cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 469 Documents
Hubungan Grit Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Pada Individu Dewasa Awal Mutiara Mirah Yunita
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3299

Abstract

Produktivitas kerja karyawan merupakan aspek penting bagi keberlangsungan dan perkembangan organisasi, karena berkaitan dengan kemampuan individu menghasilkan output secara efektif dan efisien. Salah satu faktor non‑kognitif yang diperkirakan berperan dalam produktivitas kerja adalah grit, yaitu kombinasi kegigihan dan passion terhadap tujuan jangka panjang. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dan produktivitas kerja pada karyawan yang berada pada tahap dewasa awal. Subjek penelitian berjumlah 118 karyawan berusia 19–25 tahun yang bekerja sebagai pegawai tetap di perusahaan wilayah JABODETABEK, yang dipilih dengan teknik simple random sampling dari populasi 193 karyawan. Data dikumpulkan menggunakan skala grit yang dikembangkan dari konsep Duckworth dan telah diadaptasi oleh peneliti sebelumnya, serta skala produktivitas kerja yang disusun berdasarkan konsep produktivitas kerja Sedarmayanti. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara grit dan produktivitas kerja (r = 0,387; p < 0,01), dengan tingkat kekuatan hubungan berada pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi grit yang dimiliki karyawan dewasa awal, cenderung diikuti oleh meningkatnya produktivitas kerja, meskipun masih terdapat faktor lain di luar grit yang juga memengaruhi produktivitas. Implikasi teoritis dan praktis dibahas terkait pengembangan grit dan strategi peningkatan produktivitas kerja di organisasi.
Hubungan Romantic Attachment Dengan Toxic Relationship Pada Mahasiswa Di Universitas X Mutiara Mirah Yunita
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.3300

Abstract

Fenomena toxic relationship pada pasangan muda, termasuk mahasiswa, semakin banyak terjadi dan menimbulkan dampak serius baik secara psikologis maupun fisik. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kecenderungan terlibat dalam hubungan beracun adalah romantic attachment, yaitu pola kelekatan emosional individu dalam hubungan romantis yang terbentuk dari pengalaman kelekatan di masa kanak-kanak. Penelitian kuantitatif ini bertujuan mengetahui hubungan antara romantic attachment style dan toxic relationship pada mahasiswa di Universitas X yang sedang atau pernah menjalin hubungan romantis (pacaran). Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tersebut, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala romantic attachment serta skala toxic relationship yang dikembangkan dari teori dan penelitian sebelumnya. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara romantic attachment style dan toxic relationship pada mahasiswa Universitas X (p = 0,012; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa pola kelekatan tertentu berkaitan dengan kecenderungan terlibat dalam hubungan tidak sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman mengenai gaya kelekatan romantis dalam upaya pencegahan dan intervensi terhadap toxic relationship pada mahasiswa.
Hubungan Parents-Peer Attachment Dengan Self-Efficacy Akademik Dimediasi Motivasi Belajar Pada Pelajar Sekolah X Kabupaten Tangerang Di Era New Normal Mutiara Mirah Yunita
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.3301

Abstract

Era new normal menuntut pelajar untuk beradaptasi kembali dengan pembelajaran tatap muka setelah periode panjang pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Perubahan ini berpotensi memengaruhi keyakinan diri pelajar dalam bidang akademik (academic self-efficacy), yang salah satunya dipengaruhi oleh kualitas hubungan dengan orang tua dan teman sebaya serta motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parents-peer attachment dan self-efficacy akademik dengan motivasi belajar sebagai variabel mediator pada pelajar SMKN 7 Kabupaten Tangerang di era new normal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 241 pelajar berusia 15–18 tahun yang dipilih secara saturated sampling. Instrumen yang digunakan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment-Revised (IPPA-R; Gullone & Robinson, 2005), Skala Motivasi Belajar versi pendek Bahasa Indonesia (Natalya, 2018), dan skala academic self-efficacy (Gafoor, 2007). Analisis regresi mediasi menunjukkan bahwa keterikatan dengan ayah dan motivasi belajar berhubungan secara signifikan dengan self-efficacy akademik dan motivasi belajar memediasi hubungan tersebut secara parsial. Sebaliknya, tidak ditemukan mediasi yang kuat antara keterikatan dengan ibu dan motivasi belajar terhadap self-efficacy akademik. Hasil juga menunjukkan bahwa keterikatan dengan teman sebaya dan motivasi belajar berhubungan dengan self-efficacy akademik, dengan motivasi belajar sebagai mediator parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa di era new normal, kualitas kelekatan dengan ayah dan teman sebaya, yang didukung motivasi belajar yang tinggi, berkontribusi penting terhadap self-efficacy akademik pelajar SMK.
Efektivitas Pelatihan Mindfulness untuk Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi pada Anggota UKM Teater Trisula Jelia Apriani; Ki Andreas Yudha Fery Nugroho; Berlina Henu Cahyani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3358

Abstract

Kemampuan regulasi emosi merupakan aspek krusial bagi mahasiswa, khususnya bagi mereka yang terlibat aktif dalam kegiatan seni peran seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Trisula. Tuntutan penjiwaan karakter, dinamika kelompok, serta tekanan akademik rentan memicu kelelahan emosional dan ketidakstabilan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan mindfulness dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada anggota UKM Teater Trisula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 5 orang anggota aktif UKM Teater Trisula yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Regulasi Emosi yang disusun berdasarkan lima aspek Gross (cognitive reappraisal, expressive suppression, situation selection, situation modification, dan attention deployment). Perlakuan diberikan dalam bentuk pelatihan mindfulness yang mencakup teknik breathing, body scan, dan acceptance of thoughts and feelings. Analisis data menggunakan teknik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai dengan (), yang berarti pelatihan mindfulness tidak efektif secara signifikan statistik dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Walaupun demikian, analisis deskriptif dan hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan skor empirik regulasi emosi pada seluruh subjek dari kategori sedang (rata-rata pre-test 102,8) menjadi kategori tinggi (rata-rata post-test 130,4). Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan mindfulness memberikan manfaat praktis dalam meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dan membantu anggota mengelola emosi secara lebih terarah.
Preferensi Iklan Skincare Tiktok dan Self Control terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Angelia Hotmauli Munthe; Rini Eka Sari; Sulistyo Budiarto
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara preferensi iklan skincare TikTok dan self control dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah fungsinya dari sekadar sarana komunikasi dan hiburan menjadi media pemasaran, sehingga mahasiswa yang sebagian besar merupakan Generasi Z sering terpapar konten promosi dan berpotensi terdorong melakukan pembelian impulsif, tidak rasional, dan boros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 67 mahasiswa aktif PGSD yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang aktif menggunakan TikTok dan pernah membeli produk skincare melalui platform tersebut. Data dikumpulkan menggunakan skala psikologi untuk mengukur perilaku konsumtif, preferensi iklan skincare TikTok, dan self-control, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi iklan skincare TikTok dan self control secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku konsumtif, dengan sumbangan efektif sebesar 50,7%. Preferensi iklan skincare TikTok berhubungan positif dan signifikan dengan perilaku konsumtif, sedangkan self control berhubungan negatif dan signifikan dengan perilaku konsumtif. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya menurunkan perilaku konsumtif mahasiswa memerlukan sikap yang lebih selektif dalam merespons iklan digital serta penguatan self control, sehingga edukasi literasi digital dan finansial bagi mahasiswa menjadi penting untuk dilakukan.
Pengaruh Future Orientation dan Social Support terhadap Future Anxiety pada Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Putri Nabhani Nurany; Claudia Alexandra Nikmaturrahmah; Sarbini
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3366

Abstract

Ketidaksesuaian antara pendidikan tinggi dengan pasar tenaga kerja, yang menjadi penyebab tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan baru (fresh graduated) salah satuya lulusan UIN SGD Bandung. Masa depan menjadi sebuah kecemasan karena ketidakpastian, dan ketegangan serta kecemasan atau yang disebut future anxiety, hal tersebut disebabkan oleh rasa takut tidak dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan dimasa depan. Sehingga dibutuhkan Orientasi masa depan sebagai perilaku yang disengaja yang mengekspresikan pandangan seseorang terhadap masa depannya kemudian perlunya social support sebagai faktor yang berperan terhadap kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari future orientation dan social support terhadap future anxiety pada Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dengan proses dalam menemukan pengetahuan dengan menggunakan data berupa angka untuk didapatkan kesimpulan. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 268 orang. Berdasarkan hasi uji regresi linier berganda nilai p-value sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat diartikan bahwa future orientation dan social support berpengaruh terhadap future anxiety.
Studi Netnografi: Analisis Toxic Disinhibition pada Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Akun Instagram Tempo.co Imas Fauzyah; Alvina Rahmawati; Sohibul Reza
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk toxic disinhibition yang muncul dalam komentar-komentar netizen terhadap konten tentang Kang Dedi Mulyadi (KDM) di akun Instagram @tempo.co. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode netnografi, penelitian ini menganalisis data dari komentar-komentar publik yang dikategorikan ke dalam enam dimensi toxic disinhibition menurut teori Online Disinhibition Effect oleh Suler (2004), yaitu dissociative anonymity, invisibility, asynchronicity, solipsistic introjection, dissociative imagination, dan minimization of status and authority. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi yang paling dominan adalah minimization of status and authority, diikuti oleh dissociative anonymity dan dissociative imagination. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana ruang digital menjadi sarana pelepasan hambatan sosial yang memicu perilaku komunikasi agresif dan tidak etis. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital dan penguatan nilai etika dalam interaksi daring, serta mendorong perlunya desain ruang digital yang lebih aman dan konstruktif, khususnya dalam membahas isu-isu sensitif seperti kesetaraan gender
Pencegahan Ekstremisme di Kalangan Remaja Melalui Pendidikan Islam di Sosial Media Mutiara Citra Mahmuda; Tutik K
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk melawan nilai-nilai ekstremisme serta bagaimana nilai pendidikan Islam dapat disampaikan dengan baik melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan metode netnografi untuk menganalisis strategi dan konten pendidikan Islam dalam menghadapi ekstremisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memiliki pedoman khusus bagi umat Muslim agar menjadi warga digital dan media sosial yang baik, yang mempromosikan dan menyebarkan pesan perdamaian Islam kepada seluruh umat manusia. Dua gerakan Islam terbesar, Muhammadiyah dan NU, memiliki situs web resmi, media sosial, dan saluran YouTube untuk menginformasikan kepada publik mengenai berita terkini, masalah-masalah keagamaan, pemikiran, dan kegiatan mereka. Kedua gerakan ini dikenal sebagai gerakan Islam moderat yang mendukung perkembangan Islam dan Indonesia. Gerakan-gerakan ini membantu umat Islam untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana Islam moderat di era global dan modern ini. Di sisi lain, gerakan-gerakan ini masih kurang dikenal oleh umat Muslim pada umumnya di Indonesia yang tidak berafiliasi dengan salah satu dari gerakan tersebut. Beberapa da’i yang ramah digital lebih populer di kalangan generasi muda karena mereka menyajikan visual yang menarik dan kreatif, topik-topik yang sedang tren dan relevan, serta mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; mereka juga menjawab kebutuhan dan rasa ingin tahu generasi muda mengenai Islam dengan cara berbicara yang mudah dipahami. Hal ini mencerminkan bagaimana pendidikan Islam dapat disampaikan tidak hanya di lingkungan kelas, tetapi juga di media sosial untuk mendukung pemahaman mereka secara menyeluruh tentang Islam moderat serta melawan nilai-nilai ekstremisme dengan meningkatkan jumlah pesan perdamaian di media sosial melalui cara yang tepat dan efektif, yang dapat menarik kaum muda Muslim generasi milenial untuk menjadi agen perdamaian.
Pengaruh Disiplin Belajar dan Intensitas Penggunaan Gadget terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi Siswa SMKS Jakarta Raya 2 Nur Isnaini
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.3378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh disiplin belajar dan intensitas penggunaan gadget terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi di SMK Jakarta Raya 2. Dasar pemikiran dari studi ini muncul dari fenomena rendahnya hasil belajar sebagian siswa yang diduga terkait dengan tingkat kedisiplinan belajar yang bervariasi dan meningkatnya penggunaan gadget dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana populasi yang diteliti adalah siswa jurusan Akuntansi di SMK Jakarta Raya 2. Sampel sebesar 150 siswa diambil dengan menggunakan angket dan Tes. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner untuk mengukur disiplin belajar dan intensitas penggunaan gadget, serta dokumen nilai untuk mengukur hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi sebesar -0.026, (2) intensitas penggunaan gadget berpengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran pengantar akuntansi sebesar 0.003, (3) disiplin belajar dan intensitas penggunaan mampu mempengaruhi hasil belajar pengantar akuntansi sebesar 53%.