cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 291 Documents
Peningkatan Pangsa Pasar Kelompok UMKM melalui Penjualan Online dan Offline di Kelurahan Rungkut Menanggal Endang Siswati; Fakhri Achmad Rinaldi; Reti Istifadatul Qoiroh; Nadhila Alda Almira; Riko Ramadhan Ariyanto
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.215 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.2485

Abstract

Peningkatan pangsa pasar melalui penjualan online dan offline dengan sasaran UMKM, ibu-ibu PKK, dan kelompok Karang Taruna yang dilakukan oleh tim pengabdian dengan merencanakan beberapa program pada masa pandemi Covid-19. Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mencapai tujuannya itu membantu kelompok UMKM dikelurahan Rungkut Menanggal dalam meningkatkan pangsa pasar usahanya melalui pelatihan dan implementasi program serta keberlanjutan program. Metode pelaksanaan program menggunakan langkah, yaitu: 1) Tahap persiapan meliputi mengidentifikasi potensi dan menganalisis permasalahan didalam masyarakat perancangan program), 2) Tahap pelaksaan antara lain mencakup metode observasi lapangan untuk mengetahui kondisi lapangan, 3) Tahap implementasi yaitu sosialisasi dan pelatihan, dan 4) Tahap evaluasi program antara lain mengevaluasi hasil program pengabdian kepada masyarakat terhadap kelompok UMKM. Kegiatan ini memberikan hasil antara lain pelatihan dan implementasi pemasaran online dan offline disertai pemberian bantuan sarana produksi dan pemasaran berupa stiker dan kemasan produk, serta penyebaran brosur sangat cocok dan mampu mengatasi permasalahan yang terjadi, serta mampu meningkatkan stabilitas UMKM.
PEMBERDAYAAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN ORGANIK DI PRODOSUMBUL DESA KLAMPOK KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Sri Susanti; Akhadiyah Afrila
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.666 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.456

Abstract

Limbah ternak masih mengandung bahan organik yang potensial untuk dikelola dan dimanfaatkan lebih lanjut. Pengelolaan limbah ternak perlu dilakukan, disamping untuk mengurangi bagian terbuang dari biomassa, menghindari pencemaran lingkungan juga untuk memberikan nilai tambah limbah ternak. Kegiatan pengabdian masyarakat  dilaksanakan di kelompok tani ternak dalam wilayah kerja Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Arjuna Sejahtera Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dengan melibatkan peran serta kelompok ibu-ibu petani peternak dalam memanfaatkan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif. Tujuan kegiatan adalah menerapkan teknologi pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak sehingga bisa dihasilkan produk pupuk organik yang berkualitas, mendukung pemanfaatan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif diantaranya budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga. Metode yang digunakan adalah (1) Penyuluhan dan pendampingan peternak dalam pemeliharaan ternak dan program sanitasi lingkungan, serta pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing, (2) Memberikan peragaan tentang teknik pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing dalam bentuk kompos dan bokashi, (3) Aplikasi pemanfaatan pupuk organik dari kotoran kambing untuk budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga di pekarangan rumah tinggal, (4) Bantuan bibit tanaman untuk dibudidayakan dan dikembangkan, (5) Pendampingan pada kelompok ibu-ibu peternak dalam pengolahan dan diversifikasi pangan khususnya jagung dan singkong yang berasal dari hasil panen sendiri dan tanaman sekitar rumah sehingga bisa menghasilkan produk yang Berkualitas, Beragam, Bergizi dan Aman dan berpeluang untuk dipasarkan. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa: (1) Pemanfaatan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga, (2) Pupuk organik, dan (3) Publikasi Ilmiah dalam Jurnal Terakreditasi
IbM UKM Kerupuk Ikan Di Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur Azimmatul Ihwah Zainuri; Danang Triagus Setiyawan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.508 KB) | DOI: 10.33366/japi.v3i1.638

Abstract

Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur. Kerupuk yang diproduksi oleh mayoritas pengrajin adalah dalam bentuk ‘mentah’. Bahan baku pembuatan kerupuk berupa ikan sangat melimpah di desa ini dan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Ikan yang digunakan untuk bahan baku pembuatan kerupuk adalah ikan payus, laosan dan pahat. Terdapat sekitar 10 keluarga pengrajin kerupuk ikan di Desa Pangkah Wetan yang aktif berproduksi. Kendala yang dihadapi oleh pengrajin disini rata-rata sama. Kendala yang dihadapi saat ini adalah dalam proses produksi. Alat produksi yang digunakan pengrajin dalam melakukan proses produksi semuanya masih manual. Alat produksi yang masih manual ini berdampak pula pada jam kerja yang tidak efektif serta hasil produksi yang dihasilkan tidak maksimal. Kemasan kerupuk dapat dikatakan kurang menarik. Pengemasnya berupa kantong plastik ukuran 0.5 kg, kemudian ditutup dengan staples atau karet gelang, tanpa ada informasi sama sekali mengenai berat bersih maupun komposisi bahan. Teknologi yang diintroduksi kepada pengrajin melalui fasilitasi alat berupa mesin pencampur adonan kerupuk, mesin pencetak adonan kerupuk lontongan, mesin pemotong adonan lontongan dan hand sealer (pengemas) memenuhi syarat LLM (Low Technology, Low Investment dan Markettable). Selain itu dilaksanakan pelatihan perbaikan bentuk produk serta kemasan produk dengan memberikan materi pentingnya kemasan yang baik dan informasi apa saja yang harus tercantum pada kemasan produk. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara internal dan eksternal untuk memantau kekonsistenan dan kendala pemakaian alat produksi yang telah ditrensfer ke UKM mitra.
PENGOLAHAN MAKANAN BEKU BERBAHAN DASAR JAMUR SAWIT SEBAGAI NILAI TAMBAH DI DESA TALANG JAMBU DAN DESA PASAR BEMBAH KABUPATEN BENGKULU UTARA Andwini Prasetya Prasetya; Siska Apriyani Apriyani; Jusuf Wahyudi Wahyudi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.59 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i2.1440

Abstract

Desa Talang Jambu dan Desa Pasar Bembah Kabupaten Bengkulu Utara merupakan desa yang terletak di dekat perkebunan perusahaan pengolahan kelapa sawit sehingga berpotensi besar menghasilkan jamur sawit. Tetapi minat konsumsi masyarakat pada umumnya masih rendah karena kurangnya pengetahuan dan informasi kandungan gizi jamur sawit. Padahal jamur sawit memiliki kandungan nutrisi yang tinggi protein 34,24%, serat 39,83%, dan karbohidrat 5,47% serta rendah lemak yaitu 1,95%. Kualitas jamur sawit juga masih sangat rendah karena cepat membusuk. Persoalan inilah yang dihadapi oleh mitra dalam upaya peningkatkan konsumsi jamur sekaligus sebagai bahan pangan yang dapat dikomersilkan, selain minimnya pengetahuan (soft skill) dan keterampilan. Oleh karena itu Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) memberikan pelatihan kepada mitra. Kegiatan tersebut dilakukan dalam empat tahapan yaitu tahap persiapan (survey kondisi awal dan kunjungan ke wilayah mitra untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi mitra), tahap penyuluhan (memberikan informasi kepada mitra berupa kandungan gizi jamur sawit, teknologi pengolahan jamur sawit menjadi makanan beku (frozen food), diversifikasi produk berbahan baku jamur sawit menjadi bakso, nugget dan dimsum, cara pengemasan), tahap peragaan (pelaksanaan atau praktek hasil penyuluhan bersama mitra, uji penerimaan dan pendugaan umur simpan produk jamur sawit), tahap pengembangan sistem pemasaran (perancangan design kemasan dan penjualan di media online). Kata Kunci : jamur sawit, pengolahan, makanan beku, Desa Talang Jambu dan Desa Pasar Bembah.
Workshop Peran Siswa sebagai Warga Negara Dalam Menyikapi Realitas di Masa Pandemi Zindan Baynal Hubi; Ilham Aji Pangestu; Nursanda Rizki Adhari; Rizal Fahmi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.21 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2362

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan diantaranya pertama menumbuhkan kecerdasan  dan kecakapan kewarganegaraan terkait dengan peran warga negara muda menghadapi pandemi Covid-19,  kedua kecakapan dan kesadaran kewarganegaraan tersebut diimplementasikan ketika mampu bersikap efektif didalam tindakan serta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan ketiga mitra mampu berperan dalam menyikapi realitas dimasa pandemi termasuk dengan kebajikan yang dilakukan. Mitra dalam PKM ini adalah para siswa SMAN 20 Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu penyuluhan dalam bentuk ceramah melalui media googlemeet. Dalam PKM ini materi yang disampaikan meliputi kesadaran bela negara ditengah pandemi, aktualisasi nilai Pancasila menjadi relevan dengan situasi hari ini, dan bagaimana siswa dapat berperan serta dalam menyikapi realitas dimasa pandemi. Adapun kesimpulan dalam materi ini menekankan pada konsep triple helix concept, dimana pemerintah dengan political power, akademisi/ pelajar dengan knowledge power dan masyarakat dengan social control, harus senantiasa bersinergi bersama dalam menanggulangi pandemi ini. Dampak dengan diadakannya workshop kegiatan terhadap Siswa SMAN 20 Kabupaten Tangerang, tidak lain sedikitnya merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kecakapan kewarganegaraan utamanya terhadap warga negara muda. Kecakapan warga negara itu harus ditimbulkan dan disadarkan melalui pendidikan ataupun contoh nyata yang dilakukan berbagai elemen bangsa. Adapun rekomendasi terhadap pelaksnaan PKM ini kedepan diantaranya adalah pertama, adanya kegiatan lanjutan yang melibatkan komponen masyarakat, kedua, melakukan pendampingan secara langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan, dan ketiga, singkronisasi yang lebih luas khususnya instansi pemerintah. 
Strategi Pemasaran Produk Olahan Agribisnis Nanas Anggota Koperasi Langgeng Mulyo Desa Ngancar Kecamatan Ngancar, Kediri Endro Puji Astoko; Nunuk Helilusiatiningsih
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.666 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3310

Abstract

Produksi buah nanas merupakan unggulan di wilayah Ngancar Kediri dan potensi dipasarkan dalam bentuk segar atau olahan nanas di Indonesiadan internasional. Kandungan nilai gizi nanas yaitu vitamin A, B C, D, serat, kalium, magnesium, zat besi, kalsium, dan protein. Pemasarana dalah usaha menjalankan bisnis guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan rasa optimisme dalam berwirausaha, membangun sikap jujur dan dipercaya, mempunyai semangat berusaha serta ulet dalam mengembangkan jejarig market. Metode pelaksanaan yakni menyampaikan materi tentang strategi memasarkan produk berbasis tanaman nanas dan olahan diteruskan diskusi tanya jawab permasalahan yang ada saat ini. Hasil mentoring yang diperoleh adalah pengembangan kemampuan diri dalam membangun jejaring pasar, peluang bisnis berbagai produk dan pentingnya strategi pemasaran online dan offline, menjalin kemitraan pasar dan kemudian pengembangan rumah inkubasi bisnis, sehingga dihasilkan model ekosistem bisnis dengan sumberdaya manusia yang profesional dan memiliki manajemen yang baik, berkelanjutan untuk dijadikan tranmark dalam skala nasional.
PENDIDIKAN PERILAKU MAKAN SEHAT MELALUI PENGEMBANGAN KANTIN SEHAT DI SMP/MTs KOTA MALANG RR. Nugraheni Suci Sayekti; Yuswa Istikomayanti; Zuni Mitasari
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.367 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.600

Abstract

Kegiatan pengabddian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengembang IbM Kantin Sehat Menuju Sekolah Adiwiyata di SMP/MTs Kota Malang telah memberikan manfaat kepada seluruh warga sekolah terutama siswa. Kegiatan sosialisasi pendidikan perilaku makan sehat dilakukan untuk memberikan wawasan tentang kepentingan PJAS yang sehat, aman, dan bergizi melalui kegiatan penyelenggaraan makanan oleh kantin sekolah menuju kantin sehat dengan peran serta seluruh warga sekolah. Strategi yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan pembimbingan (TOT) yang didampingi oleh ahli kesehatan. Kegiatan penerapan SOP pelayanan dan adab makan siswa, SOP pengelolaan kantin sehat, dan SOP sanitasi serta higienitas memberikan pengaruh terhadap perilaku makan sehat siswa di sekolah serta perilaku adab makan yang baik. Selain itu penerapan SOP tersebut juga memberikan pengaruh terhadap pengetahuan penjual kantin dan mempraktikkan kegiatan penyediaan makan sehat di sekolah.
Peningkatan Keikutsertaan KB IUD Pasca Persalinan (Post Partum) dengan Penggunaan Flashcard Saat Homecare Kehamilan Trimester III Di BPM Soemidjah Kota Malang Ervin Rufaindah; Septiana Juwita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.427 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1220

Abstract

Meningkatnya angka persalinan tidak sebanding dengan peningkatan jumlah akseptor KB setelah melahirkan. Kontrasepsi setelah melahirkan mempunyai tujuan yaitu menjaga jarak kehamilan, mengatur kelahiran dan menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Keluarga Berencana Pasca Persalinan (post partum) adalah pelayanan KB yang diberikan kepada pasien setelah melahirkan sampai 42 hari setelah melahirkan. Penggunaan kontrasepsi postpartum dipengaruhi oleh salah satunya adalah konseling KB saat hamil. Akseptor KB terbanyak adalah kontrasepsi hormonal. Media konseling yang digunakan di BPM “S” adalah lembar balik, leaflet dan buku KIA, terkadang juga tidak menggunakan media. Rendahnya akseptor IUD dikarenakan ibu-ibu takut dengan proses pemasangan IUD, KB suntik dianggap lebih praktis, IUD dianggap lebih mahal dan dikarenakan faktor sosiocultural. Sehingga perlu diadakan sosialisasi media konseling yang praktis dan materi dapat tersampaikan dengan baik. Media konseling dapat digunakan saat home care sejak kehamilan trimester III, persalinan, nifas dan KB. Sehingga bisa meningkatkan pengetahuan ibu dan meningkatkan keikutsertaan KB IUD. Tujuan yang dikaji adalah bidan menerapkan flash card sebagai media konseling, meningkatkan pengetahuan dan keikutsertaan KB IUD. Populasi dalam pengabdian masyarakat ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya dan melahirkan di BPM (Bidan Praktek Mandiri) Soemidjah dengan mengggunakan teknik accidental sampling. Setelah dilakukan analisis menggunakan uji wilcoxon didapatkan p= 0,000 kurang dari alfa 0,05 yang mempunyai arti ada pengaruh pemberian konseling terhadap perubahan pengetahuan. 68 ibu hamil trimester III yang diberikan konseling menggunakan flash card terdapat 21 ibu yang menjadi akseptor IUD pasca persalinan. Diharapkan setelah kegiatan ini, Bidan tetap memberikan konseling IUD menggunakan flash card sehingga makin banyak akseptor IUD.
Pelatihan Membuat Kerajinan Souvenir Rangka Besi untuk Meningkatkan Keterampilan Berwirausaha Anindita Trinura Novitasari
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.833 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i2.1961

Abstract

Usaha kegiatan yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah berupa kegiatan pelatihan kerajinan souvenir berbahan dasar rangka besi. Lokasi pelaksanaan pelatihan dipilih disebabkan desa tersebut merupakan desa wisata religi yang terkenal di seluruh nusantara. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat setempat dapat memanfaatkan destinasi wisata religi sebagai lokasi tempat pemasaran produk souvenir yang dapat mereka produksi dari pemahaman dan pengetahuan yang sudah mereka perolah dalam kegiatan pelatihan yang mereka ikuti. Mengingat situasi saat ini dukungan terhadap usaha kecil sangatlah besar dikarenakan upaya pemerintah dalam memberdayakan potensi daerah dan memacu tumbuhnya usaha dari produk spesifikasi daerah yang ditandai dengan maraknya ekonomi kreatif yang dicanangkan oleh pemerintah dan memperoleh dukungan untuk tumbuh dan berkembang. Kegiatan pelatihan ini memberi pengalaman kepada ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri di daerah Desa Martajasah. Pelatihan berupa pemberian desain hias pada rangka besi seperti rangka besi bentuk dasar lampu hias, tempat tisu, tempat aqua dengan berbagai desain tampilan, tutup saji, dan tempat kerudung yang bergantung di dinding tembok rumah. Hiasan berupa boneka-boneka kecil, pita warna warni, renda, pelipit, serta kain motif yang masing-masing berpadu dan ditempelkan pada rangka besi tersebut. Proses menenpel dilakukan menggunakan lem tembak berbahan dasar lem lilin. Produk yang dihasilkan berupa produk kerajinan dengan bahan dasar rangka besi dengan tampilan berbagai hiasan yang memiliki estetika tinggi serta menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi dalam membantu perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pemanfaatan Penggunaan Digital Marketing Pada Usaha Kelompok Pengrajin Ornamen Tempel Ukir Tanah Liat Di Desa Mayong Lor, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah Jayanti Putri Purwaningrum; Nur Fajrie; Supriyono Supriyono; Nafi’ Inayati Zahro; Sugoro Bhakti Sutono; Ratri Rachmawati
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.028 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3004

Abstract

Era 5.0 memaksa pelaku bisnis pada seluruh sektor merubah sistem pemasaran produknya dari tradisional menjadi digital marketing. Padahal pada kenyataannya tidak semua pelaku bisnis memahami berbagai bentuk digital marketing. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan bagi kelompok pengrajin ornamen ukir tanah liat di Desa Mayong Lor, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah tentang pemanfaatan media sosial dalam pemasaran. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi sekaligus praktek yang langsung dilakukan oleh kelompok pengrajin. Peserta kegiatan adalah dua puluh orang pengrajin yang rata-rata belum memahami bagaimana pemanfaatan digital marketing dalam pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mendapatkan ilmu pengetahuan tentang berbagai digital marketing baik dari pengertian dan jenisnya. Selain itu, peserta juga dapat membuat konten dan caption persuasif untuk pemasaran. 

Page 8 of 30 | Total Record : 291