cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 459 Documents
Pengaruh Sport Massage terhadap Pemulihan Kondisi Fisik dan Psikis Atlet Zihan Novita Sari; Khusnul Qoimah; Salwa Sabila; Khofifa Apriliyanti; Syahdania Putri Ramadani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2587

Abstract

Sport massage merupakan salah satu metode pemulihan yang banyak digunakan dalam praktik Ilmu Keolahragaan untuk mengatasi kelelahan akibat aktivitas fisik intensitas tinggi. Tingginya beban latihan yang dialami atlet berpotensi menimbulkan kelelahan fisiologis, akumulasi metabolit seperti asam laktat, serta gangguan psikologis berupa stres dan kecemasan, yang pada akhirnya dapat menurunkan performa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemulihan yang efektif dan terintegrasi, salah satunya melalui penerapan sport massage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh sport massage terhadap pemulihan kondisi fisiologis dan psikologis atlet. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengkaji artikel ilmiah dari database nasional dan internasional pada rentang tahun 2010–2024 yang relevan dengan topik penelitian. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis dan critical appraisal untuk mengevaluasi kualitas serta konsistensi temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa sport massage memberikan efek positif terhadap peningkatan sirkulasi darah, percepatan distribusi oksigen ke jaringan otot, serta penurunan tingkat Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) sebagai indikator kelelahan otot. Selain itu, sport massage terbukti berkontribusi dalam menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol serta meningkatkan hormon relaksasi seperti endorfin dan serotonin, yang berdampak pada peningkatan kondisi psikologis atlet. Namun demikian, pengaruh sport massage terhadap peningkatan performa atlet secara langsung masih menunjukkan hasil yang bervariasi, sehingga lebih dipahami sebagai efek tidak langsung melalui optimalisasi proses pemulihan. Dengan demikian, sport massage dapat direkomendasikan sebagai bagian dari strategi recovery yang komprehensif dalam program latihan atlet, khususnya dalam upaya meningkatkan kesiapan fisik dan mental secara berkelanjutan.
Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi Cindriyanti; Afifah Nur Hidayah; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2588

Abstract

Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B Di Tk Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas  Keguruan  dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Pembimbing I Afifah Nur Hidayah, S.Pd.I.,M.Pd dan pembimbing II Sri Yuliani M, S.Pd., M.Pd. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerapan metode bercerita dengan media boneka wayang dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak melalui kegiatan bercerita dengan menggunakan media boneka wayang di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari 13 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam II siklus. Tahapan-tahapan dalam penelitian  ini mengikuti prosedur penelitian  tindakan kelas yaitu,(1) Perencenaan (2) Pelaksanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarakan analisis data  dari hasil observasi mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 82,35% dan meningkat pada siklus II menjadi  94,11%. Observasi aktivitas belajar anak pada siklus I diperoleh nilai 81,25% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,75%. Hasil belajar anak pada siklus 1 di peroleh nilai 65% dan meningkat pada siklus II menjadi 90% . kesimpulan  penelitian ini  adalah kamampuan  bahasa reseptif anak dapat ditingkatakan melalui kegiatan bercerita dengan media boneka wayang kelompok B TK Dharma Wanita Desa Wabintingi.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Papan Pintar di TK Negeri Kambapatani Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna Filda Saifudin; Muamal Gadafi; Nurhayati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media papan pintar di TK Negeri Kambapatani, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang anak terdiri dari 6 laki-laki dan 9 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus. Aktivitas mengajar guru meningkat dari 71,42% pada siklus I menjadi 92,86% pada siklus II. Aktivitas belajar anak meningkat dari 64,28% pada siklus I menjadi 92,86% pada siklus II. Hasil belajar anak juga meningkat dari kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 73% pada siklus I menjadi Berkembang Sangat Baik (BSB) 93,4%pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media papan pintar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B di TK Negeri Kambapatani, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna.
Strategi Pembinaan SDM dalam Menjembatani Kesenjangan antara Standar Operasional dan Realitas Lapangan pada Industri Outsourcing Maria Melisa Sutomo; Tia Yuniarsih; Syifa Ardhana; Raden Naufal Hilmi Saputra; Ahmad Setiawan Nuraya
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembinaan sumber daya manusia dalam menjembatani kesenjangan antara standar operasional dan realitas lapangan pada industri outsourcing pengamanan. Objek penelitian difokuskan pada PT. Balakosa Nusantara Services sebagai perusahaan penyedia jasa pengamanan yang menghadapi tantangan implementasi SOP pada kondisi operasional yang dinamis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan menggunakan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Matriks IE, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi internal perusahaan berada pada kondisi kuat dengan skor IFE sebesar 2,80, sedangkan skor EFE sebesar 2,98 menunjukkan kemampuan perusahaan dalam merespons peluang dan ancaman eksternal secara baik. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya gap antara SOP dengan kondisi nyata di lapangan akibat keterbatasan infrastruktur, variasi karakteristik proyek, kemampuan adaptasi SDM, dan kondisi situasional yang tidak menentu. Strategi yang paling relevan untuk diterapkan adalah pembinaan SDM berkelanjutan melalui pelatihan berbasis kondisi lapangan, penguatan pengambilan keputusan, peningkatan koordinasi, serta pembagian tugas berbasis prioritas risiko. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan SOP, tetapi juga oleh kemampuan SDM dalam menyesuaikan diri dengan kondisi operasional di lapangan.
Kompetensi Guru PAUD Pada Kelas Inklusi di TK Setara Kids School Kendari Wulan; Sitti Rahmaniar Abubakar; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2597

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi, khususnya dalam menangani anak berkebutuhan khusus di lembaga PAUD. Guru pada kelas inklusi dituntut memiliki kemampuan pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, adaptif, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di TK Setara Kids School Kendari dengan subjek penelitian yaitu guru kelas inklusi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dua model yaitu, model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Penelitian ini juga menggunaka Teknik analisis data dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari telah terlaksana melalui empat kompetensi utama. Kompetensi pedagogik terlihat dari kemampuan guru memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, melakukan adaptasi kurikulum, dan melaksanakan penilaian perkembangan anak sesuai kebutuhan individu. Kompetensi kepribadian ditunjukkan melalui sikap menerima keberadaan anak berkebutuhan khusus, bersikap sabar, memiliki empati, serta mendorong partisipasi aktif anak dalam pembelajaran. Kompetensi profesional terlihat dari pemahaman guru terhadap karakteristik anak autis, penggunaan teknologi atau alat bantu pembelajaran, serta keterlibatan guru dalam pelatihan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Kompetensi sosial tampak melalui kemampuan guru berkomunikasi dan bekerja sama dengan sesama guru, shadow teacher, tenaga profesional, dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari telah menerapkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Alam Terhadap Kemampuan Berbahasa Reseptif Anak Usia Dini Di TK Al-Anfal Desa Waitii Barat Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Annisa Tri Rahma; Muhamad Safiuddin Saranani; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2598

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pembelajaran berbasis alam terhadap kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis alam terhadap kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal, Desa Waitii Barat, Kec. Tomia, Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain One Group Pre-Test Post-Test. Teknik pengambilan sampel menggunakan Populasi Sampling dengan menetapkan 20 anak kelompok B (usia 5-6 tahun) sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif statistik dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kemampuan bahasa reseptif anak sebesar 45,70 (kategori Cukup) meningkat secara signifikan menjadi 69,80 (kategori Berkembang Sangat Baik/BSB) pada post-test. Hasil uji hipotesis melalui Paired Sample T-Test memperoleh nilai thitung= -45,674 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan bahasa reseptif sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pembelajaran berbasis alam terhadap peningkatan kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal. Aktivitas eksplorasi dan interaksi langsung dengan lingkungan terbukti efektif dalam mengoptimalkan kemampuan menyimak serta pemahaman instruksi anak.
Peran Whatsapp Group Orang Tua Sebagai Media Humas Sekolah dalam Penyebaran Informasi Pendidikan di SMPN 2 Karangrejo Tahun 2026 Lutviana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2608

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah cara manusia berinteraksi, termasuk di bidang pendidikan. WhatsApp sebagai platform pesan instan dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif di Indonesia kini banyak digunakan dalam lingkungan sekolah melalui pembentukan WhatsApp Group (WAG) orang tua siswa di berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran WAG orang tua sebagai media humas sekolah dalam penyebaran informasi Pendidikan, menganalisis efektivitas penggunaan WAG orang tua dalam mendukung fungsi humas sekolah, dan mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi di SMPN 2 Karangrejo Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa WAG orang tua di SMPN 2 Karangrejo telah berperan penting sebagai media humas sekolah dalam menyebarkan informasi pendidikan secara cepat, efektif, dan efisien. Penggunaan WAG mampu meningkatkan akses informasi serta membangun hubungan dan kepercayaan orang tua terhadap sekolah melalui komunikasi yang lebih transparan. Selain itu, penggunaan WAG sudah efektif dalam mendukung fungsi humas sekolah, khususnya pada aspek ketepatan waktu (timeliness) dan jangkauan penerima (reach). Beberapa kendala ditemukan seperti information overload, keterbatasan akses internet, belum adanya SOP pengelolaan, serta perbedaan literasi digital orang tua.
Dari Digitalisasi Ke Tata Kelola Cerdas: Grounded Theory Manajemen Pendidikan Berbasis Ai Pada Sma Sjakhyakirti Andinasari; Risda Intan Sistyawati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2612

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonstruksi teori substantif tentang proses transformasi sekolah menengah pertama dari digitalisasi menuju tata kelola cerdas berbasis kecerdasan artifisial (AI) di Kota Palembang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain constructivist grounded theory. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi nonpartisipan terbatas, analisis dokumen, catatan lapangan, dan memo analitis pada SMA Sjakhyakirti dengan variasi kesiapan digital. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, operator sekolah, tenaga administrasi, dan pengawas. Analisis dilakukan secara simultan melalui initial coding, focused coding, constant comparative analysis, theoretical sampling, dan integrasi kategori hingga mencapai kategori inti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah menjadi fondasi kerja sekolah, sedangkan AI mula-mula hadir melalui eksperimen individual untuk mempercepat penyusunan dokumen, koordinasi, dan dukungan pengambilan keputusan. Perubahan menuju tata kelola cerdas tidak berlangsung linear, tetapi dinegosiasikan melalui peran aktor perantara, kebutuhan validasi manusia, kecemasan etika dan privasi data, serta penataan aturan lokal. Kategori inti yang dihasilkan adalah menegosiasikan kecerdasan institusional. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pendidikan berbasis AI pada SMA Sjakhyakirti tidak ditentukan oleh ketersediaan teknologi semata, melainkan oleh kemampuan sekolah mengintegrasikan kepemimpinan, literasi AI, tata kelola data, dan koordinasi organisasi secara bertanggung jawab.
Deskripsi Kemandirian Anak di Tk Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Sitti Ahlia Manempa Ahlya; Muamal Gadafi; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Kemandirian anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa atau dengan sedikit bantuan orang dewasa, seperti makan, berpakaian, menjaga kebersihan diri, bertanggung jawab, mengambil keputusan sederhana, serta mampu berinteraksi sosial dengan baik. Kemandirian sangat penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi dasar pembentukan karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tingkat kemandirian anak di lingkungan sekolah. Aspek kemandirian yang dikaji meliputi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, tanggung jawab, pengambilan keputusan sederhana, dan interaksi sosial. Subjek penelitian adalah anak-anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kemandirian anak serta menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemandirian anak usia dini. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi orang tua tentang pentingnya menanamkan sikap mandiri sejak dini. Dari ke 7 indikator kemandirian anak sudah terlaksana, kemudian dideskripsikan dan dihasilkan bahwa peserta di TK Negeri 1 Lakambau sudah mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik dalam indikator kemampuan fisik, percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, saling berbagi dan mengendalikan emosi.
Implementasi Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Anak Agung Made Pradnya Paramita; I Gusti Ayu Ketut Nadiahari; I Wayan Lasmawan; Ni Wayan Rati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi standar pendidik dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah pertama. Standar pendidik dan tenaga kependidikan merupakan salah satu komponen penting dalam Standar Nasional Pendidikan yang berperan dalam menjamin kualitas proses pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 4 Singaraja dan SMP Negeri 7 Denpasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga pendidik telah memenuhi kualifikasi akademik dan kompetensi yang ditetapkan, serta didukung oleh program pembinaan seperti pelatihan, seminar, dan kegiatan MGMP. Tenaga kependidikan juga berperan dalam mendukung kelancaran administrasi dan layanan pendidikan di sekolah. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pelatihan, variasi kompetensi awal guru, serta kebutuhan peningkatan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, implementasi standar pendidik dan tenaga kependidikan perlu terus ditingkatkan melalui program pengembangan profesional yang berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah.