cover
Contact Name
Louise Elizabeth
Contact Email
pcej.civil.@ukipaulus.ac.id
Phone
+6282189112243
Journal Mail Official
pcej.civil@ukipaulus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA PAULUS GEDUNG H KAMPUS UKI-Paulus Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan K.M. 13, Daya Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paulus Civil Engineering Journal
ISSN : 27758613     EISSN : 27754529     DOI : https://doi.org/10.52722/pcej
Core Subject : Engineering,
Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) is a civil engineering scientific journal publishes every four months, March, June, September, and December. The first volume of PCEJ was published in 2019 with the mission of being a pioneer in publishing information media on the development of Civil Engineering research in Indonesia. As a national media, PCEJ can accommodate the need for media to disseminate the latest information and developments for researchers and Civil Engineering practitioners in Indonesia. Journal published by the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Kristen Indonesia Paulus in the Online Journal System (OJS). The scope of the Journal includes the following areas: Structure Water resources Transportation, Environmental Engineering, Construction Engineering Management Geotechnics as well as other fields of science related to these fields.
Articles 721 Documents
Pengaruh Sabut Kelapa sebagai Bahan Tambah Campuran AC-BC Menggunakan Batu Gunung Barani Tondok, Retor Rante; Alpius; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yka8gg21

Abstract

Salah satu pemanfaatan Sabut Kelapa sebagai campuran beraspal, saat ini sudah banyak digunakan berbagai macam bahan tambah untuk meningkatkan mutu campuran beraspal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik campuran AC-BC yang memakai bahan tambah Sabut Kelapa dan juga untuk mengetahui pengaruh Sabut Kelapa pada campuran AC-BC. Metode yang digunakan yaitu perendaman Marshall konvensional diperoleh campuran AC-BC dengan kadar Sabut Kelapa sebagai bahan tambah yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dengan kadar aspal 5%. Adapun pengaruh karakteristik pada tiap komposisi campuran yaitu jika kadar Sabut Kelapa bertambah, maka nilai Stabilitas diperoleh 1300,74-2354,10 dan VFB 72,28-75,70 dimana semakin meningkat, sedangkan untuk nilai VIM 4,18-3,52 , Flow 3,50-2,33 dan VMA 15,08-14,49 dimana semakin menurun. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa campuran AC-BC dengan menggunakan bahan tambah Sabut Kelapa telah memenuhi sepesifikasi umum bina marga 2018. 
Pengaruh Styrofoam sebagai Bahan Tambah dalam Campuran Laston Lapis Antara Pasapan, Richard Marcelenus; Ali, Nur; Rachman, Rais
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/zqgnet81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengujian Penggunaan Styrofoam sebagai bahan tambah dalam campuran Laston Lapis Antara. Metodologi yang digunakan adalah perancangan desain campuran Laston Lapis Antara dan pengujian perendaman Marshall untuk karakteristik campuran. Hasil penelitian melalui uji perendaman Marshall konvensional diperoleh campuran Laston Lapis Antara dengan kadar Styrofoam sebagai bahan tambah yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dengan kadar aspal 5,0 % memenuhi persyaratan standar Bina Marga 2018. Hasil pengujian karakteristik Marshall Konvensional campuran Laston Lapis Antara dengan bahan tambah Styrofoam yaitu jika kadar Styrofoam bertambah, maka nilai nilai VIM, Flow dan VMA yang mengalami penurunan pada setiap kadar Styrofoamnya, sedangkan untuk nilai Stabilitas, dan VFB yang mengalami peningkatan. Pengaruh penambahan Styrofoam dapat meningkatkan kinerja campuran Laston Lapis Antara, dimana nilai stabilitas meningkat dan kelelehannya menurun
Studi Eksperimental Beton Mutu Normal Dengan Agregat Batok Kelapa Dan Terak Nikel Aprilia, Putri; Phengkarsa, Frans; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/vy868c25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, serta modulus elastisitas pada beton mutu normal dengan variasi bahan tambah batok kelapa dan terak nikel pada agregat kasar. Pembuatan benda uji berupa silinder 150mm x 150mm x 300mm sebanyak 27 buah dan balok 150mm x 150mm x 600mm sebanyak 9 buah. Hasil penelitian menunjukkan penambahan batok kelapa dan terak nikel pada agregat kasar terhadap pengujian beton dengan komposisi campuran terak nikel 30% dan batok kelapa 20% diperoleh nilai berturut-turut untuk kuat tekan hari ke-28 yaitu 30,841 MPa, 31,124 MPa dan 31,690 MPa, kuat tarik belah berturut-turut yaitu 3,114 MPa, 3,468 Mpa dan 3,255 MPa, nilai kuat lentur berturut-turut adalah 4,383 MPa, 4,018 Mpa dan 3,930 MPa. Dan untuk nilai modulus elastisitas diperoleh nilai berturut-turut 12763,274 MPa, 15404,333 MPa, dan 13619,275 MPa.
Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Batu Gunung Ko’lan Kabupaten Toraja Utara Tonapa, Wegyanto; Alpius; Singgih, Hanna M.
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/d69chv98

Abstract

Gunung Ko’lan berada di kabupaten Toraja Utara dan merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam berupa batu Sungai dan batu gunung, namun warga sekitar daerah tersebut belum memanfaatkan kekayaan alam tersebut secara menyeluruh dengan baik. Oleh karena itu penelitianini dilakukan untuk mengetahui karakteristik material dari batu gunung Ko’lan dan pengujian semen dan aspal serta campuran AC-BC. Penelitian ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap material yang berasal dari luar daerah. Dengan mengacu pada spesifikasi Bina Marga Divisi 6 tahun 2018, didapatkan hasil pengujian campuran yang telah sesuai dengan standar rujukan. Komposisi campuran optimal diperoleh dengan KAO 6% yang terdiri dari 4,79% semen, 41,81% kerikil dan 47,40% pasir. Untuk uji Immersion pada campuran dengan agregat batu Gunung Ko’lan didapatkan nilai sebesar 97,49% yang telah memenuhi ketentuan yaitu minimal 90%. `
Pengujian Campuran SMA Kasar Menggunakan Batu Sungai Tapparan Kabupaten Tana Toraja Loli, Emil; Alpius; Kamba, Charles
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/9a2q6v62

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memanfaatkan batu Sungai Tapparan daIam campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Kasar. Metode/spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil pengujian dari Laboratorium, memperlihatkan karakteristikbahan perkerasan yaitu batu Sungai Tapparan Kabupaten Tana Toraja memenuhi Spesifikasi untuk dijadikan material perkerasan jalan. Dengan Uji Marshall konvensional diperoleh kadar aspal 6,00 % , 6,25 % , 6,50 % , 6,75 % , dan 7,00 % yang memenuhi Spesifikasi. Dari pengujian Marshall Immersion diperoleh Stabilitas Marshall Sisa sebesar 95,10 % dengan kadar 7,00% memenuhi persyaratan yaitu > 90 % sesuai dengan Spesifikasi Umum. 
Produktivitas Alat Berat Pegecoran Kolom pada Pembangunan Apartemen 31 Sudirman Suites Makassar Randan, Fedelia; Mara, Junus; Tangdialla, Lintje Tammu
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/417qyq15

Abstract

Dalam dunia proyek konstruksi alat berat adalah hal penting untuk membantu menyelesaikan pekerjaan manusia. Tower Crane merupakan salah satu alat dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Pada pelaksanaan pembangunan Apartemen 31 Sudirman Suites Makassar memiliki 2 alat Tower Crane yang beroperasi dengan waktu pekerjaan dibatasi karena adanya covid 19. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan dan menghitung nilai real dari spesifikasi untuk dibandingkan produktivitas. Produktivitas Tower Crane adalah hasil yang dicapai atau output yaitu jumlah material yang dipindahkan oleh Tower Crane dengan semua sumber daya atau input yaitu waktu yang diperlukan dalam pemindahan material. Berdasarkan hasil perhitungan bahwa produktivitas spesifikasi lebih besar dari produktivitas pengamatan di lapangan hal ini disebabkan karena terkendala pada cuaca yang terjadi dan operator alat. Untuk produktivitas diperoleh rata-rata pada lantai 4 yaitu 71.544 (%) dan pada lantai 5 diperoleh yaitu 73.727 (%).
Durabilitas Campuran Laston Lapis Antara Menggunakan Agregat Sungai Salassa Kabupaten Toraja Utara Salempa, Caraka Jaya Gusta; Alpius; Kamba, Charles
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/2m3f5c70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variasi perendaman terhadap Durabilitas Campuran Laston Lapis antara. Spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018 digunakan sebagi acuan dalam penelitian ini. Adapun rancangan benda uji yang digunakan adalah agregat Sungai Salassa dengan komposisi kadar aspal 5,00% serta variasi perendaman 0,5 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam. Pengujian Marshall Perendaman untuk mendapatkan nilai Durabilitas akibat variasi perendaman, bahwa ketahanan kombinasi campuran aspal akan berkurang jika diturunkan dalam air untuk waktu yang sangat lama dan dalam perubahan suhu. Stabilitas campuran akan berkurang jika direndam dalam air untuk waktu yang lama. Nilai stabilitas terbaik adalah 1394,17 Kg, yang berarti memenuhi spesifikasi minimum 800 kg. Nilai Flow kombinasi campuran aspal akan mengubah bentuk plastis dari campuran karena waktu perendaman yang lama. Flow terbesar adalah 2,70 mm. Nilai durabilitas terhadap perendaman yang bervariasi campuran Laston Lapis Antara yang terbesar 97,44% pada perendaman 24 jam, nilai terkecil 80,62%. Batas toleransi perendaman 48 jam dengan nilai 94,59%.
Faktor–Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Pekerjaan Pile cap (Studi Kasus: Proyek Upgrade Trans Studio Mall Makassar) Marioga, Sulistiawati; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Meti
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/z075pf23

Abstract

Pile cap sebagai bagian penting yang digunakan dalam rekayasa konstruksi. Proyek konstruksi memiliki jadwal penyelesaian, dan Pile cap sebagai bagian dari proyek konstruksi tidak boleh terjadi keterlambatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan pekerjaan pile cap. Metode analisis data untuk menghitung hasil penyebaran kuesioner adalah analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan ada tujuh faktor penyebab keterlambatan pekerjaan Pile cap pada proyek upgrade Trans Studio Mall Makassar yaitu: (1) Faktor kurangnya tenaga kerja, (2) Faktor keterlambatan pengiriman bahan, (3) Faktor intensitas curah hujan, (4) Faktor kurangnya keahlian tenaga kerja, (5) kekurangan peralatan, (6) kerusakan peralatan, (7) Faktor terjadinya perubahan design oleh owner. Dari hasil perhitungan korelasi product moment faktor kurangnya tenaga kerja dengan nilai koefisien korelasi pearson sebesar 0,821 memiliki bentuk hubungan yang sangat kuat. 
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Sebagai Bahan Tambah Campuran AC-BC Yang Menggunakan Sungai Bittuang Sambo, Nelmayanti; Rachman, Rais; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/vx08cp37

Abstract

Styrofoam yang telah dibuang tanpa ditangani lebih lanjut akan memberikan beban berat pada alam untuk penguraian. Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan agar meminimalisir limbah styrofoam yang semakin meningkat yaitu salah satunya dengan memanfaatkan limbah styrofoam sebagai bahan tambah untuk perkerasan jalan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik campuran laston lapis antara dengan penambahan limbah styrofoam dalam campuran laston lapis antara. Komposisi campuran laston lapis antara serta pengujian Marshall untuk mendapatkan karakteristik campuran laston lapis antara dengan penambahan limbah Styrofoam abu jerami sebagai bahan substitusi filler semen. Hasil pengujian karakteristik campuran Asphalt Concrete –Binder Course (AC-BC) yang menggunakan bahan tambah limbah Styrofoam melalui pengujian Marshall Konvensional yaitu jika kadar limbah Styrofoam 1%, maka nilai VIM, VMA, dan Flowmengalami penurunan pada setiap kadar limbah Styrofoam, sedangkan untuk nilai Stabilitas dan VFB selalu meningkat pada setiap kadar limbah Styrofoam. Adapun hasil pengujian Marshall Immersion memperoleh nilai Stabilitas campuran dapat menahan rendaman selama 24 jam.
Pengaruh Penggunaan Pasir Putih Sebagai Bahan Campuran Beton Mutu Tinggi Sirangan, Meisye Mitha; Phengkarsa, Frans; Tonapa, Suryanti Rapang
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/bc01y592

Abstract

Penggunaan beton di Indonesia tidak lepas dari bangunan gedung pencakar langit, jembatan dengan bentang yang panjang, dan bangunan bawah tanah yang pada umumnya bangunan – bangunan tersebut memiliki beban yang lebih besar sehingga penggunaan beton mutu tinggi sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, modulus elastisitas dan workability beton segar dengan penambahan superplaticizer sebanyak 0,8%. Benda uji yang digunakan berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 15 buah, dan balok ukuran 15 cm × 15 cm × 60 cm sebanyak 3 buah. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan sebesar 43,007 MPa. Pengujian kuat tarik belah sebesar 3,584 MPa. Pengujian kuat lentur sebesar 4,340 MPa. Pengujian modulus elastisitas sebesar 28447,956 MPa. Dari pengujian slump dengan penambahan superplaticizer didapatkan sebesar 10 cm

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2026): Paulus Civil Engineering Journal, Maret 2026 Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025 Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025 Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025 Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4 Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024 Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024 Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024 Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024 Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023 Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023 Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023 Vol 5 No 3 (2023): Paulus Civil Engineering Journal Volume 5, No.3 Vol 5 No 2 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.2 Vol 5 No 1 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.1 Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022 Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022 Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 No.1, Maret 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022 Vol 4 No 4 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No. 4 Vol 4 No 3 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.3 Vol 4 No 2 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.2 Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021 Vol 3 No 4 (2021): Volume 3 No.4 Desember 2021 Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021 Vol 3 No 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, 2021 Vol 3 No 2 (2021): Paulus Civil Engineering Journal Volume 3, Nomor 2, Juni, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): PCEJ, Vol.3, No.2, June 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021 Vol 3 No 1 (2021): Volume 3, No.1, Maret 2021 Vol 2 No 4 (2020): Volume.2 No.4, Desember 2020 Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020 Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020 Vol 2 No 3 (2020): Volume 2, No.3, September 2020 Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No.2, June 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020 Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 No.1, Maret 2020 Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020 Vol 1 No 2 (2019): Volume 1, No.2, Desember 2019 Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019 Vol. 1 No. 1 (2019): PCEJ, Vol.1, No.1, September 2019 Vol 1 No 1 (2019): Volume 1 No.1, September 2019 More Issue