cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 291 Documents
Pemantapan Distribusi Peluang Kontinu Pada Guru MGMP Matematika SMA Negeri 22 Surabaya Hapsery, Alfisyahrina; Hermanto, Elvira Mustikawati Putri; Haryanto, Intan Amelia
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5552

Abstract

Dosen Program Studi Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melaksanakan pengabdian dalam bentuk pelatihan atau workshop secara luring (tatap muka) yang berlokasi di SMA Negeri 22 Surabaya. Sasaran kegiatan pengabdian msyarakat ini adalah guru MGMP Matematika SMA Negeri 22 Kota Surabaya dengan materi distribusi peluang kontinu dan menggunakan software minitab. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan penerapan distribusi peluang kontinu oleh para guru dalam MGMP Matematika SMA Negeri 22 Kota Surbaya. Melalui pendekatan ini, para guru diberdayakan untuk lebih efektif mengajarkan konsep-konsep matematika yang berkaitan dengan distribusi peluang kontinu kepada para siswa. Pemantapan ini tidak hanya mencakup pengembangan keterampilan mengajar guru, tetapi juga peningkatan pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Metode kegiatan pengandian kepada masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan penjelasan studi simulasi menggunakan software minitab. Hasil menunjukkan mayoritas guru MGMP Matematika SMA Negeri 22 Kota Surabaya sangat puas dengan adanya pelatihan ini karena kegiatan ini sangat sesuai dengan kebutuhan guru penggunaan software dan perhitungan manual dalam konteks distribusi peluang kontinu. Dampak dari kegiatan ini para guru dan siswa dapat memahami dan menggunakan software minitab dalam konsep matematika yang berkaitan dengan distribusi peluang kontinu dengan baik.  
Pelatihan Untuk Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Sistem Pengkabutan Otomatis pada Mitra Kepung Seto Prasetyawan, Purwono; Soleha, Ayu; Ashari, Ilham Firman; Fil’aini, Raizummi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5468

Abstract

Pengujian sistem pengkabutan kumbung jamur tiram secara otomatis pada mitra kelompok pemuda mandiri Kepung Seto telah dilaksanakan. Sistem tersebut diuji-coba selama satu bulan pada masa pendampingan. Permasalahan dalam mengoperasikan sistem terutama karena mitra belum mengetahui bagaimana sistem bekerja. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman cara kerja sistem agar mitra dapat mengoperasikannya secara mandiri. Pendekatan penyelesaian masalah ini dengan pelatihan. Metodologi dalam pelatihan tersebut diantaranya dengan teknik ceramah plus diskusi, dan demostrasi tentang sistem dan penggunaannya serta evaluasi dengan cara pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah meningkatnya pemahaman mitra sebesar 29,83%  tentang pemahaman sistem dan penggunaannya. Nilai efektifitas pelatihan ini masuk kategori cukup efektif dengan presentasi nilai N-Gain sebesar 57,11%. Mitra merasakan puas atas kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih semoga kegiatan ini berlanjut di tahun mendatang untuk implementasi alat atau sistem pada anggota lainnya.
Peningkatan Kualitas UMKM Dalam Pemasaran Teh Telang Berbasis Digital Di Desa Wage, Kecamatan Taman Kurniawan, Bagus Ananda; Prasetyo, Farrel Eko; Halawa, Tita Vestalenti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6236

Abstract

Warga RW 13 Desa Wage di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, membudidayakan bunga telang di halaman rumah. Masyarakat menganggap bunga telang adalah tanaman rambat biasa. Oleh karena itu, untuk mengetahui keuntungan bunga telang, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan. Kehidupan masyarakat RW 13 Desa Wage Kecamatan Taman memiliki beragam UMKM hasil olahan bunga telang. Usaha olahan produk ini adalah mata pencaharian utama dan memiliki kebun kecil bunga telang di wilayah asrama polisi RW 13 Desa Wage dan sekitar wilayah Desa Wage RW 13 ini salah satu tempat sebagai pengembangan usaha teh telang dan memiliki UMKM hasil olahan bunga telang berupa teh telang dan serbuk teh telang. RW 13 Desa wage ini sebagai tempat kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri yang dilaksanakan oleh Tim Dosen bidang pengabdian masyarakat dan kelompok 1 KKN gelombang 2. Adapun yang menjadi mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri  ini adalah Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN), para warga beserta pengurus Rukun Warga (RW) 3, dan UMKM Asmantoga RW 13 Teh telang Desa Wage Kecamatan Taman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilaksanakan dalam sebuah workshop yang memberikan pendalaman materi tentang pentingnya penghijauan dan menumbuhkan kepedulian penghijauan, mendesain label produk, digital marketing e-commerce dalam memasarkan komoditi teh telang, menambahkan konten berita artikel di website resmi Desa Wage, mengadakan lomba mengaji untuk meningkatkan literasi anak usia dini. 
Tata Kelola Tanah Fasum Sebagai Lahan Ternak Lele Dalam Meningkatkan Perekonomian Warga Putri, Sri Andika; Budiyono, Debora; Sumiati, Astri; Kurniawan, Hendra
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5977

Abstract

RW 09 Kelurahan Merjosari merupakan RW yang dianggap aktif dan menghasilkan banyak sekali penghargaan. Saat ini warga sedang berusaha untuk membuat sebuah lahan yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi. Lahan ini sebenarnya lahan fasum yang selama ini tidak digunakan oleh warga, maka untuk saat sekarang warga berusaha untuk memanfaatkan lahan ini. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu warga menata lahan agar dapat digunakan secara efektif dan membantu warga untuk menghasilkan laba dari usaha yang diolah dilahan ini. Salah satu hasil produk dari lahan ini adalah ternak lele. Ternak lele diharapkan dapat dilakukan warga secara berkelanjutan dan menghasilkan laba yang dapat digunakan warga untuk kepentingan warganya kembali. Tata kelola lahan untuk budidaya ternak lele tentu harus memiliki keahlian khusus, karena itu desain tata kelola dibuat seefektif mungkin agar lahan yang terbatas bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Hasil ternak yang dihasilkan dari pemanfaatan lahan yang baik juga menjadi maksimal.
Pelatihan Persiapan Dan Simulasi TOEFL Untuk Mendukung Pemetaan Kompetensi Bahasa Inggris Akademik Prasetianto, Mushoffan; Ruminar, Hafida; Maharddhika, Rizkiana; Prasetyaningrum, Dian Islami
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5199

Abstract

Salah satu media berkomunikasi antar negara yaitu melalui bahasa Inggris. Dengan kata lain, sangat penting untuk mengetahui bahasa Inggris di dunia modern. Tes TOEFL adalah salah satu cara untuk menunjukkan bahwa Anda tahu cara berbicara bahasa Inggris dengan baik. TOEFL yang merupakan singkatan dari “Test of English as a Foreign Language” merupakan jenis tes yang sering digunakan untuk mengukur seberapa baik seseorang dapat berbicara dan memahami bahasa Inggris. Mayoritas institusi juga akan meminta sertifikat TOEFL sebagai persyaratan, seperti untuk mengikuti ujian akhir atau mendaftar kuliah di dalam atau luar negeri. Seringkali institusi meminta sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450 atau 500 sebagai persyaratan. Namun mendapatkan angka 450 atau 500 merupakan hal yang dikhawatirkan dan bahkan ditakuti oleh mahasiswa karena terkesan sulit untuk dilakukan. Sebagian besar orang merasa kesulitan untuk mendapatkan skor TOEFL yang dibutuhkan. Oleh karena itu, tujuan pelatihan ini adalah untuk membantu para pelajar dan masyarakat pada umumnya yang membutuhkan atau meningkatkan nilai TOEFL sebagai syarat sekolah. Kegiatan ini berlangsung secara live melalui platform Zoom Meeting. Pelaksanakan kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan peninjauan atau pemantauan. Kegiatan ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dan mencakup materi pelatihan, mendapatkan pelatihan TOEFL intensif, dan mengikuti tes TOEFL sebelum dan sesudah. Setelah melakukan kegiatan ini, diketahui peserta lebih memahami materi dan jenis-jenis soal TOEFL. Selain itu, terdapat peningkatan skor pre-test dan post-test yang mana skor post-test lebih baik dibandingkan dengan skor pre-test di akhir kegiatan ini.
Pencegahan Stunting Melalui Kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Thoif, Mokh; Sugiharto, Firsta Bagus; Tauherate, Tauherate
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5373

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevelensi stunting di Indonesia yang mencapai 21,6% pada Tahun 2023. Tingginya angka stunting diperlukan tindakan khusus, salah satunya di Posyandu Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yaitu dengan cara Bina Keluarga Balita (BKB). Hasil kegiatan menunjukan terdapat adanya penurunan angka stunting di Posyandu Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang melalui penerapan Bina Keluarga Balita (BKB). Keberlangsungan kegiatan ini ditunjukkan melalui pelatihan kader BKB di Posyandu Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, pembentukan struktur staf BKB Desa Banjarejo, pembentukan BKB Kasih Bunda Desa Banjarejo SK (Surat Keputusan), dan pembentukan staf BKB Desa Banjarejo yang mendapatkan pelatihan dasar. Pelaksanaan BKB di Puskesmas Ngantang ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan puskesmas dengan persiapan alat-alat yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan BKB. 
Pengolahan Limbah Cair Tempe Pada Industri Skala Kecil Di Kepanjen, Kabupaten Malang Sonalitha, Elta; Hidayatulail, Basitha Febrinda; Arianto, Nur Alif; Nachrowie, Nachrowie; Rozaq, Rozaq; Bungalawele, Stepin Bless Etnaf
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6086

Abstract

Limbah cair industri tempe adalah sisa cairan yang dihasilkan dari proses pembuatan tempe secara massal. Limbah ini umumnya mengandung air, bahan organik seperti protein dan karbohidrat, serta kadang-kadang senyawa nitrogen seperti amonia. Limbah cair ini perlu dikelola dengan baik karena dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan benar. Proses pengolahan limbah cair industri tempe umumnya terdiri dari filtrasi, oksidasi, dan pemurnian. Untuk mengurangi dampak limbah tempe terhadap lingkungan, penting untuk melakukan pengelolaan limbah yang baik, seperti pengolahan limbah sebelum dibuang, penggunaan kembali limbah sebagai pupuk cair organik dan penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan limbah tempe. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pembekalan ketrampilan tentang lingkungan yang sehat, pengetempean pengolahan limbah tempe dan pemanfaatan cairan pengolahan limbah. Pelatihan implementasi program pengolahan limbah yang memadukan antara kegiatan ceramah dan praktek, penataan lingkungan produksi dan pengolahan limbah dengan harapan di masa yang akan datang terbangun Lingkungan yang sehat dan bersih. Ketercapaian target kegiatan yaitu pengetahuan lingkungan terhadap pengrajin tempe dusun legok kabupaten kepanjen meningkat, hal ini diketempei dari survey tentang lingkungan yang diaksanakan sebelum dan sesudah kegiatan. Tingkat ketercapaian ketepatan solusi antara persoalan, kebutuhan atau tantangan yang  ditangani dan metode yang diterapkan mendapatkan reaksi positif dari mitra.
Pendampingan Masyarakat Nelayan Marunda Pasca Pandemi Covid-19 Herindrasti, V.L. Sinta; Oktavian, Riskey
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5122

Abstract

Sektor kelautan dan perikanan merupakan sektor yang tidak lepas dalam membantu meningkatnya perekonomian Negara. Sektor ini pula menjadi salah satu sektor yang terkena dampak saat pandemi Covid-19. Salah satu daerah yang masih terkena dampak pasca pandemi Covid-19 adalah masyarakat nelayan Marunda sebagai salah satu daerah pesisir laut di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Munculnya beberapa kendala di sektor ini memunculkan upaya pendampingan dari Tim Abdimas Task Force 13 Revengers untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, melalui observasi berkala, pendekatan berlanjut dengan masyarakat setempat hingga interview untuk menganalisa situasi dan mengidentifikasi masalah yang muncul mengawali pendampingan yang dilakukan mulai dari pembuatan alat tangkap ikan sederhana berupa jaring gillnet, pemasaran dan penjualan hingga pengelolaan ikan mulai dari pembukaan tempat pelelangan ikan yang dapat dihadiri oleh seluruh nelayan hingga pengelolaan ikan asap dengan harga jual yang lebih tinggi, peningkatan potensi wisata pemancingan Marunda dengan cara promotion mix baik secara online maupun offline, serta mengoptimalkan koperasi nelayan melalui sosialisasi kepada para nelayan dan mencanangkan beberapa kegiatan di bawah naungan koperasi nelayan untuk masyarakat di dalam maupun di luar wilayah Marunda dengan harapan dapat meningkatkan potensi nelayan di sektor perikanan pasca pandemi dan seterusnya.
Peningkatan Penjualan Usaha Opak Gepit Rasa Jahe Melalui Packaging Di Desa Payungrejo, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto Siswati, Endang; Munawaroh, Siti; Nurani, Yuli; Arganesya, Inera Faren
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6040

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah saat ini berkembang dengan pesat di Indonesia, Pemerintah menyambut baik upaya tersebut, banyak program-program yang dilakukan pemerintah untuk mendukung UMKM agar terus tumbuh subur dan berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Disisi lain dengan pertumbuhan UMKM yang pesat dapat menimbulkan persaingan ketat baik antar UMKM itu sendiri maupun dengan produk perusahaan menengah dan besar. Masih rendahnya pemahaman mengenai manajemen usaha dan kualitas produk termasuk packaging membuat UMKM mengalami kesulitan untuk bertahan dalam jangka panjang. Bertujuan untuk upaya meningkatkan omset penjualan dari UMKM Opak Gepit rasa jahe tim pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk KKN Tematik memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait manajemen usaha mikro dan kecil, kualitas produk termasuk packaging, serta pelatihan mengenai penjualan di media sosial Instagram dan WhatsApp. Metode yang digunakan yaitu observasi, sosialisasi dan pendampingan. Hasil kegiatan ini yaitu UMKM Opak Gepit rasa jahe memahami pentingnya manajemen dalam mengelola usaha, memperhatikan kualitas produk, saat ini sudah mengganti kemasan menjadi lebih baik dan eye catching. Program pengabdian ini mampu mendorong UMKM untuk mengelola usahanya dengan baik dan mengikuti tren terkini yaitu penjualan online di media sosial.
Aplikasi Pupuk Organik Pada Budidaya Mawar Di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Karyawati, Anna Satyana; Rahayu, Aldila Putri; Saitama, Akbar; Kurniawan, Andi; Armita, Deffi; Nihayati, Ellis; M. Roviq, M. Roviq; Barunawati, Nunun; Islami, Titiek; Maghfoer, M. Dawam
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5790

Abstract

Proses budidaya bunga mawar memerlukan penerapan sistem pertanian konvensional dengan penggunaan pupuk, pestisida, dan herbisida berbahan kimia sintetik masif dilakukan oleh petani. Dalam jangka panjang, kondisi ini secara tidak langsung akan mempengaruhi kesuburan tanah secara fisik, kimiawi ataupun biologis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan contoh di lapang tentang manfaat dan hasil yang diperoleh dari penggunaan pupuk organik (kompos) sisa panen bunga mawar dan perbandingannya dengan penggunaan pupuk kimia serta ditinjau dari segi efisiensi usaha tani. Kegiatan ini dilakukan dilaksanakan mulai bulan Mei sampai Desember 2022 bertempat di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan di awali dengan dilakukanya survei lahan mawar di kota tujuan, dilanjutkan dengan 3 kegiatan utama, meliputi: 1) pertemuan diskusi dan penyuluhan dengan petani di ikuti dengan pembagian kuesioner, 2) praktik lapang aplikasi kompos, dan 3) evaluasi keberhasilan program melalui pengambilan data kuesioner dari petani. Aplikasi pupuk kompos limbah mawar adalah sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan hasil panen mawar untuk dapat menambahan nilai jual dan kebermanfaatan produk. Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bibit mawar. Di saat yang bersamaan, konversi limbah mawar menjadi pupuk organik dapat menambah pemasukan bagi petani dan secara tidak langsung akan dapat menekan biaya produksi dalam budidaya mawar. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa lebih dari 70 % petani yang ikut kegiatan menyatakan telah mengetahui dampak negatif pupuk kimia, serta telah mengetahui apa itu pupuk organik dan aplikasinya pada tanaman. Terlebih lagi, sebagian besar petani juga telah menerapkan pupuk organik dalam budidaya mawar, meskipun diberikan secara bersamaan atau berselang dengan pupuk anorganik.