cover
Contact Name
Muchsin
Contact Email
muchsin@serambimekkah.ac.id
Phone
+6281294633588
Journal Mail Official
pgsdserambimekkah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Imum Lueng Bata. Desa Batoh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Edukasi El-Ibtida'i Sophia
ISSN : 28288904     EISSN : 28283546     DOI : -
Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun pada bulan April dan Oktober. Selanjutnya jurnal ini terbit dalam versi online/elektronik. Jurnal Edukasi El-Ibtidai Sophia salah satu sarana untuk pengembangan hasil dari penelitian, pemikiran para akademisi dan pemerhati dalam pendidikan dengan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Jurnal Edukasi El-Ibtidai Sophia mengundang penulis, baik dari kalangan Guru, Dosen penelitian, pemikiran para akademisi dan pemerhati dalam pendidikan untuk bisa menyalurkan tulisannya pada Jurnal Edukasi El-Ibtidai Sophia Jurnal Edukasi El-Ibtida`i Sohpia terfokus pada hasil penelitian yang mencakup pada : 1. Pendidikan anak sekolah 2. Metode Pembelajaran anak sekolah 3. Pendidikan Karakter anak sekolah 4. Pengelolaan Pendidikan anak sekolah
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Pembentukan Karakter Kewirausahaan Berbasis Nilai-Nilai Al-Ma'un: Studi Kasus PT Kawan Listrik Indonesia Yogie Edi Irawan; Ubaydillah Ubaydillah; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10862

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan karakter kewirausahaan berbasis nilai-nilai Al-Ma'un pada PT Kawan Listrik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui pengalaman empiris pendiri perusahaan, observasi praktik bisnis, dokumentasi perusahaan, serta kajian literatur mengenai nilai-nilai Kemuhammadiyahan, kewirausahaan Islam, pendidikan karakter, dan Islam Berkemajuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter kewirausahaan terbentuk melalui proses pembelajaran berkelanjutan, pengalaman salesmanship, internalisasi nilai-nilai Islam, serta implementasi spirit Al-Ma'un dalam aktivitas bisnis. Nilai-nilai seperti ikhtiar, sabar, shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah berperan dalam membentuk entrepreneur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial. Penelitian ini menghasilkan model pembentukan karakter kewirausahaan yang terdiri atas enam tahapan, yaitu ikhtiar, pembelajaran, salesmanship, karakter Islami, entrepreneurship, dan kebermanfaatan sosial. Temuan penelitian menegaskan relevansi nilai-nilai Al-Ma'un dalam pengembangan karakter kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Strategi Muhammadiyah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pendidikan dan Manajemen Kewirausahaan Sosial Asep Widiyan; Ahmad Muhammad; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Muhammadiyah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui integrasi pendidikan dan manajemen kewirausahaan sosial. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih adanya tantangan pembangunan ekonomi di Indonesia, seperti kesenjangan kesejahteraan, rendahnya literasi kewirausahaan, dan kebutuhan penguatan sumber daya manusia yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, dokumen resmi Muhammadiyah, serta laporan lembaga pemerintah dan internasional yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan tahapan reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah berperan penting dalam membangun human capital melalui pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan. Manajemen organisasi Muhammadiyah berfungsi sebagai instrumen pengelolaan sumber daya dan penguatan kelembagaan yang mendukung efektivitas program pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, kewirausahaan sosial menjadi mekanisme strategis dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang mengintegrasikan pendidikan, manajemen organisasi, dan kewirausahaan sosial sebagai strategi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai Islam Berkemajuan. Model tersebut menunjukkan bahwa sinergi ketiga aspek tersebut
Peran Pendidikan Muhammadiyah dalam Kebangkitan Ekonomi Umat: Transformasi Nilai-Nilai Pemberdayaan Sosial Islam dalam Pembangunan Modal Manusia Iskandarsyah Iskandarsyah; Untin Untin; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10855

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern yang sejak awal berdirinya menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama pembaruan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Muhammadiyah dalam membangun modal manusia (human capital) sebagai fondasi kebangkitan ekonomi umat melalui transformasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam. Penelitian menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Analisis difokuskan pada empat aspek utama, yaitu pengaruh pemikiran reformis Islam terhadap sistem pendidikan Muhammadiyah, internalisasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam dalam proses pendidikan, pembangunan modal manusia melalui lembaga pendidikan Muhammadiyah, serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi umat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan karakter, kompetensi, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemandirian ekonomi. Melalui jaringan 5.354 sekolah dan 272 perguruan tinggi, Muhammadiyah berhasil mengembangkan modal manusia yang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, penguatan kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Transformasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam ke dalam sistem pendidikan terbukti menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat solidaritas sosial, dan mewujudkan kebangkitan ekonomi umat secara berkelanjutan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah merupakan model pembangunan modal manusia berbasis nilai-nilai Islam yang efektif dalam mengintegrasikan tujuan pendidikan, kesejahteraan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepemimpinan Transformasional dalam Perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Implikasinya terhadap Manajemen Organisasi Pendidikan Sando Agusti; Dinar Fathia Siraj; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10873

Abstract

Perkembangan globalisasi dan transformasi digital menuntut organisasi pendidikan untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan yang kompleks sekaligus mempertahankan nilai-nilai yang menjadi identitas kelembagaan. Dalam konteks pendidikan Muhammadiyah, kepemimpinan tidak hanya dituntut efektif secara manajerial, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan transformasional dalam perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, mengkaji integrasi nilai-nilai AIK dalam praktik kepemimpinan transformasional, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap manajemen organisasi pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi Muhammadiyah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration, memiliki keselarasan dengan nilai-nilai AIK seperti amanah, keteladanan, keikhlasan, musyawarah, ukhuwah, dan tajdid. Integrasi nilai-nilai tersebut menghasilkan model kepemimpinan yang efektif, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Selain itu, kepemimpinan transformasional berbasis AIK berimplikasi positif terhadap fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, serta mendukung kesiapan organisasi pendidikan dalam menghadapi transformasi digital. Dengan demikian, model kepemimpinan ini relevan untuk mewujudkan organisasi pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berkelanjutan.
Pengembangan Modul Digital Terintegrasi Karakter Sub Tema Jenis-Jenis Pekerjaan Untuk Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Zahratul - Ula; Hartati Hartati
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.4977

Abstract

Perang Cumbok yang berlangsung di Aceh pada tahun 1945–1946 merupakan salah satu peristiwa penting yang menandai perubahan besar dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat Aceh setelah kemerdekaan Indonesia. Konflik ini berawal dari ketegangan yang telah lama berkembang antara uleebalang sebagai kelompok bangsawan tradisional dan ulama sebagai pemimpin agama, yang diperkuat oleh kebijakan kolonial Belanda melalui strategi politik Snouck Hurgronje yang memisahkan pengaruh kedua kelompok tersebut. Selain faktor historis, kondisi geografis, sosial, dan politik turut memperbesar pertentangan sehingga memunculkan konflik terbuka. Perang Cumbok mencapai puncaknya pada akhir tahun 1945 hingga awal tahun 1946 dan berakhir dengan kemenangan pihak ulama yang berhasil mengakhiri dominasi uleebalang dalam struktur kekuasaan Aceh. Kemenangan tersebut tidak hanya mengubah konfigurasi politik lokal, tetapi juga memicu terjadinya revolusi sosial yang membawa perubahan mendasar dalam tatanan masyarakat. Selama konflik berlangsung, masyarakat Aceh terpecah dalam dukungan terhadap kedua kelompok sehingga menimbulkan ketidakstabilan sosial dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang, dinamika, dan dampak Perang Cumbok terhadap revolusi sosial serta perkembangan ekonomi, politik, dan sistem pemerintahan di Aceh. Hasil kajian menunjukkan bahwa Perang Cumbok menjadi titik balik sejarah yang menandai peralihan kekuasaan dari uleebalang kepada ulama serta membentuk arah perkembangan sosial-politik Aceh pada masa berikutnya
Integrasi Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Manajemen Organisasi Modern: Strategi Penguatan Budaya Organisasi di Era Digital Mochamad Lukman Arief; Widiya Munigar; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10864

Abstract

Era digital telah mendorong terjadinya transformasi dalam manajemen organisasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, kecerdasan buatan, big data, dan berbagai platform digital. Meskipun transformasi digital mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, berbagai tantangan seperti krisis etika digital, menurunnya interaksi sosial, ancaman keamanan data, dan lemahnya integritas organisasi menuntut adanya budaya organisasi yang kuat dan berbasis nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam manajemen organisasi modern sebagai strategi penguatan budaya organisasi di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, dokumen resmi Muhammadiyah, buku, serta artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Islam, meliputi amanah, siddiq, tabligh, fathanah, musyawarah, dan ihsan, memiliki kontribusi penting dalam membangun budaya organisasi yang profesional, adaptif, transparan, dan berintegritas. Sementara itu, nilai-nilai Kemuhammadiyahan seperti tajdid, profesionalisme, Islam Berkemajuan, dan kepedulian sosial berperan dalam mendorong inovasi, adaptasi, serta keberlanjutan organisasi. Integrasi kedua sumber nilai tersebut menghasilkan budaya organisasi yang akuntabel, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kemaslahatan, sehingga relevan sebagai strategi penguatan budaya organisasi dalam menghadapi tantangan transformasi digital
Karakteristik Kepribadian Introvert dan Konsep Uzlah dalam Tasawuf Islam: Implikasi bagi Manajemen Diri dan Pendidikan Spiritual Kontemporer Ari Mustopa; Larasati Kirana Putri; Milana Abdillah Subarkah
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara karakteristik kepribadian introvert dalam psikologi modern dan konsep uzlah dalam tradisi tasawuf Islam, serta implikasinya terhadap manajemen diri dan pendidikan spiritual kontemporer. Uzlah selama ini sering dipahami secara keliru sebagai bentuk isolasi sosial atau pelarian dari realitas, sementara introvert kerap distigmatisasi sebagai individu yang asosial. Penelitian ini merupakan studi kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan komparatif terhadap literatur psikologi kepribadian dan teks-teks tasawuf klasik. Hasil penelitian menunjukkan adanya relevansi substantif antara keduanya, di mana orientasi internal individu introvert selaras dengan praktik uzlah yang menekankan muhasabah, tazkiyatun nafs, dan taqarrub kepada Allah SWT. Perbedaannya terletak pada orientasi dasar: introversi berfokus pada pemulihan energi psikologis (psiko-edukatif), sedangkan uzlah berorientasi pada transformasi spiritual (teosentris). Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik introvert dapat diposisikan sebagai modal psikologis positif (psychological capital) dalam membangun praktik uzlah modern yang produktif, yang tidak memutus hubungan sosial, melainkan memperkuat kualitas kontribusi individu dalam masyarakat melalui penguatan diri secara mental dan spiritual
Pengembangan Media PPT Interaktif Pada Materi Pancasila Sebagai Nilai Kehidupan di Kelas IV SDN 2 Langsa Haluan Habincaran Siregar; Ronald Fransyaigu; Bunga Mulyahati
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10882

Abstract

Pembelajaran dilakukan dengan mengembangkan media PPT interaktif untuk mengatasi permasalahan pembelajaran yang masih didominasi ceramah dan buku teks, sehingga siswa kurang antusias dan pemahaman rendah. Setelah analisis kebutuhan, disusun desain media berisi materi Pancasila yang menarik dan interaktif. Implementasi di kelas menunjukkan respon sangat positif dari guru dan siswa. Media ini efektif membantu penyampaian pesan, meningkatkan pemahaman, dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran PPT Interaktif untuk siswa kelas IV SDN 2 Langsa. Pengembangan media pembelajaran PPT interaktif memggunakan metode RD (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap evaluasi difokuskan pada pengembangan, kevalidan, dan kepraktisan media melalui uji coba skala kecil, angket respon guru dan siswa, serta validasi oleh ahli media, materi, dan bahasa. Hasil validasi mendapati bahwa media ini layak diterapkan, dengan skor kevalidan ahli media 70%, ahli materi 80%, dan ahli bahasa 91,11%. Media juga dinilai sangat praktis oleh guru (100%) dan siswa (89%). Saran dari penelitian ini adalah pengembangan lebih lanjut dengan penyesuaian terhadap berbagai materi pembelajaran lain dan memfokuskan juga efektivitas media agar lebih menarik dan mudah digunakan di berbagai jenjang pendidikan.