cover
Contact Name
Rikie Kartadie
Contact Email
ojs@akakom.ac.id
Phone
+6282135469911
Journal Mail Official
ojs@akakom.ac.id
Editorial Address
Universitas Teknologi Digital Indonesia (d.h STMIK AKAKOM) Jl. Raya Janti Jl. Majapahit No.143, Jaranan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55918
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28291328     DOI : https://doi.org/10.26798/jpm
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia is here to provide a forum for National researchers in the field of Applied Technology and Digital Technology to handle and manage various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society and to publish original articles from community service activities. Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia : Technology Application Product Design and Development Applied Technology (TTG) Technopreneur Information Technology and Information Systems
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
PENINGKATAN KEWASPADAAN TERHADAP KEJAHATAN SIBER PADA APLIKASI WHATSAPP DI KALURAHAN BANGUNJIWO Dedy Hariyadi; Alfirna Rizqi Lahitani; Irmma Dwijayanti; Kartikadyota Kusumaningtyas; Grita Supriyanto Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v4i2.1476

Abstract

Potensi serangan siber yang semakin kompleks memberikan dampak peningkatan kejahatan di ruang siber dengan \textit{initial access}  pada pengguna perangkat digital. Aplikasi whatsapp sebagai produk perkembangan teknologi memberikan ruang baru bagi penjahat siber untuk melakukan penipuan \textit{online} dan pencurian informasi. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah inisiatif Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta bersama Desa Mitra, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan pendampingan untuk peningkatan kesadaran tentang ancaman ruang siber dan melatih warga tentang langkah-langkah keamanan dasar, seperti \textit{Multi Factor Authentication} (MFA) dan \textit{Two-step Verification}. Inisiatif ini terdiri dari beberapa fase, termasuk koordinasi, observasi, sosialisasi, evaluasi, dan pelaporan, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang praktik keamanan siber. Sebagai hasil dari program ini, para peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan mereka tentang ancaman serangan siber dan penerapan langkah-langkah keamanan. Upaya penting dalam pendidikan dan dukungan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kejahatan siber. Selain itu inisiatif yang berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kesadaran dan melindungi warga di ruang siber. Inisiatif ini tidak hanya memberdayakan masyarakat dengan informasi penting tetapi juga menumbuhkan pendekatan proaktif terhadap keamanan siber dengan harapan kontribusi pada ruang siber yang lebih aman bagi masyarakat.
PENGUATAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI INFORMASI SANTRIWATI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DARUSSALAM MARTAPURA DENGAN PELATIHAN MICROSOFT OFFICE Muhammad Arsyad; Khairullah Khairullah; Dwi Mulyani; Fadilah Fadilah; Rintana Arnie; Rahmadi Rahmadi; Okta Maharani Setia Yuliana; Ika Sebty Maharani
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.1948

Abstract

Pelatihan Microsoft Office dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital santriwati Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Martapura. Kegiatan ini merupakan respons terhadap kebutuhan keterampilan abad ke-21 dan keterbatasan akses pelatihan teknologi informasi di kalangan santri. Dengan pendekatan berbasis praktik, pelatihan difokuskan pada Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint selama tiga hari pelaksanaan. Evaluasi dilakukan melalui tes praktik dan kuesioner. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar 72% rata-rata, melampaui target minimal. Pelatihan ini juga berdampak positif terhadap kepercayaan diri dan kesiapan peserta menghadapi dunia kerja atau studi lanjut. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan digital di lingkungan pesantren yang dapat diadaptasi dan diterapkan secara berkelanjutan
IMPLEMENTASI KALIBRASI OTOMATIS PADA WATER QUALITY METER UNTUK PEMBELAJARAN MONITORING KUALITAS AIR DI PKP SIDOARJO Arna Fariza; Teguh Hady Ariwibowo; Agus Indra Gunawan; Setiawardhana Setiawardhana; Nu Rhahida Arini; Maulana Bintang Irfansyah; Ahmad Harun; Santi Santi; Nurmala Asifatu Zahro; Rahmat Maghrobi Alwafi; Ainul Muhlasin; Zaky Wahyu Oktavianto; Naufal Pandu; Naufal Nafi' Nusantoro; Muhammad Irfan Tam Tomo
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2341

Abstract

Kualitas air merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan kegiatan budidaya dan pembelajaran praktikum di bidang akuakultur. Politeknik Kelautan dan Perikanan (PKP) Sidoarjo sebagai institusi pendidikan vokasi membutuhkan perangkat monitoring yang akurat, mudah digunakan, dan relevan untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan modul Water Quality Meter (WQM) yang telah dilengkapi sistem kalibrasi otomatis berbasis Recursive Error Correction (REC) sebagai upaya meningkatkan akurasi pengukuran parameter kualitas air, meliputi pH, suhu, dan salinitas. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap perencanaan, persiapan, pelatihan, demonstrasi, serta evaluasi penggunaan alat di fasilitas kolam uji PKP Sidoarjo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa modul WQM 2025 mampu memberikan pembacaan sensor yang stabil dan konsisten ketika digunakan dalam sesi praktik lapangan. Integrasi sistem REC terbukti meningkatkan ketepatan hasil pengukuran tanpa memerlukan proses kalibrasi manual yang kompleks. Peserta kegiatan memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pemantauan kualitas air berbasis IoT serta mampu mengoperasikan alat dan platform monitoring secara mandiri. Program ini juga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan teknologi terapan untuk pendidikan vokasi kelautan dan perikanan
Pendampingan Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Website Pada Sekolah TBS Rina Fiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2195

Abstract

Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi belum tersedianya platform digital terintegrasi yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran secara daring. Hal ini menyulitkan dosen dan mahasantri dalam berinteraksi secara efektif di luar pertemuan tatap muka. Tujuan dari kegiatan pengabdian yaitu memberikan pendampingan dalam mengembangan aplikasi E-learning berbasis website. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari sosialisasi teknologi informasi, pelatihan penggunaan sistem aplikasi dan pendampingan pengembangan fitur aplikasi e-learning. Pengembangan sistem dibangun menggunakan Laravel dan mencakup fitur-fitur seperti manajemen pengguna yaitu admin, tenaga pengajar dan  mahasantri. Futir lain seperti pengelolaan mata kuliah, unggah materi, pengumpulan tugas, serta penilaian. Hasil luaran dari kegiatan yaitu TTG Aplikasi E-learning Ma’had, adanya peningkatan proses belajar mengajar menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah diakses. Aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kegiatan akademik dan menjadi langkah awal digitalisasi pembelajaran berbasis pesantren.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN POJOK BACA EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT LITERASI ANAK Windayani Nurmatias; Deni Suryanto; Nur Hafizah; Rinton Gusrican; Maramuda Siregar; Ocha Angraini; Ratih Agustin
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2867

Abstract

Rendahnya budaya literasi di Indonesia menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar. Kondisi ini menuntut adanya inovasi untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan mampu menarik minat anak terhadap kegiatan membaca. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengembangan pojok baca dengan dekorasi edukatif yang dirancang khusus agar lebih menarik bagi siswa. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan kreasi dekorasi pojok baca di SDIT At-Tharriq Kota Dumai serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan minat literasi anak. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua dalam proses perencanaan hingga implementasi dekorasi pojok baca. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, perancangan desain, proses dekorasi, serta evaluasi keterlibatan siswa setelah program diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan siswa ke pojok baca, meningkatnya keaktifan membaca, serta respons positif dari guru dan siswa terhadap perubahan suasana ruang baca. Aspek visual berupa warna cerah, poster edukatif, dan mural tematik terbukti mampu menciptakan suasana psikologis yang nyaman dan mendorong motivasi membaca secara sukarela. Secara pedagogis, pojok baca yang dikembangkan juga mendukung integrasi literasi dengan pembelajaran di kelas. Program ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya lingkungan belajar menyenangkan dalam membangun budaya literasi anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa dekorasi edukatif pada pojok baca terbukti efektif dalam menghidupkan budaya literasi sekolah serta berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk generasi yang literat, kreatif, dan berkarakter.
Revitalisasi Branding Digital Terintegrasi dalam Peningkatan Daya Saing UMKM Rumah Tangga melalui Intervensi Mahasiswa Studi Kasus Desa Jubung Kabupaten Jember Ervianto Afandi; Nanik Hariyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2251

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian pelaku UMKM rumah tangga di Desa Jubung melalui penerapan strategi branding digital terintegrasi. Pendekatan yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari analisis kebutuhan UMKM, perancangan identitas visual, pelatihan pengelolaan media sosial, hingga pembuatan akun marketplace dan penyusunan modul manajemen keuangan sederhana. Evaluasi hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman pelaku usaha, terutama dalam aspek branding (30% menjadi 80%), pemanfaatan digitalisasi (20% menjadi 70%), dan kemampuan promosi (35% menjadi 75%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi branding digital terintegrasi mampu memperkuat citra merek, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing UMKM di tingkat lokal. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung transformasi digital UMKM rumah tangga.
Digitalisasi Pembukuan UMKM Bawang Goreng Makyem Berkah Sejati Khas Nganjuk melalui Integrasi Chatbot Telegram dan Aplikasi Web Qonitatul - Hasanah; Suwinda Fibriani; Adi Sucipto
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2188

Abstract

UMKM Bawang Goreng Makyem Berkah Sejati Khas Nganjuk menghadapi kendala pencatatan keuangan yang masih manual, menyebabkan kesalahan, keterlambatan laporan, dan rendahnya akurasi data. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi berupa sistem pembukuan digital berbasis chatbot Telegram yang terintegrasi dengan aplikasi web. Chatbot digunakan untuk pencatatan transaksi harian secara cepat melalui perangkat seluler, sedangkan aplikasi web menampilkan laporan keuangan otomatis, grafik arus kas, serta ekspor data ke Excel dan PDF. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, implementasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan pencatatan lebih efisien (<1 menit), kesalahan menurun drastis, laporan tersedia real time, serta literasi digital mitra meningkat.
IMPLEMENTASI CHATBOT AI SEBAGAI ASISTEN VIRTUAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH Munawaroh Munawaroh; Niki Ratama; Resty Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2365

Abstract

Kegiatan implementasi chatbot AI sebagai asisten virtual di SMK YPUI Parung bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, responsif, dan mudah diakses oleh siswa. Program ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan kepada guru dan siswa serta memanfaatkan chatbot sebagai media pendukung pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah guna menentukan kebutuhan pembelajaran, ruang lingkup materi, dan platform yang digunakan. Selanjutnya dilakukan penyusunan konten chatbot yang meliputi materi pelajaran, penjelasan singkat, latihan soal, dan fitur tanya jawab otomatis. Guru diberikan pelatihan singkat terkait pengelolaan dan pemanfaatan chatbot, sementara siswa memperoleh sosialisasi melalui demonstrasi penggunaan di kelas. Hasil implementasi menunjukkan bahwa chatbot AI mendapatkan respons positif dari guru dan siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi karena chatbot dapat diakses kapan saja dan memberikan respons cepat, sementara guru merasakan manfaat dalam mengurangi beban penjelasan berulang serta meningkatkan partisipasi siswa, khususnya siswa yang cenderung pasif. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan koneksi internet dan kebutuhan penyesuaian materi secara berkala, secara umum kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Dengan demikian, chatbot AI terbukti efektif sebagai sarana pendukung pembelajaran yang modern dan adaptif di lingkungan sekolah menengah.
Pelatihan Literasi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Generative Artificial Intelligence Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Ibnu Siswanto; Nur Hidayat; Pramudi Utomo; Fadhil Muhammad; Dzul Fadli Rahman; Akhmad Mujiburrokhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2164

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia. Akan tetapi PMI seringkali menghadapi tantangan maupun kendala yang salah satunya adalah kurangnya literasi tentang perkembangan teknologi digital. Hal tersebut dapat menjadi hambatan dalam mengakses peluang kerja maupun kewirausahaan. Kurangnya keterampilan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin memperparah kesenjangan ini. Dengan demikian, upaya meningkatkan literasi digital menjadi langkah strategis untuk memberdayakan PMI, terutama dalam memahami regulasi dan membuka peluang usaha. Tim PkM Fakultas Teknik UNY berinisiatif mengadakan pelatihan literasi digital bagi PMI di Taiwan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan generative artificial intelligence. Secara umum, PkM dilaksanakan melalui tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi. Hasil pelatihan secara umum, peserta telah mengetahui keberadaan AI, hanya saja belum mampu untuk memaksimalkan kontribusinya. Salah satu hal yang disampaikan perwakilan peserta adalah adanya tindak lanjut dari pelatihan. Secara umum peserta merasa puas dengan pelatihan yang dilakukan. Peserta menyadari perlunya kemampuan untuk menguasai media sosial maupun generative AI. Selain itu, peserta berharap setelah adanya pelatihan ini, tim PkM masih mendampingi apabila terdapat pertanyaan maupun komunikasi terutama terkait dengan materi pelatihan.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH MELALUI PELATIHAN CODING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI KECAMATAN BANJARNEGARA Heni Rahmawati; Anzalnadi Azzukhruf Fairly
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2154

Abstract

Peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik menjadi kebutuhan strategis di era transformasi teknologi, termasuk bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang memiliki peran penting dalam membentuk dasar literasi digital peserta didik sejak usia dini. Hal ini relevan dengan adanya wacana bahwa pembelajaran coding akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar. Namun, keterbatasan akses terhadap pelatihan dan sumber daya menyebabkan banyak guru MI khususnya di Kecamatan Banjarnegara, belum memiliki pemahaman yang cukup tentang coding dan artificial intelligence (AI). Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan pelatihan terstruktur yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru MI di kecamatan Banjarnegara. Pelatihan ini diselenggarakan dengan pendekatan praktis berbasis proyek sederhana, menggunakan kombinasi metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung kepada guru MI di kecamatan Banjarnegara yang difasilitasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) MI. Evaluasi hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman para guru sebagai peserta pelatihan terhadap konsep dasar coding dan AI, serta kemampuan dalam mengaplikasikan coding sederhana dalam proses praktikum pembelajaran. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa melalui pelatihan pengenalan AI dan Coding dapat memperkuat kesiapan guru MI dalam menghadapi tuntutan perubahan kurikulum dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi digital berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar, sejalan dengan arah kebijakan nasional.