cover
Contact Name
Muhammad Arief muttaqien
Contact Email
Jurnal.Sentri@gmail.com
Phone
+6287864420394
Journal Mail Official
Jurnal.Sentri@gmail.com
Editorial Address
LPPM Institut Pendidikan Nusanatara Global Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 e-mail: jurnal.sentri@gmail.com or sentri@nusantaraglobal.ac.id
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah
ISSN : 29631130     EISSN : 29631130     DOI : https://doi.org/10.55681/sentri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Engineering Agriculture Economics Health IT Education Language Statistic Religion Tourism Humanities Social Science Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 611 Documents
HUBUNGAN TEMAN SEBAYA, PERAN KELUARGA DAN KETERPAPARAN INFORMASI TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI POSYANDU REMAJA PUSKESMAS KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Puspita, Rista Wilda; Darmi, Salfia; Ak, Milka
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2788

Abstract

Pendahuluan: Puskesmas Karangpawitan pada tahun 2022 kasus PMS sebanyak 58 kasus dan HIV 3 kasus dan di Desa Sindanggalih yang merupakan kasus terbanyak yaitu terdapat sebanyak 9 kasus PMS dan 1 kasus HIV. Mengingat kasus perilaku seksual pada remaja sangat penting untuk diperhatikan dan dilakukan penanganan secara bersama-sama dengan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks bebas tersebut. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui mengetahui hubungan teman sebaya, peran keluarga dan keterpaparan informasi terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskrptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja sebanyak 286 orang, besar sampel dihitung dengan rumus Slovin sebanyak 74 dengan tehnik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil: didapatkan 54,1% remaja dengan perilaku seks bebas tinggi, 55,4% peran teman sebaya tinggi, 51,4% keterpaparan informasi yang tinggi dan dan 52,7% dengan peran keluarga yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan teman sebaya p-value 0,001, sumber informasi p-value 0,010 dan peran keluarga p-value 0,000. Kesimpulan: terdapat hubungan teman sebaya, peran keluarga dan keterpaparan informasi terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Saran: diharapkan dapat menjadi masukan bagi responden yang belum maupun telah melakukan perilaku seksual agar mengetahui dampak bahaya dari perilaku seksual bebas tersebut sehingga dapat menekan perilaku tersebut.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NOMOR 36 TAHUN 2018 TENTANG LARANGAN PENYELENGGARAAN REKLAME ROKOK DAN PRODUK TEMBAKAU PADA MEDIA LUAR RUANG DAN JALAN PROTOKOL DI KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Anjasmari, Ni Made Musiyani; Bakhtiar, Muhamad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2789

Abstract

Peraturan Bupati Balangan Nomor 36 Tahun 2018 tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Rokok dan Produk Tembakau pada Media Luar Ruang dan Jalan Protokol adalah suatu upaya yang dilakukan dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Wilayah Kabupaten Balangan. Permasalahan yang masih ditemukan seperti kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat tidak mengetahui adanya peraturan, belum ada sanksi ke masyarakat dan kurangnya koordinasi dalam penertiban reklame rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Bupati Balangan Nomor 36 Tahun 2018 tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Rokok dan Produk Tembakau pada Media Luar Ruang dan Jalan Protokol di Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data menggunakan teknik Purposive Sampling berjumlah 13 orang. Kemudian dianalisis dengan teknik kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian kredibilitas data melalui perpanjangan waktu pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan member check. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Rokok dan Produk Tembakau pada Media Luar Ruang dan Jalan Protokol di Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan berjalan cukup baik. Hal ini dilihat dari: Pertama, tujuan dan sasaran kebijakan sudah jelas dan tepat. Kedua, sumber daya manusia dan anggaran cukup tersedia. Ketiga, struktur organisasi cukup baik, aturan cukup jelas, sedangkan untuk sanksi kurang optimal. Keempat, respon implementor cukup baik dan mendukung, untuk pemahaman cukup baik. Kelima, kerjasama dan kooordinasi dengan instansi lain masih kurang baik sedangkan untuk sosialisasi kurang optimal. Keenam, kondisi ekonomi, sosial dan politik kurang mendukung. Faktor penghambat yaitu tidak ada larangan atau teguran dari masyarakat dan dukungan Pemerintah Daerah dalam evaluasi kurang optimal. Sedangkan faktor pendukung yaitu tujuan kebijakan yang jelas. Agar Implementasi Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2018 berjalan optimal, maka disarankan kepada Pemerintah Kabupaten untuk mendukung penuh Perbup tersebut dengan mengadakan forum-forum atau rapat evaluasi. Dinas Kesehatan dan Satpol PP untuk meningkatkan sosialisasi dan koordinasi dalam penegakan Peraturan Bupati ini. Masyarakat atau distributor rokok agar bisa mentaati peraturan larangan memasang reklame rokok dan produk tembakau
HUBUNGAN MOTIVASI IBU, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN BIDAN TERHADAP KUNJUNGAN NIFAS DI PUSKESMAS MARIPARI KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Syaripah, Pipih; Rindu, Rindu; Noviyani, Ernita Prima
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2812

Abstract

Cakupan kunjungan nifas lengkap di Kabupaten Garut tahun 2021 sebesar 96,31%. Puskesmas Maripari pada tahun 2022 cakupan kunjungan nifas lengkap baru mencapai 54,6% artinya masih banyak ibu nifas yang tidak melakukan kunjungan atau pemeriksaan secara lengkap. Salah satu faktor yang mempengaruhi kunjungan nifas adalah motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan. Dampak apabila tidak melakukan kunjungan nifas adalah dapat terjadi komplikasi persalinan di masa nifas atau komplikasi masa nifas yang tidak terkontrol oleh tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan terhadap kunjungan nifas. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pupulasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Maripari pada bulan September 2023 sebanyak 54 orang, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling karena populasi kurang dari 100. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 59,1% melakukan kunjungan nifas dengan lengkap, sebanyak 53,7% memiliki motivasi kurang baik, sebanyak 50% dukungan keluarga baik, dan sebanyak 55,6% peran bidan baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan motivasi ibu p-value 0,000, dukungan keluarga p-value 0,014 dan peran bidan p-value 0,031. Terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan terhadap kunjungan nifas. Diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya ibu hamil, bersalin dan nifas dalam mendapatkan informasi untuk meningkatkan pengetahuan seputar kesehatan terutama perawatan ibu post partum sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dalam melakukan kunjungan masa nifas
PENDEKATAN INTERDISIPLINER DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM: MEMPERKUAT KETERPADUAN KURIKULUM DAN METODE PEMBELAJARAN Olfah, Hamida
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2813

Abstract

Pendekatan interdisipliner dalam pemikiran pendidikan Islam telah menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat keterpaduan kurikulum dan metode pembelajaran. Artikel ini menjelaskan konsep pendekatan interdisipliner dan keterpaduan kurikulum dalam konteks pendidikan Islam, serta menguraikan ragam metode pembelajaran interdisipliner yang dapat diterapkan. Selain itu, artikel ini memberikan contoh penerapan pendekatan interdisipliner dalam pendidikan Islam, termasuk integrasi studi agama dengan ilmu pengetahuan lainnya, proyek kolaboratif antara mata pelajaran, dan penggunaan teknologi dalam mendukung pendekatan interdisipliner. Dengan menggabungkan berbagai aspek pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai agama, pendekatan interdisipliner membuka peluang untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis, relevan, dan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, pendekatan interdisipliner bukan hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga membantu memperkuat identitas dan kualitas pendidikan Islam secara keseluruhan.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG PENANGGULANGAN KABUT ASAP DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Ahdiat, Riswandi; Afrilla, Putri Ningsih Alva Nindi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2814

Abstract

Penelitian dilatar belakangi fenomena yaitu; Pertama Masyarakat yang kurang mengetahui UU penanggulanagan kabut asap; Kedua Kurangnya pengawasan Masyarakat dalam upaya pencegahan pembakaran lahan; Ketiga Himbauan dari pemerintah terkait bahaya kabut asap masih kurang cepat dari permasalahan terjadi; keempat Tidak ada solusi dari pemerintah kepada masyarakat tentang penanggulangan kabut asap. Tujuan Penelitian agar mengetahui Bagaimana implementasi, mengetahu faktor penghambat dan upaya dalam mengatasinya. Metode digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sample secara purposive sampling berjumlah 14 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dan uji kredibilitas data dengan tahap reduksi data, Tahap Penyajian Data/Analisis Data Setelah Pengumpulan Data, Tahap Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Implementasi peraturan daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang penangulangan kabut asap berjalan dengan cukup baik, dilihat dari indikator pertama Tujuan dari bahwa sudah terimplementasi; kedua Ukuran keberhasilan kurang terimplmentasi; ketiga sumber daya manusia cukup terimplementasi; keempat Sumber daya anggaran masih kurang terimplementasi; Kelima sumber daya waktu pelaksanaan sudah terimplementasi. Faktor penghambat dari implementasi peraturan daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang penangulangan kabut asap ini ada empat faktor yaitu pertama faktor sarana prasarana pemadaman karhutla kurang memadai; Kedua faktor akses jalan susah ditempuh; ketiga kesulitan mencari sumber daya air; keempat kesadaran masyarakat kurang. Upaya dalam menatasi Faktor penghambat dari implementasi peraturan daerah Nomor 10 Tahun 2017 tentang penangulangan kabut asap ini yaitu dengan; pertama bekerjasama dengan BPBD Provinsi dan instansi terkait kedua membawa air menggunakan tong dan tas air; ketiga Membawa Air dari Hydrant, Keempat melakukan sosialisasi dan himbauan. Untuk meningkatkan implementasi Peraturan daerah nomor 10 Tahun 2017 disarankan kepada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran dapat berpartisipasi sesuai tupoksinya,; BPBD sebagai implementor agar meminta anggaran kepada pemerintah daerah untuk anggaran sarana prasarana, memaksimalkan sosialisasi serta membuat program subsidi obat rumput; Kepolisian, TNI/BABINSA diharapkan membantu sosialisasi serta memaksimalkan penjagaan dan menyelidiki siapa dalangnya; BPK dan MPA diharapkan bisa ikut membantu dalampemadaman karhutla; Masyarakat agar bisa lebih sadar akibat dari karhutla tentang bahaya kabut.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG GERAKAN STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) DI KECAMATAN SUNGAI PANDAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (STUDI KASUS DI DESA BANYU TAJUN HILIR, DESA TAMBALANG TENGAH, DAN DESA RANTAU KARAU TENGAH) Rahmayanti, Anita
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2815

Abstract

Masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai  menggunakan jamban untuk buang air besar dikarenakan kurangnya kesadaran dan menjadi kebiasaan buruk masyarakat setempat. Masih belum adanya larangan dan penerapan sanksi sesuai pada Pasal 17 ayat 3. Masyarakat sudah diberikan bantuan WC oleh pemerintah daerah, namun mereka masih buang air besar sembarangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2016 Tentang  Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) Di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Di Desa Banyu Tajun Hilir, Desa Tambalang Tengah, dan Desa Rantau Karau Tengah) serta faktor-faktor yang mempengaruhi dan upaya yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe dekriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi,dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui teknik penarikan informan yang berjumlah 15 orang. Dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Uji kredibilitas data pada penelitian ini perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, tringulasi, analisis kasus negatif, dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian ini tidak efektif, dapat dilihat; Kejelasan standar dan sasaran kebijakan tidak diketahui secara sfesifik. Ukuran Standar Kebijakan tidak diketahui masyarakat secara rinci.Sumberdaya Non Manusia sudah cukup merata. Sumber daya Manusia tidak sesuai mekanisme pengelolaan. Dukungan instansi lain yang sudah terjalin baik. Koordinasi dengan instansi lain adanya kerjasama antar instansi. Dukungan Elit Politik dalam perwujudan penuntasan jamban liar di sungai. Opini Publik yang negatif. Kondisi Sosial masyarakat masih buang air besar disungai. Kondisi Ekonomi masyarakat rendah. Kondisi Politik yang tidak berdampak terhadap masyarakat. Pemahaman pelaksana kebijakan tidak memahami standar dan ukuran kebijakan. Tingkat komitmen Pelaksana kebijakan yang tidak memiliki komitmen yang kuat. Faktor yang menghambat yaitu Tidak adanya informasi tentang isi peraturan daerah. Belum adanya mekanisme yang sesuai dengan pengelolaan. Pandangan buruk masyarakat terhadap kebijakan. Perilaku masyarakat yang membudaya menggunakan jamban. Kondisi ekonomi masyarakat yang rendah. Peraturan masih berupa himbauan dan belum adanya penerapan sanksi tegas. Pelaksana gerakan  tidak  mengetahui  secara keseluruhan dari isi Peraturan. Pelaksana gerakan tidak memahami mengenai isi Peraturan daerah; Upaya yang dapat dilakukan dengan Meningkatkan sosialisasi. Memanagemen waktu kegiatan secara terjadwal. Meningkatkan Program Bantuan WC. Penerapan sanksi yang tegas sesuai isi peraturan daerah. Disarankan agar melakukan sosialisasi secara terbuka mengenai isi dari peraturan daerah, serta perlunya sosialisasi seperti pemasangan stiker, pampflet, broser. Dan perlu adanya sanksi pada Pasal 17 ayat 3 sesuai  isi Peraturan Daerah  agar adanya efek jera.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA MOP (MEDIS OPERASI PRIA) DI KECAMATAN SUNGAI PANDAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Afriaji, Muhammad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2816

Abstract

Masyarakat yang beranggapan bahwa dengan menggunakan KB MOP (Medis Operasi Pria) ini mereka khawatir akan dampak yang ditimbulkannya sepeti takut tidak bisa memiliki anak lagi dan takut saat dioperasi, hal ini disebabkan informasi tentang dampak vasektomi kurang mendapat perhatian sehingga mereka menjadikan alasan tersebut untuk menolak divasektomi.Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam program keluarga berencana MOP di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan jenis deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan dengan menggunakan teknik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat di Kecamatan  Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara pengguna MOP masih rendah, hal ini dapat dilihat segi memberikan dukungan, masyarakat tidak tertarik menggunakan jenis kontrasepsi MOP karena takut saat melakukan operasi pemasangan MOP. Dilihat dari segi mengembangkan peluang masyarakat tidak puas saat setelah melakukan operasi karena program yang diberikan kepada masyarakat tidak sebanding dengan harapan masyarakat. Dan dari segi bertindak bersama, masyarakat tidak tertarik menggunakan metode MOP karena isu-isu negatif yang beredar membuat masyarakat takut dioperasi.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS AROMATERAPI PEPPERMINT DAN AKUPRESUR UNTUK MENURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI TEGINENENG PESAWARAN Miranti, Nova; Sumiyati, Sumiyati; Widiyanti, Septi; Wijayanti, Yoga Tri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2817

Abstract

Mual dan muntah merupakan masalah yang terjadi pada trimester I dengan frekuensi muntah kurang dari 5 kali sehari selama kehamilan. Mual dan muntah terjadi pada 60-80% ibu hamil pertama (primigravida) dan 40-60% pada ibu multigravida. WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa emesis gravidarum sedikitnya mencapai 14% dari seluruh kehamilan di dunia. Angka kejadian Emesis gravidarum di Indonesia dari 2.203 kehamilan, 24,6% diantaranya mengalami emesis gravidarum. Kejadian emesis gravidarum di Provinsi Lampung pada tahun 2015 sebanyak 50-90% dari jumlah ibu hamil yang ada yaitu sebanyak 182,815 orang. Derajat emesis gravidarum sebanyak .52,2% mengalami muntah dengan tingkatan ringan, 45,3% mengalami emesis gravidarum tingkat sedang dan 2,5% mengalami emesis gravidarum tingkat berat. Ibu hamil trimester II masih mengalami emesis gravidarum sebanyak 40,1%, emesis gravidarum ringan sebanyak 63,3%, muntah muntah tingkat sedang sebanyak 35,9% dan emesis gravidarum tingkat berat sebanyak 0,8%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektifitas aromaterapi pappermint dengan terapi akupresur terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimen dengan design Pretest- Posttest With Control Group. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I yang datang di TPMB Miradiyah dan Laily kurniawati sebanyak masing-masing TPMB 11 sampel. Teknik pengambilan sempel adalah accidental sampling. Hasil analisi univariat dari 11 responden pada masing-masing TPMB diperoleh rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum diberikan aromaterapi peppermint adalah 10,27 kali dengan standar deviasi 1.272 sedangkan rata-rata frekuensi emesis gravidarum setelah diberikan aromaterapi peppermint adalah 6.09 kali dengan standar deviasi 1.044 dan rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum dilakukan akupresur 10.36 dengan standar deviasi 1.859 sedangkan sesudah diberikan akupresur 4.18 dengan standar deviasi 1.168 hasil analisis bivariate dengan uji mann whitney di dapatkan p-value 0,002 atau p-value < α( 0,05) yang artinya ada pengaruh terhadap penurunan emesis gravidarum Simpulan dalam penelitian ini akupresur lebih efektif disbanding aromaterapi peppermint. Saran untuk tenaga kesehatan agar dapat dijadikan salah satu pilihan terapi non farmakologi yang aman dan efektif dan praktis dalam upaya penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. dan untuk penelitian selanjutnya diharapkan diharapkan untuk penyempurnaan penelitian.
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DALAM CERPEN SISWA Sabarua, Jefrey Oxianus; Mutji, Elsye Jesty; Suoth, Like
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kata dan mengetahui fungsi dari bentuk kata yang digunakan dalam cerpen siswa kelas VI SD GMIH Igo. Oleh sebab itu, jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan metode cakap. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan metode agih. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diketahui bahwa penggunaan bentuk kata dalam cerpen siswa kelas VI SD GMIH Igo, diketahui bahwa dari 15 cerpen yang dianalisis pengunaan kosakata bahasa Indonesia, diketahui penguasaan bentuk kata dasar memiliki presentase terbesar yaitu 893 Kosakata dan presentase terkecil yaitu penguasaan kosakata dalam bentuk turunan akronim sebanyak 19 kosakata. Fungsi bentuk kata yang digunakan dalam Cerpen Siswa Kelas VI SD GMIH Igo bahwa dari 15 cerpen yang dianalisis pengunaan kosakata bahasa Indonesianya diketahui bahwa presentasi terbesarnya berfungsi sebagai kata ganti yaitu berjumlah 197 kosakata dan presentasi terkecilnya berfungsi sebagai kata penegas yaitu berjumlah 82 kosakata.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI MODEL THINK TALK WRITE DENGAN PEMANFAATAN MEDIA INTERNET PADA SISWA KELAS VIII DI PKBM SURYA MUDA KECAMATAN SIMPUR KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Misna, Misna
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2820

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis teks berita melalui model think talk write dengan pemanfaatan media Internet pada siswa kelas VIII di PKBM SURYA MUDA, mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa setelah mengikuti pembelajaran ini, dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa kelas VIII  di PKBM SURYA MUDA selama mengikuti pembelajaran menulis teks berita menggunakan model think talk write dengan pemanfaatan media Internet. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Siklus I terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus II juga terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan proses pembelajaran menulis teks berita, menunjukkan adanya perubahan perilaku pada siswa, serta adanya peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa. Siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 55,1 dan siklus II sebesar 75. Hal ini menunjukkan peningkatan dari siklus I hingga siklus II sebesar 20,1.