiting factors of P5implementation in SMK Negeri 1 Surakarta. This research is a descriptive qualitative method with a case study approach. Sources of research data were obtained from informants, documents, and observations. The sampling technique uses purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques with interviews, observation, and document analysis. Data validity uses triangulation of sources and techniques. The data analysis techniques use an interactive model. The results showed that: (1) preparation for the implementation of P5 includes (a) forming a team coordinator, (b) forming a team of facilitators, (c) determining dimensions, themes, and time allocations, (d) designing project modules, (e) socializing the project. (2) implementation of P5 in the form of integration in intracurricular learning and project implementation. (3) evaluation is carried out in two parts, namely, (a) intracurricular learning evaluation, and (b) project evaluation. (4) Supporting factors for the implementation of P5 include (a) collaboration between students, (b) adequate facilities and infrastructure, and (c) support from various parties. The inhibiting factors for the implementation of P5 are (a) differences in perceptions between facilitators, (b) boredom arising from students, and (c) budget limitations.Keywords: case studies; descriptive qualitative; interactive model
The role of UPTD PPA in handling domestic violence cases in Kupang City Zogara, Kezia Sheryl Victoria
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.117576

Abstract

Abstrak: Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial yang serius dan masih terus terjadi di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus KDRT di Kota Kupang serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala UPTD PPA, pegawai, pekerja sosial, lembaga mitra (LBH APIK NTT dan Rumah Harapan GMIT), serta masyarakat dan korban KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA Kota Kupang menjalankan empat peran utama berdasarkan teori Jim Ife dan Frank Tesoriero (2014), yaitu peran fasilitator, edukasi, representasional, dan teknis. Peran representasional menunjukkan kinerja paling optimal melalui jejaring kerja sama yang kuat dengan lembaga mitra. Peran fasilitator dan edukasi masih menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurang memadainya fasilitas ruang kerja, serta minimnya pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi. Penelitian ini merekomendasikan penambahan tenaga layanan, penyediaan ruang kerja yang kondusif, serta optimalisasi pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kata kunci: perlindungan korban; peran kelembagaan; layanan terpadu; jejaring kemitraan Abstract: Domestic violence (DV) constitutes a serious and persistent social problem in Kupang City, Indonesia. This study aims to describe and analyze the role of the Technical Implementation Unit for Women and Children Protection (UPTD PPA) in handling domestic violence cases in Kupang City, as well as to identify the structural challenges encountered in the execution of its mandate. Employing a descriptive qualitative research design, data were collected through in-depth semi-structured interviews, direct observation, and documentary analysis. Research informants were selected purposively and comprised the Head of UPTD PPA, administrative and operational staff, social workers, representatives of partner institutions (LBH APIK NTT and Rumah Harapan GMIT), as well as community members and domestic violence survivors. The findings demonstrate that UPTD PPA performs four principal roles as conceptualized by Ife and Tesoriero (2014): facilitator, educator, representational, and technical. Among these, the representational role exhibits the most optimal performance, underpinned by a robust inter-institutional collaborative network. By contrast, the facilitator and educator roles are constrained by structural barriers, including insufficient human resources, inadequate workspace facilities, and limited utilization of social media and information technology platforms. The study recommends expanding service personnel capacity, providing dedicated and conducive workspace, and optimizing digital media as instruments for public education and outreach. Keywords: victim protection; institutional role; integrated services; collaborative network